Bab 10 Jawab Aku!

"Terserah kalau kamu tak percaya. Aku tidak peduli. Yang penting aku ingin kamu tahu kalau aku dan mas Juna sudah menikah!" jawab Mayang Sari dengan tegas.

"May, bisakah kamu tunggu di luar dulu?" sela Arjuna mengabaikan jawaban Mayang Sari. dan sebelum ia menjawab pertanyaan Fifian.

"Mas? Tapi kenapa?"

"Ada hal penting yang ingin aku bicarakan dengan wanita ini." Arjuna menjawab dengan santai. Ia tidak tahu kalau ia telah sangat menyakiti perasaan sang istri.

Mayang Sari tidak bergerak di sana. Ia samasekali tidak ingin mematuhi perkataan pria yang telah menikahinya itu.

"Hey! Kamu tidak dengar ya, apa kata mas Juna?!" ucap Fifian dengan tatapan tajam pada Mayang Sari.

"Kamu tidak tuli 'kan?" lanjut wanita itu lagi.

"Aku tidak akan keluar karena aku adalah istrinya. Aku lebih berhak berada di tempat ini. Mengerti kamu?!" jawab Mayang Sari dengan tegas dan sangat berani.

Arjuna tersenyum dalam hati. Ia suka gaya wanita itu mempertahankannya meskipun ia adalah pria yang tidak bisa memberikannya kebahagiaan yang seutuhnya.

"Kamu yang harusnya keluar dan tak layak berada di ruangan ini."

"Mas Juna!" Fifian mengadu dengan wajah yang sangat kesal.

"Kenapa? Kamu belum percaya? Dan kamu mas, apa yang ingin kamu bicarakan dengannya di ruangan ini yang tidak bisa aku dengar hah?" Mayang Sari menatap suaminya dengan tatapan lurus. Ada rasa kecewa dalam tatapan itu.

Arjuna tidak menjawab tetapi balas menatap istrinya itu lebih dalam. Dada mereka berdua berdesir. Ada aliran listrik tak kasat mata yang sedang merambat ke seluruh tubuh mereka berdua.

Fifian semakin jengkel dan kesal dibuatnya.

"Mas Juna. Kenapa kamu diam saja? Benarkah yang dikatakan wanita ini?" tanya Fifian dengan tatapan ia alihkan kepada Arjuna.

Pria itu hanya diam saja dan malah pergi ke arah kursinya dan duduk santai disana. Sedangkan Fifian dan Mayang langsung nampak tegang.

Dua wanita itu dengan sangat tak sabar langsung menghampiri Arjuna.

"Mas Juna, jangan bilang kalau kata-kata wanita ini benar!" Fifian berteriak tertahan.

"Ayo jawab mas. Aku ini istrimu atau bukan!" Mayang Sari pun melakukan hal yang sama.

Arjuna menghela nafasnya kemudian menjawab dengan tegas, "Mayang Sari adalah istriku. Kami telah menikah."

"Apa mas?! Kamu tega menikahi wanita lain dan tidak menungguku?!" Fifian menjerit lagi karena sangat kesal.

"Aku hanya mengejar karirku yang lagi baik tapi kamu tega mas!"

"Ya, aku tega karena kamu juga tega padaku." balas Arjuna dengan wajah serius.

"Aku harus melakukannya karena kamu juga telah mengkhianatiku. Jadi sekarang sudah sangat jelas bukan?" jawab pria itu masih dengan wajah santainya.

Mayang Sari tersenyum dengan wajah yang sangat senang, meskipun ia sedikit kesal karena ternyata gara-gara wanita dihadapannya ini hingga ia dinikahi oleh pria tampan itu.

"Mas Juna! Aku tak pernah mengkhianatimu!" Fifian berteriak dengan airmata yang meleleh dari pelupuk matanya. Wanita tampak sangat sakit hati dengan tuduhan pria itu.

"Aku selalu setia padamu!" lanjut wanita itu seraya meraih tangan Arjuna dan menggenggamnya kemudian menciumnya.

"Oh ya?!" Arjuna menjawab dengan mata penuh luka kemudian mengibaskan tangan wanita itu.

