Bab 6 Maunya Digenjot

Mayang Sari terbangun dari tidurnya dengan tubuh dan kepala yang terasa sangat sakit. Semalaman tertidur dengan menangis membuatnya seperti itu.

Ia pun bangun dengan perasaan yang masih tak baik-baik saja. Kesedihannya masih terasa. Akan tetapi ia berusaha untuk bangkit dan mencoba melihat kedepan. Ia harus tegar dan kuat.

Suaminya impoten tidak akan membuat dunianya runtuh dan hancur. Ia yakin ia masih punya cara untuk bahagia.

Setelah ia membersihkan dirinya di dalam kamar mandi ia pun menghadap sang penguasa jagad untuk mencurahkan rasa sakit hatinya pada keadaan.

Banyak hal yang harus ia syukuri diantara nikmat yang diambil oleh Tuhan itu. Ia sehat dan juga mempunyai keluarga yang baik padanya adalah banyak nikmat yang seharusnya ia syukuri.

Melaporkan bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah kehendak Nya ia jadi kembali tenang. Hatinya jadi sedikit lapang dan merasa lebih baik.

Ia pun keluar kamar untuk bertemu dengan sang mama mertua. Ia ingin meminta izin pada wanita paruh baya itu untuk kembali ke kampungnya sementara waktu.

Sungguh, Ia ingin bertemu dengan mamanya sekaligus menenangkan dirinya sendiri atas masalah yang sedang dihadapinya.

Di depan pintu kamar ia tak sengaja bertemu dengan Arjuna Raka Sastrowardoyo, sang suami. Pria itu tampak sudah rapi dengan setelan pakaian kerjanya. Ia sangat tampan dan juga maskulin.

"Assalamualaikum mas," sapa Mayang dengan senyum diwajahnya yang cantik.

"Waalaikumussalam." Arjuna menjawab salam sang istri dengan suara pelan dan hampir tak kedengaran. Setelah itu segera berlalu dari hadapan sang wanita itu.

Sungguh, Ia merasa sangat malu bertemu dengan sang istri setelah kejadian semalam.

"Mas," panggilnya pada sang suami.

Arjuna menghentikan langkahnya tapi tidak berbalik.

"Aku ingin meminta izinmu untuk menginap di rumah ibu dan bapak untuk beberapa hari," ucap Mayang.

Deg

Arjuna tersentak kaget. Apa mungkin wanita itu ingin melakukan apa yang ia katakan semalam? Tanyanya dalam hati.

Bagaimana kalau ia tidak kembali lagi?

Bagaimana dengan nasib dirinya?

Oh tidak!

Aku akan jadi pria yang semakin tak berguna dan menderita sendirian.

Berbagai pertanyaan pun muncul di kepalanya. Ia sungguh tak rela jika wanita itu benar-benar pergi meninggalkannya sedangkan ia sangat mencintainya.

"Mas? Apa aku bisa pergi ke rumah ibu dan bapak?" tanya Mayang, mengulang kembali pertanyaannya.

"Tidak!" Arjuna menjawab dengan tegas berikut dengan rahangnya yang mengeras.

"Tapi kenapa mas?"

"Aku bilang tidak ya tidak. Aku suamimu dan kamu harus taat padaku!" Arjuna menjawab dengan tegas kemudian meninggalkan tempat itu.

Mayang Sari kembali kecewa. Pria itu semakin aneh, kejam, dan tak mempunyai perasaan.

Padahal kemarin-kemarin ia tidak pernah seperti ini. Apakah mungkin karena aku terlalu memaksanya?

Wanita itu merasakan dadanya sesak lagi. Ia kembali bersedih. Matanya pun berkaca-kaca.

Ia pun melangkahkan kakinya ke arah dapur dan memilih untuk memasak agar dirinya terhibur dengan apa yang telah terjadi pada dirinya belakangan ini.

Dyah Pitaloka, sang mertua ternyata ada di tempat itu juga dan sedang sibuk memberikan perintah ini dan itu pada asisten rumah tangga.

