Persoalan

Setelah selesai membersihkan tubuhnya barulah Tuan Putri Kim Seo Young pergi menemui keluarganya yang tentunya sudah menunggunya untuk menjelaskan sesuatu karena dia sangat yakin kakaknya sudah bercerita dengan Raja mengenai kejadian yang tidak biasa tadi.

Merasa sudah siap juga sudah menyiapkan jawaban yang bagus Tuan Putri Kim Seo Young dengan mantap melangkah masuk ke ruangan khusus keluarga kerajaan.

Tuan Putri Kim Seo Young memberikan hormat kepada Raja Ratu dan juga para saudaranya yang sudah berkumpul di sana.

"bisa jelaskan Tuan Putri apa yang sudah kamu lakukan tadi" Raja Kim Young Min menatap serius Tuan Putri Kim Seo Young.

"maaf ayahanda, saya hanya ingin menolongnya saja karena kasian dan saya membawanya kemari untuk menjadi pelayan saya" jawab Tuan Putri Kim Seo Young santai.

"bagaimana mungkin ada pelayan laki-laki yang menemani mu Seo Young, dan yang paling terpenting kamu belajar bela diri dari mana bukankah selama ini kamu hanya diam saja" Raja Kim Young Min meminta penjelasan lengkap.

"saya mempelajarinya tidak sengaja ayahanda saya dulu hanya menemukan sebuah buku kuno yang berisi tentang bela diri ketika saya di perpustakaan dan saya mempelajarinya sendiri", jawab Tuan Putri Kim Seo Young asal-asalan.

"bukankah bagus jikalau saya bisa bela diri jadi kalian tidak perlu khawatir dengan saya" Tuan Putri Kim Seo Young tersenyum meyakinkan.

"baiklah jikalau begitu, ayahanda hanya tidak sangka saja dan kenapa kamu membawanya" masih ada yang membuat Raja Kim Young Min penasaran.

"dia hanyalah budak yang sudah dibuang ayahanda jadi saya hanya ingin menolongnya saja, bolehkah dia tinggal disini aku yang akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu", Tuan Putri Kim Seo Young masih mencoba untuk meyakinkan Raja Kim Young Min.

"baiklah tidak apa jikalau begitu kamu memang sungguh baik Seo Young ayahanda sangat bangga padamu" Raja Kim Young Min tersenyum melihat putrinya.

"gamsahamnida ayahanda" Tuan Putri Kim Seo Young tersenyum tipis dengan mudahnya dia berbohong dan Raja pun percaya saja dengan apa yang dia katakan.

"Seo Young, ada yang ingin ayahanda sampaikan padamu karena berhubungan kamu sudah kembali sadar" Raja Kim Young Min mengalihkan pembicaraan.

"apa yang ingin anda sampaikan" tanya Tuan Putri Kim Seo Young.

"begini kita harus membahas tentang perjodohan kamu dengan Putra Mahkota dari Kerajaan Timur sesuai dengan kesepakatan kakek kalian dahulu, kamu mau kan menerimanya" jelas Raja Kim Young Min.

"apakah saya ada pilihan lain ayahanda, kenapa anda perlu bertanya dengan saya bukankah keputusan anda mutlak jadi saya tentunya tidak bisa menolak apapun yang anda perintahkan" jawab Tuan Putri Kim Seo Young sedikit tersenyum meskipun hatinya merutuk tidak karuan.

Baik Raja maupun orang lain yang mendengarnya bingung dengan ucapan Tuan Putri Kim Seo Young yang sepertinya agak menyindir Raja Kim Young Min dengan kata-kata yang dipoles sedemikian rupa.

"sayang darimana kamu mempelajari kata-kata seperti itu terdengar seperti sebuah sindiran halus" tanya Ratu Shin Hye Sun.

"sudah tidak apa ratuku, ayahanda sungguh sangat senang jikalau kamu sudah sangat tahu tentang itu. sekarang tinggal mengabari mereka saja dan menunggu mereka datang langsung melamar kamu" Raja Kim Young Min menatap putrinya dengan senyuman penuh arti.

