Bab 16

"Tuan Dirgantara, apakah kamu tidak memiliki sertifikat kualifikasi medis?" Herman takut. Dia tidak tahu apakah harus mempercayai kata-kata Peyton bahwa Justin adalah seorang dokter jenius.

Lagi pula, Justin tidak melakukan sterilisasi apa pun saat menyuntikkan jarum barusan. Herman takut bakteri menginfeksi otaknya.

Namun, tidak ada yang tahu bahwa Justin bisa mensterilkan dengan inti sari kultivasi.

"Sudah. Itu akan segera dikirimkan padaku." Justin tersenyum.

Tidak lama, Herman bisa merasakan sakit.

Tepat pada saat ini, Herman tiba-tiba menyentuh kepalanya dengan ekspresi kesakitan.

"Lihat! Pasti sakit kepalanya karena infeksi!" teriak Arya dengan angkuh.

Sebelum Arya menyelesaikan kata-katanya, Justin mencabut jarum perak khususnya. Herman seketika tidak merasakan sakit.

"Lihat ke sana sekarang." Justin menunjuk Lily.

Itu terjadi dalam sekejap!

Herman mengikuti jari Justin. Detik berikutnya, Herman berteriak kaget. "Aku bisa merasakannya! Aku bisa menjadi pria sejati!" Lily langsung melihat bagian bawah perut Herman. Seperti yang diharapkan, Herman sembuh.

Lily tidak percaya Justin berhasil menyembuhkan

Herman!

Arya juga terkejut!

Arya merasakan sesuatu yang tidak beres. Dengan cepat dia berdiri di depan Lily, tidak membiarkan Herman melihatnya. Selama Herman tidak bisa bertahan begitu lama, Arya tidak akan kalah dari Justin.

"Pikirkan apa yang terjadi barusan." Justin mengingatkan Herman.

"Baiklah, baiklah, baiklah." Herman menganggukan kepalanya dan memejamkan matanya untuk mengingat-ingat.

Orang cabul ini!

Melihat wajah Herman yang menyeringai, ingin rasanya Lily membunuhnya.

Lily membatin, orang ini pasti bermimpi tidur denganku!

Sekitar satu menit kemudian, tiba-tiba Herman membuka matanya.

"Aku tidak tahan lagi. Aku harus ke kamar mandi. Aku tidak tahan lagi!"

Setelah mengatakan itu, Herman menghilang dari tempatnya seperti hembusan angin.

Namun, Lily sangat marah sampai ingin muntah darah.

Dia marah karena Herman membayangkannya cukup lama.

Perkataan Justin selanjutnya membuat Arya dan Lily tercengang.

"Aku sudah menang melawan Arya. Siapa yang akan mengeluarkan papan nama dokter pengobatan tradisional terbaik di Weston? Aku akan menghancurkan papan nama itu di depan semua orang," kata Justin.

"Aku akan mengambilnya!"

"Aku juga ikut!"

Segera, beberapa pemuda bergegas ke Klinik Tradisional Pusaka. Mereka menyaksikan seluruh proses, yang membuktikan bahwa Justin menang.

"Tidak! Kamu tidak bisa melepasnya! Aku mengandalkan ini untuk menghasilkan uang!"

Arya ingin menghentikan mereka, namun dia dihalangi oleh orang-orang.

Segera, plakat dokter pengobatan tradisional terbaik Weston dibawa ke Justin oleh beberapa pemuda.

"Justin, bisa tolong jangan hancurkan itu demi aku yang notabene adalah mantan ayah mertuamu?" Arya memohon.

"Ketika kamu memberiku obat tidur dan menyuruhku mati, apa kamu pernah berpikir bahwa aku adalah menantumu?" Justin mengulurkan kakinya.

Itu terjadi dalam sekejap!

Plakat itu ditendang menjadi dua.

"Papan namaku!" pekik Arya.

Lily memelototi Justin dengan kejam. Dia gemetar karena marah dan akhirnya berteriak, "Kamu menghancurkan papan nama ayahku. Aku akan membuatmu membayar harga yang mengerikan. Pasti!"

Justin tersenyum dingin, "Ini baru awal balas dendamku pada keluarga Aretha. Terlebih lagi, masih akan ada yang akan datang."

Begitu Justin menyelesaikan kata-katanya, ia mendengar gong dan drum ditabuh di Jalan Pengobatan Tradisional.

Semua orang melihat ke arah suara dan melihat sekelompok orang berjalan dengan angkuh di tengah jalanan gong dan drum yang meriah.

Di bagian depan tim ada plakat yang ditutupi kain merah.

