Bab 13: Rahasia Terkuak di Balik Pintu Waktu

Ruang perpustakaan kuno yang penuh dengan buku-buku berdebu.

Sore hari menjelang senja.

Cahaya senja yang redup masuk melalui jendela tinggi, menerangi ruangan yang penuh dengan buku-buku kuno. Tumpukan buku yang tak terhitung jumlahnya berjajar di setiap sudut ruangan.

Aric, Erika, Maya, dan Rizal memasuki ruang perpustakaan yang kuno ini, mencari petunjuk untuk mengungkap misteri yang semakin meruncing. Mereka mengelilingi meja kayu tua di tengah ruangan, di atasnya terdapat artefak berpendar.

Aric merasa penasaran dan berdebar-debar. Erika mengusap debu di buku-buku, mencari petunjuk tersembunyi. Maya memeriksa artefak dengan cermat, mencari tanda-tanda yang dapat membantu mereka. Rizal duduk di kursi dengan ekspresi serius, tenggelam dalam pemikiran.

Erika menemukan buku yang terbuka pada halaman tertentu. "Ini adalah catatan tentang artefak ini. Tampaknya ada sesuatu yang tidak terungkap di sini."

Maya: Apa yang kamu temukan, Erika?

Erika: Catatan ini menyebutkan tentang pintu waktu yang dapat menghubungkan peradaban-peradaban kuno.

Rizal mengambil buku itu dan membacanya dengan cermat. "Kita harus mencari pintu waktu ini. Barangkali itu adalah kunci untuk mengungkap misteri ini."

Aric: Tapi di mana kita akan menemukan pintu waktu? Di bawah tumpukan buku?

Erika: Siapa tahu, Aric? Kita harus mencari dengan hati-hati.

Maya: Kita tak boleh meremehkan apa pun. Setiap petunjuk berharga.

Rizal: Saya setuju dengan Maya. Kita tidak tahu apa yang mungkin kita temukan.

Aric: Baiklah, mari kita mulai mencari di sekitar perpustakaan ini. Barangkali ada petunjuk yang terlewatkan

Cahaya senja semakin redup saat mereka terus berjalan di antara tumpukan buku yang berdebu. Setiap langkah yang diambilnya terasa seperti langkah ke dalam sejarah yang terlupakan. Erika menepuk buku yang ia temukan, merasa ada getaran yang halus di dalamnya.

Maya tiba-tiba berhenti di depan sebuah rak buku kuno yang terlihat lebih usang daripada yang lainnya. Dia meraih sebuah buku dan membukanya dengan hati-hati. Di dalamnya, ia menemukan gambar-gambar kuno yang menggambarkan peradaban Iwamor, Inanuy, dan Epora Kuno.

Deskripsi Scene: Gambar-gambar tersebut menggambarkan bangunan-bangunan megah, taman-taman yang indah, dan wajah-wajah rakyat dari ketiga peradaban tersebut. Ada aura misteri yang terpancar dari setiap detail gambar.

Erika: Apa yang kamu temukan, Maya?

Maya: Ini adalah buku yang berisi gambar-gambar dari peradaban Iwamor, Inanuy, dan Epora Kuno. Ini seperti sebuah catatan visual tentang sejarah mereka.

Rizal bergabung dengan mereka, melihat gambar-gambar tersebut. "Mungkin kita harus membandingkan catatan-catatan ini dengan catatan sejarah yang kita punya. Siapa tahu kita bisa menemukan pola atau petunjuk tersembunyi di sini."

Aric: Oh tentu, kita hanya perlu membaca semua catatan sejarah dari ketiga peradaban itu dalam semalam.

Erika: Tapi mungkin ada petunjuk yang tersembunyi di dalam gambar-gambar ini.

Maya: Aric benar. Kita harus mencari petunjuk dengan cermat dan bijaksana.

Rizal: Ini adalah misteri besar yang sedang kita hadapi. Kita tidak boleh melupakan apa pun.

