Bab 17 Hanya Fantasi

Untuk beberapa detik mereka berdua saling bertatapan. Arjuna merasakan aliran darahnya mengalir cepat ke pusat inti tubuhnya. Ia merasakan sesuatu yang berbeda pada pembuluh darahnya.

Dadanya berdebar dengan pacu jantung yang cukup cepat dari biasanya. Mayang Sari merasakan hal yang sama. Dadanya berdebar kencang saat tatapannya berada pada satu titik dengan suaminya yang sangat tampan itu.

Arjuna yang berniat untuk menghukum Istrinya dengan membebaskannya dari ikatan pernikahan mereka berdua kini tiba-tiba berubah pikiran. Ia sangat terpesona dengan tampilan istrinya yang sangat indah di dalam bathtub itu.

"Mas, mau mandi bareng gak?" tanya Mayang Sari dengan gaya yang sangat sensual. Wanita yang biasa meliuk indah di atas panggung itu bergerak menghampiri suaminya yang masih berdiri mematung tak jauh dari tempatnya saat ini.

Seluruh tubuh wanita itu yang sudah basah entah kenapa membuatnya tampak sangat indah dan berhasil menggoda libido Arjuna.

Pria itu merasakan tongkatnya berkedut dan menggeliat pelan. Ia pun dengan cepat meraih tubuh polos dan basah itu kedalam rengkuhannya.

"May, aku ingin mandi bersamamu," bisik pria itu dengan suara bergetar. Tangannya pun bergerak meremas bagian belakang istrinya yang tanpa penghalang.

Mayang Sari tersenyum dalam hati. Ia sangat senang karena suaminya sudah mulai terpancing.

"Boleh mas, aku sudah lama ingin mandi bersamamu juga," balas wanita itu seraya mengulum bibir pria itu dengan sangat lembut.

Arjuna merasakan hatinya berdesir. Aliran darahnya kini semakin meningkat dan membuatnya terbakar untuk yang pertama kalinya.

"Apa aku boleh membuka pakaianmu mas? Enak lho mandi tanpa busana seperti aku ini," ucap Mayang Sari dengan tangan bergerak membuka satu demi satu kancing pakaian suaminya.

Arjuna tersenyum kemudian mengecup bibir istrinya itu. Ia pun membantu membuka pakaiannya sendiri di depan wajah istrinya.

Mayang Sari tak berkedip. Tubuh atletis pria itu pelan-pelan nampak di depan matanya. Dadanya yang bidang dengan bulu-bulu halus. Perutnya yang rata dengan kotak-kotak yang sangat liat dan kuat betul-betul berhasil menggoda imannya.

Wanita itu menunggu dengan perasaan yang sangat gugup. Tersisa satu kain segitiga yang menutupi anggota tubuh pria itu. Sungguh, ia sangat penasaran dengan isi kain istimewa yang memang tidak terlalu tampak menonjol itu.

"Ayo kita mandi," ucap Arjuna seraya mengangkat tubuh wanita itu ke bawah guyuran shower. Ternyata ia tetap tak ingin membuka kain terakhir yang menutupi tubuhnya itu.

Mayang Sari hanya tersenyum. Ia paham dengan hanya melihatnya dari luar. Ia yakin suaminya pasti tidak percaya diri menunjukkan si tongkat yang tidak ajaib itu.

Akan tetapi ia tidak habis akal, sore itu ia akan menghibur suaminya dengan melakukan sesuatu yang bisa menyenangkan pria itu. Arjuna merasakan nikmat yang luar biasa saat merasakan sentuhan-sentuhan yang diberikan oleh istrinya.

Ia merasa jiwanya hidup meskipun tidak bertenaga full seperti pria normal pada umumnya. Ia pun membawa istrinya itu keluar dari kamar mandi setelah berhasil membuat Mayang Sari jadi lemas dan merintih-rintih nikmat.

"Sekarang giliran aku yang akan membuatmu merintih-rintih mas," bisik Mayang Sari seraya memfungsikan bibirnya menyusuri setiap inci tubuh suaminya.

