MASIH DI KAMPUS

jam istirahat telah tiba Kanaya dan Silva mereka berjalan ke kantin untuk makan siang namun di tengah-tengah perbincangan mereka malah ada seorang laki-laki yang ikut nimbrung duduk di sana " Kakak ngapain sih duduk di sini Cari tempat lain deh " kalau Silva kepada Billy

Billy yang diusir oleh Silva ia tidak menghiraukan ucapan Silva Billy malah menatap Kanaya yang sedang memakan bakso miliknya " jangan protes deh, kekasih gue aja nggak banyak protes tuh kalau banyak protes banget lebih baik lo aja tuh sana yang pergi " usir Billy kepada Silva

Uwekkkkkkk.....

Silva berpura-pura muntah di depan Billy ia merasa bosan mendengar Billy yang selalu mengganggu, dan mengaku bahwa dirinya adalah kekasih Kanaya padahal hubungan Kanaya dan Billy pun tidak lebih dari kakak senior " Kakak itu kehabisan obat ya, daripada kakak menghalu mending Kakak beli obat. Sayang punya wajah ganteng tapi kok rada-rada " Sindir Silva

Kanaya yang awalnya menikmati bakso miliknya ya tersenyum kecil karena melihat perdebatan Billy dan juga Silva " sudah sudah sebenarnya kalian ke kantin itu mau apa sih Mau makan apa Mau ribut, Memangnya dengan ribut perut kalian akan kenyang? " Kata Kanaya Menengahi mereka

" Habis dia tuh menyebalkan sekali " gerutu Silva

" Eh wanita cebong, elo itu ya pengganggu tahu nggak, Daripada Lo marah-marah nggak jelas lebih baik lo pesenin gue makanan gih "

Brak....

Kanaya menggebrak meja iya benar-benar mulai kesal kepada mereka berdua, mereka telah mengganggu makan siangnya " jika kalian mau ribut sana pergi ke lapangan jangan di sini nggak tahu apa kalau orang lagi laper " Keluh Kanaya

" Sekali lagi kalian ribut lebih baik kalian pergi ke Lapangan, aku lebih memilih makan sendiri daripada harus melihat kalian ribut terus "

" Maafkan aku kanaya, aku ini kan sahabatmu Masa kamu tega sih menyuruh aku pergi, Lagian mood aku juga jadi jelek gara-gara ada laki-laki yang kepedean nya selangit ini "

" Orang dia yang ngajak ribut malah nyalahin orang, Gue baru tahu ya di dunia ini ternyata ada wanita yang tidak tahu malu "

Kanaya menggelengkan kepalanya lalu ia meninggalkan meja yang didudukinya " Aku lebih baik pindah meja daripada harus makan tapi malah mendengarkan ocehan kalian berdua " Kanaya membawa mangkok baksonya kemeja lain

Silva dan Billy yang melihat kepergian Kanaya mereka masih aja saling memberikan tatapan tajam mereka berdua selalu bermusuh bebuyutan Padahal mereka baru bertemu beberapa bulan ini, dan Entah kenapa Silva sangat tidak menyukai Billy.

" lihat tuh gara-gara lo, kekasih gue pindahkan "

" Dih, dia masih belum sadar juga Apa kesalahannya, Percuma ya ngomong ama orang yang gak nyambung mau sampai kapanpun tetap aja nggak akan nyambung " Silva langsung pergi menghampiri Kanaya

" Kanaya Maafkan Aku, jangan marah kepada aku please " Silva mendongakkan kepalanya kepada Kanaya

Kanaya menghentikan aktivitasnya lalu melihat ke sahabatnya " Aku tidak marah hanya saja aku merasa risih jika ada orang yang ribut di depanku, mungkin karena aku sedang hamil jadi hormon ku juga kurang baik " bisik Kanaya pelan

" What's!!! hamil? beneran kamu lagi hamil " Tanya Silva

" Suuuttttt.. jangan kencang-kencang ini rahasia kita berdua jangan sampai orang lain tahu oke "

Silva masih terkejut mendengar karena ya yang sedang hamil lalu ia menganggukkan kepalanya pelan " oke, aku nggak akan bilang ke siapa-siapa " Jawab Silva

" Terimakasih kasih sahabatku "

" jadi apa Karena ini Kamu jarang masuk kampus, apa suamimu yang melarang kamu untuk tidak masuk kampus? "

