Bab 11 Godaan Pebinor

"Mas lepaskan aku. Kamu menyakiti aku, aaarrghh!" Fifian berteriak tertahan karena kesakitan dan tak mampu untuk bernafas.

Arjuna pun melepaskan tangannya dan melempar wanita itu ke lantai.

"Kamu wanita kejam Fi. Seharusnya kamu bahkan tak kembali ke sini lagi memperlihatkan wajahmu yang sangat aku benci itu!"

"Mas, aku tidak bersalah. Aku tidak bermaksud seperti itu. Yang aku berikan itu bukan ramuan untuk membuatmu impoten. Kamu salah sangka padaku!" Fifian berusaha berdiri dan juga berusaha untuk menolak tuduhan dari pria itu.

"Pergi kamu dari sini sialan!" Arjuna menunjuk ke arah pintu dengan mata berkilat. Amarahnya kini semakin meningkat.

"Aku bisa mencari penawar untukmu mas. Tapi jangan usir aku dari hatimu," ucap Fifian masih berusaha untuk meraih perhatian dari Arjuna. Ia akan mengalami rugi besar jika pria itu membuangnya dari hidupnya.

"Pergilah dari sini. Aku sekarang mempunyai istri. Dan aku yakin ia akan bisa membuatku normal kembali."

"Mas, aku bisa!" Fifian tetap bertahan dan langsung memeluk tubuh pria itu dan bahkan mencium bibir Arjuna tapi tubuhnya langsung di dorong kembali oleh pria itu.

"Aku jijik dan benci padamu!" Arjuna mencengkram erat rahang wanita itu hingga Fifian meringis kesakitan.

"Dan sekarang aku ingin tahu kenapa kamu melakukan itu padaku sialan!"

Fifian tak bisa menjawab tapi hanya bisa menangis dan memohon agar pria itu memaafkannya.

"Pergilah dan jangan kembali padaku! Aku tak akan pernah ingin melihat dirimu lagi."

"Maafkan aku mas, ini bukan salahku!" teriak Fifian histeris. Ia sudah tidak tahan lagi untuk menyimpan masalah ini sendirian.

"Lalu siapa yang bersalah hah?!"

"Keluarga terdekatmu sendiri. Ia yang memintaku memberikan aku ramuan itu agar kamu tidak akan bisa mendapatkan keturunan!"

Duarr

Arjuna tersentak kaget. Tubuhnya bagaikan tersambar petir.

"Jangan bohong kamu!"

"Aku tidak berbohong. Om Dimas yang memintaku melakukannya supaya ia bisa mengambil harta keluargamu kalau kamu tidak mempunyai keturunan."

Arjuna merasakan kepalanya langsung sakit tetapi ia masih bisa mengusir wanita itu untuk pergi dari ruangannya.

"Mas, maafkan aku."

"Pergilah. Dan jangan pernah kembali padaku lagi!" Arjuna jatuh tersungkur dengan hati yang sangat sakit.

Ia tidak menyangka kalau deritanya selama ini adalah karena keluarga terdekatnya sendiri.

Fifian pun pergi dari sana dengan rasa sakit dan sesal secara bersamaan. Tak ada lagi harapan untuknya untuk kembali padahal saat ini ia sedang hamil. Ia ingin mencari ayah dari anaknya dari seorang pria kaya dan impoten seperti Arjuna.

Arjuna tak sadar menangis dengan tangan mengepal sempurna. Ia merasa dunia telah mengkhianatinya.

"Aaaaargh!" pria itu berteriak keras seraya memukul lantai di dalam ruangan itu. Buku-buku jarinya kembali mengeluarkan darah.

"Mau? Dimana dia?" tanyanya setelah tersadar kalau istrinya itu ada disini dan sekarang sudah menghilang.

Ia pun berlari keluar ruangan untuk mencari istrinya yang ia minta keluar dari ruangannya itu.

"Kemana Istriku tadi?" tanyanya pada sekretarisnya.