Arjuna tersenyum tipis seraya menutup matanya menikmati apa yang dilakukan oleh wanita cantik itu yang sedang berada di atas tubuhnya.

"Mas, bolehkah aku membuka ini?" bisik wanita itu seraya menyentuh kain segitiga yang masih betah menutupi si tongkat tak ajaib milik suaminya itu.

"Gak usah May. Kamu akan kecewa nantinya," balas Arjuna seraya menepis tangan istrinya.

"Gak mas, aku tidak akan kecewa," ucap Mayang Sari membujuk.

"May, gak usah. Aku seperti ini saja. Aku sudah sangat senang sayang," ucap pria itu berusaha untuk menolak.

"Mas, plis. Kamu sudah membuatku orgasme berkali-kali, jadi sekarang giliran aku ya," bujuk wanita itu lagi dengan tangan terus bergerak menyentuh kulit pria itu.

Arjuna tidak lagi menjawab jadi Mayang Sari menganggap pria itu mengizinkannya.

Wanita itu pun membuka kain kecil yang menutupi inti tubuh suaminya. Dan ia bisa melihat dengan mata kepala sendiri penampakan tongkat yang selalu disembunyikan oleh pria itu.

Tongkat itu nampak tersiksa diantara dua dunia. Ia seperti ingin bangun dan juga ingin tidur secara bersamaan.

Istilah kerennya, hidup segan mati pun tak mau.

Mayang Sari terdiam dengan dada sesak. Ia sudah banyak melakukan foreplay tapi kenyataannya tongkat itu tak bereaksi. Dan itu berarti suaminya benar-benar impoten.

Berpuluh-puluh menit, ia telah bercinta dengan pria impoten dan rasanya ia sedikit kecewa.

"Aku sudah bilang May, kamu akan kecewa karena aku tidak seperti yang kamu harapkan," ucap Arjuna dengan suara dingin. Tangannya segera mendorong wanita itu agar turun dari tubuhnya.

Hatinya kembali sakit saat kenyataan pahit itu menamparnya dengan sangat keras dan membawanya ke dunia nyata.

Ia ingin turun dari tempat tidur itu tapi Mayangsari tidak memberinya izin.

"Kamu sudah membuatku jatuh cinta padamu mas. Dan sekarang aku tak ingin melepaskan dirimu," ucap wanita itu dengan tegas seraya memberikan sentuhan-sentuhan pada si tongkat agar mau bangun tapi ternyata tetap tak berhasil.

"Sudahlah May," ucap Arjuna tak enak hati. Rasa rendah dirinya kembali menyeruak. Mayangsari tak peduli dan putus asa. Wanita itu pun membawa tongkat lemas dan tak punya tenaga itu kedalam mulutnya.

Wanita itu berharap dengan melakukan hal seperti itu, si tongkat bisa bangun dan berdiri dengan tegak.

Arjuna merasakan nikmat yang sangat luar biasa. Ia tak sadar mengerang saat istrinya itu mengulum lembut bagian dari dirinya.

Jantungnya dengan cepat memompa darahnya dengan sangat baik. Dalam hitungan detik, aliran darahnya bergerak cepat menuju ke tongkat yang sedang diperlakukan bagaikan es krim oleh Mayang Sari itu.

Mayang Sari menghentikan aktivitasnya saat menyadari kalau tongkat itu tiba-tiba mengeras di dalam mulutnya.

"May, kenapa berhenti sayang," ucap Arjuna dengan perasaan yang sangat tersiksa. Mayang Sari pun melanjutkannya sampai ia merasa mulutnya pegal dan saat ia menyelesaikannya, ia bisa melihat tongkat yang sudah berdiri tegak itu langsung mengeluarkan amunisinya.

"Kamu bisa mas. Kamu tidak impoten," ucap Mayangsari dengan perasaan yang sangat bahagia.

Arjuna pun merasakan perasaan yang sama, saat ia tahu kalau dirinya ternyata bisa mencapai ereksi.