Mayang Sari yang melihat itu seharusnya senang. Tapi ternyata tidak. Ia merasakan sebuah perasaan yang sangat tak nyaman di dalam hatinya.

Ia merasa bahwa suaminya sebenarnya tak punya perasaan apapun padanya sampai saat ini. Sakit hatinya karena tahu kalau ternyata ia dinikahi hanya sebagai penambal luka pria itu saja.

Pantas saja pria itu tak mau menyentuhnya kalau bukan ia yang agresif terlebih dahulu. Dan yang lebih menyakitkan adalah karena suaminya mengaku sebagai pria impoten dihadapannya karena tak ingin menggaulinya.

Padahal...

Sungguh, hatinya sangat sakit.

Dengan langkah pelan ia pun keluar dari ruangan itu tanpa izin. Ia akan memberikan waktu untuk mereka berdua menyelesaikan apa yang mungkin belum selesai diantara dua orang yang pernah merajut kasih itu.

Wanita itu langsung pergi dari perusahaan suaminya dengan dada sesak. Cairan bening tak ia sadari keluar begitu saja dari pelupuk matanya.

Ia langsung berlari ke arah mobil yang sedang terbuka pintunya itu dan duduk di dalam sana kemudian menangis tersedu-sedu.

"Jalan pak!" titahnya pada sang supir.

"Mayang?" ucap seseorang yang ada di dalam mobil itu. Wanita itu mengangkat wajahnya kemudian melihat ke arah pria yang menegurnya. Suaranya ia kenal tapi bukan suara sopir keluarga Sastrawardoyo.

"Han?" ucap wanita itu seraya menyusut airmatanya.

"Kamu kenapa ada disini?" tanyanya dengan wajah bingung. Ia pun memandang isi mobil itu dengan perasaan aneh. Perasaan ia memasuki sebuah mobil hitam milik suaminya kok mantan pacarnya ada di dalam sini ya?

"Mayang?!" panggil pria yang bernama Han itu.

"Eh iya. Ada apa?" Mayang tersentak kaget. Ia kembali menghadap ke depan dan melihat ke arah pria itu.

"Kamu darimana? Kok kamu nangis?" jawab pria itu balik bertanya.

"Aku..." Wanita itu kembali bingung. Apa mungkin ia akan mengatakan keadaannya yang sebenarnya?

"Kenapa May. Apa kamu bahagia dengan suamimu?"

"Kok kamu tahu kalau?"

"Kalau kamu sudah menikah?"

Mayang menganggukkan kepalanya.

"Kemarin aku ke rumah orangtuamu untuk melamar kamu May. Tapi orangtuamu bilang kamu sudah menikah."

"Oh!" Mayang Sari tercekat. Ia tidak tahu harus mengatakan apa. Ia memang menikah dan tidak memberitahuku pria itu.

"Kalau kamu tak bahagia, aku ada di sini May. Aku akan selalu ada untukmu meskipun aku memang tidak kaya seperti suamimu."

Mayang seperti tersengat listrik. Ia sangat sakit mendengar perkataan pria yang pernah sangat dekat dengannya itu.

"Terimakasih Han. Tapi aku bahagia kok." Mayang segera menjawab agar pria itu tidak melihatnya dengan pandangan menyedikan seperti itu.

"Kamu bohong. Kamu pasti tidak bahagia! Kamu menangis dan tidak fokus itu bukan bahagia namanya."

"Aku bahagia Han. Aku tak kekurangan apapun. Jadi kamu tidak usah ikut campur."

Han tidak lagi menjawab tapi langsung menghidupkan mesin mobilnya dan segera membawa Mayang untuk pergi dari tempat itu.

"Han! Hentikan! Aku mau turun. Aku mau pulang saja!" teriak Mayang dengan wajah yang sangat marah.

"Kita harus bicara May."

"Bicara apa?! Aku tak ada waktu!" Mayang berteriak histeris karena ia sangat kesal. Ia berharap pria itu mau mendengarkan perkataannya.

