Bab 8

Tanpa pikir panjang, Jihan tahu situasinya pasti sangat berbahaya. Dia bergegas masuk ke ruang operasi.

"Ibu! Bangun, Ibu! Aku tidak sempat berbakti pada Ayah. Aku ingin kamu memiliki hidup bahagia yang panjang. Jika kamu meninggalkanku, aku akan menyesal seumur hidupku. Ibu..."

Jihan yang berusia lima puluhan mengguncang tubuh Fatima dan menangis bagaikan anak kecil.

"Maafkan aku. Aku telah berusaha semampuku. Otak Fatima tiba-tiba mulai mengucurkan banyak darah. Tidak ada yang bisa menyelamatkannya," ucap Bryan tak berdaya.

"Itu omong kosong."

Ketika itu, seseorang memarahi Bryan. Justin berjalan dengan peralatan medisnya dan berkata dengan tidak puas, "Kamu tidak mampu menyelamatkan Nyonya Bright. Bukan berarti orang lain juga tidak mampu menyelamatkannya. Selama dia masih hidup, aku bisa menyelamatkan hidupnya."

Setelah mengatakan itu, Justin menyingkirkan Bryan yang menghalangi jalannya.

"Kamu ..." Bryan begitu marah.

Dia terkenal sebagai dokter terbaik. Bryan tidak bisa menerima perkataan Justin.

"Jika kamu bisa menyelamatkan pasien ini, aku akan berlutut dan bersujud padamu."

"Perhatikan baik-baik."

Justin mengeluarkan peralatan medisnya.

"Untuk menyelamatkan pasien yang sepertinya sudah mati, tetapi masih hidup, aku harus menyimpan napas terakhirnya terlebih dahulu."

Setelah mengatakan itu, Justin menekan dada Fatima.

"Kemudian, aku akan berusaha agar fungsi tubuhnya tetap bekerja."

Justin mengobati Fatima dengan keterampilan khususnya.

"Setelah itu, aku akan membersihkan pembuluh otaknya."

Justin menancapkan peralatan khususnya di kepala Fatima, lalu menyingkirkannya.

"Dengan begitu, darah ekstravasasi akan mengalir keluar."

Justin tidak berhenti menggerakkan tangannya.

Segera, darah ekstravasasi mengalir keluar dari mulut, hidung, telinga, dan mata Fatima.

"Luar biasa! Sangat luar biasa!"

Bryan mengira Justin hanya berpura-pura. Namun, saat melihat darah ekstravasasi itu, Bryan tak kuasa berseru.

Dokter-dokter lain yang hadir juga terkejut. Mulut mereka menganga lebar.

"Yang terakhir, aku akan memastikan otaknya baik-baik saja."

Ketika tidak ada lagi darah ekstravasasi yang mengalir, Justin melepaskan semua peralatan dari kepala Fatima dan memeriksa kondisinya.

Tiba-tiba saja, Fatima membuka mata.

"Ibu! Akhirnya kamu bangun juga!" Jihan bergegas mendekati Fatima dengan bersemangat.

"Abby? Apa kamu Abby-ku?" tanya Fatima dengan suara bergetar. Bibirnya terasa kering.

"Benar, Bu, Aku Abby. Aku Abby-mu, Bu!" Dengan hati gembira, Jihan memeluk ibunya. Ruang operasi itu dipenuhi kebahagiaan.

"Dokter Dirgantara, kamu adalah dokter yang hebat. Aku minta maaf atas hal yang telah kukatakan."

Justin tidak perlu mengatakan apa pun. Bryan berlutut di depan Justin dengan sukarela. Justin adalah dokter yang hebat. Meskipun lebih tua dari Justin, Bryan sangat menghormatinya.

"Dokter Dirgantara, terima kasih banyak. Kamu menyelamatkan nyawa ibuku. Aku tidak akan melupakannya!"

Jihan berlutut di hadapan Justin dengan penuh syukur.

Seorang pria tidak boleh semudah itu berlutut. Namun, Jihan rela melakukan itu demi ibunya.

"Dokter Dirgantara..."

Fatima pun ingin turun dari ranjang untuk berterima kasih pada Justin karena telah memberinya kesempatan untuk kembali melihat putranya. Namun, Justin menghentikannya. "Sama-sama, Nyonya Bright."

Kemudian, Justin berkata, "Kalian semua boleh berdiri."

"Terima kasih, Dokter Dirgantara."

Bryan dan Jihan ikut berdiri.

"Tiger, catat nomor rekening bank Dokter Dirgantara. Minta departemen keuangan Grup Bright untuk mengirimkan uang kepada Dokter Dirgantara sejumlah satu juta tujuh ratus ribu dolar. Tidak, tiga juta dolar."

