Panda melanjutkan dengan suara mendalam, dan mereka terus terbawa ke dalam zaman kuno yang gelap
Panda tua melanjutkan, "Badut Kehancuran, pemimpin dari semua kejahatan ini, adalah seorang jahat yang mengendalikan kekuatan alam dengan cara yang sangat buruk. Dia menciptakan badai mengerikan, gempa bumi, dan bahkan mengubah makhluk hidup menjadi monster yang menakutkan."
Saat dia berbicara, gambar-gambar berputar di sekitar.
Mereka menyaksikan tindakan kekejaman yang memperbudak manusia dan makhluk lainnya. Orang-orang di peradaban-peradaban ini dijarah dan diperlakukan sebagai budak. Mereka dipaksa untuk bekerja keras dan hidup dalam ketakutan yang konstan.
Tidak hanya itu, Badut Kehancuran memiliki ambisi yang sangat besar. Dia ingin mencapai keabadian, dan satu-satunya cara yang dia ketahui adalah dengan melakukan eksperimen mengerikan pada manusia. Orang-orang disiksa dan digunakan sebagai kelinci percobaan dalam upaya yang sia-sia untuk mencapai keabadian.
Genosida pun terjadi dalam peradaban-peradaban ini. Badut Kehancuran memerintahkan pembantaian besar-besaran untuk menghilangkan siapa pun yang dianggapnya sebagai ancaman terhadap kekuasaannya. Ribuan nyawa hilang dalam proses ini, dan darah mengalir di jalan-jalan peradaban ini.
Namun, kehancuran ini juga menciptakan dampak yang lebih luas pada keseimbangan alam. Tindakan kejam ini merusak alam, menyebabkan kerusakan ekologi yang parah. Perburuan yang berlebihan dan penghancuran habitat alam menyebabkan banyak spesies binatang menjadi punah. Seluruh ekosistem terganggu, menyebabkan kelaparan dan kelangkaan sumber daya alam.
Selain itu, peradaban-peradaban ini terlibat dalam Perang Seratus Tahun yang mengerikan. Mereka bersaing untuk memperebutkan supremasi dan memperluas wilayah kekuasaan mereka. Perang ini melibatkan kekuatan-kekuatan besar dari berbagai alam yang berbeda, dan konsekuensinya sangat mengerikan.
Selama Perang Seratus Tahun, alam-alam ini mengalami degradasi yang signifikan. Hutan-hutan dibabat habis, lahan pertanian hancur, dan air tercemar oleh darah pertempuran. Perang ini merusak keseimbangan alam secara serius dan memicu bencana alam yang menghancurkan.
Semua tindakan kejam ini dilakukan oleh tiga peradaban yang berambisi untuk menjadi satu-satunya penguasa dari seluruh alam yang berbeda-beda. Mereka ingin menguasai segala sesuatu, bahkan jika itu berarti mengorbankan alam dan makhluk yang hidup di dalamnya.
Panda yang unik itu melanjutkan dengan suara yang serius, "Semua tindakan kejam ini dilakukan oleh tiga peradaban yang berambisi untuk menjadi satu-satunya penguasa dari seluruh alam yang berbeda-beda. Mereka ingin menguasai segala sesuatu, bahkan jika itu berarti mengorbankan alam dan makhluk yang hidup di dalamnya."
Aric, Erika, ,mendengarkan dengan penuh perhatian, semakin dalam mereka terbenam dalam kenangan zaman kuno yang mengerikan. dan Rizal bertanya bagaimana kamu bisa mengetahui semua ini. panda itu menjawab karena aku bisa melihat semua hal layaknya dewa.
Panda itu melanjutkan, "Badut Kehancuran adalah pemimpin dari peradaban kuno ini. Dia adalah salah satu dari sepuluh orang misterius yang memiliki julukan Badut, yang memerintah dengan tangan besi dan mengatur semua tindakan kejam ini. Mereka dijuluki 'Badut' karena mereka menganggap kejahatan sebagai pertunjukan besar, mirip seperti yang dilakukan oleh seorang badut yang menakut-nakuti penontonnya."
Erika bertanya, "Lalu mengapa tidak tahu tentang kerajaan ini sekarang? Mengapa kerajaan ini bisa hancur?"
Aric bertanya dengan rasa ingin tahu, "Kenapa kamu bisa mengetahui semua kejadian, tetapi tidak tahu yang terjadi di kerajaan kuno?"
Panda itu menjawab, "Kerajaan itu masih berdiri kokoh hingga sekarang. Yang kalian lihat pasti bukanlah kerajaan itu. Tapi mengapa tuan panda tidak bisa melihat apa yang terjadi di sana sekarang? "tanya Erika"
Panda itu tersenyum misterius, "Karena ada kekuatan yang sangat kuat yang melindungi kerajaan itu dari pandangan ku. Bahkan aku, seorang yang bisa dianggap sebagai Dewa, memiliki batasan-batasan ku. Ada sesuatu yang sangat kuat yang melindungi kerajaan itu, dan itu adalah rahasia yang tersembunyi dengan sangat baik."
