Bab 10

"Kamu sudah mentraktirku makan enak. Aku ingin membalasmu," kata Jihan. Dia mengambil batu besar dari tanah dan menggenggamnya. Jihan mengepalkan tangan dan memecahkan batu itu.

"Bagaimana menurutmu, Tuan Dirgantara?" tanya Jihan dengan bangga.

"Luar biasa. Bisakah kamu menghancurkannya menjadi bubuk?" kata Justin.

"Jika ingin mengubah batu itu menjadi bubuk, aku harus berada di tingkat puncak," kata Jihan.

"Tetap saja, luar biasa," kata Justin sambil tersenyum. Dia tidak bisa terus terang mengatakan bahwa Jihan lemah.

"Tentu saja. Tuan Bright mendapatkan statusnya di dunia bawah tanah Weston dengan tinjunya yang kuat," kata Tiger dengan bangga.

"Aku terkesan," Justin mengacungkan jempol pada Jihan untuk menyenangkannya.

Jihan tertawa dan berkata, "Dokter Dirgantara, untuk memperkuat kekuasaanku, aku harus menjadi perkasa. Jujur saja, aku akan bisa mengalahkan Gilbert, kepala Keluarga Webster. Ketika itu, keluargaku akan menggantikan Keluarga Webster dan menjadi salah satu dari Empat Besar di Weston."

Justin mengerutkan kening seketika, tetapi dia segera tersenyum samar dan berkata, "Tidak ada yang bisa menggantikan Keluarga Webster di Weston."

"Kenapa?" tanya Jihan heran.

"Sebab Vina akan menjadi istriku. Aku akan membantu Keluarga Webster. Tidak ada yang boleh menggoyahkan posisi Keluarga Webster di Weston," kata Justin enteng.

Wajah Jihan dan Tiger langsung berubah cemberut.

Jihan berpikir, dia menganggap dirinya terlalu tinggi. Apa yang membuatnya berpikir bahwa dia bisa menghentikanku?

Aku harus menyingkirkannya dari jalanku.

Jihan harus mengakui bahwa keterampilan medis Justin bagaikan dewa. Begitu orang-orang mengetahuinya, semua orang berkuasa di negeri ini akan mendatangi Justin untuk berobat. Kemudian jaringan koneksinya akan menjadi semakin besar dan kemungkinan besar dia akan dipanggil ke istana untuk menjadi tabib kekaisaran.

Saat itu, dalam perlindungan Justin, Keluarga Webster pasti akan sukses dan status mereka tidak akan mudah digoyahkan.

Itulah sebabnya, Jihan merasa ini adalah waktu terbaik untuk menyingkirkan Justin sebelum dia sempat membela diri.

Jihan tidak akan membiarkan siapa pun menghentikan kebangkitan Keluarga Bright.

Itulah sebabnya, Jihan memberi isyarat mata pada Tiger. Bagaimanapun, Justin telah menyelamatkan ibunya dan Jihan tidak bisa menyakiti penyelamat ibunya.

Tiger segera memahami Jihan. Tiger mencibir Justin dan berkata, "Dokter Dirgantara, harus kuakui keterampilan medismu sangat brilian. Kamu dapat menjaga Keluarga Webster tetap sejahtera dan membuatnya lebih baik lagi. Namun, kamu harus tahu bahwa tidak peduli seberapa baik dirimu, kamu masih mudah ditindas dalam hal seni bela diri. Orang-orang dapat menghancurkanmu dengan mudah."

Tiger mengepalkan tangan dan mengayunkannya pada Justin seolah memperingatkan Justin untuk tidak menghentikan kebangkitan Keluarga Bright, jika tidak, dia bisa membunuh Justin kapan saja.

Justin tersenyum mencemooh dan berkata, "Tidak peduli seberapa hebat dirimu dalam seni bela diri, kamu harus takut pada parangku."

Saat berbicara, Justin perlahan mengangkat tangannya. Dalam sekejap, parang sepanjang dua meter muncul begitu saja. Justin menggenggamnya. Suhu udara langsung anjlok belasan derajat.

Melihat ini, Jihan dan Tiger gemetar dan mereka tampak ketakutan.

Justin mengumpulkan Kekuatan-nya dan mengubahnya menjadi sebuah parang. Itu adalah hal yang mampu dilakukan oleh seorang ahli bela diri.

"Mari kita lihat apakah tinjumu yang lebih keras atau pedangkulah yang lebih tajam," cibir Justin sambil menatap mereka dengan dingin.

Jihan dan Tiger ketakutan.

Jihan dan Tiger langsung berlutut.

"Aku, Jihan, memberikan penghormatanku pada Master Dirgantara!"

