Bab 14 Minyak Urut

"Astaghfirullah!" Sarah, sang ibu langsung beristighfar saking kagetnya.

"Apa benar apa yang kamu katakan Mayang?" ucap sang ibu dengan wajah yang masih tampak shock.

"Iya Bu. Mas Juna sendiri yang mengakuinya," jawab Mayang Sari dengan helaan nafas berat.

"Tapi ia ada keinginan 'kan padamu nak?" tanya sang ibu hati-hati.

Mayang Sari mengangguk pelan tapi kemudian menggeleng. Ia cukup bingung bagaimana menjawabnya karena suaminya itu tidak jelas. Kalau ia memancing terlebih dahulu suaminya baru ada hasrat itu pun sangat lemah dan kadangkala berakhir mengecewakan.

"Apa kamu sudah pernah berfikir untuk membawanya ke dokter nak?" tanya Sarah dengan wajah serius.

Mayang Sari menggelengkan kepalanya dengan wajah lesu.

Bagaimana mungkin ia akan membawa pria itu ke dokter padahal ia saja tidak sedekat itu dengan suaminya.

"Kenapa May?" tanya sang ibu penasaran.

"Kalau begitu bawa suamimu ke dokter. Siapa tahu ada obat atau solusi yang akan diberikan oleh dokter nak."

"Iya Bu. Akan saya coba membujuk mas Juna untuk berobat tapi jangan bilang-bilang ya. Ini adalah rahasia kita berdua. Mama Dyah pun mungkin tidak tahu."

"Ah iya. Tapi kalau kamu mau, ibu sebenarnya punya ramuan herbal untuk pria yang sedang mengalami penyakit seperti itu," ucap Sarah berbisik. Seakan-akan ada telinga lain yang akan mendengarkan percakapan mereka.

"Ah yang bener Bu?" ucap Mayang dengan wajah tak percaya.

"Iya. Nenek kamu dulu dikenal sebagai seorang yang ahli mengobati pria yang tidak bisa berdiri nak. Banyak orang yang datang ke rumah ibu waktu itu. Dan Alhamdulillah banyak yang berhasil. Jadi kalau kamu percaya dan yakin dengan minyak urut buatan nenek mu itu kamu bisa mencobanya pada suamimu."

Mayangsari tersenyum malu kemudian menjawab, "Iya Bu. Insyaallah aku akan coba. Semoga berhasil, aamiin."

Sarah tersenyum kemudian segera memasuki kamarnya dan membawa satu botol kecil minyak urut untuk sang menantu.

"Simpan baik-baik. Dan kamu pakaikan pada tongkat suamimu agar bisa tegak dan tidak loyo."

"Iya Bu. Makasih banyak."

"Minyak urut itu mengandung tumbuhan ginseng. Selain meningkatkan energi, ginseng juga dipercaya mampu meningkatkan dorongan **** pria. Tanaman herbal ini sudah sejak lama dianggap sebagai obat kuat alami alias afrodisiak."

Mayang Sari menatap sang ibu dengan tatapan serius. Ibunya yang hanya penjual sayur di pasar tapi ternyata pengetahuannya tentang hal seperti ini sepertinya sangat luar biasa.

"Kenapa kamu menatap ibu seperti itu May?" tanyanya pada sang putri.

"Apa ibu juga sering membantu orang yang mengalami disfungsi ereksi?"

Sarah mengangguk.

"Setelah nenekmu tiada, saya diberikan ilmu itu sebagai penerusnya tapi ayahmu melarang ibu. Jadi hanya orang-orang tertentu saja yang ibu bantu."

Mayang Sari langsung memeluk ibunya dengan perasaan yang sangat bahagia.

"Semoga minyak ini berhasil Bu."

"Aamiin. Kepada Tuhanlah kita berharap nak. Selanjutnya kita berusaha."

"Iya Bu. Tapi kamu juga bisa membujuk suamimu ke dokter meskipun banyak pria yang malu dan bahkan tidak percaya diri jika ada yang tahu masalahnya."