"Han! Hentikan!" lanjutnya lagi dengan wajah panik. Ia bahkan berteriak keras karena kesal.

Han tidak peduli dengan teriakan wanita itu. Ia terus saja melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.

"Aku tidak akan menyakitimu May. Jadi tolong tenanglah."

"Kamu bukan suamiku Han. Pergi jauh dari rumah tanpa ditemani suami adalah salah."

"Tak apa. Ini cuma sebentar. Dan juga, Aku hanya ingin menunjukkan sebuah hal padamu yang pastinya bisa membuat kamu bahagia," ucap Han dengan wajah serius.

Sementara itu, Fifian menangis tersedu-sedu dan meminta maaf pada Arjuna.

"Maafkan aku mas. Sungguh, aku tidak bermaksud seperti itu."

"Kalau itu bukan maksudmu lalu apa?" tanya Arjuna dengan tatapan tajam pada wanita itu.

"Kamu berkhianat padaku dengan berselingkuh dariku. Lalu kamu memberikan aku obat untuk menghancurkan masa depanku sebagai seorang pria. Perbuatan mu itu apa bisa aku maafkan?!"

Fifian tak bisa menjawab. Ia tidak tahu bagaimana caranya pria itu tahu apa yang telah dilakukannya.

"Ayo jawab!" teriak Arjuna seraya mencekik leher wanita itu.

🌺

*Bersambung.

Like dan ketik komentar agar author semangat updatenya oke?

Terpopuler

Comments

INdah🌹

INdah🌹

333

2023-12-26

0

Bzaa

Bzaa

fifian memang kebangetan

2023-12-06

1

Mammeng

Mammeng

adakah obat begitu???