"Ibu sudah pulang pak. Katanya kepalanya sakit," jawab sang sekretaris dengan wajah bingung. Pasalnya sudah dua wanita keluar dari ruangan CEO itu mengaku kalau kepala mereka semua sedang sakit.

"Ah iya. Terimakasih banyak. Aku akan pulang saja kalau begitu." Arjuna pun langsung kembali ke ruangannya untuk memakai setelan jasnya dan pulang untuk menyusul Mayang Sari.

Sementara itu, wanita yang sedang ia cari sedang berada di sebuah taman bersama dengan Han, mantan pacarnya.

"Kamu ingat gak kalau aku pernah membawamu ke tempat ini?" ucap pria itu dengan senyum diwajahnya. Mayang Sari ikut tersenyum.

"Aku pertama kali mengucapkan suka padamu di tempat ini May."

Mayang memandang ke sekeliling tempat itu. Kenangan indah itu kini berkelebatan di dalam kepalanya. Hatinya menghangat. Ia pun menahan Han dengan senyum diwajahnya.

"Kamu ingat 'kan?"

"Iya. Aku ingat semuanya. Terimakasih udah pernah memberikan aku kebahagiaan Han," jawab Mayang.

"Tapi sekarang aku sudah menikah jadi aku sebaiknya menyimpan kenangan itu di tempat yang lain saja."

Wajah pria itu tiba-tiba berubah tak sedap di pandang. Ia tak rela wanita yang sangat dicintainya itu berkata seperti itu. Apalagi sekarang Mayang Sari semakin cantik saja. Ia ingin mendapatkan wanita itu kembali dan menjadikannya miliknya.

"Aku mau pulang Han. Maafkan aku," ucap Mayang Sari seraya berdiri dari duduknya. Entah kenapa ia jadi sangat ingin bertemu dengan suaminya meskipun ia masih sangat kesal.

"Tinggallah disini sebentar saja May. Aku ingin kita mengenang kenangan indah kita." Han berusaha menahan wanita cantik itu dengan meraih tangannya.

Mayang Sari tidak bereaksi. Ia tetap ingin kembali ke perusahaan itu. Ia ingin tahu apa akhir dari pertemuan dua orang yang pernah saling mencintai itu.

"Aku pesan minuman dingin ya, minuman favoritmu," ucap Han lagi membujuk.

"Maaf Han. Aku tidak bisa lama-lama disini. Aku harus pulang."

"May, tidak bisakah kita duduk disini sebentar saja untuk mengenang masa-masa indah itu? Setidaknya hatiku tidak terlalu sakit dengan perginya dirimu dari hidupku." Han menatap wanita cantik itu dengan tatapan memohon.

Mayang tersentuh. Tiba-tiba perasaan bersalahnya menyeruak karena telah meninggalkan pria itu menikah dengan orang lain tanpa pesan.

"Baiklah," ucap Mayang setuju.

Han tersenyum senang. Ia pun memanggil seorang penjual minuman yang ada di sekitar tempat itu untuk membawakan mereka minuman.

"Jus alpukat 2 ya bang," ucap Han pada sang penjual.

"Kamu ingat minuman favorit aku Han?" tanya Mayang.

"Tentu saja May. Aku ingat semua yang kamu suka dan tidak suka."

"Dan aku juga tahu apa yang bisa membuatmu senang," ucap pria itu dengan tatapan penuh cinta pada Mayang Sari. Wanita itu langsung menundukkan wajahnya karena merasa sangat tak nyaman dengan tatapan pria itu padanya.

Mereka pun terdiam dengan pikiran masing-masing sampai minuman itu pun datang.

"Silahkan minum May. Kamu pasti haus," ucap Han seraya menyodorkan gelas berisi jus alpukat itu pada Mayang Sari.

"Makasih banyak Han. Aku minum ya, bismillahirrahmanirrahim."

Mayang pun menyeruput minumannya begitupun dengan Han. Mereka sama-sama minum.