Sementara Tuan Putri Kim Seo Young hanya tersenyum saja tidak mengatakan apapun otaknya sedang sibuk memikirkan sebuah rencana untuk menggagalkan perjodohannya sebelum dia menyelesaikan misinya.

Di tambah dia juga tidak suka dengan yang namanya perjodohan apalagi menikah di usia yang tergolong masih muda walaupun dia belum tau orang yang akan di jodohkan dengannya seperti apa.

*aku harus memikirkan sesuatu untuk menggagalkan perjodohan ini, aku sungguh tidak mau menikah di usia yang masih muda sungguh masa yang sangat menyebalkan sekali*batin Tuan Putri Kim Seo Young kesal tidak karuan.

"Putra Mahkota itu orangnya sungguh baik dan ramah jadi kamu pasti bisa mudah dekat dengannya, dia juga tampan sangat pas dengan putri ayahanda yang cantik jelita ini" Raja Kim Young Min mencoba untuk menghibur putri kesayangannya.

"ye algeseumnida ayahanda" ucapnya singkat.

"ayahanda jadi tidak rela jika kamu pergi dari kerajaan ini namun bagaimana lagi sudah ketentuannya seperti itu. ayahanda yakin dia pasti bisa menjaga mu dengan baik Seo Young" Raja Kim Young Min tersenyum.

"dia sangat sayang dengan ibu juga adik perempuannya jadi ayahanda sangat yakin jikalau dia bisa menjaga kamu dengan baik seperti ayahanda yang sudah merawat kamu dengan sangat baik" sambung Raja Kim Young Min.

"jikalau kamu sudah menikah nanti menurutlah dengan suamimu perhatikan dia berikan kasih sayang kamu seperti pada saudara-saudara mu, dan jikalau kamu punya anak didiklah dengan baik sebaik ibunda mu yang sudah mendidik mu dengan sangat baik" petuah bijak dari Raja Kim Young Min.

"ye algeseumnida ayahanda" ucapnya singkat lagi malas berkomentar.

*tergantung dia seperti apa, aku tidak suka di atur-atur di larang atau apalah sungguh sangat menyebalkan sekali. kenapa pula aku harus terlempar ke masa lalu apakah aku ada salah sehingga aku mendapatkan karma seperti ini* batinnya meratapi nasibnya yang sungguh malang.

"ibunda yakin kamu pasti akan jadi sosok ibu yang baik untuk anak-anak mu kelak karena ibunda sudah mendidik kamu sebaik mungkin, ibunda pastinya akan sangat rindu padamu jikalau kamu sudah bersama dengan suami mu" kini giliran Ratu Shin Hye Sun yang berbicara.

Tuan Putri Kim Seo Young hanya tersenyum saja bingung mau berkata apa karena dia sudah sangat nyaman dengan orang tua juga kedua kakak juga adik perempuannya yang tentunya sangat dia sayangi.

"eonni, jangan lupakan aku ya jika nanti eonni sudah menikah" Putri Kim Sae Rin hampir saja menangis.

"tentu adikku tersayang, jangan sedih ya" Tuan Putri Kim Seo Young menghibur adiknya.

"sekarang waktunya untuk makan malam , kapan-kapan kita bicarakan lagi ya" potong Raja Kim Young Min.

Karena memang sudah saatnya untuk makan malam jadi Raja mengingatkan mereka semuanya dengan perasaan yang sangat lega Raja Kim Young Min mempersilahkan keluarganya untuk makan malam.

