GIBAH MAJIKAN

Sinar matahari mulai naik keatas permukaan, cahaya yang masuk ke celah-celah jendela Tidak mengusik wanita cantik yang masih Berbalut di bawah selimut.

Kanaya yang semalam memberikan mahkota terindahnya kepada sang suami bahkan tidak hanya sekali Karan menanam benih di dalam sana, Karan sengaja melakukannya berkali-kali agar Ketika Wenda pulang Kanaya telah hamil dan adik Karan juga tidak biasanya Ia selalu On.

" Eummm.... " Kanaya terbangun ketika Ia merasakan perutnya yang lapar. Kanaya bangun ia membuka kedua matanya dengan sayup-sayup lalu ia teringat dengan kejadian semalam. Bukan sebuah senyuman ketika Kanaya teringat akan kejadian semalam ia malah meneteskan Air matanya " Nenek, Maafkan Kanaya Nek, Kanaya telah memberikannya kepada Pria yang tidak Kanaya cintai " Gumam Kanaya dalam Hati

Kanaya mengusap pipinya yang basah lalu ia melihat ke samping, di samping sudah terlihat kosong bahkan terlihat rapih seolah seperti tidak di tempati, Kanaya tersenyum getir " Apa yang aku harapkan " Gunma Kanaya " aku harap setelah ini tidak akan ada lagi malam selanjutnya dan Aku harap semuanya ini akan segara berlalu "

Dengan susah payah Kanaya bangun dari tempat tidur, rasa perih dan rasa sakit di bagian inti membuat Kanaya harus sudah payah untuk ke kamar mandi, Miris bukan.

Kanaya mengisi Bak mandi dengan air hangat lalu ia merendamkan tubuhnya di dalam sana sampai Air memenuhi kepalanya, rasanya Kanaya Ingin mengakhiri semuanya saat ini.

Jam makan siang Karan kemabli ke rumah setelah dirinya pulang Dari Meeting " Di mana wanita itu? " tanya Karan kepada Pelayan

" Yang Tuan maksud Nona Kanaya? " tanyanya Hati-hati

" Ya iya, Lalu siapa lagi " Kesal Karan

" Nona Kanaya, Belum keluar dari kamarnya Tuan. " Jawab Pelayan Itu

" Apa kamu tidak membangunkannya? Bukannya ini sudah lewat dari jam Makan siang "

Para pelayan Itu langsung menunduk mereka tidak berani berkata Apa-apa " Bodoh kalian, bagaimana jika wanita itu mati kelaparan " Ucap Karan yang langsung pergi ke kamar tamu dan melihat keadaan Kanaya

Ceklek..

Karan sudah tidak melihat keberadaan Kanaya di tempat tidur " Apa dia sedang mandi " Gumam Karan. Karan ingin ke kamar mandi namun Ia melihat Noda merah di atas seprai, Ada seulas senyum namun tiba-tiba ia teringat kembali ketika dirinya bersama Wenda, lalu Karan menggelengkan kepalanya menepis apa yang menjadi sangkaannya

Tok...

tok...

tok....

" Kanaya, Apa kau sedang mandi? "

Tidak Ada suara di dalam sana hanya Ada suara air yang mengalir

" Kanaya!! " Panggil Karan lagi

Karena tidak sabaran Karan langsung membuka pintu Kamar mandi alangkah terkejutnya Karan ketika melihat Kanaya yang sudah tenggelam dalam Bak mandi

" Kanaya!!! " Karan langsung membawa Kanaya ke atas tempat tidur lalu ia menekan tombol merah

" Hei bangun " Karan menepuk-nepuk pipi Kanya namun tetap saja tidak ada jawaban dari Kanaya

Wajah Kanaya yang sudah pucat membuta Karan khawatir ia takut terjadi sesuatu kepada Kanaya

" Tuan " salah satu pelayan masuk kedalam kamar katanya untung Karan sudah menutup tubuh Kanaya dengan selimut

" panggil dokter dan cepat duruh dia datang sekarang juga, Kalo tidak jangan harap rumah sakit itu akan tetap berdiri kokoh " Ucap Karan dengan Tegas

" Ba..baik Tuan "

Pelayan langsung menelpon Dokter keluarga yang biasa menangani Keluarga Karana

Karan mengusap wajahnya Ia benar-benar Khawatir saat ini, tidak bisanya Karan seperti ini bahkan Ketika Wenda sakit pun Karan tidak pernah panik.

Tidak butuh waktu lama Dokter telah datang dengan membawa tas yang biasa ia bawa " kau itu kebiasaan menyuruhku datang dengan Smsebuah ancaman " keluh dokter itu

" sudah jangan banyak omong periksa Dia " kata Karan yang tidak ingin banyak basa basi

Dokter itu membuang napas kasar andai saja dirinya tidak mendapatkan ancaman dan bayaran yang cukup mahal Pasti ia akan memilih enggan untuk datang dan akan menyuruh asistennya saja yang datang.