Setelah minumannya habis, Mayang pun bersiap untuk pulang lagi.

"Aku benar-benar mau pulang Han. Aku ingin bertemu dengan suamiku, maafkan aku ya.'

"May..."

"Aku tahu kamu tidak bahagia dengan suamimu."

Mayang tersentak kaget.

"Kamu bisa menilai darimana Han?" tanya Mayang dengan tatapan tajam.

"Aku tahu itu May. Kamu menangis setelah berjumpa dengan suamimu adalah bukti kalau kamu tidak bahagia."

"Aku selalu bisa memberikanmu kebahagiaan padamu May. Aku memang tidak kaya tapi aku bisa memberikan apa yang suamimu tidak bisa berikan."

Deg

🌺

*Bersambung.

Like dan ketik komentar agar author semangat updatenya oke?

Terpopuler

Comments

may22

may22

kejam!!!

2023-11-12

0

☠ᵏᵋᶜᶟ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽˢ⍣⃟ₛ♋

☠ᵏᵋᶜᶟ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽˢ⍣⃟ₛ♋

jgn goyah ya may

2023-11-05

1

☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂

☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂

contoh.... apa donk... bumi bergoyang apa ranjang bergoyang...?

2023-10-12

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Durian Runtuh Kah?
2 Bab 2 Pernikahan Impian
3 Bab 3 Aku Impoten
4 Bab 4 Tak Tahu Terimakasih
5 Bab 5 Wanita Penggoda
6 Bab 6 Maunya Digenjot
7 Bab 7 Bercocok Tanam
8 Bab 8 Tekad Mayang Sari
9 Bab 9 Tak Percaya
10 Bab 10 Jawab Aku!
11 Bab 11 Godaan Pebinor
12 Bab 12 Perangkap Cinta
13 Bab 13 Sebuah Konspirasi
14 Bab 14 Minyak Urut
15 Bab 15 Perasaan Arjuna
16 Bab 16 Hukuman Untukmu
17 Bab 17 Hanya Fantasi
18 Bab 18 Karena Cinta
19 Bab 19 Dukungan Orang Terkasih
20 Bab 20 Buktikan Kamu Bisa Mas!
21 Bab 21 Crott Duluan
22 Bab 22 Mas, Aku Mau
23 Bab 23 Belum Masuk Eh, Sudah Keluar
24 Bab 24 Obat Kuat
25 Bab 25 Pilih Obat Mana?
26 Bab 26 Bangun Mas!
27 Bab 27 Muntah Di Dalam
28 Bab 28 Tak Kuat Berpisah
29 Bab 29 Om Dimas
30 Bab 30 Bidadari Cantik
31 Bab 31 Carikan Aku Obat!
32 Bab 32 May, Maafkan Aku
33 Bab 33 Kamu Jodohku
34 Bab 34 Nikah Kontrak
35 Bab 35 Salah Ya?
36 Bab 36 Seorang Gigolo
37 Bab 37 Sebuah Fakta
38 Bab 38 Malam Pertama
39 Bab 39 Mau Dilanjut Gak?
40 Bab 40 Udah Sesak Banget
41 Bab 41 Cengkraman Kamu Sangat Kuat
42 Bab 42 Lebih Cepat Mas!
43 Bab 43 Berdiri Keras Dan Kuat
44 Bab 44 Si Otong
45 Bab 45 Otong Vs Sotong
46 Bab 46 Oh Tidak!
47 Bab 47 Lelah Karenamu
48 Bab 48 Pagi Yang Dingin
49 Bab 49 Susu Putih
50 Bab 50 Bentol-bentol Karena Nyamuk
51 Bab 51 Kulit Putih
52 Bab 52 Tanggung Jawab
53 Bab 53 Mas Juna Aneh
54 Bab 54 Salah Paham
55 Bab 55 Marah kah?
56 Bab 56 Baju Dinas
57 Bab 57 Suka Kasar
58 Bab 58 Ancaman Arjuna
59 Bab 59 Dua Bukit Kembar
60 Bab 60 Sakit Sekali Mas!