Aric: Mari kita ambil gambar-gambar ini dan bandingkan dengan catatan sejarah kita. Barangkali ada yang kita lewatkan sebelumnya.

Cahaya lilin yang temaram membuat bayangan-bayangan mereka terpancar di dinding perpustakaan yang tua. Hembusan angin yang masuk melalui jendela membuat daun-daun kering bergoyang di luar.

Maya memegang salah satu gambar dengan gemetar, matanya terfokus pada gambar yang menggambarkan sebuah kuil besar dengan ornamen-ornamen Yunani yang rumit.

Deskripsi Scene: Gambar itu penuh dengan detail yang halus dan kompleks. Setiap pilar, tiang, dan ukiran tampak begitu hidup dan indah, seolah-olah mereka menyimpan rahasia tersembunyi.

Erika: Apa kamu menemukan sesuatu, Maya?

Maya: Lihatlah ukiran di pilar-pilar ini. Ini tampaknya menggambarkan legenda Yunani tentang dewa perang yang melindungi peradaban mereka.

Rizal menyambar catatan sejarah dari rak buku dan membacanya dengan teliti. "Menurut catatan ini, ada kisah tentang Dewa Perang Iwamor yang dipercayai melindungi rakyat mereka dari ancaman luar."

Aric: Oh tentu saja, kita juga punya dewa perang di cerita kita.

Erika: Tapi ini bisa menjadi petunjuk bahwa peradaban-peradaban ini memiliki beberapa hubungan atau pengaruh saling membantu.

Maya: Aric benar. Meskipun cerita kita berbeda, mungkin ada benang merah yang menghubungkan semuanya.

Rizal: Kita harus mencari lebih dalam lagi. Apa pun yang bisa membantu kita memahami keterkaitan antara Iwamor, Inanuy, dan Epora Kuno.

Aric: Mari kita telusuri legenda-legenda ini dan cari tahu apakah ada pola atau kisah yang sama dalam ketiga peradaban ini.

Melihat ke rekan-rekannya dengan mata berbinar-binar. "Mari kita telusuri legenda-legenda ini dan cari tahu apakah ada pola atau kisah yang sama dalam ketiga peradaban ini."

Maya mengangguk setuju. "Kita bisa membandingkan elemen-elemen seperti tokoh-tokoh mitos, simbol-simbol penting, atau peristiwa penting yang mungkin memiliki keterkaitan."

Erika meletakkan gambar yang ia pegang dan bergabung dalam percakapan. "Kami juga perlu memeriksa catatan-catatan yang terkait dengan periode waktu yang bersamaan di ketiga peradaban ini. Mungkin ada peristiwa tertentu yang memengaruhi mereka semua."

Rizal mengangkat alisnya dengan skeptis. "Namun, kita juga harus ingat bahwa mitos dan legenda sering kali mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Bagaimana jika elemen-elemen yang kita cari sudah mengalami modifikasi?"

Aric tersenyum dan menjawab dengan nada santai, "Tentu saja, kita tidak ingin bertemu dengan Dewa Perang Iwamor yang mengenakan pakaian modern."

Reaksi Mereka semua tertawa dengan riang.

Ruangan perpustakaan yang tenang diisi dengan semangat kolaborasi mereka. Cahaya lilin masih menyala lembut, menciptakan suasana yang hangat di tengah misteri yang mendalam.

Rizal berbicara dengan serius, "Baiklah, mari kita bagi tugas. Maya, kamu lihat legenda Iwamor, Erika, kamu coba telusuri catatan Inanuy, dan aku akan menyelidiki catatan-catatan Epora Kuno."

Mereka mengangguk, setuju dengan pembagian tugas tersebut.

Erika menambahkan, "Tapi jangan lupa, kita juga harus memeriksa catatan-catatan mengenai peristiwa besar di dunia pada saat itu. Mungkin ada keterkaitan yang lebih luas."

