“ Ya, Hongli Group adalah perusahaan yang sangat besar, ibu sangat memimpikan bisa bekerja di perusahaan itu, namun ibu tidak terlalu percaya diri mengingat kemampuan ibu yang masih pas-pasan ini.” Bella sambil menarik napas dengan berat saat mengatakannya.
“ Tidak boleh berkata seperti itu! Ibu bahkan belum mencobanya!”
“ Kau tidak akan tahu kemampuanmu sampai mana?”
“ Apakah pantas ibu menyerah sebelum mencobanya?” Dean dengan dingin menatap ibunya
Bella yang mendengar perkataan Dean, sedikit terharu ternyata putranya sudah punya pikiran seperti orang dewasa, bahkan dua tahun ini kala dia bekerja saat diluar negeri, putranyalah yang mengurus pekerjaan rumah.
Ketika Bella pulang dari bekerja dia sudah mendapati rumah dalam keadaan rapih, makanan sudah tersaji di meja makan, baju kotor sudah di cuci dan di setrika, sungguh beruntung dirinya mendapatkan hadiah yang istimewa dariTuhan.
Bella xia sebelum berangkat dia berpesan kepada kedua putranya agar tidak pergi ke mana-mana tanpa Bella menemaninya, karena mereka baru pindah ke sini satu minggu yang lalu.
Bella khawatir jika anaknya pergi keluar dan tersesat, tidak bisa kembali pulang ke rumah, walaupun dia tahu bahwa kedua putranya tidak akan tersesat mengingat IQ anaknya di atas rata-rata. Namun bagaimana pun mereka adalah anak-anak.
“ Ingat pesan ibu, jangan pergi ke mana pun, tanpa seizin dari ibu mengerti!” ucap Bella.
“ Ya, baiklah.” Dion menyahuti ucapan ibunya.
“ Dean jaga adikmu, jangan biarkan dia pergi kemana pun sesukanya. Kau yang tertua jadi harus bisa diandalkan mengerti.” seraya memberikan pelukan pada kedua putranya sebelum pergi.
“ ehhhhmmm…” Dean hanya menganggukkan kepalanya merespon ucapan ibunya.
Dean sedang mencari informasi tentang perusahaan Hongli Group, dia melihat bahwa perusahaan itu baik-baik saja, Dean mencari informasi siapa pemilik dari perusahaan Hongli Group.
Di sana hanya tertulis nama Nelson Hongli tanpa ada informasi tentang rupa wajah orang tersebut. Dean berpikir jika orang ini tidak pernah menampilkan dirinya di khalayak publik, dan di forum pencarian juga menyebutkan jika hanya segelintir orang yang mengetahui tentang siapa pemilik perusahaan Hongli Group.
Benar-benar misterius Dean semakin penasaran di buatnya, namun sekeras apa pun Dean mencari informasi tetap dia tidak menemukannya.
“Aah… sulit sekali!” gumamnya, Dean menutup pencariannya. Dan kembali meninjau pekerjaannya, melihat banyak email yang masuk ke laptopnya, dia melihatnya satu per satu.
Di sana banyak tentang diskusi, dan juga perpanjangan kontrak kerja, di mana mereka adalah seorang model anak-anak dari Brand pakaian yang terkenal.
Dean melihat banyak sekali pesan masuk seraya menarik napasnya dengan berat dia menutup laptopnya, rasa sakit di kepalanya kembali kumat. Sepertinya gejala penyakitnya bertambah pikirnya.
Sepertinya aku harus ke runah sakit lagi. Dean tidak tahu jika penyakitnya itu semakin hari semakin menggerogoti tubuhnya secara perlahan.
Dean berpikir dalam diamnya, apakah dia mampu bertahan sampai ibunya menemukan seseorang yang membuat dirinya merasa begitu berharga, dan terutama menyayagi Dion setulus hatinya.
Matahari sudah tinggi saat Bella xia datang ke perusahaan Hongli Group, dan menunggu giliran untuk di panggil wawancara oleh pihak rekrutmen, dengan sedikit gelisah Bella xia duduk menunggu di panggil.
Setelah no urut dan namanya di sebut, Bella xia bangkit dari tempat duduknya, dia melangkahkan kakinya menuju pintu masuk ruangan wawancara dengan yakin.
Jangan lupa like, vote, dan komennya aku tunggu. Terima kasih.🙏😘🥰🌹
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 225 Episodes
Comments
Ida Lailamajenun
sakit parah kayak nya Dean apa kena kanker
2024-05-11
1
KrisTie Lyiee
lihat aja kulkas😆😆😆😆
2023-09-17
1
zahra ou
Dean hrs kuat, dean hrs sembuh. kasian ibu n adenya
sehat2 ya dean
2023-08-30
9