2023-10-19

3

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Durian Runtuh Kah?
2 Bab 2 Pernikahan Impian
3 Bab 3 Aku Impoten
4 Bab 4 Tak Tahu Terimakasih
5 Bab 5 Wanita Penggoda
6 Bab 6 Maunya Digenjot
7 Bab 7 Bercocok Tanam
8 Bab 8 Tekad Mayang Sari
9 Bab 9 Tak Percaya
10 Bab 10 Jawab Aku!
11 Bab 11 Godaan Pebinor
12 Bab 12 Perangkap Cinta
13 Bab 13 Sebuah Konspirasi
14 Bab 14 Minyak Urut
15 Bab 15 Perasaan Arjuna
16 Bab 16 Hukuman Untukmu
17 Bab 17 Hanya Fantasi
18 Bab 18 Karena Cinta
19 Bab 19 Dukungan Orang Terkasih
20 Bab 20 Buktikan Kamu Bisa Mas!
21 Bab 21 Crott Duluan
22 Bab 22 Mas, Aku Mau
23 Bab 23 Belum Masuk Eh, Sudah Keluar
24 Bab 24 Obat Kuat
25 Bab 25 Pilih Obat Mana?
26 Bab 26 Bangun Mas!
27 Bab 27 Muntah Di Dalam
28 Bab 28 Tak Kuat Berpisah
29 Bab 29 Om Dimas
30 Bab 30 Bidadari Cantik
31 Bab 31 Carikan Aku Obat!
32 Bab 32 May, Maafkan Aku
33 Bab 33 Kamu Jodohku
34 Bab 34 Nikah Kontrak
35 Bab 35 Salah Ya?
36 Bab 36 Seorang Gigolo
37 Bab 37 Sebuah Fakta
38 Bab 38 Malam Pertama
39 Bab 39 Mau Dilanjut Gak?
40 Bab 40 Udah Sesak Banget
41 Bab 41 Cengkraman Kamu Sangat Kuat
42 Bab 42 Lebih Cepat Mas!
43 Bab 43 Berdiri Keras Dan Kuat
44 Bab 44 Si Otong
45 Bab 45 Otong Vs Sotong
46 Bab 46 Oh Tidak!
47 Bab 47 Lelah Karenamu
48 Bab 48 Pagi Yang Dingin
49 Bab 49 Susu Putih
50 Bab 50 Bentol-bentol Karena Nyamuk
51 Bab 51 Kulit Putih
52 Bab 52 Tanggung Jawab
53 Bab 53 Mas Juna Aneh
54 Bab 54 Salah Paham
55 Bab 55 Marah kah?
56 Bab 56 Baju Dinas
57 Bab 57 Suka Kasar
58 Bab 58 Ancaman Arjuna
59 Bab 59 Dua Bukit Kembar
60 Bab 60 Sakit Sekali Mas!
61 Bab 61 Pagi Yang Bahagia
62 Bab 62 Aku Suka Itu Mas
63 Bab 63 Aku Gak Kuat May
64 Bab 64 Gak Jujur
65 Bab 65 Pengen Cuci Tongkat
66 Bab 66 Gimana Caranya?
67 Bab 67 Kita Nonton Yuk?
68 Bab 68 Perasaan Campur Aduk
69 Bab 69 Apa Yang Kamu Lakukan?
70 Bab 70 Wanita Berlidah Ular
71 Bab 71 Kesedihan Mayang
72 Bab 72 Fifian Senang
73 Bab 73 Acara Permintaan Maaf
74 Bab 74 Bebaskan Aku
75 Bab 75 Bayi Ini Milikku
76 Bab 76 Kekesalan Arjuna
77 Bab 77 Wanita Tak Tahu Malu
78 Bab 78 Prank Ala Sastrowardoyo
79 Bab 79 Sebuah Serangan
80 Bab 80 Benci Keadaan
81 Bab 81 Pengen Makan Daging
82 Bab 82 Sosis Arjuna
83 Bab 83 Calon Pelakor
84 Bab 84 Perasaan Campur Aduk
85 Bab 85 Ingin Menusuk
86 Bab 86 Nonton Anu
87 Bab 87 Rasa Yang Luar Biasa
88 Bab 88 Gaya Bercinta
89 Bab 89 Masih Mau Mas
90 Bab 90 Cari Saja Sendiri
91 Bab 91 Anda Siapa?
92 Bab 92 Seperti Susu
93 Bab 93 Tetangga Durjana
94 Bab 94 Vincent Kacau
95 Bab 95 Coba Apa Nih?
96 Bab 96 Fix No Debat!
97 Bab 97 Apa Yang Terjadi?
98 Bab 98 Pagi Yang Basah
99 Bab 99 Dorong Dengan Keras
100 Bab 100 Jangan Berisik
101 Bab 101 Sini Aku Pancing
102 Bab 102 Manfaat Asi
103 Bab 103 Rindu Bercinta
104 Bab 104 Pelepasan Yang Menyakitkan
105 Bab 105 Bertemu Lagi
106 Bab 106 Tetangga Durjana 2
107 Bab 107 Kemarahan Vincent
108 Bab 108 Anugrah Dan Musibah
109 Bab 109 Semua Akan Baik
110 Bab 110 Jual Putramu!
111 Bab 111 Mitos Dan Takhayul
112 Bab 112 Sentuhan Syukur
113 Bab 113 Rindu Mayang
114 Bab 114 Ada Apa May?
115 Bab 115 Oeeeek Oeeeek Oeeeek
116 Bab 116 Coba Tebak!
117 Bab 117 Saingan Arjuna
118 Bab 118 Arjuna Merajuk
119 Bab 119 Terciduk Anak Sendiri
120 Bab 120 Pengen Adik
121 Bab 121 Pemandangan Tak Indah
122 Bab 122 Aromanya Lain
123 Bab 123 Aku Ada Maunya
124 Bab 124 Jangan Sentuh Aku
125 Bab 125 Penyesalan Berakhir Aksi
126 Bab 126 Anu Enak
127 Bab 127 Susu Untuk Ayu
128 Bab 128 Perjuangan Sang Rudal
129 Bab 129 Jangan Sampai Hamil
130 Bab 130 Senam Pagi
131 Bab 131 Positif Apa?
132 Bab 132 Menengok Sang Adek
133 Bab 133 Di Dalam Segitiga Berenda
134 Bab 134 Mana Sanggup
135 Bab 135 Sebuah Masalah
136 Bab 136 Permintaan Renata
137 Bab 137 Ingin Jadi Yang Kedua
138 Bab 138 Suami Renata
139 139 Pengen Main Jungkat-jungkit
140 Bab 140 Si Kembar Bereaksi
141 Bab 141 Posisi Tidur
142 Bab 142 Aura Panas
143 Bab 143 Pria Dari Masa Lalu
144 Bab 144 Kulitku Merinding
145 Bab 145 Sebuah Hidayah
146 Bab 146 Malam Yang Panjang
147 Bab 147 Ayu Rewel
148 Bab 148 Istirahat Dulu
149 Bab 149 Takut Patah
150 Bab 150 Sakit Perut
151 Bab 151 Bahagia Untuk Semuanya
152 Karya baru telah tiba
153 Keluarga Bang Arjuna Comeback
Episodes

