Bab 10

Anita melihat kearah jendela rumahnya, salju terlihat mulai turun dengan deras kembali. Ada perasaan was was yang kini tengah menyelimuti hatinya, Anita terlihat gelisah karena Lukman suaminya tidak kunjung memberinya kabar kembali.

Wanita berdarah Manado Bali itu menutup tirai jendelanya, namun saat tirai jendela kaca itu sedikit lagi tertutup kedua mata Anita menyipit untuk melihat sesuatu yang tengah berjalan dijalanan yang ada tepat didepan rumahnya.

Anita menyipitkan kedua matanya saat melihat seseorang berjalan pincang ditengah guyuran salju tanpa mantel tebal dan sebagainya. Hanya menggunakan kemeja putih lusuh dan begitu banyak noda merah dipakainya. Anita tidak dapat memastikan noda merah apa itu, noda merah darah atau hanya pewarna biasa. Namun ada janggal dengan gerak gerik orang yang Anita yakini adalah seorang pria itu, cara jalan dan pakaiannya tidak seperti orang normal biasanya.

Mungkinkah orang itu adalah orang gila atau pasien rumah sakit jiwa yang melarikan diri.

"Ma!"

"Astaga Zen, kamu bikin Mama kaget tahu!"

Anita memegangi dadanya yang berdetak dua kali lebih cepat karena ulah Zen. Sedangkan Zen terlihat menyedikan bahunya, pria remaja itu mengalihkan pandangannya kearah jalanan yang mulai dipenuhi oleh salju.

"Apa sih yang Mama lihat tadi?"

"Tadi Mama lihat..., eh sudah tidak ada?"

Anita menyipitkan matanya melihat kearah jalanan. Namun apa yang dia lihat tadi sudah tidak ada disana.

"Ah sudahlah mungkin Mama tadi salah lihat, ayo kedalam!"

Anita merangkul pundak Zen dan membawa putranya itu kedalam rumah. Sedangkan diluar sana salju mulai menutupi jalanan, pepohonan dan halaman rumah mereka.

🕷🕷🕷

Malam semakin larut, salju yang turun perlahan mulai reda namun hawa dinginnya masih menusuk kulit ketiga manusia yang tengah berbagi selimut dan tempat tidur.

Namun dering telepon yang terde gar membuat Anita membuka kedua matanya perlahan. Bahkan wanita itu sempat mengecup dahi Ina dan Zen yang tengah tidur dikedua sisinya.

"Dengan kediaman keluarga Wijaya."

📞: "Anita dengarkan aku! bereskan barang barang penting kalian lalu segera pergi dari kota ini. Gunakan mobil yang ada digarasi, bawa anak anak secepatnya."

"Why? kenapa kamu dari kemarin malam menyuruh aku dan anak anak pergi dari kota ini? ada apa sebenarnya?"

📞: "Sayang please, tolong menurutlah. Ini sangat genting Anita, aku mohon demi keselamatan kalian!"

"Lalu bagaimana denganmu By?!"

Anita bahkan sudah berkaca kaca saat mendengar suara Lukman yang terdengar frustasi.

📞: " Jangan fikirkan aku, sekarang bersiaplah i love you, sampaikan salam sayangku pada Ina dan Zen. Aku mencintai kalian bertiga, selalu dan selamanya."

Bip...

"By! hallo By!"

Air mata Anita menetes, dia menatap nanar pada telepon rumah yang tengah dia pegang. Bahkan Anita menggengam erat benda itu didadanya.

Wanita beranak dua itu menyeka air matanya kasar, dia segera meletakan telepon itu dengan kasar dan segera kembali kedalam kamarnya.

"Sayang ayo bangun, bereskan barang barang kalian."

Anita terus saja menepuk pipi Ina dan Zean secara bergantian. Kedua anaknya itu masih tertidur dengan lelap, sedangkan Anita wanita itu terlihat tengah memasukan surat surat berharga mereka serta beberapa uang cash yang ada didalam brangkas.

"Mama mau kemana? kenapa Mama membuka koper? Mama mau kemana?"

"Zen, sayang cepat bereskan barang barang kamu, jangan banyak bertanya oke!"

Zen mengangguk, remaja itu pun bangkit dari tidurnya. Pria remaja itu segera keluar dari kamar orang tuanya dan segera melakukan apa yang diperintahkan oleh sang Mama.

"Ina, sayang, ayo bangun!"

YUHUUUUUUU SEMOGA KALIAN SUKA DAN MAKIN PENASARAN DENGAN CERITA YANG AKY BUAT INI

SEE YOU NEXT TOMORROW

BABAYYY MUUUAAAACCCHHH

Terpopuler

Comments

Nenti

Nenti

deg"n aku kak

2023-08-01

0

Anie Jung

Anie Jung

Mulai bikin ber debar debar. 😟

2023-05-22

1

Anonymous

Anonymous

semoga mereka ka keburu kena wabah virus itt ternyata yang jahat itt papa ny si sam 😡

2023-05-20

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!