"Mas?" panggil Mayang Sari lagi dan membuatnya tersentak kaget.

"Ya?"

"Kamu melamun?" tanya sang Istrinya yang sudah berada dihadapannya dengan menggunakan selembar handuk.

Arjuna meremas tengkuknya tak nyaman karena ternyata ia hanya membayangkan dirinya benar-benar bisa ereksi. Dan itu hanya fantasinya semata.

"Ada apa mas?" tanya wanita itu lagi dan langsung membuat Arjuna menariknya ke dalam pelukan pria itu.

"Aku ingin kamu melakukan hal yang seperti dalam khayalanku," bisik pria itu dengan suara beratnya.

"Khayalan apa mas?!"

🌺

*Bersambung.

Like dan ketik komentar agar author semangat updatenya oke?

Nikmati alurnya dan happy reading 😊

Terpopuler

Comments

may22

may22

duh ngakak lah... ternyata cumi..cuma mimpi

2023-11-12

1

Mammeng

Mammeng

🤣🤣🤣🤣

2023-10-23

0

Bunda

Bunda

kalo impoten itu hanya hasrat, tp ga bisa tegak yak ?
kupikir dah ga punya hasrat aj

2023-10-10

4

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Durian Runtuh Kah?
2 Bab 2 Pernikahan Impian
3 Bab 3 Aku Impoten
4 Bab 4 Tak Tahu Terimakasih
5 Bab 5 Wanita Penggoda
6 Bab 6 Maunya Digenjot
7 Bab 7 Bercocok Tanam
8 Bab 8 Tekad Mayang Sari
9 Bab 9 Tak Percaya
10 Bab 10 Jawab Aku!
11 Bab 11 Godaan Pebinor
12 Bab 12 Perangkap Cinta
13 Bab 13 Sebuah Konspirasi
14 Bab 14 Minyak Urut
15 Bab 15 Perasaan Arjuna
16 Bab 16 Hukuman Untukmu
17 Bab 17 Hanya Fantasi
18 Bab 18 Karena Cinta
19 Bab 19 Dukungan Orang Terkasih
20 Bab 20 Buktikan Kamu Bisa Mas!
21 Bab 21 Crott Duluan
22 Bab 22 Mas, Aku Mau
23 Bab 23 Belum Masuk Eh, Sudah Keluar
24 Bab 24 Obat Kuat
25 Bab 25 Pilih Obat Mana?
26 Bab 26 Bangun Mas!
27 Bab 27 Muntah Di Dalam
28 Bab 28 Tak Kuat Berpisah
29 Bab 29 Om Dimas
30 Bab 30 Bidadari Cantik
31 Bab 31 Carikan Aku Obat!
32 Bab 32 May, Maafkan Aku
33 Bab 33 Kamu Jodohku
34 Bab 34 Nikah Kontrak
35 Bab 35 Salah Ya?
36 Bab 36 Seorang Gigolo
37 Bab 37 Sebuah Fakta
38 Bab 38 Malam Pertama
39 Bab 39 Mau Dilanjut Gak?
40 Bab 40 Udah Sesak Banget
41 Bab 41 Cengkraman Kamu Sangat Kuat
42 Bab 42 Lebih Cepat Mas!
43 Bab 43 Berdiri Keras Dan Kuat
44 Bab 44 Si Otong
45 Bab 45 Otong Vs Sotong
46 Bab 46 Oh Tidak!
47 Bab 47 Lelah Karenamu
48 Bab 48 Pagi Yang Dingin
49 Bab 49 Susu Putih
50 Bab 50 Bentol-bentol Karena Nyamuk
51 Bab 51 Kulit Putih
52 Bab 52 Tanggung Jawab
53 Bab 53 Mas Juna Aneh
54 Bab 54 Salah Paham
55 Bab 55 Marah kah?
56 Bab 56 Baju Dinas
57 Bab 57 Suka Kasar
58 Bab 58 Ancaman Arjuna
59 Bab 59 Dua Bukit Kembar
60 Bab 60 Sakit Sekali Mas!
61 Bab 61 Pagi Yang Bahagia
62 Bab 62 Aku Suka Itu Mas