"Assalamualaikum ma, selamat pagi," ucapnya memberi salam.

"Waalaikumussalam," jawab Dyah dengan singkat tanpa senyum yang selama ini selalu ada di wajahnya yang teduh. Seketika Mayang merasa ada aura berbeda pada ibu mertuanya itu.

Ia pun mendekat tanpa mau memikirkan perubahan yang terjadi pada sang mama.

"Aku bisa bantu apa ma?" tanyanya. Dyah tidak menjawab tetapi malah menatapnya dengan tatapan sinis.

Mayang Sari semakin merasa tak nyaman. Ia yakin ada sesuatu yang tak beres dengan semua orang di rumah itu.

"Mau ngapain kamu?" tanya wanita paruh baya itu saat ia mulai mengambil bahan-bahan makanan dari dalam lemari pendingin.

"Mau masak ma," jawab Mayang seraya memperlihatkan beberapa buah sayuran yang ada di tangannya.

"Suami sudah berangkat bekerja dan kamu baru mau masak? Apa kata dunia ha?!"

Deg

Mayang tak pernah mendengar suara dan kata-kata ibu mertuanya bisa sangat tajam seperti itu.

"Maafkan aku ma. Kalau begitu aku bisa bantu apa," ucap Mayang sadar diri. Ia pun menyimpan kembali bahan-bahan makanan itu ke dalam lemari pendingin.

"Pikirkan sendiri!" balas wanita itu kemudian meninggalkan Mayang Sari di dalam dapur dengan hati yang sangat sakit.

Rasanya kebahagiaan yang dapatkan di rumah itu perlahan meninggalkannya. Ia merasa sendiri dan tak punya apapun. Ia seperti seorang yang tidak diinginkan oleh semua orang di rumah itu. Suaminya dan apalagi dengan mertuanya.

Dengan menarik nafas dalam-dalam, ia pun meninggalkan dapur juga untuk menuju kamarnya saja.

Ia tak mungkin pergi keluar karena suaminya melarangnya untuk keluar tanpa seizin pria itu.

Tak banyak yang bisa ia kerjakan selain membersihkan kamarnya yang selama ini ia huni sendiri. Suaminya tidur di kamar yang lain dan baru bertemu dengan pria itu jika ia sendiri yang mendatangi, menggoda, dan merayu untuk diberikan nafkah batin.

Akan tetapi peristiwa semalam adalah akhir dari segalanya. Pria itu mengakui dirinya impoten dan tak bisa membahagiakannya di ranjang.

Mayang Sari tiba-tiba merasakan airmatanya jatuh meleleh dipipinya yang mulus. Dadanya kembali sesak mengingat bagaimana perlakuan suaminya padanya semalam dan tadi pagi.

"Apa salahku mas?"

"Kalau kamu tak bisa seperti suami lain diluar sana, tak masalah bagiku. Aku sudah bersyukur dengan apa yang kamu sudah berikan padaku. Tapi kamu jangan benci padaku, hiks," ucapnya dengan tangis sesenggukan.

Setelah lama menangisi keadaannya ia pun mengaktifkan handphonenya untuk menghibur diri. Beberapa grup chat di aplikasi WhatsApp ia buka. Dan yang paling ramai adalah obrolan group sosmed arisan kompleksnya.

Hampir 200an percakapan pada grup itu dan semuanya membicarakan hal-hal yang berbau ranjang berikut perintilannya.

Para ibu-ibu itu memang adalah para tetangga kompleks yang mengajaknya ikut arisan. Setiap pembahasan mereka hanya seputar dunia hura-hura, berikut urusan khusus yaitu urusan ranjang dan gaya mereka bercumbu dan bercinta dengan suami-suami mereka.

Terkadang ia ingin keluar dari group itu karena risih tapi ia tak enak hati karena takut dicap sebagai wanita sombong karena mendadak kaya.