61 Bab 61 Pagi Yang Bahagia
62 Bab 62 Aku Suka Itu Mas
63 Bab 63 Aku Gak Kuat May
64 Bab 64 Gak Jujur
65 Bab 65 Pengen Cuci Tongkat
66 Bab 66 Gimana Caranya?
67 Bab 67 Kita Nonton Yuk?
68 Bab 68 Perasaan Campur Aduk
69 Bab 69 Apa Yang Kamu Lakukan?
70 Bab 70 Wanita Berlidah Ular
71 Bab 71 Kesedihan Mayang
72 Bab 72 Fifian Senang
73 Bab 73 Acara Permintaan Maaf
74 Bab 74 Bebaskan Aku
75 Bab 75 Bayi Ini Milikku
76 Bab 76 Kekesalan Arjuna
77 Bab 77 Wanita Tak Tahu Malu
78 Bab 78 Prank Ala Sastrowardoyo
79 Bab 79 Sebuah Serangan
80 Bab 80 Benci Keadaan
81 Bab 81 Pengen Makan Daging
82 Bab 82 Sosis Arjuna
83 Bab 83 Calon Pelakor
84 Bab 84 Perasaan Campur Aduk
85 Bab 85 Ingin Menusuk
86 Bab 86 Nonton Anu
87 Bab 87 Rasa Yang Luar Biasa
88 Bab 88 Gaya Bercinta
89 Bab 89 Masih Mau Mas
90 Bab 90 Cari Saja Sendiri
91 Bab 91 Anda Siapa?
92 Bab 92 Seperti Susu
93 Bab 93 Tetangga Durjana
94 Bab 94 Vincent Kacau
95 Bab 95 Coba Apa Nih?
96 Bab 96 Fix No Debat!
97 Bab 97 Apa Yang Terjadi?
98 Bab 98 Pagi Yang Basah
99 Bab 99 Dorong Dengan Keras
100 Bab 100 Jangan Berisik
101 Bab 101 Sini Aku Pancing
102 Bab 102 Manfaat Asi
103 Bab 103 Rindu Bercinta
104 Bab 104 Pelepasan Yang Menyakitkan
105 Bab 105 Bertemu Lagi
106 Bab 106 Tetangga Durjana 2
107 Bab 107 Kemarahan Vincent
108 Bab 108 Anugrah Dan Musibah
109 Bab 109 Semua Akan Baik
110 Bab 110 Jual Putramu!
111 Bab 111 Mitos Dan Takhayul
112 Bab 112 Sentuhan Syukur
113 Bab 113 Rindu Mayang
114 Bab 114 Ada Apa May?
115 Bab 115 Oeeeek Oeeeek Oeeeek
116 Bab 116 Coba Tebak!
117 Bab 117 Saingan Arjuna
118 Bab 118 Arjuna Merajuk
119 Bab 119 Terciduk Anak Sendiri
120 Bab 120 Pengen Adik
121 Bab 121 Pemandangan Tak Indah
122 Bab 122 Aromanya Lain
123 Bab 123 Aku Ada Maunya
124 Bab 124 Jangan Sentuh Aku
125 Bab 125 Penyesalan Berakhir Aksi
126 Bab 126 Anu Enak
127 Bab 127 Susu Untuk Ayu
128 Bab 128 Perjuangan Sang Rudal
129 Bab 129 Jangan Sampai Hamil
130 Bab 130 Senam Pagi
131 Bab 131 Positif Apa?
132 Bab 132 Menengok Sang Adek
133 Bab 133 Di Dalam Segitiga Berenda
134 Bab 134 Mana Sanggup
135 Bab 135 Sebuah Masalah
136 Bab 136 Permintaan Renata
137 Bab 137 Ingin Jadi Yang Kedua
138 Bab 138 Suami Renata
139 139 Pengen Main Jungkat-jungkit
140 Bab 140 Si Kembar Bereaksi
141 Bab 141 Posisi Tidur
142 Bab 142 Aura Panas
143 Bab 143 Pria Dari Masa Lalu
144 Bab 144 Kulitku Merinding
145 Bab 145 Sebuah Hidayah
146 Bab 146 Malam Yang Panjang
147 Bab 147 Ayu Rewel
148 Bab 148 Istirahat Dulu
149 Bab 149 Takut Patah
150 Bab 150 Sakit Perut
151 Bab 151 Bahagia Untuk Semuanya
152 Karya baru telah tiba
153 Keluarga Bang Arjuna Comeback
Episodes