" Siapa wanita ini? " Tanya Nya

" Jangan banyak tanya! "

Dokter muda itu tersenyum " cantik " Ucapnya pelan namun masih bisa terdengar oleh Karan

" Sekali lagi kau bilang cantik dan memujinya jangan rarap Rumah sakit mu akan tetap berdiri Kokoh " ancam Karan

" Cih... Baru segitu saja dudah cemburu " keluh nya " lagian lo kan sudah Punya Wenda jadi boleh do..." Dokter muda itu langsung menghentikan ucapannya ketika Ia mendapatkan tatapan yang tidak bersahabat dari Karan " oke oke, Gue periksa sekarang " Ucap Nya

Dokter muda itu langsung memeriksa Kanaya dengan telaten " Sialan Lo, Lo tega sekali dengan gadis ini "

" Apa maksud Lo? " tanya Karan

" Gadis ini pingsan karena dirinya merasa tertekan Terus gadis ini juga pingsan karena perutnya yang kosong. Lo tegam Lo kaya tapi menyiksa orang " kata Dokter muda Itu

Karan terdiam Apa benar Kanaya tertekan " jangan banyak omong kasih dia obat dan Lo harus bikin dia tidak tertekan " Kata Karan

" Hahaha.. Ternyata seorang CEO bisa bego juga ya "

" Diam Lo "

" Gini ya, CEO tampan yang baik hati tapi suka menyiksa. Gue emang dokter tapi gue juga gak nisa menyembuhkan orang yang tertekan, Yang seharusnya menyembuhkan itu Lo. Lo dalang Dari semua ini "

" Jangan bertele-tele denganku, langsung saja pada Intinya "

" Buat dia Nyaman berada di rumah ini dan berikan kebebasan untuknya, dengan begitu Dia tidak akan merasa tertekan lagi " Ujar Dokter muda itu

Karan sedikit berfikir kenapa Kanaya bisa merasa tertekan padahal baru beberapa hari Kanaya tinggal di sini.

" Sebenarnya siapa dia? " tanya Nya Dengan serius

Karan menatap di Dokter muda itu " Bukan urusan Lo, urus saja Rumah sakit Lo yang debentar lagi akan rubuh " kata Karan yang langsung mengusir Dokter muda itu membuat Si Dokter Kesal Karena di usir paksa oleh Karan

Setalah kepergian Si dokter muda Karan duduk di samping Tempat tidur Ia menatap Kanaya dengan lekat " Apa kamu tidak merasa nyaman berada di sini? " Gumam Karan pelan

Entah Apa yang sedang Karan pikirkan saat Ini yang jelas dirinya merasa bersalah dengan apa menimpa Kanaya.

Di dapur di sibukkan dengan permintaan Karan yang meminta Para pelayan untuk menyiapkan Paviliun yang bersih dan juga nyaman Tidak hanya Itu Koki masak pun terkena imbasnya mereka harus memasak makanan sehat untuk Kanaya apa lagi Kanaya sedang sakit saat ini

" Nona Kanaya, hebat ya bisa membuat Tuan Karan Seperti ini "

" Kamu benar, Dan aku berharap jika Nona Kanaya bisa menggeser Nyonya Wenda "

" Jauh banget dengan Nyonya Wenda, Nyonya Wenda kan angkuh, sombong Tmterus so jadi tuan Rumah " Keluh Nya

" Kalian Benar. Kita Doakan saja sgar Nyonya Wenda Tergeser dan tidak kembali lagi "

" Amin "