Dan juga demi nama baik suaminya yang cukup disegani di komplek itu, ia bertahan. Ia khawatir ia akan dapat predikat orang kaya baru karena menikah dengan Arjuna padahal ia hanyalah seorang gembel yang punya banyak utang.

Untuk itulah ia tetap berada di dalam grup itu tapi hanya jadi anggota yang pasif kecuali ada yang mencolek-coleknya barulah ia bicara.

Dan betul saja, ada yang mencarinya di grup, dengan kata-kata seperti ini,

[Bu Juna kok gak aktif sih semalaman? Lagi digenjot ya? Hihihi enak kali ya sama pak Juna yang sangat tampan dan wow perkasa itu]

[Kalau masih muda kayak mereka sih lagi hot-hot nya lah. Kalah sama kita-kita yang udah berumur] balas yang lain disertai emoticon cekikikan.

Ia tidak menjawab dan malah melempar handphonenya ke atas ranjang.

Apaan di genjot, orang suami aku impoten!

Huaaaaa!

Akhirnya ia menangis lagi.

🌺

*Bersambung.

Terpopuler

Comments

Bzaa

Bzaa

semangat 💪

2023-12-06

0

☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂

☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂

uda punya asam urat kolesterol darah tinggi dan nyeri pinggang... ea gak hot lagi