63 Bab 63 Aku Gak Kuat May
64 Bab 64 Gak Jujur
65 Bab 65 Pengen Cuci Tongkat
66 Bab 66 Gimana Caranya?
67 Bab 67 Kita Nonton Yuk?
68 Bab 68 Perasaan Campur Aduk
69 Bab 69 Apa Yang Kamu Lakukan?
70 Bab 70 Wanita Berlidah Ular
71 Bab 71 Kesedihan Mayang
72 Bab 72 Fifian Senang
73 Bab 73 Acara Permintaan Maaf
74 Bab 74 Bebaskan Aku
75 Bab 75 Bayi Ini Milikku
76 Bab 76 Kekesalan Arjuna
77 Bab 77 Wanita Tak Tahu Malu
78 Bab 78 Prank Ala Sastrowardoyo
79 Bab 79 Sebuah Serangan
80 Bab 80 Benci Keadaan
81 Bab 81 Pengen Makan Daging
82 Bab 82 Sosis Arjuna
83 Bab 83 Calon Pelakor
84 Bab 84 Perasaan Campur Aduk
85 Bab 85 Ingin Menusuk
86 Bab 86 Nonton Anu
87 Bab 87 Rasa Yang Luar Biasa
88 Bab 88 Gaya Bercinta
89 Bab 89 Masih Mau Mas
90 Bab 90 Cari Saja Sendiri
91 Bab 91 Anda Siapa?
92 Bab 92 Seperti Susu
93 Bab 93 Tetangga Durjana
94 Bab 94 Vincent Kacau
95 Bab 95 Coba Apa Nih?
96 Bab 96 Fix No Debat!
97 Bab 97 Apa Yang Terjadi?
98 Bab 98 Pagi Yang Basah
99 Bab 99 Dorong Dengan Keras
100 Bab 100 Jangan Berisik
101 Bab 101 Sini Aku Pancing
102 Bab 102 Manfaat Asi
103 Bab 103 Rindu Bercinta
104 Bab 104 Pelepasan Yang Menyakitkan
105 Bab 105 Bertemu Lagi
106 Bab 106 Tetangga Durjana 2
107 Bab 107 Kemarahan Vincent
108 Bab 108 Anugrah Dan Musibah
109 Bab 109 Semua Akan Baik
110 Bab 110 Jual Putramu!
111 Bab 111 Mitos Dan Takhayul
112 Bab 112 Sentuhan Syukur
113 Bab 113 Rindu Mayang
114 Bab 114 Ada Apa May?
115 Bab 115 Oeeeek Oeeeek Oeeeek
116 Bab 116 Coba Tebak!
117 Bab 117 Saingan Arjuna
118 Bab 118 Arjuna Merajuk
119 Bab 119 Terciduk Anak Sendiri
120 Bab 120 Pengen Adik
121 Bab 121 Pemandangan Tak Indah
122 Bab 122 Aromanya Lain
123 Bab 123 Aku Ada Maunya
124 Bab 124 Jangan Sentuh Aku
125 Bab 125 Penyesalan Berakhir Aksi
126 Bab 126 Anu Enak
127 Bab 127 Susu Untuk Ayu
128 Bab 128 Perjuangan Sang Rudal
129 Bab 129 Jangan Sampai Hamil
130 Bab 130 Senam Pagi
131 Bab 131 Positif Apa?
132 Bab 132 Menengok Sang Adek
133 Bab 133 Di Dalam Segitiga Berenda
134 Bab 134 Mana Sanggup
135 Bab 135 Sebuah Masalah
136 Bab 136 Permintaan Renata
137 Bab 137 Ingin Jadi Yang Kedua
138 Bab 138 Suami Renata
139 139 Pengen Main Jungkat-jungkit
140 Bab 140 Si Kembar Bereaksi
141 Bab 141 Posisi Tidur
142 Bab 142 Aura Panas
143 Bab 143 Pria Dari Masa Lalu
144 Bab 144 Kulitku Merinding
145 Bab 145 Sebuah Hidayah
146 Bab 146 Malam Yang Panjang
147 Bab 147 Ayu Rewel
148 Bab 148 Istirahat Dulu
149 Bab 149 Takut Patah
150 Bab 150 Sakit Perut
151 Bab 151 Bahagia Untuk Semuanya
152 Karya baru telah tiba
153 Keluarga Bang Arjuna Comeback
Episodes

