Bab 4

"Kalian yakin akan melakukan hal itu, c'mon itu berbahaya. Bukan hanya untuk kita, tapi untuk dunia right."

Lukman mencoba untuk memperingati rekan rekannya agar tidak mengambil tindakan diluar batas. Tidak mungkin virus penelitian mereka diuji coba pada manusia, gila saja! Lukman dan Akira saja yang memegang kendali penelitiannya tidak berani menjamin kalau Virus itu akan jinak pada manusia.

Lukman sempat berfikir, untuk apa petinggi negara ini meneliti virus lalu mengembangkannya. Namun saat Akira,wanita berdarah Jepang yang menjadi partner kerjanya menjelaskan semuanya barulah Lukman mengerti. Negara ini tengah membuat senjata biologis dengan Virus matikan sebagai senjata andalan mereka.

"Ini sudah keputusan dari petinggi Mr Wijaya, kita hanya bawahan jadi tolong turuti saja dan bekerja sama lah!"

Lukman menggelengkan kepalanya pelan, hatinya menolak tapi dia kembali memikirkan kehidupan keluarganya saat ini. Kalau Lukman tahu dia akan bekerja di perusahan ini sebagai pengembang virus berbahaya, dia tidak akan mau menandatangi kontrak kerja itu.

"Terserah kalian, dan jangan sampai menyesal!"

Lukman segera pergi diikuti oleh Akira, sementara rekan kerjanya yang lain kembali kestation masing masing.

"Apa yang harus kita lakukan Mr Wijaya?"

Lukman melihat layar komputer yang tengah menampilkan keagresifan virus yang tengah dia teliti itu. Lukman yakin akan ada sesuatu yang terjadi diluar kendalinya.

"Kita harus buat penawarnya, tapi jangan sampai ada yang tahu!"

Akira mengangguk setuju, mereka memang tidak bisa berbuat apa apa sekarang. Yang bisa mereka lakukan adalah sedia payung sebelum hujan, dan semoga itu akan berhasil sebelum virus virus ini diuji coba.

🐝🐝🐝

"Kami berangkat Ma!"

"Oke hati hati guys!"

Ina dan Zean keluar dari rumah, mereka berdua tidak lupa menggunakan jaket tebal dua lapis serta sarung tangan berlapis  lapis, juga kuplul yang super tebal. Bahkan Zean memakai hampir 5 pasang kaos kaki karena masih merasa kedinginan.

Mereka harus memakai kendaraan umum untuk menuju kampus dan sekolah, karena sang Papa tidak pulang dari semalam, mereka berdua terpaksa naik bus.

"Kakak turun, kamu hati hati ya."

Zean menganggukkan kepalanya, remaja itu memperhatikan sang Kakak hingga gadis itu masuk kearea kampus. Setelah melihat Ina sudah tidak terlihat lagi, Zean memasang earphone dikedua telinganya tanpa peduli dengan orang yang baru saja duduk di kursi sebelahnya.

Sementara Ina, gadis itu berjalan cepat karena sudah tidak tahan dengan udara dingin pagi ini.Salju turun tadi malam, dan pagi ini udara dingin benar benar menusuk ke kulit hingga ke tulangnya.

Setidaknya saat dikelasnya nanti ada penghangat ruangan yang akan sedikit menghangatkan tubuhnya.

"Ina!"

Aiko terlihat sedikit berlari menuju Ina, gadis berdarah jepang itu masih memakai jaket hangatnya sama seperti Ina saat ini.

"Kau baru sampai?"

"Yeah, udara pagi ini begitu dingin, sebenarnya aku malas ke kampus."

Aiko tergelak,dia segera merangkul pundak temannya itu. Kedua gadis berbeda negara itu tertawa kecil sepanjang perjalanan menuju kelas mereka. Keduanya tidak peduli dengan tatapan orang orang yang mengarah pada mereka.

"Kau tahu, Verzon memutuskan Selena kemarin."

"What? seriuosly?"

"Yeah, Sellena ketahuan selingkuh dengan Brian. Kau tahu Verzon memergoki mereka berdua sedang tidur bersama di apartment Selena, iiuuww gadis murahan."

Ina dan Aiko hanya saling pandang saat tidak sengaja mendengar percakapan antara gadis berambut blonde dan berkulit hitam yang merupakan teman dari gadis yang sedang mereka bicarakan itu.

"Lihat, teman mereka saja mereka bicarakan, bagaimana dengan orang lain. Dasar bermuka dua,aku tidak suka dengan teman seperti itu."

Ina hanya tertawa kecil mendengar gerutuan temannya, pandangannya beralih pada pintu masuk kelasnya.

"Ver maafkan aku, aku tidak ada hubungan apa apa dengan Bri..,"

"Shut up!"

Ucapan gadis itu terhenti saat pria yang dia cekal lengannya menghempaskannya kasar dan tidak berperasaan.

"Tidak usah dilihat, ayo kita keluar!"

SEMOGA KALIAN SUKA THANK'S

Terpopuler

Comments

Rahma Hayati

Rahma Hayati

😍

2023-09-08

0

Anie Jung

Anie Jung

Klo dilihat nnti kau yg kna Ina🤣

2023-05-22

0

Anonymous

Anonymous

apa si Verizon ini nanti nya akan suka sama si ina wahh makin penasaran nihh kak def 🤭🤭😄😄

2023-05-20

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!