"Baik, Tuan Bright."

Tiger segera mendapatkan nomor rekening bank Justin dan pergi untuk menginformasikan departemen keuangan.

Justin menatap Bryan dan bertanya, "Apakah aku bisa mendapatkan sertifikat medis?"

"Ya, tentu saja!"

"Kapan aku bisa mendapatkannya?"

"Jika pergi untuk mendaftar sekarang, besok pagi kamu sudah bisa mendapatkannya."

"Oke. Ayo kita lakukan sekarang."

Beberapa orang cukup sabar menunggu untuk melakukan pembalasan mereka. Namun, Justin bukan salah satunya.

Setelah mendapatkan sertifikat medis, dia akan memberikan tamparan pada wajah Arya.

Arya memberikan botol obat tidur itu pada Justin. Oleh karena pria itulah, Justin meminum pil tersebut.

Arya telah melakukan perbuatan jahat. Justin akan membuatnya membayar untuk itu.

Malam harinya, Justin selesai mengajukan sertifikat medis. Dia membutuhkannya untuk mempermalukan Arya keesokan paginya. Justin menghabiskan seluruh uang tiga juta dolar dari Jihan untuk membeli bebatuan giok. Kemudian, dia menelepon ibunya. Setelah itu, Justin pergi ke pesisir sungai di pinggiran Weston.

Pepohonan di kedua sisi sungai hijau. Udaranya segar. Lingkungannya sepi. Itu merupakan tempat yang bagus untuk melakukan kultivasi.

Bagaimanapun, energi spiritual di bumi terlalu tipis. Jadi, demi kultivasinya, Justin harus menghabiskan tiga juta dolar untuk membeli bebatuan giok.

Bebatuan giok ini kaya akan energi spiritual. Semakin baik kualitas batu giok tersebut, semakin banyak energi spiritual yang dikandungnya.

Tiga juta dolar adalah jumlah yang besar. Namun, itu tidak cukup untuk membeli banyak bebatuan giok. Justin hanya mampu membeli beberapa potong kecil batu nefrit.

Justin menemukan sebuah tempat dan menggambar sebuah Sigil Pemanggilan Roh yang sederhana. Kemudian, dia duduk dalam formasi dengan menyilangkan kaki dan memulai kultivasinya.

Sigil Pemanggilan Roh tidak hanya dapat menyerap bebatuan giok menjadi energi spiritual, tetapi juga mengumpulkan energi spiritual samar di sekitarnya. Ini merupakan salah satu formasi yang paling umum digunakan oleh kultivator.

Di waktu yang sama, di sebuah kediaman mewah di hulu sungai.

Ketika waktu makan malam. Sebuah mobil Bentley masuk ke kediaman tersebut dan berhenti di tempat parkir.

Seorang wanita keluar dari mobil. Usianya sekitar 23 tahun dan tinggi 1,7 meter, mengenakan kemeja putih dan celana jeans ketat. Rambutnya sedikit bergelombang.

Wanita itu memiliki paras wajah yang sempurna dan kulit yang cerah. Selain itu, dia memiliki bentuk payudara yang luar biasa.

Wanita itu memiliki wajah sekaligus bentuk tubuh yang apik. Dia tidak kalah dari bintang wanita mana pun.

Wanita itu semacam sosok yang sempurna.

Dia adalah Vina, dewi dari banyak pemuda dari keluarga berkuasa dan kaya raya di Weston. Para pria tergila-gila padanya.

"Kakek, kesehatanmu tidak baik. Kenapa keluar untuk berolahraga?" Vina berjalan ke arah seorang pria tua. Sudut bibirnya melengkung dan dia menghela napas.

"Hai, Vina." Gilbert Webster, yang mengenakan pakaian olahraga, berhenti berolahraga. Dia menyentuh dada dan terbatuk.

Vina melangkah maju dan memegang lengan kakeknya. Kemudian, dia memelototi seorang pria paruh baya di samping dan berkata, "Wayne, kamu tahu Kakek akan batuk jika berolahraga. Seharusnya kamu menghentikannya."

Wayne Marsh menghela napas, "Situasinya telah berubah. Tuan Webster merasa tidak nyaman."

Mendengar itu, Vina langsung mengernyit dan bertanya,

"Kakek, apa yang terjadi?"

"Masuk dan temui Jason, maka kamu akan paham," kata Gilbert dan masuk ke dalam vila besar tersebut bersama Vina.

"Kamu ... Jason?" Di aula, Vina menatap seorang pemuda dengan wajah bengkak yang sedang duduk di sofa. Vina tidak bisa mempercayai matanya.

