Bab 20: Jejak Misteri yang Terus Berlanjut

Setelah pertemuan dengan panda yang unik. Aric, Rizal, dan Erika kembali berjalan melintasi Padang Pasir Panda. Kendi kosong yang biasanya dibawa panda masih menjadi misteri yang belum terpecahkan, dan pertanyaan-pertanyaan lain juga menghantui mereka.

Mereka terus berdiskusi sambil berjalan, mencoba memahami semua yang telah terjadi. Keberadaan Badut Kehancuran yang disebut dalam cerita peradaban kuno dan peran kendi kosong dalam semua ini masih menjadi teka-teki besar. Bagaimana semuanya berhubungan dan apa hubungannya dengan naluri alam, yang sepertinya tahu lebih banyak dari yang mereka kira?

Saat mereka menjelajahi padang pasir yang tandus, mereka merasa seperti petualangan mereka baru saja dimulai. Semakin dalam mereka memahami misteri ini, semakin banyak pertanyaan yang muncul. Namun, mereka bersikeras untuk terus maju, yakin bahwa segala sesuatu akan terungkap suatu hari nanti.

Dengan tekad yang kuat, mereka melanjutkan perjalanan mereka, siap menghadapi segala hal yang akan mereka temui di dunia yang penuh misteri ini. Petualangan mereka masih panjang, dan jejak misteri terus berlanjut di depan mereka.

Mereka berjalan melewati padang pasir yang tampak tak berujung. Di bawah sinar matahari yang terik, percakapan mereka berputar-putar.

Aric: (Dengan nada bercanda) Saya pikir kita harus memberi nama Padang Pasir ini. Mungkin "Padang Pasir Yang Tak Pernah Berakhir"?

Erika: (Sambil terbatuk-batuk) Terdengar agak terlalu klise, Aric. Kenapa tidak hanya "Padang Pasir Besar"?

Rizal: menjawab dengan serius Namanya tidak penting. Yang penting, kita harus menemukan petunjuk lebih lanjut. Bagaimana kita bisa tahu kita berada di jalur yang benar?

Erika: Naluri Alam sepertinya mengarahkan kita ke arah yang benar. Tapi saya masih penasaran mengapa dia tidak memberi tahu lebih banyak tentang panda itu.

Aric: (Merajuk) Tidak perlu dipikirkan. Yang penting, kita harus tetap waspada. Kita tidak tahu apa yang mungkin menunggu di balik bukit pasir berikutnya.

Mereka melanjutkan perjalanan dengan kewaspadaan yang tinggi. Matahari terus bersinar terik di langit, dan pasir panas di bawah kaki mereka terasa seperti bara.

Erika: (Sambil mengelus tengkuk yang berkeringat) Ini padang pasir sungguh luas. Bagaimana kita tahu kita sedang menuju ke arah yang benar?

Rizal: (Mengamati jejak-jejak di pasir) Saya rasa kita harus mengikuti jejak ini. Sepertinya ada tanda-tanda kehidupan di sini.

Aric: (Mengangguk setuju) Baiklah, kita ikuti jejak itu. Semoga kita bisa menemukan petunjuk lebih lanjut.

Mereka terus mengikuti jejak-jejak misterius yang memotong padang pasir yang tak berujung ini. Jejak-jejak itu semakin jelas, dan mereka mulai melihat tanda-tanda aktivitas kehidupan di sekitarnya. Bebatuan aneh dan tumbuhan gurun mulai muncul di sepanjang perjalanan mereka.

Erika: (Dengan perasaan penasaran) Apakah ini tanda-tanda bahwa kita sudah mendekati sesuatu?

Rizal: (Mengamati sekitar dengan hati-hati) Mungkin, Erika. Tapi kita harus tetap waspada. Di alam semesta ini, segala sesuatu bisa menjadi misterius.

Aric: (Mengendus udara) Aku merasa ada sesuatu yang berbeda di udara. Bau ini... rasanya akrab.