Kanaya menganggukkan kepalanya " Iya suamiku tidak mengizinkan aku untuk masuk kuliah makanya aku jarang ke kampus " jawab Kanaya Jujur

Namun Kanaya belum berani untuk berkata jujur sejujur-jujurnya kepada sahabatnya ini cukup dirinya dan juga Allah yang tau bagaimana pernikahan yang sebenarnya, tidak mungkin juga Kanaya bercerita kepada Silva, Apa yang sebenarnya bisa-bisa Silva akan bercerita lagi kepada orang tuanya

" Suamimu romantis sekali, Andai saja aku sudah diijinkan menikah Mungkin aku akan mencari sosok suami yang sepertimu " Silva menaruh kedua tangannya di dagu Iya benar-benar tidak percaya jika sahabatnya itu memiliki suami yang sangat romantis dan sangat pengertian

Kanaya hanya tersenyum semua karena semua itu tidaklah nyata " Andai saja kamu tahu pernikahan apa yang aku jalani ,Aku tidak tahu apa kamu akan masih bilang romantis atau tidak, dan apa kamu akan masih mencari suami yang sepertiku? " batin Kanaya

Silva yang mendapatkan kabar bahwa Kanaya telah hamil Iya langsung mengirim pesan kepada kedua orang tuanya dan memberitahu Bahwa saat ini karena ia telah hamil

sontak saja pesan yang dikirimkan oleh Silva langsung disambut heboh oleh kedua orang tuanya

" lihat nih tadi aku bilang kepada Mama bahwa kamu sedang hamil, dan kamu ingin tahu apa reaksinya? "

" Apa memangnya? "

" Mamaku lari keluar lalu berteriak kepada para tetangga memberitahu bahwa kamu saat ini sedang hamil hihihi "

" Kamu itu ya memang benar-benar " Naya sepertinya sudah tepat untuk merahasiakan pernikahannya dari Silva buktinya ia langsung bercerita kepada orang tuanya soal kehamilannya

" lihat tuh, Mamah dan pada Tetangga sampai berucap syukur karena kamu telah hamil saat ini "

Kanaya tidak menjawab ia hanya tersenyum simpul " Aku jadi tidak sabar bagaimana wajah anakku nanti apa dia tampan atau dia cantik sepertiku hahaha... "

" Jangan ngadi-ngadi deh kan Aku Mamahnya otomatis anaknya akan mirip denganku kalau nggak dengan ayahnya " Keluh Kanaya kepada Silva

" iya siapa tau saja kan, Anakmu Ada mirip-mirip nya Gitu denganku "

" Kalo kamu ingin Anak yang mirip dengan mu kenapa kamu tidak bikin saja dengan Pacarmu itu " Ucap Kanaya

" Wah, Mentang-mentang sudah pengalaman " Kata Silva Menggoda Kanaya dengan kedua mata yang berkedip-kedip

Kanaya Mengangkat sebuah pundak nya lalu ia meminum Jus jeruk yang tadi ia pesan " Ingat ya Jangan Kamu bilang-bilang ke teman kampus jika Aku saat ini telah menikah dan Sedang hamil, Aku tidak mau mereka berfikiran yang tidak-tidak kepadaku " kata Kanaya

" Siap Beres " Jawab Silva " Rahasia mu aman di tanganku " lanjut Silva

" Yasudah ayo habiskan, Sebentar lagi kita harus masuk ke kelas " kata Kanaya

" Hehehe Iyah benar bumil " jawab Silva Pelan ketika Bilang Bumil

Kanaya lagi-lagi membuang napasnya pelan " Makanya Jika Lagi makan Itu jangan banyak omong jadinya lama kan makannya " Kata Kanaya

" Habis ceritamu lebih seru dari pada Makanan ini hehehe "

Setelah beres Makan Kanaya dan Silva langsung kembali ke kelas mereka Melanjutkan kegiatan di kelas.