Updated 153 Episodes

1
Bab 1 Durian Runtuh Kah?
2
Bab 2 Pernikahan Impian
3
Bab 3 Aku Impoten
4
Bab 4 Tak Tahu Terimakasih
5
Bab 5 Wanita Penggoda
6
Bab 6 Maunya Digenjot
7
Bab 7 Bercocok Tanam
8
Bab 8 Tekad Mayang Sari
9
Bab 9 Tak Percaya
10
Bab 10 Jawab Aku!
11
Bab 11 Godaan Pebinor
12
Bab 12 Perangkap Cinta
13
Bab 13 Sebuah Konspirasi
14
Bab 14 Minyak Urut
15
Bab 15 Perasaan Arjuna
16
Bab 16 Hukuman Untukmu
17
Bab 17 Hanya Fantasi
18
Bab 18 Karena Cinta
19
Bab 19 Dukungan Orang Terkasih
20
Bab 20 Buktikan Kamu Bisa Mas!
21
Bab 21 Crott Duluan
22
Bab 22 Mas, Aku Mau
23
Bab 23 Belum Masuk Eh, Sudah Keluar
24
Bab 24 Obat Kuat
25
Bab 25 Pilih Obat Mana?
26
Bab 26 Bangun Mas!
27
Bab 27 Muntah Di Dalam
28
Bab 28 Tak Kuat Berpisah
29
Bab 29 Om Dimas
30
Bab 30 Bidadari Cantik
31
Bab 31 Carikan Aku Obat!
32
Bab 32 May, Maafkan Aku
33
Bab 33 Kamu Jodohku
34
Bab 34 Nikah Kontrak
35
Bab 35 Salah Ya?
36
Bab 36 Seorang Gigolo
37
Bab 37 Sebuah Fakta
38
Bab 38 Malam Pertama
39
Bab 39 Mau Dilanjut Gak?
40
Bab 40 Udah Sesak Banget
41
Bab 41 Cengkraman Kamu Sangat Kuat
42
Bab 42 Lebih Cepat Mas!
43
Bab 43 Berdiri Keras Dan Kuat
44
Bab 44 Si Otong
45
Bab 45 Otong Vs Sotong
46
Bab 46 Oh Tidak!
47
Bab 47 Lelah Karenamu
48
Bab 48 Pagi Yang Dingin
49
Bab 49 Susu Putih
50
Bab 50 Bentol-bentol Karena Nyamuk
51
Bab 51 Kulit Putih
52
Bab 52 Tanggung Jawab
53
Bab 53 Mas Juna Aneh
54
Bab 54 Salah Paham
55
Bab 55 Marah kah?
56
Bab 56 Baju Dinas
57
Bab 57 Suka Kasar
58
Bab 58 Ancaman Arjuna
59
Bab 59 Dua Bukit Kembar
60
Bab 60 Sakit Sekali Mas!
61
Bab 61 Pagi Yang Bahagia
62
Bab 62 Aku Suka Itu Mas
63
Bab 63 Aku Gak Kuat May
64
Bab 64 Gak Jujur
65
Bab 65 Pengen Cuci Tongkat
66
Bab 66 Gimana Caranya?
67
Bab 67 Kita Nonton Yuk?
68
Bab 68 Perasaan Campur Aduk
69
Bab 69 Apa Yang Kamu Lakukan?
70
Bab 70 Wanita Berlidah Ular
71
Bab 71 Kesedihan Mayang
72
Bab 72 Fifian Senang
73
Bab 73 Acara Permintaan Maaf
74
Bab 74 Bebaskan Aku
75
Bab 75 Bayi Ini Milikku
76
Bab 76 Kekesalan Arjuna
77
Bab 77 Wanita Tak Tahu Malu
78
Bab 78 Prank Ala Sastrowardoyo
79
Bab 79 Sebuah Serangan
80
Bab 80 Benci Keadaan