"Aku bodoh. Aku tidak mengenalimu. Aku telah menyinggungmu. Tolong maafkan aku!"

Mereka berdua gemetar dan berkeringat.

Justin berkata, "Aku tidak tahu hal yang akan terjadi jika aku memukulmu dengan parangku."

"Jangan! Kumohon jangan! Kami akan mati, Master Dirgantara!"

Jihan dan Tiger ketakutan setengah mati.

"Namun, parangku sudah keluar. Aku tidak bisa menariknya balik begitu saja. Ia harus melihat darah. Ya, 'kan?" Justin menatap Jihan dan Tiger seolah memberi tahu bahwa mereka harus berdarah.

Mereka berdua langsung merasa ketakutan.

"Master Dirgantara, jika kamu ingin menyakiti seseorang, lakukanlah padaku!" Tiger tiba-tiba membusungkan dadanya.

Justin mengangguk dan berkata, "Sangat baik!"

Detik berikutnya, terdengar sapuan. Sebuah sinar cahaya melintas, menebas ke arah bahu Tiger dan menabrak tanah. Segera, selokan terbentuk di tanah, memanjang ke sungai kecil di depan dan memotong aliran air sungai.

Itu sangat menakutkan.

Melihat itu, Jihan dan Tiger menelan air liurnya dengan keras, seolah-olah hendak menelan lidah mereka. Mereka tampak sangat terkejut.

Justin bisa memotong air dengan satu tebasan.

Setidaknya Justin telah mencapai puncak Alam Kesempurnaan!

Tiba-tiba Tiger berteriak.

Ketika ini, Tiger merasakan sakit dan menyadari bahwa lengan kirinya telah terpotong.

"Tiger!" teriak Jihan kaget.

"Tidak, tidak, tidak apa-apa." Tiger mengertakkan gigi. Keringatnya bercucuran sebesar butiran anggur dan wajahnya sepucat kertas.

Justin mengambil lengan Tiger dan menempelkannya kembali. Justin menyuntikkan gelombang inti sari kultivasi ke dalam luka itu dan lukanya sembuh seketika.

"Sudah sembuh! Terima kasih, Dokter Dirgantara! Terima kasih, Dokter Dirgantara!"

Tiger berlutut dengan bersemangat di hadapan Justin.

Justin berdiri dan berkata, "Aku bisa menyelamatkanmu, tapi aku juga bisa membunuhmu. Bagiku, kalian berdua bukan apa-apa. Pikirkanlah."

Justin pergi dengan tangan tersampir di belakang punggung.

Justin tahu bahwa mereka berdua akan menghormatinya selayaknya dewa setelah kejadian itu.

Seperti yang diperkirakan, begitu Justin pergi, Jihan segera menelepon departemen keuangan dan berkata, "Ketika kamu kembali ke perusahaan, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mentransfer tiga juta lagi ke rekening tempat kamu mentransfer uang kemarin. Tidak. Transfer delapan juta dolar. Ingat, jumlahnya delapan juta dolar."

Pukul sembilan pagi, terdapat banyak orang berkumpul di pintu masuk Klinik Tradisional Pusaka di Jalan Pengobatan Tradisional Weston.

Sebuah spanduk terangkat tinggi di langit di sebelah pintu masuk Klinik Tradisional Pusaka dan terdapat bait kata tertulis di atasnya.

Bait pertama berbunyi: "Menunggang kuda dan menembakkan panah untuk menyelesaikan kekacauan dunia."

Bait kedua berbunyi: "Seorang dewi duduk di atas teratai untuk menyelamatkan semua nyawa."

Yang tengah berbunyi: "Pengobatan menyelamatkan dunia."

Seorang pemuda tengah berdiri di bawah spanduk tersebut sambil tersenyum sinis.

Orang itu adalah Justin.

Justin akan membuktikan Arya salah.

"Semuanya, kemari dan lihatlah. Sepertinya ini mantan menantu dr. Aretha. Dia telah memasang spanduk di depan Klinik Tradisional Pusaka. Apakah dia akan membalas dendam pada Keluarga Aretha?" seru seorang pria.

Namanya Herman. Dia adalah seorang aktor. Justin meminta Bryan untuk mengaturnya. Hanya dengan memanasi keadaanlah, lebih banyak orang akan berkumpul dan membuatnya lebih dramatis ketika Arya terbukti salah.

"Mantan menantu ingin membalas dendam pada mantan ayah mertua. Kemarilah dan saksikan pertunjukannya!"

Mengikuti teriakan keras Herman, tak lama kemudian, banyak orang berkumpul untuk menonton pertunjukan.