Terpopuler

Comments

Elizabeth Yanolivia

Elizabeth Yanolivia

yasudah = ya sudah

2024-10-06

0

Elizabeth Yanolivia

Elizabeth Yanolivia

berfikiran = berpikiran

2024-10-06

0

Elizabeth Yanolivia

Elizabeth Yanolivia

sebuah pundak = kedua pundak

2024-10-06

0

lihat semua
Episodes
1 AWAL MULA
2 NENEK MASUK RUMAH SAKIT
3 BANTUAN ORANG ASING
4 HARI PERTAMA
5 PERJANJIAN
6 GIBAH MAJIKAN
7 SEEKOR ANAK KUCING
8 MOL
9 HARI PERTAMA KULIAH
10 BINGUNG
11 KEHAMILAN
12 KEPULANGAN WENDA
13 KEHAMILAN SIMPATIK
14 KESEDIHAN WENDA
15 MALAM BERSAMA
16 MASUK KAMPUS
17 MASIH DI KAMPUS
18 RUJAK EKSTRIM
19 SORE BERDUA
20 KANAYA MASUK RUMAH SAKIT
21 JANJI
22 ACARA EMPAT BULANAN
23 GENGSI
24 MALAM BERSAMA
25 KEBENARAN I
26 KEBENARAN KE II
27 MERTUA BAIK
28 SATU BULAN KEMUDIAN
29 MENGETAHUI
30 NGIDAM
31 SEPERTI MELIHAT KARAN
32 Karan datang
33 Pulang kampung
34 CEMBURU
35 CERITA DI BALIK IKAN ASIN BAKAR
36 KARAN YANG MASIH TIDAK INGIN JUJUR
37 MANGGA MUDA
38 KEDATANGAN WENDA
39 INGIN MENYUDAHINYA
40 NAYA MASUK RUMAH SAKIT
41 APARTEMEN
42 MENCOBA MENERIMA
43 BERTEMU TEMAN BARU
44 KEDATANGAN WENDA
45 KENZO PRATAMA
46 WANITA ASING
47 WENDA KEMBALI
48 WASPADA
49 KANAYA DATANG KE KANTOR
50 LARAN MASUK RUMAH SAKIT
51 SEMBUH
52 Pulang kampung
53 RUMAH NENEK
54 BERBIKAN
55 RUMAH NENEK
56 BEBERAPA TAHUN KEMUDIAN
57 S2. NARAYA
58 S2. VEBBY YANG MATI KUTU
59 S2. BERTEMU LAGI
60 S2. Jessica Kirana
61 S2. GADIS MALANG
62 S2. SIKSAAN UNTUK JESICCA
63 S2. 10 TAHUN YANG LALU
64 S2. JESICCA PINGSAN
65 S2. MASAKAN JESI
66 S2. JESI MASUK RUMAH SAKIT
67 S2. PERUBAHAN JESICCA
68 S2. SETITIK PERHATIAN
69 S2. LIBURAN
70 S2. MINTA MAAF
71 S2. MEMINTA IJIN
72 S2. Villa
73 S2. RENCANA MENIKAH
74 S2. KEKESALAN RIRI
75 S2. ANCAMAN VEBBY
76 S2. FITNAH
77 S2. HINAAN
78 S2. KANTOR
79 S2. PENCULIKAN
80 S2. PENYELAMATAN
81 S2. KEDATANGAN BU ERINA
82 S2.HARI BAHAGIA
83 S2. MENYERAHKAN DIRI