Updated 153 Episodes

1
Bab 1 Durian Runtuh Kah?
2
Bab 2 Pernikahan Impian
3
Bab 3 Aku Impoten
4
Bab 4 Tak Tahu Terimakasih
5
Bab 5 Wanita Penggoda
6
Bab 6 Maunya Digenjot
7
Bab 7 Bercocok Tanam
8
Bab 8 Tekad Mayang Sari
9
Bab 9 Tak Percaya
10
Bab 10 Jawab Aku!
11
Bab 11 Godaan Pebinor
12
Bab 12 Perangkap Cinta
13
Bab 13 Sebuah Konspirasi
14
Bab 14 Minyak Urut
15
Bab 15 Perasaan Arjuna
16
Bab 16 Hukuman Untukmu
17
Bab 17 Hanya Fantasi
18
Bab 18 Karena Cinta
19
Bab 19 Dukungan Orang Terkasih
20
Bab 20 Buktikan Kamu Bisa Mas!
21
Bab 21 Crott Duluan
22
Bab 22 Mas, Aku Mau
23
Bab 23 Belum Masuk Eh, Sudah Keluar
24
Bab 24 Obat Kuat
25
Bab 25 Pilih Obat Mana?
26
Bab 26 Bangun Mas!
27
Bab 27 Muntah Di Dalam
28
Bab 28 Tak Kuat Berpisah
29
Bab 29 Om Dimas
30
Bab 30 Bidadari Cantik
31
Bab 31 Carikan Aku Obat!
32
Bab 32 May, Maafkan Aku
33
Bab 33 Kamu Jodohku
34
Bab 34 Nikah Kontrak
35
Bab 35 Salah Ya?
36
Bab 36 Seorang Gigolo
37
Bab 37 Sebuah Fakta
38
Bab 38 Malam Pertama
39
Bab 39 Mau Dilanjut Gak?
40
Bab 40 Udah Sesak Banget
41
Bab 41 Cengkraman Kamu Sangat Kuat
42
Bab 42 Lebih Cepat Mas!
43
Bab 43 Berdiri Keras Dan Kuat
44
Bab 44 Si Otong
45
Bab 45 Otong Vs Sotong
46
Bab 46 Oh Tidak!
47
Bab 47 Lelah Karenamu
48
Bab 48 Pagi Yang Dingin
49
Bab 49 Susu Putih
50
Bab 50 Bentol-bentol Karena Nyamuk
51
Bab 51 Kulit Putih
52
Bab 52 Tanggung Jawab
53
Bab 53 Mas Juna Aneh
54
Bab 54 Salah Paham
55
Bab 55 Marah kah?
56
Bab 56 Baju Dinas
57
Bab 57 Suka Kasar
58
Bab 58 Ancaman Arjuna
59
Bab 59 Dua Bukit Kembar
60
Bab 60 Sakit Sekali Mas!
61
Bab 61 Pagi Yang Bahagia
62
Bab 62 Aku Suka Itu Mas
63
Bab 63 Aku Gak Kuat May
64
Bab 64 Gak Jujur
65
Bab 65 Pengen Cuci Tongkat
66
Bab 66 Gimana Caranya?
67
Bab 67 Kita Nonton Yuk?
68
Bab 68 Perasaan Campur Aduk
69
Bab 69 Apa Yang Kamu Lakukan?
70
Bab 70 Wanita Berlidah Ular
71
Bab 71 Kesedihan Mayang
72
Bab 72 Fifian Senang
73
Bab 73 Acara Permintaan Maaf
74
Bab 74 Bebaskan Aku
75
Bab 75 Bayi Ini Milikku
76
Bab 76 Kekesalan Arjuna
77
Bab 77 Wanita Tak Tahu Malu
78
Bab 78 Prank Ala Sastrowardoyo
79
Bab 79 Sebuah Serangan
80
Bab 80 Benci Keadaan