Mayangsari membenarkan perkataan sang ibu. Suaminya memang nampak tertutup dalam hal ini. Dan ia yakin sekali kalau pria itu sangat malu kalau ada yang tahu ia adalah pria yang mengalami disfungsi ereksi.

"Tapi ingat untuk mengawasi kesehatannya juga. Jangan biarkan ia merokok ataupun minum. Karena dua hal itu juga sangat mempengaruhi stamina dan vitalitas seorang Pria."

"Iya Bu. Mulai saat ini saya akan menjadi pengawas khusus untuk mas Juna." Mayang Sari tersenyum kemudian memasukkan botol ramuan itu ke dalam tasnya.

"Kalau gitu saya permisi Bu. Saya harus cepat pulang. Dan semoga mas Juna masih belum sampai di rumah saat ini karena saya sudah lama berada di luar rumah."

"Ah ya pergilah. Dan ingat. Kamulah yang bisa membantu suamimu dan bukannya orang lain."

"Iya Bu. Assalamualaikum."

"Waalaikumussalam."

Mayangsari memeluk sang ibu kemudian pergi dari rumah orangtuanya itu meskipun ia tidak bertemu dengan ayahnya.

Ia harus cepat pulang sebelum Arjuna terlebih dahulu sampai di rumahnya.

Di dalam taksi, ia meraih handphonenya untuk mencari referensi pengobatan herbal untuk pria yang mengalami disfungsi ereksi seperti suaminya.

Beberapa peneliti dari University of Hong Kong, melaporkan bahwa mengonsumsi ginseng berpotensi meningkatkan kualitas dan jumlah sperrma, baik pada pria sehat maupun yang tidak subur.

Bagian akar dan kulit kayu dari pasak bumi juga telah lama dipakai untuk mengatasi disfungsi ereksi, meningkatkan hasrat seksual, dan mengobati masalah kesuburan (infertilitas).

Wanita itu begitu serius membaca dan memahami tentang informasi yang sangat ia inginkan tapi handphone yang sedang dipegangnya itu berdering pertanda ada panggilan yang masuk.

"Siapa sih? Ganggu aja!" ucapnya tak ingin menjawab. Ia tidak ingin mengangkat telepon dari orang yang tidak dikenalnya.

Ia pun menolak panggilan itu dan melanjutkan membaca artikel tentang pengobatan herbal untuk disfungsi ereksi.

Studi yang dimuat dalam jurnal Molecules (2016) melaporkan bahwa ramuan pasak bumi dapat meningkatkan kesuburan pada pria.

Hal ini berhubungan dengan peningkatan volume air mani dan jumlah spermatozoa, baik saat dilakukan pengujian pada objek tikus maupun manusia.

Penelitian menemukan kombinasi ekstrak ginkgo biloba dan obat kuat kimiawi menonaktifkan produksi enzim PDE5 yang membuat pennis kembali loyo saat ejakulasi.

Selain itu, obat kuat pria alami ini dapat merangsang produksi nitrat oksida untuk melebarkan pembuluh darah sehingga pennis bisa ereksi lebih kuat dan tahan lama.

Drrrt

Drrrt

Panggilan telepon kembali masuk dan benar-benar cukup mengganggunya. Ia pun akhirnya menonaktifkan handphonenya itu agar tidak terganggu meskipun ia harus menghentikan aktivitasnya membaca.

Taksi yang dikendarainya pun berhenti di depan pagar rumah suaminya dan begitu kagetnya ia karena Han ternyata menunggunya di sana.

"Apa yang kamu lakukan di sini Han?" tanyanya.

"Aku ingin bertemu denganmu May. Urusan kita belum selesai," jawab pria itu santai.

"Urusan kita sudah selesai dan maaf kamu bisa pergi dari sini," ucap Mayang dan langsung meninggalkan pria itu di sana.