2023-10-11

1

Chici Cenga

Chici Cenga

yg sabar ya Mayang akan indah pd waktux🤭😁

2023-10-09

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Durian Runtuh Kah?
2 Bab 2 Pernikahan Impian
3 Bab 3 Aku Impoten
4 Bab 4 Tak Tahu Terimakasih
5 Bab 5 Wanita Penggoda
6 Bab 6 Maunya Digenjot
7 Bab 7 Bercocok Tanam
8 Bab 8 Tekad Mayang Sari
9 Bab 9 Tak Percaya
10 Bab 10 Jawab Aku!
11 Bab 11 Godaan Pebinor
12 Bab 12 Perangkap Cinta
13 Bab 13 Sebuah Konspirasi
14 Bab 14 Minyak Urut
15 Bab 15 Perasaan Arjuna
16 Bab 16 Hukuman Untukmu
17 Bab 17 Hanya Fantasi
18 Bab 18 Karena Cinta
19 Bab 19 Dukungan Orang Terkasih
20 Bab 20 Buktikan Kamu Bisa Mas!
21 Bab 21 Crott Duluan
22 Bab 22 Mas, Aku Mau
23 Bab 23 Belum Masuk Eh, Sudah Keluar
24 Bab 24 Obat Kuat
25 Bab 25 Pilih Obat Mana?
26 Bab 26 Bangun Mas!
27 Bab 27 Muntah Di Dalam
28 Bab 28 Tak Kuat Berpisah
29 Bab 29 Om Dimas
30 Bab 30 Bidadari Cantik
31 Bab 31 Carikan Aku Obat!
32 Bab 32 May, Maafkan Aku
33 Bab 33 Kamu Jodohku
34 Bab 34 Nikah Kontrak
35 Bab 35 Salah Ya?
36 Bab 36 Seorang Gigolo
37 Bab 37 Sebuah Fakta
38 Bab 38 Malam Pertama
39 Bab 39 Mau Dilanjut Gak?
40 Bab 40 Udah Sesak Banget
41 Bab 41 Cengkraman Kamu Sangat Kuat
42 Bab 42 Lebih Cepat Mas!
43 Bab 43 Berdiri Keras Dan Kuat
44 Bab 44 Si Otong
45 Bab 45 Otong Vs Sotong
46 Bab 46 Oh Tidak!
47 Bab 47 Lelah Karenamu
48 Bab 48 Pagi Yang Dingin
49 Bab 49 Susu Putih
50 Bab 50 Bentol-bentol Karena Nyamuk
51 Bab 51 Kulit Putih
52 Bab 52 Tanggung Jawab
53 Bab 53 Mas Juna Aneh
54 Bab 54 Salah Paham
55 Bab 55 Marah kah?
56 Bab 56 Baju Dinas
57 Bab 57 Suka Kasar
58 Bab 58 Ancaman Arjuna
59 Bab 59 Dua Bukit Kembar
60 Bab 60 Sakit Sekali Mas!
61 Bab 61 Pagi Yang Bahagia
62 Bab 62 Aku Suka Itu Mas
63 Bab 63 Aku Gak Kuat May
64 Bab 64 Gak Jujur
65 Bab 65 Pengen Cuci Tongkat
66 Bab 66 Gimana Caranya?
67 Bab 67 Kita Nonton Yuk?
68 Bab 68 Perasaan Campur Aduk
69 Bab 69 Apa Yang Kamu Lakukan?
70 Bab 70 Wanita Berlidah Ular
71 Bab 71 Kesedihan Mayang
72 Bab 72 Fifian Senang
73 Bab 73 Acara Permintaan Maaf
74 Bab 74 Bebaskan Aku
75 Bab 75 Bayi Ini Milikku
76 Bab 76 Kekesalan Arjuna
77 Bab 77 Wanita Tak Tahu Malu