84 S2. Beti
85 S2. VEBBY YANG MASIH TIDAK BISA MENERIMA
86 S2. PENDERITA RIRI
87 S2. KOTA B
88 S2. JESSICA TERSIRAM AIR PANAS
89 S2. SEAFOOD
90 S2. ROMANTIS ALA KENZO
91 S2. MEMBASMI HAMA
92 S2. RINDU SAMBEL TERASI
93 S2. RAMEN
94 S2. RENCANA LIBURAN PAPAH DAN MAMAH
95 S2. GERAM KEVIN
96 S2. DUFAN
97 S2. KEVIN
98 S2. MiKO
99 S2. BARBEQUE
100 S2. PISANG GORENG
101 S2. KEMBALINYA LAURA
102 S2. KEVIN
103 S2. TWINS
104 S2. TIDAK ADA RESTU
105 S2.SATU BULAN KEMUDIAN
106 S2. INFO! INI ADALAH CERITA NARA YANG SUDAH MENJADI SEORANG GADIS
107 S2. AKAL BULUS KENZO
108 S2. KEBERANIAN NARA
109 S2. HARI NARA
110 S2.HARI-HARI NARA
111 S2 KOTA B
112 S2. BERTEMU LAGI
113 S2 TEMAN BARU
114 S2. BIOSKOP
115 S2. MENJADI DEKAT
116 S2. SEMAKIN DEKAT
117 S2. JUNO PATAH HATI
118 S2. NARA KECELAKAAN
119 S2 NONTON
120 S2. ISI HATI BRIAN
121 S2 MAKAN MALAM
122 S2. KESALON
123 S2. PERGI KE ACARA
124 S2. PESTA
125 S2. JADIAN
126 S2 KE KANTOR
127 S2. BRIAN NAKAL
128 S2. GOSIP
129 S2.
130 S2. HANCUR DALAM SEKEJAP
131 S2. JALAN-JALAN
132 S2. KLARIFIKASI
133 S2. SELALU ADA DRAMA
134 S2. MBAK RANI TERTANGKAP
135 S2. MASIH DI RUMAH SAKIT
136 S2. KETAHUAN
137 S2. LAMARAN
138 S2.FLASHBACK
139 S2. MERAJUK
140 S2. KEHANCURAN LUNA
141 S2. NARA PULANG
142 S2. MOOD YANG KURANG BAIK.
143 S2. HIBUR NARA
144 S2.
145 S2. KEDATANGAN SILVIA
146 S2. MAKAN MALAM
147 S2. BERTEMU
148 S2. DI GADAI
149 S2. OOO KETAHUAN
150 S2. KEPUTUSAN
151 S2. SAH
152 S2. PENGANTIN BARU
153 S2. BEBERAPA HARI KEMUDIAN.
154 S2. RESEPSI
155 S2. BULAN MADU
156 S2. MASIH LIBURAN
157 S2. TENTANG JESSY.
158 S2. BALI
159 S2. KETEMU FABIAN
160 S2. KEDATANGAN ORANG TUA BRIAN
161 S2. TENTANG ERLANGGA
162 S2. MAKAN SIANG MENUJU SORE
163 S2. MENGHINDAR
164 S2. KEDATANGAN ERINA.
165 S2. KEDATANGAN RIANTI
166 S2. KABAR DUKA
167 S2. TANDA-TANDA
168 S2. POSITIF
169 S2. BERTEMU KEVIN.
170 S2. ERINA
171 S2. KESIALAN ERINA.
Episodes