81
Bab 81 Pengen Makan Daging
82
Bab 82 Sosis Arjuna
83
Bab 83 Calon Pelakor
84
Bab 84 Perasaan Campur Aduk
85
Bab 85 Ingin Menusuk
86
Bab 86 Nonton Anu
87
Bab 87 Rasa Yang Luar Biasa
88
Bab 88 Gaya Bercinta
89
Bab 89 Masih Mau Mas
90
Bab 90 Cari Saja Sendiri
91
Bab 91 Anda Siapa?
92
Bab 92 Seperti Susu
93
Bab 93 Tetangga Durjana
94
Bab 94 Vincent Kacau
95
Bab 95 Coba Apa Nih?
96
Bab 96 Fix No Debat!
97
Bab 97 Apa Yang Terjadi?
98
Bab 98 Pagi Yang Basah
99
Bab 99 Dorong Dengan Keras
100
Bab 100 Jangan Berisik
101
Bab 101 Sini Aku Pancing
102
Bab 102 Manfaat Asi
103
Bab 103 Rindu Bercinta
104
Bab 104 Pelepasan Yang Menyakitkan
105
Bab 105 Bertemu Lagi
106
Bab 106 Tetangga Durjana 2
107
Bab 107 Kemarahan Vincent
108
Bab 108 Anugrah Dan Musibah
109
Bab 109 Semua Akan Baik
110
Bab 110 Jual Putramu!
111
Bab 111 Mitos Dan Takhayul
112
Bab 112 Sentuhan Syukur
113
Bab 113 Rindu Mayang
114
Bab 114 Ada Apa May?
115
Bab 115 Oeeeek Oeeeek Oeeeek
116
Bab 116 Coba Tebak!
117
Bab 117 Saingan Arjuna
118
Bab 118 Arjuna Merajuk
119
Bab 119 Terciduk Anak Sendiri
120
Bab 120 Pengen Adik
121
Bab 121 Pemandangan Tak Indah
122
Bab 122 Aromanya Lain
123
Bab 123 Aku Ada Maunya
124
Bab 124 Jangan Sentuh Aku
125
Bab 125 Penyesalan Berakhir Aksi
126
Bab 126 Anu Enak
127
Bab 127 Susu Untuk Ayu
128
Bab 128 Perjuangan Sang Rudal
129
Bab 129 Jangan Sampai Hamil
130
Bab 130 Senam Pagi
131
Bab 131 Positif Apa?
132
Bab 132 Menengok Sang Adek
133
Bab 133 Di Dalam Segitiga Berenda
134
Bab 134 Mana Sanggup
135
Bab 135 Sebuah Masalah
136
Bab 136 Permintaan Renata
137
Bab 137 Ingin Jadi Yang Kedua
138
Bab 138 Suami Renata
139
139 Pengen Main Jungkat-jungkit
140
Bab 140 Si Kembar Bereaksi
141
Bab 141 Posisi Tidur
142
Bab 142 Aura Panas
143
Bab 143 Pria Dari Masa Lalu
144
Bab 144 Kulitku Merinding
145
Bab 145 Sebuah Hidayah
146
Bab 146 Malam Yang Panjang
147
Bab 147 Ayu Rewel
148
Bab 148 Istirahat Dulu
149
Bab 149 Takut Patah
150
Bab 150 Sakit Perut
151
Bab 151 Bahagia Untuk Semuanya
152
Karya baru telah tiba
153
Keluarga Bang Arjuna Comeback

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!