Erika menambahkan, "Tapi jangan lupa, kita juga harus memeriksa catatan-catatan mengenai peristiwa besar di dunia pada saat itu. Mungkin ada keterkaitan yang lebih luas."

Maya mengangguk setuju. "Betul, peristiwa-peristiwa besar itu bisa saja mempengaruhi cerita-cerita dalam legenda mereka. Ini akan memerlukan waktu, tetapi saya yakin kita bisa menemukan pola atau petunjuk yang berguna."

Dengan semangat bersemangat, mereka mendalam ke dalam penelitian mereka, menjelajahi legenda dan catatan sejarah dari ketiga peradaban dengan harapan menemukan petunjuk yang akan membawa mereka lebih dekat pada rahasia yang tersembunyi. Di dalam perpustakaan yang kuno dan misterius ini, petualangan baru mereka dalam menggali pengetahuan dan kebenaran pun dimulai.

Episodes
1 Keajaiban Terlahir
2 Dihantui oleh Dingin
3 Misi Keseimbangan Elemental
4 Jejak Permata Air
5 Bisikan Elemen yang Tak Terlihat
6 Balasan Keseimbangan
7 Kontinuitas Keseimbangan
8 Bab 8: Intrik Kuno yang Tersembunyi
9 Bab 9: Jejak Misterius di Masa Kuno
10 Bab 10: Menggenggam Cahaya dalam Kegelapan
11 Bab 11. keajaiban diantara bintang
12 Bab 12: Jejak Mitos Kuno
13 Bab 13: Rahasia Terkuak di Balik Pintu Waktu
14 Bab 14: Bertemu dengan Geng Manusia Naga
15 Bab 15: kehancuran
16 Bab 16: Pertemuan dengan Warga Alam
17 Bab 17: Mencari Buku Tentang Bahasa Mahluk Panda
18 Bab 18: "Baju Ekor Panda dan Bahasa yang Konyol"
19 Bab 19 kejahatan pada masa kuno
20 Bab 20: Jejak Misteri yang Terus Berlanjut
21 Bab 21: Badit malam
22 Bab 22 Marya yang misterius
23 BAB 23 :Berpetualang di hutan.
24 Bab 24 : Apa itu kekuatan
25 Bab 25: "Jejak Petualangan Baru
26 Bab 26: Ada Apa di Gunung?
27 Bab 27: Menuju Sesuatu yang Baru
28 Bab 28: Perjamuan Kambing Hitam
29 Bab 29 "Harta Berharga laran"
30 Bab 30: "Petualangan di Pulau Bawah Laut
31 Bab 31: Keajaiban dan Misteri Pulau
32 Bab 32: Naga Emas yang suka Kopi
33 Bab 33: waktu
34 bab 34 Ke Hidupan Di Dombibor
35 bab 35. olpua
36 Bab: 36 Identitas Terungkap, Misteri Penuh Tanya
37 Bab 37: Mencari Kekuatan Baru
38 Bab 38 : Pengenal Tugas
39 Bab 39 - Arsip Kuno
40 BAB 40 Semut Raksasa.
41 Bab 41 - Alasan
42 bab 42 : Penjaga
43 Bab 43 : Permata hati
44 Bab 44: Tak Terkalahkan
45 Bab 45 : Keputusan Bodoh
46 Bab 46: Kemenangan Tak Terduga
47 Bab 47 : Aric Vs Marya
48 Bab 48: Kuburan jalan
49 Bab 49 : Takdir
50 Bab 50 : Masa lalu
51 Bab 51: Pertarungan Komedi
52 Bab 52 : Kesalahan
53 Bab 53 : Rahasia ke gelapan
54 Bab 54 : Tipu daya
55 Bab 55 : Terperangkap dalam Konspirasi
56 Bab 56 : Rahasia
57 Bab 57 : Pertarungan robot lebah
58 Bab 58 : Kamu Terkejut
59 Bab 59 : Struktur
60 Bab 60 : Pilihan di Kota Zentra
61 Bab 61 : Revolusi
62 Bab 62: Permitaan Renovasi Alam
63 Bab 63 : Elemen
64 Bab 64 : Kematian dan abadi
65 Bab 65: Intrik Politik
66 Bab 66 : Pergerakan Rahasia
67 Bab 67 Gempitan Serangan
68 68.Era baru
69 Bab 69 Di balik ke mewahan
70 Bab 70 Bahan
Episodes