Updated 171 Episodes

1
AWAL MULA
2
NENEK MASUK RUMAH SAKIT
3
BANTUAN ORANG ASING
4
HARI PERTAMA
5
PERJANJIAN
6
GIBAH MAJIKAN
7
SEEKOR ANAK KUCING
8
MOL
9
HARI PERTAMA KULIAH
10
BINGUNG
11
KEHAMILAN
12
KEPULANGAN WENDA
13
KEHAMILAN SIMPATIK
14
KESEDIHAN WENDA
15
MALAM BERSAMA
16
MASUK KAMPUS
17
MASIH DI KAMPUS
18
RUJAK EKSTRIM
19
SORE BERDUA
20
KANAYA MASUK RUMAH SAKIT
21
JANJI
22
ACARA EMPAT BULANAN
23
GENGSI
24
MALAM BERSAMA
25
KEBENARAN I
26
KEBENARAN KE II
27
MERTUA BAIK
28
SATU BULAN KEMUDIAN
29
MENGETAHUI
30
NGIDAM
31
SEPERTI MELIHAT KARAN
32
Karan datang
33
Pulang kampung
34
CEMBURU
35
CERITA DI BALIK IKAN ASIN BAKAR
36
KARAN YANG MASIH TIDAK INGIN JUJUR
37
MANGGA MUDA
38
KEDATANGAN WENDA
39
INGIN MENYUDAHINYA
40
NAYA MASUK RUMAH SAKIT
41
APARTEMEN
42
MENCOBA MENERIMA
43
BERTEMU TEMAN BARU
44
KEDATANGAN WENDA
45
KENZO PRATAMA
46
WANITA ASING
47
WENDA KEMBALI
48
WASPADA
49
KANAYA DATANG KE KANTOR
50
LARAN MASUK RUMAH SAKIT
51
SEMBUH
52
Pulang kampung
53
RUMAH NENEK
54
BERBIKAN
55
RUMAH NENEK
56
BEBERAPA TAHUN KEMUDIAN
57
S2. NARAYA
58
S2. VEBBY YANG MATI KUTU
59
S2. BERTEMU LAGI
60
S2. Jessica Kirana
61
S2. GADIS MALANG
62
S2. SIKSAAN UNTUK JESICCA
63
S2. 10 TAHUN YANG LALU
64
S2. JESICCA PINGSAN
65
S2. MASAKAN JESI
66
S2. JESI MASUK RUMAH SAKIT
67
S2. PERUBAHAN JESICCA
68
S2. SETITIK PERHATIAN
69
S2. LIBURAN
70
S2. MINTA MAAF
71
S2. MEMINTA IJIN
72
S2. Villa
73
S2. RENCANA MENIKAH
74
S2. KEKESALAN RIRI
75
S2. ANCAMAN VEBBY
76
S2. FITNAH
77
S2. HINAAN
78
S2. KANTOR
79
S2. PENCULIKAN
80
S2. PENYELAMATAN
81
S2. KEDATANGAN BU ERINA
82
S2.HARI BAHAGIA
83
S2. MENYERAHKAN DIRI
84
S2. Beti
85
S2. VEBBY YANG MASIH TIDAK BISA MENERIMA
86
S2. PENDERITA RIRI
87
S2. KOTA B
88
S2. JESSICA TERSIRAM AIR PANAS
89
S2. SEAFOOD
90
S2. ROMANTIS ALA KENZO
91
S2. MEMBASMI HAMA
92
S2. RINDU SAMBEL TERASI
93
S2. RAMEN
94
S2. RENCANA LIBURAN PAPAH DAN MAMAH
95
S2. GERAM KEVIN
96
S2. DUFAN
97
S2. KEVIN
98
S2. MiKO
99
S2. BARBEQUE
100
S2. PISANG GORENG
101
S2. KEMBALINYA LAURA
102
S2. KEVIN
103
S2. TWINS
104
S2. TIDAK ADA RESTU
105
S2.SATU BULAN KEMUDIAN
106
S2. INFO! INI ADALAH CERITA NARA YANG SUDAH MENJADI SEORANG GADIS
107
S2. AKAL BULUS KENZO
108
S2. KEBERANIAN NARA
109
S2. HARI NARA
110
S2.HARI-HARI NARA
111
S2 KOTA B
112
S2. BERTEMU LAGI
113
S2 TEMAN BARU
114
S2. BIOSKOP
115
S2. MENJADI DEKAT
116
S2. SEMAKIN DEKAT
117
S2. JUNO PATAH HATI
118
S2. NARA KECELAKAAN
119
S2 NONTON
120
S2. ISI HATI BRIAN
121
S2 MAKAN MALAM
122
S2. KESALON
123
S2. PERGI KE ACARA
124
S2. PESTA
125
S2. JADIAN
126
S2 KE KANTOR
127
S2. BRIAN NAKAL
128
S2. GOSIP
129
S2.
130
S2. HANCUR DALAM SEKEJAP
131
S2. JALAN-JALAN
132
S2. KLARIFIKASI
133
S2. SELALU ADA DRAMA
134
S2. MBAK RANI TERTANGKAP
135
S2. MASIH DI RUMAH SAKIT
136
S2. KETAHUAN
137
S2. LAMARAN
138
S2.FLASHBACK
139
S2. MERAJUK
140
S2. KEHANCURAN LUNA
141
S2. NARA PULANG
142
S2. MOOD YANG KURANG BAIK.
143
S2. HIBUR NARA
144
S2.
145
S2. KEDATANGAN SILVIA
146
S2. MAKAN MALAM
147
S2. BERTEMU
148
S2. DI GADAI
149
S2. OOO KETAHUAN
150
S2. KEPUTUSAN
151
S2. SAH
152
S2. PENGANTIN BARU
153
S2. BEBERAPA HARI KEMUDIAN.
154
S2. RESEPSI
155
S2. BULAN MADU
156
S2. MASIH LIBURAN
157
S2. TENTANG JESSY.
158
S2. BALI
159
S2. KETEMU FABIAN
160
S2. KEDATANGAN ORANG TUA BRIAN
161
S2. TENTANG ERLANGGA
162
S2. MAKAN SIANG MENUJU SORE
163
S2. MENGHINDAR
164
S2. KEDATANGAN ERINA.
165
S2. KEDATANGAN RIANTI
166
S2. KABAR DUKA
167
S2. TANDA-TANDA
168
S2. POSITIF
169
S2. BERTEMU KEVIN.
170
S2. ERINA
171
S2. KESIALAN ERINA.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!