Semua orang dalam kelompok itu terdiam, menyadari bahwa ada misteri yang dalam terkait dengan kerajaan kuno ini yang bahkan Panda, dengan kekuatannya yang luar biasa, tidak bisa mengungkapkannya. Apa lagi yang akan mereka temui dalam perjalanan mereka ini?
Rizal bertanya dengan penasaran kepada panda, "Apakah kamu kenal dengan Naluri Alam?" Panda itu menjawab dengan suara tenang, "Aku tahu kalian penasaran siapa dia, karena dia tahu tentangku dan buku ini. Sebenarnya, dia adalah penulis buku ini sendiri dan dia sahabatku. Tapi pasti ada alasan mengapa dia ingin kalian berusaha untuk mendapatkan apa yang kalian inginkan."
Panda tertawa tiba-tiba, membuat Aric bertanya, "Kenapa kamu tertawa?" Panda itu menjawab dalam bahasa manusia, "Sebenarnya, bahasa panda adalah yang terbaik untuk berkomunikasi dengan sesama panda, tapi kami juga faham bahasa manusia."
Erika, yang mendengar ini, merasa kesal dan berkata dengan geram, "Awas saja, kau, Naluri Alam."
Panda lalu melanjutkan, "Aku melihat sahabatku, Naluri Alam, tertawa karena berhasil menjahili kalian." Erika semakin marah, tetapi Aric mencoba menenangkan suasana.
Setelah Erika tenang, Aric bertanya, "Kenapa kamu selalu berjalan membawa kendi kosong dan tujuanmu ke mana? Aku tidak bisa memberitahu kalian tentang itu." Rizal penasaran dan bertanya lagi, "Kamu memiliki sayap, mengapa tidak terbang saja?" Panda itu menjawab dengan ringan, "Aku takut kendi ku jatuh."
Panda itu lalu mengatakan aku bisa memberikan cerita sedikit lagi tentang kisah peradaban kuno dengan bahasa yang mengalir indah dari bibirnya. Mereka melihat pemandangan zaman kuno, dengan perang dan kekacauan yang terjadi di antara tiga peradaban yang saling bersaing.
Mereka melihat bagaimana Iwamor, Inanuy, dan Epora Kuno bertarung untuk menjadi yang paling kuat. Bagian-bagian kisah yang dipaparkan oleh Panda itu sangat mirip dengan kejahatan yang pernah dilakukan oleh Romawi, Yunani, dan Eropa kuno, seperti penaklukan, perbudakan, dan penganiayaan. Kedua sahabat itu juga mendengar tentang Badut Kehancuran, pemimpin dari tiga peradaban itu, yang berusaha untuk mendapatkan keabadian dengan cara yang keji.
Saat mereka menyaksikan kisah peradaban kuno ini, mereka semakin paham betapa pentingnya menjaga keseimbangan alam di alam yang berbeda-beda ini. Mereka ingin memastikan bahwa tindakan masa lalu tidak akan terulang di masa depan, dan perjalanan mereka untuk memahami peradaban kuno baru saja dimulai.
Panda itu melanjutkan, "Tentang sejarah perang yang berlangsung dalam waktu yang sangat lama, tapi aku tidak bisa memberikan informasi lebih lanjut. Semua yang tahu tentang sejarah itu sudah meninggal. Kalian bisa mencoba mencari tahu lebih lanjut sendiri jika berani."
Aric, Erika, dan Rizal merenungkan kata-kata Panda tersebut. Mereka menyadari bahwa perjalanan mereka untuk memahami peradaban kuno tidak akan mudah, dan banyak misteri yang harus mereka ungkap sendiri. Tapi mereka merasa semakin siap untuk tugas ini, dan semangat mereka tidak kendur.
Panda itu tersenyum dan berkata, "Kalian telah mengungkap banyak rahasia alam ini. Tetaplah waspada dalam perjalanan kalian, dan jangan pernah lupa menjaga keseimbangan alam." Setelah itu, Panda itu pun pergi dengan langkahnya yang lambat, meninggalkan Aric, Erika, dan Rizal dengan pertanyaan dan tekad yang lebih besar lagi.
Rizal bertanya kepada Aric, "Bukankah katanya Panda itu tahu semuanya? Mengapa dia tidak mau memberi tahu kami tentang sejarah itu? Seperti ada yang disembunyikan."
Erika juga mempertanyakan, "Ya, mengapa Panda mengatakan bahwa kita harus berani mencari tahu? Siapa sebenarnya Badut itu? Mengapa Panda tahu tentang kemampuan para Badut? Dan apa hubungannya dengan kendi ini?"
Aric menjawab, "Mungkin ada lebih banyak misteri di balik semua ini daripada yang kita tahu sejauh ini. Mungkin kendi itu memiliki peran yang lebih besar dalam cerita ini. Kita akan terus mencari tahu, dan segala sesuatu pasti akan terungkap suatu hari nanti."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 70 Episodes
Comments