Mata Arya berbinar dan dia tertawa terbahak-bahak.

"Kamu menghancurkan papan namaku, dan seseorang mengirimiku papan nama lain."

"Minggir, atau aku akan mematahkan kakimu."

Tim yang mengirim plakat dengan cepat tiba di luar Klinik Tradisional Pusaka. Terdengar suara yang sangat sombong.

Kerumunan di sekitarnya dengan cepat membuka jalan. Arya segera maju dua langkah untuk menemui laki-laki itu.

"Tuan Webster, apa yang membawamu kemari?" kata Arya sambil tersenyum.

Jason tertawa dan berkata, "Dokter Aretha, keterampilan medismu memang layak dianggap sebagai dokter pengobatan tradisional terbaik. Setelah menggunakan obatmu, wajahku tidak akan hitam atau bengkak dalam semalam."

"Bukankah kemarin aku berjanji padamu bahwa jika aku bisa cepat pulih, aku akan mengirimimu plakat? Jadi, aku meminta seseorang untuk membuat plakat pagi-pagi sekali. Cat emasnya belum mengering dan sudah dikirimkan kepadamu."

"Perhatikan baik-baik!"

Jason selesai bicara dan mengangkat kain merahnya.

Hanya ada tujuh kata besar yang tertulis di plakat yang indah itu, "Dokter Pengobatan Tradisional Terbaik di Faleran."

Melihat kata-kata ini, Arya langsung tersenyum dan berkata, "Tuan Webster terlalu menyanjungku. Aku bisa menerima gelar 'dokter pengobatan tradisional terbaik di Weston', tapi 'dokter pengobatan tradisional terbaik di Faleran' artinya mewakili yang terbaik di negara bagian. Aku tidak mampu mencapainya."

Meskipun Arya berkata seperti itu, dia sangat gembira. Ini berarti pentingnya papan nama ini bahkan lebih baik dari yang sebelumnya.

"Dokter Aretha terlalu rendah hati." Jason melambaikan tangannya dan berkata kepada para penonton, "Kemarin, wajahku dipukul kakekku lalu menghitam dan bengkak. Kupikir aku akan cacat. Pada akhirnya, aku menemukan dr. Aretha. Dia mengoleskan obat untukku. Pagi ini, aku bercermin. Aku sembuh. Dengan keterampilan medis tingkat tinggi, jangankan sebagai dokter pengobatan tradisional terbaik di Faleran, bahkan sebagai dokter pengobatan tradisional terbaik di negara ini tidaklah berlebihan."

Begitu Jason selesai bicara, banyak orang bertepuk tangan.

Saat ini, Arya berkata dengan bangga, "Aku baru saja mengetahuinya. Aku menyembuhkan Herman. Setelah meminum obatku, obatnya bekerja dan menyembuhkannya, bukannya disembuhkan oleh Justin. Pernahkah kamu melihat penyakit selama beberapa dekade ini yang bisa disembuhkan dengan paku?"

Setelah Arya mengatakan ini, orang-orang yang hadir sangat senang.

"Benar. Bagaimana paku bisa menyembuhkan penyakit?"

"Pasti karena obat-obatan dr. Aretha bekerja, bukan karena tusukan Justin."

"Dari kelihatannya, Justin tidak seharusnya merusak papan nama Arya."

Para penonton meragukan keterampilan medis Justin.

Jason melihat ke arah yang ditunjuk Arya, dan saat Jason melihat Justin, dia tercengang.

Jason tidak menyangka akan melihat Justin di sini!

"Kamu harus memanggil ku kakek," kata Justin kepada Jason sambil tersenyum.

"Omong kosong!" hardik Jason.

Jason berpikir, aku sama sekali tidak tahu apakah kamu di sini atau tidak. Kalau tidak, mengapa aku mengatakan omong kosong?

"Kamu memanggilku kakek barusan, dan sekarang kamu memanggilku ibu. Sepertinya penyakitmu tidak ringan. Mari aku obati." Justin berjalan menuju Jason.

"Jangan mendekat! Jangan mendekat!" Jason mundur ketakutan. Dia datang untuk mengantarkan plakat itu kepada Arya. Dia tidak tahu kalau Justin ada di sana. Jika sebaliknya, dia akan membawa beberapa pengawal yang kuat.

Namun, orang-orang yang hadir tercengang.

Bagaimana bisa tuan muda dari keluarga Webster takut pada Justin?