Updated 153 Episodes

1
Bab 1 Durian Runtuh Kah?
2
Bab 2 Pernikahan Impian
3
Bab 3 Aku Impoten
4
Bab 4 Tak Tahu Terimakasih
5
Bab 5 Wanita Penggoda
6
Bab 6 Maunya Digenjot
7
Bab 7 Bercocok Tanam
8
Bab 8 Tekad Mayang Sari
9
Bab 9 Tak Percaya
10
Bab 10 Jawab Aku!
11
Bab 11 Godaan Pebinor
12
Bab 12 Perangkap Cinta
13
Bab 13 Sebuah Konspirasi
14
Bab 14 Minyak Urut
15
Bab 15 Perasaan Arjuna
16
Bab 16 Hukuman Untukmu
17
Bab 17 Hanya Fantasi
18
Bab 18 Karena Cinta
19
Bab 19 Dukungan Orang Terkasih
20
Bab 20 Buktikan Kamu Bisa Mas!
21
Bab 21 Crott Duluan
22
Bab 22 Mas, Aku Mau
23
Bab 23 Belum Masuk Eh, Sudah Keluar
24
Bab 24 Obat Kuat
25
Bab 25 Pilih Obat Mana?
26
Bab 26 Bangun Mas!
27
Bab 27 Muntah Di Dalam
28
Bab 28 Tak Kuat Berpisah
29
Bab 29 Om Dimas
30
Bab 30 Bidadari Cantik
31
Bab 31 Carikan Aku Obat!
32
Bab 32 May, Maafkan Aku
33
Bab 33 Kamu Jodohku
34
Bab 34 Nikah Kontrak
35
Bab 35 Salah Ya?
36
Bab 36 Seorang Gigolo
37
Bab 37 Sebuah Fakta
38
Bab 38 Malam Pertama
39
Bab 39 Mau Dilanjut Gak?
40
Bab 40 Udah Sesak Banget
41
Bab 41 Cengkraman Kamu Sangat Kuat
42
Bab 42 Lebih Cepat Mas!
43
Bab 43 Berdiri Keras Dan Kuat
44
Bab 44 Si Otong
45
Bab 45 Otong Vs Sotong
46
Bab 46 Oh Tidak!
47
Bab 47 Lelah Karenamu
48
Bab 48 Pagi Yang Dingin
49
Bab 49 Susu Putih
50
Bab 50 Bentol-bentol Karena Nyamuk
51
Bab 51 Kulit Putih
52
Bab 52 Tanggung Jawab
53
Bab 53 Mas Juna Aneh
54
Bab 54 Salah Paham
55
Bab 55 Marah kah?
56
Bab 56 Baju Dinas
57
Bab 57 Suka Kasar
58
Bab 58 Ancaman Arjuna
59
Bab 59 Dua Bukit Kembar
60
Bab 60 Sakit Sekali Mas!
61
Bab 61 Pagi Yang Bahagia
62
Bab 62 Aku Suka Itu Mas
63
Bab 63 Aku Gak Kuat May
64
Bab 64 Gak Jujur
65
Bab 65 Pengen Cuci Tongkat
66
Bab 66 Gimana Caranya?
67
Bab 67 Kita Nonton Yuk?
68
Bab 68 Perasaan Campur Aduk
69
Bab 69 Apa Yang Kamu Lakukan?
70
Bab 70 Wanita Berlidah Ular
71
Bab 71 Kesedihan Mayang
72
Bab 72 Fifian Senang
73
Bab 73 Acara Permintaan Maaf
74
Bab 74 Bebaskan Aku
75
Bab 75 Bayi Ini Milikku
76
Bab 76 Kekesalan Arjuna
77
Bab 77 Wanita Tak Tahu Malu
78
Bab 78 Prank Ala Sastrowardoyo
79
Bab 79 Sebuah Serangan
80
Bab 80 Benci Keadaan