Mereka terus berjalan, diikuti oleh aroma yang makin kuat. Dan akhirnya, mereka tiba di sebuah oasis kecil yang tersembunyi di tengah padang pasir. Sungai air segar mengalir melalui oasis ini, memberikan kehidupan pada tumbuhan hijau yang tumbuh di sekitarnya.

Erika: Wah, ini adalah oasis! Siapa yang akan menduga akan ada tempat seperti ini di tengah padang pasir?

Rizal: (Memandang air segar) Sepertinya kita telah menemukan sesuatu yang istimewa. Mari kita istirahat sejenak di sini.

Kembali di kampung asal mereka di Elderia, keadaan tiba-tiba berubah drastis. Awan yang semula cerah mulai menjadi gelap dan membentuk gambaran aneh yang mirip dengan badut yang tertawa. Gempa pun terjadi, mengguncang bumi dengan hebatnya, dan kehancuran sepertinya tak terelakkan. Saat itu, sahabat-sahabat mereka yang ingin berjalan ke dimensi lain untuk bertemu dengan Aric dan kawan-kawannya merasakan getaran yang kuat dan berhenti. Mereka tidak bisa lagi melanjutkan perjalanan ke dimensi yang berbeda, karena kejadian-kejadian misterius yang menyebabkan kerusakan layaknya kiamat.

Setelah semua itu terjadi, awan-awan kembali normal seperti tidak terjadi apa-apa. Semuanya menjadi lebih tenang, namun pertanyaan besar masih menggantung: apa yang sebenarnya terjadi di Elderia? Dan apa yang akan mereka temukan selanjutnya di dunia yang misterius ini?

kembali tempat Aric dan kawan-kawannya. Dengan perasaan aman di tempat yang sejuk ini, mereka duduk di tepi oasis, dengan semangat mulai meminum air dari sana dan memasukkan air ke kendi-kendinya mereka masing-masing untuk persediaan. Yakinkah ? mereka telah menemukan sumber air yang segar,

tertawa sambil mempersiapkan rencana petualang mereka kedepannya.

Namun, akhirnya saatnya untuk beranjak, mereka merasakan aneh. Air yang mereka simpan di kendi kenapa terasa lebih berat.Dengan rasa sangat penasaran, mereka memutuskan untuk memeriksa isi kendinya.terkejut dan bingung akhirnya sadar yang mereka telah hanyalah pasir dan kendi yang mereka isi hanya terisi dengan pasir.

Alam telah menipu mereka itu hanya fatamorgana. Mereka pun saling memandang ekspresi campur aduk kebingungan dan tawa. "Kita bahkan gagal menilai air dan pasir "kata Erika, dan semua tertawa kembali

tapi kita tidak akan menyerahkan "ucap Rizal,Dengan semangat yang tinggi dan tawa yang tetap menghiasi wajah mereka, mereka memutuskan untuk melanjutkan perjalanan mereka yang penuh misteri. Aric, Erika, Rizal, dan teman-teman mereka merasa bahwa petualangan ini baru saja dimulai, dan dunia yang misterius ini masih menyimpan banyak rahasia yang menunggu untuk diungkap. Dengan harapan dan tekad yang kuat, mereka menjelajahi dunia yang penuh keajaiban ini, siap menghadapi segala hal yang mungkin mereka temui di masa depan.

Tetapi dalam kebahagiaan dan tawa mereka, terdengarlah bisikan angin yang lembut yang mengusik gumpalan pasir. Apakah ini pertanda dari sesuatu yang lebih besar yang akan datang? Hanya waktu yang akan memberikan jawaban, dan petualangan terus berlanjut.

Bisikan angin itu semakin terdengar jelas, seolah-olah alam sendiri mencoba berbicara kepada mereka. Rasa penasaran mereka pun semakin memuncak.

"Erika: Kalian dengar itu?" Erika bertanya pada yang lain.