Terpopuler

Comments

Talip Boss

Talip Boss

jalan cerita yang kelang kabut..
sekejap sana sekejap sini

2024-09-16

0

Eric ardy Yahya

Eric ardy Yahya

penjilat yang menjijikan , Si Arya ini malah bilang dia berhasil menyembuhkan Herman, padahal Justin yang menyelamatkannya . dasar Penjilat munafik

2024-01-30

0

Imam Sutoto Suro

Imam Sutoto Suro

bener bener keren thor lanjutkan

2023-11-18

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27
28 Bab 28
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Bab 103
104 Bab 104
105 Bab 105
106 Bab 106
107 Bab 107
108 Bab 108
109 Bab 109
110 Bab 110
111 Bab 111
112 Bab 112
113 Bab 113
114 Bab 114
115 Bab 115
116 Bab 116
117 Bab 117
118 Bab 118
119 Bab 119
120 Bab 120
121 Bab 121
122 Bab 122
123 Bab 123
124 Bab 124
125 Bab 125
126 Bab 126
127 Bab 127
128 Bab 128
129 Bab 129
130 Bab 130
131 Bab 131
132 Bab 132
133 Bab 133
134 Bab 134
135 Bab 135
136 Bab 136
137 Bab 137
138 Bab 138
139 Bab 139
140 Bab 140
141 Bab 141
142 Bab 142
143 Bab 143
144 Bab 144
145 Bab 145
146 Bab 146
147 Bab 147
148 Bab 148
149 Bab 149
150 Bab 150
151 Bab 151
152 Bab 152
153 Bab 153
154 Bab 154
155 Bab 155
156 Bab 156
157 Bab 157
158 Bab 158
159 Bab 159
160 Bab 160
161 Bab 161
162 Bab 162
163 Bab 163
164 Bab 164
165 Bab 165
166 Bab 166
167 Bab 167
168 Bab 168
169 Bab 169
170 Bab 170
171 Bab 171
172 Bab 172
173 Bab 173
174 Bab 174
175 Bab 175
176 Bab 176
177 Bab 177
178 Bab 178
179 Bab 179
180 Bab 180
181 Bab 181
182 Bab 182
183 Bab 183
184 Bab 184
185 Bab 185
186 Bab 186
187 Bab 187
188 Bab 188
189 Bab 189
190 Bab 190
191 Bab 191
192 Bab 192
193 Bab 193
194 Bab 194
195 Bab 195
196 Bab 196
197 Bab 197
198 Bab 198
199 Bab 199
200 Bab 200
201 Bab 201
202 Bab 202
203 Bab 203
204 Bab 204
205 205
206 Bab 206
Episodes

Updated 206 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27
28
Bab 28
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Bab 103
104
Bab 104
105
Bab 105
106
Bab 106
107
Bab 107
108
Bab 108
109
Bab 109
110
Bab 110
111
Bab 111
112
Bab 112
113
Bab 113
114
Bab 114
115
Bab 115
116
Bab 116
117
Bab 117
118
Bab 118
119
Bab 119
120
Bab 120
121
Bab 121
122
Bab 122
123
Bab 123
124
Bab 124
125
Bab 125
126
Bab 126
127
Bab 127
128
Bab 128
129
Bab 129
130
Bab 130
131
Bab 131
132
Bab 132
133
Bab 133
134
Bab 134
135
Bab 135
136
Bab 136
137
Bab 137
138
Bab 138
139
Bab 139
140
Bab 140
141
Bab 141
142
Bab 142
143
Bab 143
144
Bab 144
145
Bab 145
146
Bab 146
147
Bab 147
148
Bab 148
149
Bab 149
150
Bab 150
151
Bab 151
152
Bab 152
153
Bab 153
154
Bab 154
155
Bab 155
156
Bab 156
157
Bab 157
158
Bab 158
159
Bab 159
160
Bab 160
161
Bab 161
162
Bab 162
163
Bab 163
164
Bab 164
165
Bab 165
166
Bab 166
167
Bab 167
168
Bab 168
169
Bab 169
170
Bab 170
171
Bab 171
172
Bab 172
173
Bab 173
174
Bab 174
175
Bab 175
176
Bab 176
177
Bab 177
178
Bab 178
179
Bab 179
180
Bab 180
181
Bab 181
182
Bab 182
183
Bab 183
184
Bab 184
185
Bab 185
186
Bab 186
187
Bab 187
188
Bab 188
189
Bab 189
190
Bab 190
191
Bab 191
192
Bab 192
193
Bab 193
194
Bab 194
195
Bab 195
196
Bab 196
197
Bab 197
198
Bab 198
199
Bab 199
200
Bab 200
201
Bab 201
202
Bab 202
203
Bab 203
204
Bab 204
205
205
206
Bab 206

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!