78 Bab 78 Prank Ala Sastrowardoyo
79 Bab 79 Sebuah Serangan
80 Bab 80 Benci Keadaan
81 Bab 81 Pengen Makan Daging
82 Bab 82 Sosis Arjuna
83 Bab 83 Calon Pelakor
84 Bab 84 Perasaan Campur Aduk
85 Bab 85 Ingin Menusuk
86 Bab 86 Nonton Anu
87 Bab 87 Rasa Yang Luar Biasa
88 Bab 88 Gaya Bercinta
89 Bab 89 Masih Mau Mas
90 Bab 90 Cari Saja Sendiri
91 Bab 91 Anda Siapa?
92 Bab 92 Seperti Susu
93 Bab 93 Tetangga Durjana
94 Bab 94 Vincent Kacau
95 Bab 95 Coba Apa Nih?
96 Bab 96 Fix No Debat!
97 Bab 97 Apa Yang Terjadi?
98 Bab 98 Pagi Yang Basah
99 Bab 99 Dorong Dengan Keras
100 Bab 100 Jangan Berisik
101 Bab 101 Sini Aku Pancing
102 Bab 102 Manfaat Asi
103 Bab 103 Rindu Bercinta
104 Bab 104 Pelepasan Yang Menyakitkan
105 Bab 105 Bertemu Lagi
106 Bab 106 Tetangga Durjana 2
107 Bab 107 Kemarahan Vincent
108 Bab 108 Anugrah Dan Musibah
109 Bab 109 Semua Akan Baik
110 Bab 110 Jual Putramu!
111 Bab 111 Mitos Dan Takhayul
112 Bab 112 Sentuhan Syukur
113 Bab 113 Rindu Mayang
114 Bab 114 Ada Apa May?
115 Bab 115 Oeeeek Oeeeek Oeeeek
116 Bab 116 Coba Tebak!
117 Bab 117 Saingan Arjuna
118 Bab 118 Arjuna Merajuk
119 Bab 119 Terciduk Anak Sendiri
120 Bab 120 Pengen Adik
121 Bab 121 Pemandangan Tak Indah
122 Bab 122 Aromanya Lain
123 Bab 123 Aku Ada Maunya
124 Bab 124 Jangan Sentuh Aku
125 Bab 125 Penyesalan Berakhir Aksi
126 Bab 126 Anu Enak
127 Bab 127 Susu Untuk Ayu
128 Bab 128 Perjuangan Sang Rudal
129 Bab 129 Jangan Sampai Hamil
130 Bab 130 Senam Pagi
131 Bab 131 Positif Apa?
132 Bab 132 Menengok Sang Adek
133 Bab 133 Di Dalam Segitiga Berenda
134 Bab 134 Mana Sanggup
135 Bab 135 Sebuah Masalah
136 Bab 136 Permintaan Renata
137 Bab 137 Ingin Jadi Yang Kedua
138 Bab 138 Suami Renata
139 139 Pengen Main Jungkat-jungkit
140 Bab 140 Si Kembar Bereaksi
141 Bab 141 Posisi Tidur
142 Bab 142 Aura Panas
143 Bab 143 Pria Dari Masa Lalu
144 Bab 144 Kulitku Merinding
145 Bab 145 Sebuah Hidayah
146 Bab 146 Malam Yang Panjang
147 Bab 147 Ayu Rewel
148 Bab 148 Istirahat Dulu
149 Bab 149 Takut Patah
150 Bab 150 Sakit Perut
151 Bab 151 Bahagia Untuk Semuanya
152 Karya baru telah tiba
153 Keluarga Bang Arjuna Comeback
Episodes