"Rizal: Iya, suara itu semakin jelas. Sepertinya alam ingin memberikan pesan pada kita," jawab Rizal.

Mereka pun berkumpul di sekitar gumpalan pasir yang seakan menjadi sumber suara tersebut. Dengan hati-hati, Aric menyentuh pasir itu, dan tiba-tiba, gumpalan pasir itu berubah menjadi gambar yang berkilauan. Gambar-gambar ini seperti sinar yang mencoba memberikan petunjuk.

Aric: (Memandang gambar) Sepertinya alam ingin kita mengikuti petunjuk ini. Apakah kalian siap?

Semua anggukan kepala setuju, dan dengan penuh semangat, mereka melanjutkan petualangan mereka, tidak sabar untuk mengetahui apa yang akan mereka temui selanjutnya. Yang pasti, dunia misterius ini akan terus memberikan kejutan dan rahasia yang menunggu untuk diungkap.

Episodes
1 Keajaiban Terlahir
2 Dihantui oleh Dingin
3 Misi Keseimbangan Elemental
4 Jejak Permata Air
5 Bisikan Elemen yang Tak Terlihat
6 Balasan Keseimbangan
7 Kontinuitas Keseimbangan
8 Bab 8: Intrik Kuno yang Tersembunyi
9 Bab 9: Jejak Misterius di Masa Kuno
10 Bab 10: Menggenggam Cahaya dalam Kegelapan
11 Bab 11. keajaiban diantara bintang
12 Bab 12: Jejak Mitos Kuno
13 Bab 13: Rahasia Terkuak di Balik Pintu Waktu
14 Bab 14: Bertemu dengan Geng Manusia Naga
15 Bab 15: kehancuran
16 Bab 16: Pertemuan dengan Warga Alam
17 Bab 17: Mencari Buku Tentang Bahasa Mahluk Panda
18 Bab 18: "Baju Ekor Panda dan Bahasa yang Konyol"
19 Bab 19 kejahatan pada masa kuno
20 Bab 20: Jejak Misteri yang Terus Berlanjut
21 Bab 21: Badit malam
22 Bab 22 Marya yang misterius
23 BAB 23 :Berpetualang di hutan.
24 Bab 24 : Apa itu kekuatan
25 Bab 25: "Jejak Petualangan Baru
26 Bab 26: Ada Apa di Gunung?
27 Bab 27: Menuju Sesuatu yang Baru
28 Bab 28: Perjamuan Kambing Hitam
29 Bab 29 "Harta Berharga laran"
30 Bab 30: "Petualangan di Pulau Bawah Laut
31 Bab 31: Keajaiban dan Misteri Pulau
32 Bab 32: Naga Emas yang suka Kopi
33 Bab 33: waktu
34 bab 34 Ke Hidupan Di Dombibor
35 bab 35. olpua
36 Bab: 36 Identitas Terungkap, Misteri Penuh Tanya
37 Bab 37: Mencari Kekuatan Baru
38 Bab 38 : Pengenal Tugas
39 Bab 39 - Arsip Kuno
40 BAB 40 Semut Raksasa.
41 Bab 41 - Alasan
42 bab 42 : Penjaga
43 Bab 43 : Permata hati
44 Bab 44: Tak Terkalahkan
45 Bab 45 : Keputusan Bodoh
46 Bab 46: Kemenangan Tak Terduga
47 Bab 47 : Aric Vs Marya
48 Bab 48: Kuburan jalan
49 Bab 49 : Takdir
50 Bab 50 : Masa lalu
51 Bab 51: Pertarungan Komedi
52 Bab 52 : Kesalahan
53 Bab 53 : Rahasia ke gelapan
54 Bab 54 : Tipu daya
55 Bab 55 : Terperangkap dalam Konspirasi
56 Bab 56 : Rahasia
57 Bab 57 : Pertarungan robot lebah
58 Bab 58 : Kamu Terkejut
59 Bab 59 : Struktur
60 Bab 60 : Pilihan di Kota Zentra
61 Bab 61 : Revolusi
62 Bab 62: Permitaan Renovasi Alam
63 Bab 63 : Elemen
64 Bab 64 : Kematian dan abadi
65 Bab 65: Intrik Politik
66 Bab 66 : Pergerakan Rahasia
67 Bab 67 Gempitan Serangan
68 68.Era baru
69 Bab 69 Di balik ke mewahan
70 Bab 70 Bahan
Episodes