81
Bab 81 Pengen Makan Daging
82
Bab 82 Sosis Arjuna
83
Bab 83 Calon Pelakor
84
Bab 84 Perasaan Campur Aduk
85
Bab 85 Ingin Menusuk
86
Bab 86 Nonton Anu
87
Bab 87 Rasa Yang Luar Biasa
88
Bab 88 Gaya Bercinta
89
Bab 89 Masih Mau Mas
90
Bab 90 Cari Saja Sendiri
91
Bab 91 Anda Siapa?
92
Bab 92 Seperti Susu
93
Bab 93 Tetangga Durjana
94
Bab 94 Vincent Kacau
95
Bab 95 Coba Apa Nih?
96
Bab 96 Fix No Debat!
97
Bab 97 Apa Yang Terjadi?
98
Bab 98 Pagi Yang Basah
99
Bab 99 Dorong Dengan Keras
100
Bab 100 Jangan Berisik
101
Bab 101 Sini Aku Pancing
102
Bab 102 Manfaat Asi
103
Bab 103 Rindu Bercinta
104
Bab 104 Pelepasan Yang Menyakitkan
105
Bab 105 Bertemu Lagi
106
Bab 106 Tetangga Durjana 2
107
Bab 107 Kemarahan Vincent
108
Bab 108 Anugrah Dan Musibah
109
Bab 109 Semua Akan Baik
110
Bab 110 Jual Putramu!
111
Bab 111 Mitos Dan Takhayul
112
Bab 112 Sentuhan Syukur
113
Bab 113 Rindu Mayang
114
Bab 114 Ada Apa May?
115
Bab 115 Oeeeek Oeeeek Oeeeek
116
Bab 116 Coba Tebak!
117
Bab 117 Saingan Arjuna
118
Bab 118 Arjuna Merajuk
119
Bab 119 Terciduk Anak Sendiri
120
Bab 120 Pengen Adik
121
Bab 121 Pemandangan Tak Indah
122
Bab 122 Aromanya Lain
123
Bab 123 Aku Ada Maunya
124
Bab 124 Jangan Sentuh Aku
125
Bab 125 Penyesalan Berakhir Aksi
126
Bab 126 Anu Enak
127
Bab 127 Susu Untuk Ayu
128
Bab 128 Perjuangan Sang Rudal
129
Bab 129 Jangan Sampai Hamil
130
Bab 130 Senam Pagi
131
Bab 131 Positif Apa?
132
Bab 132 Menengok Sang Adek
133
Bab 133 Di Dalam Segitiga Berenda
134
Bab 134 Mana Sanggup
135
Bab 135 Sebuah Masalah
136
Bab 136 Permintaan Renata
137
Bab 137 Ingin Jadi Yang Kedua
138
Bab 138 Suami Renata
139
139 Pengen Main Jungkat-jungkit
140
Bab 140 Si Kembar Bereaksi
141
Bab 141 Posisi Tidur
142
Bab 142 Aura Panas
143
Bab 143 Pria Dari Masa Lalu
144
Bab 144 Kulitku Merinding
145
Bab 145 Sebuah Hidayah
146
Bab 146 Malam Yang Panjang
147
Bab 147 Ayu Rewel
148
Bab 148 Istirahat Dulu
149
Bab 149 Takut Patah
150
Bab 150 Sakit Perut
151
Bab 151 Bahagia Untuk Semuanya
152
Karya baru telah tiba
153
Keluarga Bang Arjuna Comeback

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!