Terpopuler

Comments

Eric ardy Yahya

Eric ardy Yahya

kayaknya si Arya akan dipermalukan deh . dia pikir dengan bayaran yang dia dapat dari hasil kerja sama antara Soren dan Lily bisa buat Justin jadi Miskin ? kayaknya dia akan menyadari bahwa dia hanyalah sampah dan benalu yang bisa dibuang kapanpun Justin mau.

2024-01-30

2

Imam Sutoto Suro

Imam Sutoto Suro

wooow amazing story thor lanjutkan seruuuu

2023-11-18

0

Harman LokeST

Harman LokeST

laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss

2023-09-23

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27
28 Bab 28
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Bab 103
104 Bab 104
105 Bab 105
106 Bab 106
107 Bab 107
108 Bab 108
109 Bab 109
110 Bab 110
111 Bab 111
112 Bab 112
113 Bab 113
114 Bab 114
115 Bab 115
116 Bab 116
117 Bab 117
118 Bab 118
119 Bab 119
120 Bab 120
121 Bab 121
122 Bab 122
123 Bab 123
124 Bab 124
125 Bab 125
126 Bab 126
127 Bab 127
128 Bab 128
129 Bab 129
130 Bab 130
131 Bab 131
132 Bab 132
133 Bab 133
134 Bab 134
135 Bab 135
136 Bab 136
137 Bab 137
138 Bab 138
139 Bab 139
140 Bab 140
141 Bab 141
142 Bab 142
143 Bab 143
144 Bab 144
145 Bab 145
146 Bab 146
147 Bab 147
148 Bab 148
149 Bab 149
150 Bab 150
151 Bab 151
152 Bab 152
153 Bab 153
154 Bab 154
155 Bab 155
156 Bab 156
157 Bab 157
158 Bab 158
159 Bab 159
160 Bab 160
161 Bab 161
162 Bab 162
163 Bab 163
164 Bab 164
165 Bab 165
166 Bab 166
167 Bab 167
168 Bab 168
169 Bab 169
170 Bab 170
171 Bab 171
172 Bab 172
173 Bab 173
174 Bab 174
175 Bab 175
176 Bab 176
177 Bab 177
178 Bab 178
179 Bab 179
180 Bab 180
181 Bab 181
182 Bab 182
183 Bab 183
184 Bab 184
185 Bab 185
186 Bab 186
187 Bab 187
188 Bab 188
189 Bab 189
190 Bab 190
191 Bab 191
192 Bab 192
193 Bab 193
194 Bab 194
195 Bab 195
196 Bab 196
197 Bab 197
198 Bab 198
199 Bab 199
200 Bab 200
201 Bab 201
202 Bab 202
203 Bab 203
204 Bab 204
205 205
206 Bab 206
Episodes

Updated 206 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27
28
Bab 28
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Bab 103
104
Bab 104
105
Bab 105
106
Bab 106
107
Bab 107
108
Bab 108
109
Bab 109
110
Bab 110
111
Bab 111
112
Bab 112
113
Bab 113
114
Bab 114
115
Bab 115
116
Bab 116
117
Bab 117
118
Bab 118
119
Bab 119
120
Bab 120
121
Bab 121
122
Bab 122
123
Bab 123
124
Bab 124
125
Bab 125
126
Bab 126
127
Bab 127
128
Bab 128
129
Bab 129
130
Bab 130
131
Bab 131
132
Bab 132
133
Bab 133
134
Bab 134
135
Bab 135
136
Bab 136
137
Bab 137
138
Bab 138
139
Bab 139
140
Bab 140
141
Bab 141
142
Bab 142
143
Bab 143
144
Bab 144
145
Bab 145
146
Bab 146
147
Bab 147
148
Bab 148
149
Bab 149
150
Bab 150
151
Bab 151
152
Bab 152
153
Bab 153
154
Bab 154
155
Bab 155
156
Bab 156
157
Bab 157
158
Bab 158
159
Bab 159
160
Bab 160
161
Bab 161
162
Bab 162
163
Bab 163
164
Bab 164
165
Bab 165
166
Bab 166
167
Bab 167
168
Bab 168
169
Bab 169
170
Bab 170
171
Bab 171
172
Bab 172
173
Bab 173
174
Bab 174
175
Bab 175
176
Bab 176
177
Bab 177
178
Bab 178
179
Bab 179
180
Bab 180
181
Bab 181
182
Bab 182
183
Bab 183
184
Bab 184
185
Bab 185
186
Bab 186
187
Bab 187
188
Bab 188
189
Bab 189
190
Bab 190
191
Bab 191
192
Bab 192
193
Bab 193
194
Bab 194
195
Bab 195
196
Bab 196
197
Bab 197
198
Bab 198
199
Bab 199
200
Bab 200
201
Bab 201
202
Bab 202
203
Bab 203
204
Bab 204
205
205
206
Bab 206

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!