Updated 70 Episodes

1
Keajaiban Terlahir
2
Dihantui oleh Dingin
3
Misi Keseimbangan Elemental
4
Jejak Permata Air
5
Bisikan Elemen yang Tak Terlihat
6
Balasan Keseimbangan
7
Kontinuitas Keseimbangan
8
Bab 8: Intrik Kuno yang Tersembunyi
9
Bab 9: Jejak Misterius di Masa Kuno
10
Bab 10: Menggenggam Cahaya dalam Kegelapan
11
Bab 11. keajaiban diantara bintang
12
Bab 12: Jejak Mitos Kuno
13
Bab 13: Rahasia Terkuak di Balik Pintu Waktu
14
Bab 14: Bertemu dengan Geng Manusia Naga
15
Bab 15: kehancuran
16
Bab 16: Pertemuan dengan Warga Alam
17
Bab 17: Mencari Buku Tentang Bahasa Mahluk Panda
18
Bab 18: "Baju Ekor Panda dan Bahasa yang Konyol"
19
Bab 19 kejahatan pada masa kuno
20
Bab 20: Jejak Misteri yang Terus Berlanjut
21
Bab 21: Badit malam
22
Bab 22 Marya yang misterius
23
BAB 23 :Berpetualang di hutan.
24
Bab 24 : Apa itu kekuatan
25
Bab 25: "Jejak Petualangan Baru
26
Bab 26: Ada Apa di Gunung?
27
Bab 27: Menuju Sesuatu yang Baru
28
Bab 28: Perjamuan Kambing Hitam
29
Bab 29 "Harta Berharga laran"
30
Bab 30: "Petualangan di Pulau Bawah Laut
31
Bab 31: Keajaiban dan Misteri Pulau
32
Bab 32: Naga Emas yang suka Kopi
33
Bab 33: waktu
34
bab 34 Ke Hidupan Di Dombibor
35
bab 35. olpua
36
Bab: 36 Identitas Terungkap, Misteri Penuh Tanya
37
Bab 37: Mencari Kekuatan Baru
38
Bab 38 : Pengenal Tugas
39
Bab 39 - Arsip Kuno
40
BAB 40 Semut Raksasa.
41
Bab 41 - Alasan
42
bab 42 : Penjaga
43
Bab 43 : Permata hati
44
Bab 44: Tak Terkalahkan
45
Bab 45 : Keputusan Bodoh
46
Bab 46: Kemenangan Tak Terduga
47
Bab 47 : Aric Vs Marya
48
Bab 48: Kuburan jalan
49
Bab 49 : Takdir
50
Bab 50 : Masa lalu
51
Bab 51: Pertarungan Komedi
52
Bab 52 : Kesalahan
53
Bab 53 : Rahasia ke gelapan
54
Bab 54 : Tipu daya
55
Bab 55 : Terperangkap dalam Konspirasi
56
Bab 56 : Rahasia
57
Bab 57 : Pertarungan robot lebah
58
Bab 58 : Kamu Terkejut
59
Bab 59 : Struktur
60
Bab 60 : Pilihan di Kota Zentra
61
Bab 61 : Revolusi
62
Bab 62: Permitaan Renovasi Alam
63
Bab 63 : Elemen
64
Bab 64 : Kematian dan abadi
65
Bab 65: Intrik Politik
66
Bab 66 : Pergerakan Rahasia
67
Bab 67 Gempitan Serangan
68
68.Era baru
69
Bab 69 Di balik ke mewahan
70
Bab 70 Bahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!