"May!" panggil pria itu seraya menarik tangan Mayangsari.

"Aku bisa membahagiakanmu May!"

"Maaf Han. Aku sudah sangat bahagia bersama dengan keluargaku. Jadi plis pergilah dari sini." Mayang Sari berusaha menolak pria itu dengan menarik tangannya. Akan tetapi Han tak mau melepaskannya.

"Kamu tidak bahagia May. Aku tahu itu."

"Tahu apa kamu hah?!" teriak wanita itu dengan wajah kesalnya. Ia sungguh tidak suka pada perkataan pria itu yang selalu ingin mengganggu kehidupan pribadinya.

"Suamimu impoten 'kan?!"

Plak!!

🌺

*Bersambung.

Like dan ketik komentar agar author semangat updatenya oke?

Nikmati alurnya dan happy reading 😊

Terpopuler

Comments

Mammeng

Mammeng

hahaha...raseinnn...😁

2023-10-22

0

rianaa

rianaa

lanjut Thor

2023-10-10

0

Halisa Mini

Halisa Mini

minyaknya mak Erot nih kayaknya hehehe

2023-10-09

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Durian Runtuh Kah?
2 Bab 2 Pernikahan Impian
3 Bab 3 Aku Impoten
4 Bab 4 Tak Tahu Terimakasih
5 Bab 5 Wanita Penggoda
6 Bab 6 Maunya Digenjot
7 Bab 7 Bercocok Tanam
8 Bab 8 Tekad Mayang Sari
9 Bab 9 Tak Percaya
10 Bab 10 Jawab Aku!
11 Bab 11 Godaan Pebinor
12 Bab 12 Perangkap Cinta
13 Bab 13 Sebuah Konspirasi
14 Bab 14 Minyak Urut
15 Bab 15 Perasaan Arjuna
16 Bab 16 Hukuman Untukmu
17 Bab 17 Hanya Fantasi
18 Bab 18 Karena Cinta
19 Bab 19 Dukungan Orang Terkasih
20 Bab 20 Buktikan Kamu Bisa Mas!
21 Bab 21 Crott Duluan
22 Bab 22 Mas, Aku Mau
23 Bab 23 Belum Masuk Eh, Sudah Keluar
24 Bab 24 Obat Kuat
25 Bab 25 Pilih Obat Mana?
26 Bab 26 Bangun Mas!
27 Bab 27 Muntah Di Dalam
28 Bab 28 Tak Kuat Berpisah
29 Bab 29 Om Dimas
30 Bab 30 Bidadari Cantik
31 Bab 31 Carikan Aku Obat!
32 Bab 32 May, Maafkan Aku
33 Bab 33 Kamu Jodohku
34 Bab 34 Nikah Kontrak
35 Bab 35 Salah Ya?
36 Bab 36 Seorang Gigolo
37 Bab 37 Sebuah Fakta
38 Bab 38 Malam Pertama
39 Bab 39 Mau Dilanjut Gak?
40 Bab 40 Udah Sesak Banget
41 Bab 41 Cengkraman Kamu Sangat Kuat
42 Bab 42 Lebih Cepat Mas!
43 Bab 43 Berdiri Keras Dan Kuat
44 Bab 44 Si Otong
45 Bab 45 Otong Vs Sotong
46 Bab 46 Oh Tidak!
47 Bab 47 Lelah Karenamu
48 Bab 48 Pagi Yang Dingin
49 Bab 49 Susu Putih
50 Bab 50 Bentol-bentol Karena Nyamuk
51 Bab 51 Kulit Putih
52 Bab 52 Tanggung Jawab
53 Bab 53 Mas Juna Aneh
54 Bab 54 Salah Paham
55 Bab 55 Marah kah?
56 Bab 56 Baju Dinas
57 Bab 57 Suka Kasar
58 Bab 58 Ancaman Arjuna
59 Bab 59 Dua Bukit Kembar
60 Bab 60 Sakit Sekali Mas!
61 Bab 61 Pagi Yang Bahagia
62 Bab 62 Aku Suka Itu Mas
63 Bab 63 Aku Gak Kuat May
64 Bab 64 Gak Jujur