81
Bab 81 Pengen Makan Daging
82
Bab 82 Sosis Arjuna
83
Bab 83 Calon Pelakor
84
Bab 84 Perasaan Campur Aduk
85
Bab 85 Ingin Menusuk
86
Bab 86 Nonton Anu
87
Bab 87 Rasa Yang Luar Biasa
88
Bab 88 Gaya Bercinta
89
Bab 89 Masih Mau Mas
90
Bab 90 Cari Saja Sendiri
91
Bab 91 Anda Siapa?
92
Bab 92 Seperti Susu
93
Bab 93 Tetangga Durjana
94
Bab 94 Vincent Kacau
95
Bab 95 Coba Apa Nih?
96
Bab 96 Fix No Debat!
97
Bab 97 Apa Yang Terjadi?
98
Bab 98 Pagi Yang Basah
99
Bab 99 Dorong Dengan Keras
100
Bab 100 Jangan Berisik
101
Bab 101 Sini Aku Pancing
102
Bab 102 Manfaat Asi
103
Bab 103 Rindu Bercinta
104
Bab 104 Pelepasan Yang Menyakitkan
105
Bab 105 Bertemu Lagi
106
Bab 106 Tetangga Durjana 2
107
Bab 107 Kemarahan Vincent
108
Bab 108 Anugrah Dan Musibah
109
Bab 109 Semua Akan Baik
110
Bab 110 Jual Putramu!
111
Bab 111 Mitos Dan Takhayul
112
Bab 112 Sentuhan Syukur
113
Bab 113 Rindu Mayang
114
Bab 114 Ada Apa May?
115
Bab 115 Oeeeek Oeeeek Oeeeek
116
Bab 116 Coba Tebak!
117
Bab 117 Saingan Arjuna
118
Bab 118 Arjuna Merajuk
119
Bab 119 Terciduk Anak Sendiri
120
Bab 120 Pengen Adik
121
Bab 121 Pemandangan Tak Indah
122
Bab 122 Aromanya Lain
123
Bab 123 Aku Ada Maunya
124
Bab 124 Jangan Sentuh Aku
125
Bab 125 Penyesalan Berakhir Aksi
126
Bab 126 Anu Enak
127
Bab 127 Susu Untuk Ayu
128
Bab 128 Perjuangan Sang Rudal
129
Bab 129 Jangan Sampai Hamil
130
Bab 130 Senam Pagi
131
Bab 131 Positif Apa?
132
Bab 132 Menengok Sang Adek
133
Bab 133 Di Dalam Segitiga Berenda
134
Bab 134 Mana Sanggup
135
Bab 135 Sebuah Masalah
136
Bab 136 Permintaan Renata
137
Bab 137 Ingin Jadi Yang Kedua
138
Bab 138 Suami Renata
139
139 Pengen Main Jungkat-jungkit
140
Bab 140 Si Kembar Bereaksi
141
Bab 141 Posisi Tidur
142
Bab 142 Aura Panas
143
Bab 143 Pria Dari Masa Lalu
144
Bab 144 Kulitku Merinding
145
Bab 145 Sebuah Hidayah
146
Bab 146 Malam Yang Panjang
147
Bab 147 Ayu Rewel
148
Bab 148 Istirahat Dulu
149
Bab 149 Takut Patah
150
Bab 150 Sakit Perut
151
Bab 151 Bahagia Untuk Semuanya
152
Karya baru telah tiba
153
Keluarga Bang Arjuna Comeback

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!