Updated 70 Episodes

1
Keajaiban Terlahir
2
Dihantui oleh Dingin
3
Misi Keseimbangan Elemental
4
Jejak Permata Air
5
Bisikan Elemen yang Tak Terlihat
6
Balasan Keseimbangan
7
Kontinuitas Keseimbangan
8
Bab 8: Intrik Kuno yang Tersembunyi
9
Bab 9: Jejak Misterius di Masa Kuno
10
Bab 10: Menggenggam Cahaya dalam Kegelapan
11
Bab 11. keajaiban diantara bintang
12
Bab 12: Jejak Mitos Kuno
13
Bab 13: Rahasia Terkuak di Balik Pintu Waktu
14
Bab 14: Bertemu dengan Geng Manusia Naga
15
Bab 15: kehancuran
16
Bab 16: Pertemuan dengan Warga Alam
17
Bab 17: Mencari Buku Tentang Bahasa Mahluk Panda
18
Bab 18: "Baju Ekor Panda dan Bahasa yang Konyol"
19
Bab 19 kejahatan pada masa kuno
20
Bab 20: Jejak Misteri yang Terus Berlanjut
21
Bab 21: Badit malam
22
Bab 22 Marya yang misterius
23
BAB 23 :Berpetualang di hutan.
24
Bab 24 : Apa itu kekuatan
25
Bab 25: "Jejak Petualangan Baru
26
Bab 26: Ada Apa di Gunung?
27
Bab 27: Menuju Sesuatu yang Baru
28
Bab 28: Perjamuan Kambing Hitam
29
Bab 29 "Harta Berharga laran"
30
Bab 30: "Petualangan di Pulau Bawah Laut
31
Bab 31: Keajaiban dan Misteri Pulau
32
Bab 32: Naga Emas yang suka Kopi
33
Bab 33: waktu
34
bab 34 Ke Hidupan Di Dombibor
35
bab 35. olpua
36
Bab: 36 Identitas Terungkap, Misteri Penuh Tanya
37
Bab 37: Mencari Kekuatan Baru
38
Bab 38 : Pengenal Tugas
39
Bab 39 - Arsip Kuno
40
BAB 40 Semut Raksasa.
41
Bab 41 - Alasan
42
bab 42 : Penjaga
43
Bab 43 : Permata hati
44
Bab 44: Tak Terkalahkan
45
Bab 45 : Keputusan Bodoh
46
Bab 46: Kemenangan Tak Terduga
47
Bab 47 : Aric Vs Marya
48
Bab 48: Kuburan jalan
49
Bab 49 : Takdir
50
Bab 50 : Masa lalu
51
Bab 51: Pertarungan Komedi
52
Bab 52 : Kesalahan
53
Bab 53 : Rahasia ke gelapan
54
Bab 54 : Tipu daya
55
Bab 55 : Terperangkap dalam Konspirasi
56
Bab 56 : Rahasia
57
Bab 57 : Pertarungan robot lebah
58
Bab 58 : Kamu Terkejut
59
Bab 59 : Struktur
60
Bab 60 : Pilihan di Kota Zentra
61
Bab 61 : Revolusi
62
Bab 62: Permitaan Renovasi Alam
63
Bab 63 : Elemen
64
Bab 64 : Kematian dan abadi
65
Bab 65: Intrik Politik
66
Bab 66 : Pergerakan Rahasia
67
Bab 67 Gempitan Serangan
68
68.Era baru
69
Bab 69 Di balik ke mewahan
70
Bab 70 Bahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!