65 Bab 65 Pengen Cuci Tongkat
66 Bab 66 Gimana Caranya?
67 Bab 67 Kita Nonton Yuk?
68 Bab 68 Perasaan Campur Aduk
69 Bab 69 Apa Yang Kamu Lakukan?
70 Bab 70 Wanita Berlidah Ular
71 Bab 71 Kesedihan Mayang
72 Bab 72 Fifian Senang
73 Bab 73 Acara Permintaan Maaf
74 Bab 74 Bebaskan Aku
75 Bab 75 Bayi Ini Milikku
76 Bab 76 Kekesalan Arjuna
77 Bab 77 Wanita Tak Tahu Malu
78 Bab 78 Prank Ala Sastrowardoyo
79 Bab 79 Sebuah Serangan
80 Bab 80 Benci Keadaan
81 Bab 81 Pengen Makan Daging
82 Bab 82 Sosis Arjuna
83 Bab 83 Calon Pelakor
84 Bab 84 Perasaan Campur Aduk
85 Bab 85 Ingin Menusuk
86 Bab 86 Nonton Anu
87 Bab 87 Rasa Yang Luar Biasa
88 Bab 88 Gaya Bercinta
89 Bab 89 Masih Mau Mas
90 Bab 90 Cari Saja Sendiri
91 Bab 91 Anda Siapa?
92 Bab 92 Seperti Susu
93 Bab 93 Tetangga Durjana
94 Bab 94 Vincent Kacau
95 Bab 95 Coba Apa Nih?
96 Bab 96 Fix No Debat!
97 Bab 97 Apa Yang Terjadi?
98 Bab 98 Pagi Yang Basah
99 Bab 99 Dorong Dengan Keras
100 Bab 100 Jangan Berisik
101 Bab 101 Sini Aku Pancing
102 Bab 102 Manfaat Asi
103 Bab 103 Rindu Bercinta
104 Bab 104 Pelepasan Yang Menyakitkan
105 Bab 105 Bertemu Lagi
106 Bab 106 Tetangga Durjana 2
107 Bab 107 Kemarahan Vincent
108 Bab 108 Anugrah Dan Musibah
109 Bab 109 Semua Akan Baik
110 Bab 110 Jual Putramu!
111 Bab 111 Mitos Dan Takhayul
112 Bab 112 Sentuhan Syukur
113 Bab 113 Rindu Mayang
114 Bab 114 Ada Apa May?
115 Bab 115 Oeeeek Oeeeek Oeeeek
116 Bab 116 Coba Tebak!
117 Bab 117 Saingan Arjuna
118 Bab 118 Arjuna Merajuk
119 Bab 119 Terciduk Anak Sendiri
120 Bab 120 Pengen Adik
121 Bab 121 Pemandangan Tak Indah
122 Bab 122 Aromanya Lain
123 Bab 123 Aku Ada Maunya
124 Bab 124 Jangan Sentuh Aku
125 Bab 125 Penyesalan Berakhir Aksi
126 Bab 126 Anu Enak
127 Bab 127 Susu Untuk Ayu
128 Bab 128 Perjuangan Sang Rudal
129 Bab 129 Jangan Sampai Hamil
130 Bab 130 Senam Pagi
131 Bab 131 Positif Apa?
132 Bab 132 Menengok Sang Adek
133 Bab 133 Di Dalam Segitiga Berenda
134 Bab 134 Mana Sanggup
135 Bab 135 Sebuah Masalah
136 Bab 136 Permintaan Renata
137 Bab 137 Ingin Jadi Yang Kedua
138 Bab 138 Suami Renata
139 139 Pengen Main Jungkat-jungkit
140 Bab 140 Si Kembar Bereaksi
141 Bab 141 Posisi Tidur
142 Bab 142 Aura Panas
143 Bab 143 Pria Dari Masa Lalu
144 Bab 144 Kulitku Merinding
145 Bab 145 Sebuah Hidayah
146 Bab 146 Malam Yang Panjang
147 Bab 147 Ayu Rewel
148 Bab 148 Istirahat Dulu
149 Bab 149 Takut Patah
150 Bab 150 Sakit Perut
151 Bab 151 Bahagia Untuk Semuanya
152 Karya baru telah tiba
153 Keluarga Bang Arjuna Comeback
Episodes

