“ Sayang bagaimana menurutmu mereka sangat mirip dengan Nelson kita bukan? Apalagi Dean wajahnya, tatapannya dingin, dan angkuh. Sama persis dengan Nelson. Saat aku pertama kali melihatnya, aku seperti melihat Nelson kita,” ungkap Sandra.
Leo Hongli berkata, “ Ya, aku tak bisa berkata apa-apa lagi keduanya sangat tampan, dan cerdas. Terlebih mereka sangat mirip dengan Nelson!”
“ Apakah jika Nelson memiliki putra wajahnya akan seperti mereka? Kita bisa bermain bersama mereka. Semoga kita bisa bertemu lagi dengan mereka ya sayang!” Sandra berharap bisa bertemu dengan mereka lagi, di lain waktu.
Kembali ke Bella Xia.
Seiring berjalannya waktu Bella Xia sudah beradaptasi dengan lingkungan tempat kerjanya. Dia mendapatkan teman dan juga mendapatkan promosi karena kinerjanya bagus.
Semua yang didapatkan adalah hasil kerja kerasnya, namun di tempat kerja , di mana pun tetap ada yang suka dan tidak suka kepadanya, mereka memuji di depannya, dan memakinya di belakang.
Itu sudah biasa terjadi kepada Bella, karena Bella selain penampilannya yang menarik dia pun sangat cantik, dan juga seorang pekerja keras. Bahkan manajer pemasaran dan manajer desainer, sangat menyukai Bella Xia karena kinerjanya yang detail dan bagus.
Sehingga membuat karyawan wanita yang lain iri terhadap kesuksesan Bella Xia.
Saat Bella Xia pulang dia tidak melihat kedua putranya di rumah, dia pun menelepon Dion. Dia berkata. “ Nak kenapa kalian belum kembali?”
“ Aah, aku lupa memberitahumu ibu, bahwa aku dan Dean sedang bekerja lembur hari ini.”
“ Mungkin aku juga akan pulang larut malam, atau mungkin aku akan menginap di sini, ada sedikit masalah yang terjadi di sini, maafkan aku!” Ucap Dion.
Bella berkata. “ Baiklah, apakah hari kalian begitu berat?” Tanyanya.
“ Tidak ibu, kami sangat menikmatinya.” Ungkap Dion.
Bella kembali bertanya. “ Apakah kalian sudah makan?”
“ Ya, kami sudah makan Bu,” jawab Dion.
Bella kembali bertanya. “ Ya sudah, ibu tutup teleponnya ya.”
“ Ya ibu, selamat beristirahat,” ucap Dion.
Dean dan Dion bekerja sampai larut malam. Membenahi sistem di situs mereka, di usia mereka yang baru genap delapan tahun itu mereka sudah seperti orang dewasa, jalan pikirannya berbeda dengan anak seusia mereka, mereka seorang genius.
Mereka melihat jam sudah larut malam, tidak mungkin anak seusia mereka masih berkeliaran diluar mencari jalan pulang. Dion berkata. “ Ahhhh… sudahah kita tidur di sini saja, besok pagi baru kita pulang!”
“ Dean sudah kukatakan untuk membeli satu unit mobil, dan mempekerjakan seorang sopir agar kita lebih leluasa beraktivitas,” seru Dion.
“ Sudahah, ibu mengajarkan kita hidup mandiri tidak usah kau pikirkan lagi, tidurlah!” Perintah Dean.
Di dalam kamar Bella tiba-tiba menangis, mengingat kembali masa sulit saat dia kehilangan hal yang sangat berharga dari dirinya.
Saat Mario membatalkan pertunangan dengannya, dan memilih saudara perempuan tirinya daripada dirinya.
Dia diusir dari kediaman keluarga Xia, di saat dia tengah mengandung Dean dan Dion.
Dia teringat akan ibunya yang telah lama meninggal, betapa hancur hatinya saat itu, pernah terlintas untuk menggugurkan Kandungannya. Namun Bella tidak tega dan memutuskan mempertahankan kandungannya, melahirkan, dan merawat anak-anaknya.
Mengingat kembali apa yang telah terjadi, betapa sulit menjalani hidup tanpa uang sepeser pun, Bella yang baru berusia delapan belas tahun itu harus menghadapi hidup yang cukup kejam, dan tidak adil baginya.
Jangan lupa dukung author dengan cara; like, vote, dan komen ya guys. Jika masih ada salah ketik atau typo, tolong di maafkan. Terima kasih.🙏🥰😘🌹
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 225 Episodes
Comments
Erny
kesabaran mu akan berbuah manis Bel 💪💪💪
2023-09-21
4
Ani Sumarni
Yang sabar ya Bella
perjuanganmu, seorang Single ferenckan Indah pada waktunya
2023-08-07
3
Rini Musrini
semua akan indah pada waktunya bella xia .
2023-08-05
6