Mereka bertiga terlihat seperti boneka, setelah lima menit menunggu akhirnya mereka pun pergi menuju restoran yang sudah di pesan sebelumnya, setelah meninggalkan lobi bayangan taksi pun tertelan jalanan yang ramai.
Setelah sampai di salah satu restoran mewah di kawasan Jincheng mereka turun dari taksi, Bella Xia bertanya, “ Kenapa membawa ibu ke tempat seperti ini, ini terlalu mahal nak!”
“ Apa yang ibu katakan? ini tidaklah mahal!” tegas Dion.
“ Apanya yang tidak mahal, kau bisa lihat bagaimana suasana, dan kualitas luarnya saja sudah seperti ini bagaimana suasana di dalamnya.” Bella sedikit khawatir.
Dean melangkah pergi meninggalkan saudara dan ibunya yang masih berdebat di luar, dan melangkah masuk menuju meja resepsionis untuk bertanya tentang di mana ruangan yang sudah di reservasi olehnya.
Sedangkan Dion masih berusaha meyakinkan ibunya, bahwa mereka mereka membawa ibunya kesini, untuk merayakan keberhasilan ibunya karena mendapatkan pekerjaan yang di impikan oleh ibunya.
“ Bu, ayo kita masuk jangan khawatir uang kami tak kan habis jika makan di restoran ini, ayo masuk!” seru Dion.
Bella merasa terharu atas tindakan kedua putranya itu. Dean berjalan menuju meja resepsionis untuk bertanya di mana ruangan milik mereka. Namun petugas resepsionis itu malah terpesona oleh ketampanan Dean.
Walaupun Dean masih delapan tahun namun kharisma, dan wibawanya tidak kalah dengan orang dewasa, Dean sangat mendominasi orang-orang yang ada di dekatnya.
Dean berkata, “ Aku sudah membuat reservasi tadi, bisakah kau mengantar kami keruangan kami?”
Petugas resepsionis pun bergumam, “ masih anak-anak tapi sudah setampan kni, bagaimana kalau sudah dewasa nanti?”
Tok… tok…tok…
Dean mengetuk-ngetuk meja resepsionis menunggu jawaban.
“‘Aah iya atas nama siapa?” tanya petugas resepsionis.
“ Dean Xia.” ucap Dean.
“ Dean Xia Dean Xia, ah ya ruang VVIP2 silahkan mari saya antar ke ruangannya!”
Dion, dan ibunya menghampiri Dean. Dan berjalan mengikuti perugas resepsionis itu.
Saat Bella Xia berjalan melewati orang-orang yang ada di restoran semua mata tertuju pada Bella Xia, dan kedua putranya, mereka semua memandang Bella Xia, dan kedua putranya dengan kagum ibu dan anak sama-sama cantik, bahkan anak-anaknya lebih anggun.
Mereka penasaran dengan sosok ayah dari kedua putranya, bagaimana rupa dari sang ayah hingga melahirkan anak setampan, dan seanggun itu.
Setelah masuk ke dalam ruangan Dean memesan beberapa lauk, daging, dan sayuran, serta makanan penutup andalan restoran tersebut.
“ Kenapa ibu baptis tidak ikut makan bersama kita ibu?”
“ Ibu baptis kalian sedang ada urusan di luar kota jadi tidak bisa ikut bersama kita.”
“ Oh…” Dion sedikit kecewa karenanya.
“ Dion habiskan makananmu.” Dion hanya bisa menuruti perkataan Dean.
Bella Xia hanya tersenyum melihat kedua putranya.
Di ruangan sebelah yaitu ruangan VVIP 1 adalah ruangan khusus milik Nelson Hongli, ruangan itu hanya boleh di tempati oleh Nelson Hongli dan sahabat-sahabatnya seperti saat ini mereka berkumpul dan minum-minum bersama.
Saat Nelson pergi keluar untuk merokok dia berpapasan dengan Dean sejenak, Nelson dengan seksama memperhatikan wajah Dean yang sangat mirip dengannya saat kecil, ekspresi Dean sama persis Nelson Hongli saat kecil, tatapan dingin, berkarisma, berwibawa, dan juga angkuh persis dengan Nelson Hongli. Sejenak dia memperhatikan ke mana Dean masuk ruangan, ternyata dia masuk keruangan sebelah , “ gen ayah, ibunya pasti sangat bagus hingga dikaruniai anak seperti itu.” gumamnya, “ anak siapa dia? aku baru melihatnya hari ini!”
Bantu dan dukung author dengan cara; like, vote, dan komen ya guys. Terima kasih🙏🥰😘🌹
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 225 Episodes
Comments
Ghiets'Enay
gen kamu!!!!!Dean anakmuuuuu😫😫😫
2024-06-10
2
Sukliang
anakmu la
2023-11-02
0
kookv
anakmu coy
2023-09-09
1