Terpopuler

Comments

Imam Sutoto Suro

Imam Sutoto Suro

top deh lanjut thor seruuuu banget ceritanya

2023-11-18

0

Harman LokeST

Harman LokeST

sangat boros sepertinya uang itu daun

2023-09-23

1

Yoni Hartati

Yoni Hartati

boros amat beli batu 3jt , mestinya buat modal bisnis gitu

2023-06-21

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27
28 Bab 28
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Bab 103
104 Bab 104
105 Bab 105
106 Bab 106
107 Bab 107
108 Bab 108
109 Bab 109
110 Bab 110
111 Bab 111
112 Bab 112
113 Bab 113
114 Bab 114
115 Bab 115
116 Bab 116
117 Bab 117
118 Bab 118
119 Bab 119
120 Bab 120
121 Bab 121
122 Bab 122
123 Bab 123
124 Bab 124
125 Bab 125
126 Bab 126
127 Bab 127
128 Bab 128
129 Bab 129
130 Bab 130
131 Bab 131
132 Bab 132
133 Bab 133
134 Bab 134
135 Bab 135
136 Bab 136
137 Bab 137
138 Bab 138
139 Bab 139
140 Bab 140
141 Bab 141
142 Bab 142
143 Bab 143
144 Bab 144
145 Bab 145
146 Bab 146
147 Bab 147
148 Bab 148
149 Bab 149
150 Bab 150
151 Bab 151
152 Bab 152
153 Bab 153
154 Bab 154
155 Bab 155
156 Bab 156
157 Bab 157
158 Bab 158
159 Bab 159
160 Bab 160
161 Bab 161
162 Bab 162
163 Bab 163
164 Bab 164
165 Bab 165
166 Bab 166
167 Bab 167
168 Bab 168
169 Bab 169
170 Bab 170
171 Bab 171
172 Bab 172
173 Bab 173
174 Bab 174
175 Bab 175
176 Bab 176
177 Bab 177
178 Bab 178
179 Bab 179
180 Bab 180
181 Bab 181
182 Bab 182
183 Bab 183
184 Bab 184
185 Bab 185
186 Bab 186
187 Bab 187
188 Bab 188
189 Bab 189
190 Bab 190
191 Bab 191
192 Bab 192
193 Bab 193
194 Bab 194
195 Bab 195
196 Bab 196
197 Bab 197
198 Bab 198
199 Bab 199
200 Bab 200
201 Bab 201
202 Bab 202
203 Bab 203
204 Bab 204
205 205
206 Bab 206
Episodes

Updated 206 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27
28
Bab 28
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Bab 103
104
Bab 104
105
Bab 105
106
Bab 106
107
Bab 107
108
Bab 108
109
Bab 109
110
Bab 110
111
Bab 111
112
Bab 112
113
Bab 113
114
Bab 114
115
Bab 115
116
Bab 116
117
Bab 117
118
Bab 118
119
Bab 119
120
Bab 120
121
Bab 121
122
Bab 122
123
Bab 123
124
Bab 124
125
Bab 125
126
Bab 126
127
Bab 127
128
Bab 128
129
Bab 129
130
Bab 130
131
Bab 131
132
Bab 132
133
Bab 133
134
Bab 134
135
Bab 135
136
Bab 136
137
Bab 137
138
Bab 138
139
Bab 139
140
Bab 140
141
Bab 141
142
Bab 142
143
Bab 143
144
Bab 144
145
Bab 145
146
Bab 146
147
Bab 147
148
Bab 148
149
Bab 149
150
Bab 150
151
Bab 151
152
Bab 152
153
Bab 153
154
Bab 154
155
Bab 155
156
Bab 156
157
Bab 157
158
Bab 158
159
Bab 159
160
Bab 160
161
Bab 161
162
Bab 162
163
Bab 163
164
Bab 164
165
Bab 165
166
Bab 166
167
Bab 167
168
Bab 168
169
Bab 169
170
Bab 170
171
Bab 171
172
Bab 172
173
Bab 173
174
Bab 174
175
Bab 175
176
Bab 176
177
Bab 177
178
Bab 178
179
Bab 179
180
Bab 180
181
Bab 181
182
Bab 182
183
Bab 183
184
Bab 184
185
Bab 185
186
Bab 186
187
Bab 187
188
Bab 188
189
Bab 189
190
Bab 190
191
Bab 191
192
Bab 192
193
Bab 193
194
Bab 194
195
Bab 195
196
Bab 196
197
Bab 197
198
Bab 198
199
Bab 199
200
Bab 200
201
Bab 201
202
Bab 202
203
Bab 203
204
Bab 204
205
205
206
Bab 206

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!