Updated 153 Episodes

1
Bab 1 Durian Runtuh Kah?
2
Bab 2 Pernikahan Impian
3
Bab 3 Aku Impoten
4
Bab 4 Tak Tahu Terimakasih
5
Bab 5 Wanita Penggoda
6
Bab 6 Maunya Digenjot
7
Bab 7 Bercocok Tanam
8
Bab 8 Tekad Mayang Sari
9
Bab 9 Tak Percaya
10
Bab 10 Jawab Aku!
11
Bab 11 Godaan Pebinor
12
Bab 12 Perangkap Cinta
13
Bab 13 Sebuah Konspirasi
14
Bab 14 Minyak Urut
15
Bab 15 Perasaan Arjuna
16
Bab 16 Hukuman Untukmu
17
Bab 17 Hanya Fantasi
18
Bab 18 Karena Cinta
19
Bab 19 Dukungan Orang Terkasih
20
Bab 20 Buktikan Kamu Bisa Mas!
21
Bab 21 Crott Duluan
22
Bab 22 Mas, Aku Mau
23
Bab 23 Belum Masuk Eh, Sudah Keluar
24
Bab 24 Obat Kuat
25
Bab 25 Pilih Obat Mana?
26
Bab 26 Bangun Mas!
27
Bab 27 Muntah Di Dalam
28
Bab 28 Tak Kuat Berpisah
29
Bab 29 Om Dimas
30
Bab 30 Bidadari Cantik
31
Bab 31 Carikan Aku Obat!
32
Bab 32 May, Maafkan Aku
33
Bab 33 Kamu Jodohku
34
Bab 34 Nikah Kontrak
35
Bab 35 Salah Ya?
36
Bab 36 Seorang Gigolo
37
Bab 37 Sebuah Fakta
38
Bab 38 Malam Pertama
39
Bab 39 Mau Dilanjut Gak?
40
Bab 40 Udah Sesak Banget
41
Bab 41 Cengkraman Kamu Sangat Kuat
42
Bab 42 Lebih Cepat Mas!
43
Bab 43 Berdiri Keras Dan Kuat
44
Bab 44 Si Otong
45
Bab 45 Otong Vs Sotong
46
Bab 46 Oh Tidak!
47
Bab 47 Lelah Karenamu
48
Bab 48 Pagi Yang Dingin
49
Bab 49 Susu Putih
50
Bab 50 Bentol-bentol Karena Nyamuk
51
Bab 51 Kulit Putih
52
Bab 52 Tanggung Jawab
53
Bab 53 Mas Juna Aneh
54
Bab 54 Salah Paham
55
Bab 55 Marah kah?
56
Bab 56 Baju Dinas
57
Bab 57 Suka Kasar
58
Bab 58 Ancaman Arjuna
59
Bab 59 Dua Bukit Kembar
60
Bab 60 Sakit Sekali Mas!
61
Bab 61 Pagi Yang Bahagia
62
Bab 62 Aku Suka Itu Mas
63
Bab 63 Aku Gak Kuat May
64
Bab 64 Gak Jujur
65
Bab 65 Pengen Cuci Tongkat
66
Bab 66 Gimana Caranya?
67
Bab 67 Kita Nonton Yuk?
68
Bab 68 Perasaan Campur Aduk
69
Bab 69 Apa Yang Kamu Lakukan?
70
Bab 70 Wanita Berlidah Ular
71
Bab 71 Kesedihan Mayang
72
Bab 72 Fifian Senang
73
Bab 73 Acara Permintaan Maaf
74
Bab 74 Bebaskan Aku
75
Bab 75 Bayi Ini Milikku
76
Bab 76 Kekesalan Arjuna
77
Bab 77 Wanita Tak Tahu Malu
78
Bab 78 Prank Ala Sastrowardoyo
79
Bab 79 Sebuah Serangan
80
Bab 80 Benci Keadaan
