"Thank's Sam, bye bye Ina, see you tomorrow."
Ina melambaikan tanganya pada Aiko, senyuman manis gadis berdarah Indonesia itu terus mengembang dan itu tidak lepas dari mata hijau milik Samuel.
"See you tomorrow, Aiko."
Ina dan Aiko masih melambaikan tangannya walaupun mobil jeep yang dikendarai Samuel mulai meninggalkan rumah Aiko. Sepanjang perjalanan kedua orang itu lebih banyak diam, keadaan didalam mobil terasa canggung. Sedangkan diluar salju masih turun lumayan lebat, dan itu membuat Ina semakin mengeratkan mantel bulu yang tengah dia pakai.
Samuel yang tengah fokus menyetir terlihat melirik Ina lewat sudut matanya, dia melihat gadis yang ada disampingnya ini tengah kedinginan.
"Pakai jaket ini!"
Samuel melemparkan jaket bomber miliknya pada Ina, sedangkan kedua mata hijaunya tetap fokus kearah depan. Ina yang tengah kedinginan tidak bisa menolak jaket yang diberikan oleh Sam, lebih tepatnya dilemparkan padanya. Secepat kilat Ina segera memakai jaket itu, dia tidak mau terkena hipotermia didalam mobil Sam.
Ciittt...
Ina sedikit terhuyung kedepan saat mobil yang tengah Samuel kendari berhenti tiba tiba. Untung saja Ina memakai sabuk pengamannya dengan benar, kalau tidak mungkin dahi lebarnya itu sudah mencium dasbord mobil.
"Ada apa?"
Ina memberanikan dirinya untuk bertanya pada pria berwajah tampan namun irit bicara. Tatapan Ina dan Sam terarah pada sebuah mobil yang tiba tiba saja menabrak mobil yang ada didepan mobil mereka.
"Sam kau mau kemana?"
Ina menarik ujung mantel Samuel saat pria itu hendak membuka pintu mobil, tatapan Ina mengisyaratkan agar Samuel tidak turun dari mobil. Bukan hanya karena udara cukup ekstrim namun karena kondisi jalanan tengah gaduh.
"Kau tunggu dimobil jangan kemana mana!"
Brraakk...
Samuel menggosok kedua telapak tangannya saat dia keluar dari dalam mobilnya. Nafasnya bahkan sedikit berasap karena udara diluar begitu terasa menusuk, salju masih saja turun walau tidak sederas tadi.
"Ada apa?"
"Entahlah orang yang mengendarai mobil merah itu tiba tiba saja menabrakan mobilnya pada mobil ini. Untung saja anak anak yang ada dimobil ini tidak terluka parah."
Samuel sedikit mengintip kedalam mobil berwarna merah yang menjadi tersangka. Karena pintu mobil itu terkunci dari dalam jadi orang orang tidak bisa berbuat apa apa selain menunggu para petugas kepolisian.
Sam menyipitkan kedua matanya untuk melihat orang yang ada didalam mobil merah. Kedua mata Sam membola saat melihat kondisi pria yang ada didalam mobil, Sam memundurkan langkahnya. Wajahnya terlihat tegang, dia berbalik menjauh dari mobil itu dan bergegas kembali menuju mobilnya.
"Apa yang terjadi?"
Sam meraih botol air mineral yang ada disisi kursi mobilnya. Wajahnya masih terlihat tegang, bahkan terkesan panik.
"Sam, are you okey?"
"Yeah, i'am okey!"
Sam kembali menyalakan mesin mobilnya, pria itu segera meninggalkan jalanan itu dengan cepat tanpa ingin menoleh lagi kearah belakang.
Selama perjalanan mereka berdua kembali terdiam, Ina bahkan lebih nyaman melihat salju yang turun kebumi lewat jendela mobil dari pada harus mencuri lirik pada pria yang ada disebelahnya.
"Memang apa bagusnya salju yang jatuh itu?"
Ina sedikit tersentak saat mendengar Samuel tiba tiba berbicara padanya. Pria itu tetap fokus melihat kearah jalanan saat dia berbicara dengan Ina.
"Bagus aku suka, soalnya dinegara asalku tidak ada salju. Ini pengalaman baruku, makanya aku belum terlalu kuat menghadapi cuaca seperti ini."
Samuel terlihat sedikit melirik pada Ina lewat sudut matanya, namun setelah itu dia kembali fokus pada jalanan.
"Biasakan tubuhmu itu untuk menghadapi cuaca yang lebih ekstrim kedepannya nanti!"
SEMOGA KALIAN SUKA, THANK'S
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 34 Episodes
Comments
Anie Jung
Ini awal kedekatan antara Ina dan Sam😁🤭
2023-05-22
0
Anonymous
aahhh samuel diyam diyam perhatian nii sama ina aku yakin deh kalo orang orang itt ter kena virus berbahaya jadi kaya jombi gitt yaa😟😟
2023-05-20
0