Updated 153 Episodes

1
Bab 1 Durian Runtuh Kah?
2
Bab 2 Pernikahan Impian
3
Bab 3 Aku Impoten
4
Bab 4 Tak Tahu Terimakasih
5
Bab 5 Wanita Penggoda
6
Bab 6 Maunya Digenjot
7
Bab 7 Bercocok Tanam
8
Bab 8 Tekad Mayang Sari
9
Bab 9 Tak Percaya
10
Bab 10 Jawab Aku!
11
Bab 11 Godaan Pebinor
12
Bab 12 Perangkap Cinta
13
Bab 13 Sebuah Konspirasi
14
Bab 14 Minyak Urut
15
Bab 15 Perasaan Arjuna
16
Bab 16 Hukuman Untukmu
17
Bab 17 Hanya Fantasi
18
Bab 18 Karena Cinta
19
Bab 19 Dukungan Orang Terkasih
20
Bab 20 Buktikan Kamu Bisa Mas!
21
Bab 21 Crott Duluan
22
Bab 22 Mas, Aku Mau
23
Bab 23 Belum Masuk Eh, Sudah Keluar
24
Bab 24 Obat Kuat
25
Bab 25 Pilih Obat Mana?
26
Bab 26 Bangun Mas!
27
Bab 27 Muntah Di Dalam
28
Bab 28 Tak Kuat Berpisah
29
Bab 29 Om Dimas
30
Bab 30 Bidadari Cantik
31
Bab 31 Carikan Aku Obat!
32
Bab 32 May, Maafkan Aku
33
Bab 33 Kamu Jodohku
34
Bab 34 Nikah Kontrak
35
Bab 35 Salah Ya?
36
Bab 36 Seorang Gigolo
37
Bab 37 Sebuah Fakta
38
Bab 38 Malam Pertama
39
Bab 39 Mau Dilanjut Gak?
40
Bab 40 Udah Sesak Banget
41
Bab 41 Cengkraman Kamu Sangat Kuat
42
Bab 42 Lebih Cepat Mas!
43
Bab 43 Berdiri Keras Dan Kuat
44
Bab 44 Si Otong
45
Bab 45 Otong Vs Sotong
46
Bab 46 Oh Tidak!
47
Bab 47 Lelah Karenamu
48
Bab 48 Pagi Yang Dingin
49
Bab 49 Susu Putih
50
Bab 50 Bentol-bentol Karena Nyamuk
51
Bab 51 Kulit Putih
52
Bab 52 Tanggung Jawab
53
Bab 53 Mas Juna Aneh
54
Bab 54 Salah Paham
55
Bab 55 Marah kah?
56
Bab 56 Baju Dinas
57
Bab 57 Suka Kasar
58
Bab 58 Ancaman Arjuna
59
Bab 59 Dua Bukit Kembar
60
Bab 60 Sakit Sekali Mas!
61
Bab 61 Pagi Yang Bahagia
62
Bab 62 Aku Suka Itu Mas
63
Bab 63 Aku Gak Kuat May
64
Bab 64 Gak Jujur
65
Bab 65 Pengen Cuci Tongkat
66
Bab 66 Gimana Caranya?
67
Bab 67 Kita Nonton Yuk?
68
Bab 68 Perasaan Campur Aduk
69
Bab 69 Apa Yang Kamu Lakukan?
70
Bab 70 Wanita Berlidah Ular
71
Bab 71 Kesedihan Mayang
72
Bab 72 Fifian Senang
73
Bab 73 Acara Permintaan Maaf
74
Bab 74 Bebaskan Aku
75
Bab 75 Bayi Ini Milikku
76
Bab 76 Kekesalan Arjuna
77
Bab 77 Wanita Tak Tahu Malu
78
Bab 78 Prank Ala Sastrowardoyo
79
Bab 79 Sebuah Serangan
80
Bab 80 Benci Keadaan
81
Bab 81 Pengen Makan Daging
82
Bab 82 Sosis Arjuna
83
Bab 83 Calon Pelakor
84
Bab 84 Perasaan Campur Aduk
85
Bab 85 Ingin Menusuk
86
Bab 86 Nonton Anu
87
Bab 87 Rasa Yang Luar Biasa
88
Bab 88 Gaya Bercinta
89
Bab 89 Masih Mau Mas
90
Bab 90 Cari Saja Sendiri
91
Bab 91 Anda Siapa?
92
Bab 92 Seperti Susu
93
Bab 93 Tetangga Durjana
94
Bab 94 Vincent Kacau
95
Bab 95 Coba Apa Nih?
96
Bab 96 Fix No Debat!
97
Bab 97 Apa Yang Terjadi?
98
Bab 98 Pagi Yang Basah
99
Bab 99 Dorong Dengan Keras
100
Bab 100 Jangan Berisik
101
Bab 101 Sini Aku Pancing
102
Bab 102 Manfaat Asi
103
Bab 103 Rindu Bercinta
104
Bab 104 Pelepasan Yang Menyakitkan
105
Bab 105 Bertemu Lagi
106
Bab 106 Tetangga Durjana 2
107
Bab 107 Kemarahan Vincent
108
Bab 108 Anugrah Dan Musibah
109
Bab 109 Semua Akan Baik
110
Bab 110 Jual Putramu!
111
Bab 111 Mitos Dan Takhayul
112
Bab 112 Sentuhan Syukur
113
Bab 113 Rindu Mayang
114
Bab 114 Ada Apa May?
115
Bab 115 Oeeeek Oeeeek Oeeeek
116
Bab 116 Coba Tebak!
117
Bab 117 Saingan Arjuna
118
Bab 118 Arjuna Merajuk
119
Bab 119 Terciduk Anak Sendiri
120
Bab 120 Pengen Adik
121
Bab 121 Pemandangan Tak Indah
122
Bab 122 Aromanya Lain
123
Bab 123 Aku Ada Maunya
124
Bab 124 Jangan Sentuh Aku
125
Bab 125 Penyesalan Berakhir Aksi
126
Bab 126 Anu Enak
127
Bab 127 Susu Untuk Ayu
128
Bab 128 Perjuangan Sang Rudal
129
Bab 129 Jangan Sampai Hamil
130
Bab 130 Senam Pagi
131
Bab 131 Positif Apa?
132
Bab 132 Menengok Sang Adek
133
Bab 133 Di Dalam Segitiga Berenda
134
Bab 134 Mana Sanggup
135
Bab 135 Sebuah Masalah
136
Bab 136 Permintaan Renata
137
Bab 137 Ingin Jadi Yang Kedua
138
Bab 138 Suami Renata
139
139 Pengen Main Jungkat-jungkit
140
Bab 140 Si Kembar Bereaksi
141
Bab 141 Posisi Tidur
142
Bab 142 Aura Panas
143
Bab 143 Pria Dari Masa Lalu
144
Bab 144 Kulitku Merinding
145
Bab 145 Sebuah Hidayah
146
Bab 146 Malam Yang Panjang
147
Bab 147 Ayu Rewel
148
Bab 148 Istirahat Dulu
149
Bab 149 Takut Patah
150
Bab 150 Sakit Perut
151
Bab 151 Bahagia Untuk Semuanya
152
Karya baru telah tiba
153
Keluarga Bang Arjuna Comeback

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!