81
Bab 81 Pengen Makan Daging
82
Bab 82 Sosis Arjuna
83
Bab 83 Calon Pelakor
84
Bab 84 Perasaan Campur Aduk
85
Bab 85 Ingin Menusuk
86
Bab 86 Nonton Anu
87
Bab 87 Rasa Yang Luar Biasa
88
Bab 88 Gaya Bercinta
89
Bab 89 Masih Mau Mas
90
Bab 90 Cari Saja Sendiri
91
Bab 91 Anda Siapa?
92
Bab 92 Seperti Susu
93
Bab 93 Tetangga Durjana
94
Bab 94 Vincent Kacau
95
Bab 95 Coba Apa Nih?
96
Bab 96 Fix No Debat!
97
Bab 97 Apa Yang Terjadi?
98
Bab 98 Pagi Yang Basah
99
Bab 99 Dorong Dengan Keras
100
Bab 100 Jangan Berisik
101
Bab 101 Sini Aku Pancing
102
Bab 102 Manfaat Asi
103
Bab 103 Rindu Bercinta
104
Bab 104 Pelepasan Yang Menyakitkan
105
Bab 105 Bertemu Lagi
106
Bab 106 Tetangga Durjana 2
107
Bab 107 Kemarahan Vincent
108
Bab 108 Anugrah Dan Musibah
109
Bab 109 Semua Akan Baik
110
Bab 110 Jual Putramu!
111
Bab 111 Mitos Dan Takhayul
112
Bab 112 Sentuhan Syukur
113
Bab 113 Rindu Mayang
114
Bab 114 Ada Apa May?
115
Bab 115 Oeeeek Oeeeek Oeeeek
116
Bab 116 Coba Tebak!
117
Bab 117 Saingan Arjuna
118
Bab 118 Arjuna Merajuk
119
Bab 119 Terciduk Anak Sendiri
120
Bab 120 Pengen Adik
121
Bab 121 Pemandangan Tak Indah
122
Bab 122 Aromanya Lain
123
Bab 123 Aku Ada Maunya
124
Bab 124 Jangan Sentuh Aku
125
Bab 125 Penyesalan Berakhir Aksi
126
Bab 126 Anu Enak
127
Bab 127 Susu Untuk Ayu
128
Bab 128 Perjuangan Sang Rudal
129
Bab 129 Jangan Sampai Hamil
130
Bab 130 Senam Pagi
131
Bab 131 Positif Apa?
132
Bab 132 Menengok Sang Adek
133
Bab 133 Di Dalam Segitiga Berenda
134
Bab 134 Mana Sanggup
135
Bab 135 Sebuah Masalah
136
Bab 136 Permintaan Renata
137
Bab 137 Ingin Jadi Yang Kedua
138
Bab 138 Suami Renata
139
139 Pengen Main Jungkat-jungkit
140
Bab 140 Si Kembar Bereaksi
141
Bab 141 Posisi Tidur
142
Bab 142 Aura Panas
143
Bab 143 Pria Dari Masa Lalu
144
Bab 144 Kulitku Merinding
145
Bab 145 Sebuah Hidayah
146
Bab 146 Malam Yang Panjang
147
Bab 147 Ayu Rewel
148
Bab 148 Istirahat Dulu
149
Bab 149 Takut Patah
150
Bab 150 Sakit Perut
151
Bab 151 Bahagia Untuk Semuanya
152
Karya baru telah tiba
153
Keluarga Bang Arjuna Comeback

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!