Episodes
1 Berpindah Ke Masa Lalu
2 Menemui Keluarga Kerajaan
3 Sebuah Insiden
4 Memanfaatkan Situasi
5 Pulang Ke Kerajaan
6 Persoalan
7 Pertemuan Pertama
8 Mendapatkan Teman Baru
9 Mendapatkan Hukuman
10 Bertemu Dengan Putra Mahkota
11 Diam-Diam Pergi
12 Berlatih Berpedang
13 Bertemu Teman Baru
14 Sebuah Pernyataan
15 Hukuman Tambahan
16 Hukuman Membawa Berkah
17 Sebuah Perubahan
18 Kembalinya Putra Mahkota
19 Laporan
20 Latihan Bersama
21 Mengumpulkan Sekutu
22 Bertemu Kembali
23 Bercerita
24 Kembali Ke Kerajaan
25 Rencana Jahat Yang Berbalik
26 Kedatangan Putra Mahkota Kembali
27 Hari Yang Menyebalkan
28 Aduan Putri Kang Gyu Ri
29 Hambatan Dalam Perjalanan
30 Kemarahan Raja Kang Han Seung
31 Perbincangan Yang Serius
32 Keinginan Putra Mahkota Hwang Ju Shik
33 Hanya Kepura-puraan
34 Pergi Ke Kerajaan Timur
35 Masih Di Kerajaan Timur
36 Kena Marah Lagi
37 Curhatan Tuan Putri Kim Seo Young
38 Kebingungan Tuan Putri Kim Seo Young
39 Keberanian Putra Mahkota Hwang Ju Shik
40 Berbincang Santai
41 Pertemuan Keluarga
42 Kemarahan Putra Mahkota Lee Yoon Joo
43 Kerusuhan Di Kerajaan Selatan
44 Pembunuh Bayaran Lagi
45 Ancaman Yang Berbalik
46 Kesabaran Setipis Tisu Dibagi Seribu
47 Berlatih Bersama Orang Baru
48 Ke Kerajaan Timur Lagi
49 Mulai Berubah
50 Keributan Di Pagi Hari
51 Keputusan Yang Berat
52 Sampai Di Kerajaan China
53 Akhir Kisah
Episodes

Updated 53 Episodes

1
Berpindah Ke Masa Lalu
2
Menemui Keluarga Kerajaan
3
Sebuah Insiden
4
Memanfaatkan Situasi
5
Pulang Ke Kerajaan
6
Persoalan
7
Pertemuan Pertama
8
Mendapatkan Teman Baru
9
Mendapatkan Hukuman
10
Bertemu Dengan Putra Mahkota
11
Diam-Diam Pergi
12
Berlatih Berpedang
13
Bertemu Teman Baru
14
Sebuah Pernyataan
15
Hukuman Tambahan
16
Hukuman Membawa Berkah
17
Sebuah Perubahan
18
Kembalinya Putra Mahkota
19
Laporan
20
Latihan Bersama
21
Mengumpulkan Sekutu
22
Bertemu Kembali
23
Bercerita
24
Kembali Ke Kerajaan
25
Rencana Jahat Yang Berbalik
26
Kedatangan Putra Mahkota Kembali
27
Hari Yang Menyebalkan
28
Aduan Putri Kang Gyu Ri
29
Hambatan Dalam Perjalanan
30
Kemarahan Raja Kang Han Seung
31
Perbincangan Yang Serius
32
Keinginan Putra Mahkota Hwang Ju Shik
33
Hanya Kepura-puraan
34
Pergi Ke Kerajaan Timur
35
Masih Di Kerajaan Timur
36
Kena Marah Lagi
37
Curhatan Tuan Putri Kim Seo Young
38
Kebingungan Tuan Putri Kim Seo Young
39
Keberanian Putra Mahkota Hwang Ju Shik
40
Berbincang Santai
41
Pertemuan Keluarga
42
Kemarahan Putra Mahkota Lee Yoon Joo
43
Kerusuhan Di Kerajaan Selatan
44
Pembunuh Bayaran Lagi
45
Ancaman Yang Berbalik
46
Kesabaran Setipis Tisu Dibagi Seribu
47
Berlatih Bersama Orang Baru
48
Ke Kerajaan Timur Lagi
49
Mulai Berubah
50
Keributan Di Pagi Hari
51
Keputusan Yang Berat
52
Sampai Di Kerajaan China
53
Akhir Kisah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!