Terpopuler

Comments

Elizabeth Yanolivia

Elizabeth Yanolivia

sgar = AGAR

2024-09-27

0

Elizabeth Yanolivia

Elizabeth Yanolivia

tmterus = terus
so = sok

2024-09-27

0

Elizabeth Yanolivia

Elizabeth Yanolivia

apa menimpa = apa YANG menimpa

2024-09-27

0

lihat semua
Episodes
1 AWAL MULA
2 NENEK MASUK RUMAH SAKIT
3 BANTUAN ORANG ASING
4 HARI PERTAMA
5 PERJANJIAN
6 GIBAH MAJIKAN
7 SEEKOR ANAK KUCING
8 MOL
9 HARI PERTAMA KULIAH
10 BINGUNG
11 KEHAMILAN
12 KEPULANGAN WENDA
13 KEHAMILAN SIMPATIK
14 KESEDIHAN WENDA
15 MALAM BERSAMA
16 MASUK KAMPUS
17 MASIH DI KAMPUS
18 RUJAK EKSTRIM
19 SORE BERDUA
20 KANAYA MASUK RUMAH SAKIT
21 JANJI
22 ACARA EMPAT BULANAN
23 GENGSI
24 MALAM BERSAMA
25 KEBENARAN I
26 KEBENARAN KE II
27 MERTUA BAIK
28 SATU BULAN KEMUDIAN
29 MENGETAHUI
30 NGIDAM
31 SEPERTI MELIHAT KARAN
32 Karan datang
33 Pulang kampung
34 CEMBURU
35 CERITA DI BALIK IKAN ASIN BAKAR
36 KARAN YANG MASIH TIDAK INGIN JUJUR
37 MANGGA MUDA
38 KEDATANGAN WENDA
39 INGIN MENYUDAHINYA
40 NAYA MASUK RUMAH SAKIT
41 APARTEMEN
42 MENCOBA MENERIMA
43 BERTEMU TEMAN BARU
44 KEDATANGAN WENDA
45 KENZO PRATAMA
46 WANITA ASING
47 WENDA KEMBALI
48 WASPADA
49 KANAYA DATANG KE KANTOR
50 LARAN MASUK RUMAH SAKIT
51 SEMBUH
52 Pulang kampung
53 RUMAH NENEK
54 BERBIKAN
55 RUMAH NENEK
56 BEBERAPA TAHUN KEMUDIAN
57 S2. NARAYA
58 S2. VEBBY YANG MATI KUTU
59 S2. BERTEMU LAGI
60 S2. Jessica Kirana
61 S2. GADIS MALANG
62 S2. SIKSAAN UNTUK JESICCA
63 S2. 10 TAHUN YANG LALU
64 S2. JESICCA PINGSAN
65 S2. MASAKAN JESI
66 S2. JESI MASUK RUMAH SAKIT
67 S2. PERUBAHAN JESICCA
68 S2. SETITIK PERHATIAN
69 S2. LIBURAN
70 S2. MINTA MAAF
71 S2. MEMINTA IJIN
72 S2. Villa
73 S2. RENCANA MENIKAH
74 S2. KEKESALAN RIRI
75 S2. ANCAMAN VEBBY
76 S2. FITNAH
77 S2. HINAAN
78 S2. KANTOR
79 S2. PENCULIKAN
80 S2. PENYELAMATAN
81 S2. KEDATANGAN BU ERINA
82 S2.HARI BAHAGIA
83 S2. MENYERAHKAN DIRI
84 S2. Beti
85 S2. VEBBY YANG MASIH TIDAK BISA MENERIMA
86 S2. PENDERITA RIRI
87 S2. KOTA B
88 S2. JESSICA TERSIRAM AIR PANAS
89 S2. SEAFOOD
90 S2. ROMANTIS ALA KENZO
91 S2. MEMBASMI HAMA
92 S2. RINDU SAMBEL TERASI
93 S2. RAMEN
94 S2. RENCANA LIBURAN PAPAH DAN MAMAH
95 S2. GERAM KEVIN
96 S2. DUFAN
97 S2. KEVIN
98 S2. MiKO
99 S2. BARBEQUE
100 S2. PISANG GORENG
101 S2. KEMBALINYA LAURA
102 S2. KEVIN
103 S2. TWINS
104 S2. TIDAK ADA RESTU
105 S2.SATU BULAN KEMUDIAN
106 S2. INFO! INI ADALAH CERITA NARA YANG SUDAH MENJADI SEORANG GADIS
107 S2. AKAL BULUS KENZO
108 S2. KEBERANIAN NARA
109 S2. HARI NARA
110 S2.HARI-HARI NARA
111 S2 KOTA B
112 S2. BERTEMU LAGI
113 S2 TEMAN BARU
114 S2. BIOSKOP
115 S2. MENJADI DEKAT
116 S2. SEMAKIN DEKAT
117 S2. JUNO PATAH HATI
118 S2. NARA KECELAKAAN
119 S2 NONTON
120 S2. ISI HATI BRIAN
121 S2 MAKAN MALAM
122 S2. KESALON
123 S2. PERGI KE ACARA
124 S2. PESTA
125 S2. JADIAN
126 S2 KE KANTOR
127 S2. BRIAN NAKAL
128 S2. GOSIP
129 S2.
130 S2. HANCUR DALAM SEKEJAP
131 S2. JALAN-JALAN
132 S2. KLARIFIKASI
133 S2. SELALU ADA DRAMA
134 S2. MBAK RANI TERTANGKAP
135 S2. MASIH DI RUMAH SAKIT
136 S2. KETAHUAN
137 S2. LAMARAN
138 S2.FLASHBACK
139 S2. MERAJUK
140 S2. KEHANCURAN LUNA
141 S2. NARA PULANG
142 S2. MOOD YANG KURANG BAIK.
143 S2. HIBUR NARA
144 S2.
145 S2. KEDATANGAN SILVIA
146 S2. MAKAN MALAM
147 S2. BERTEMU
148 S2. DI GADAI
149 S2. OOO KETAHUAN
150 S2. KEPUTUSAN
151 S2. SAH
152 S2. PENGANTIN BARU
153 S2. BEBERAPA HARI KEMUDIAN.
154 S2. RESEPSI
155 S2. BULAN MADU
156 S2. MASIH LIBURAN
157 S2. TENTANG JESSY.
158 S2. BALI
159 S2. KETEMU FABIAN
160 S2. KEDATANGAN ORANG TUA BRIAN
161 S2. TENTANG ERLANGGA
162 S2. MAKAN SIANG MENUJU SORE
163 S2. MENGHINDAR
164 S2. KEDATANGAN ERINA.
165 S2. KEDATANGAN RIANTI
166 S2. KABAR DUKA
167 S2. TANDA-TANDA
168 S2. POSITIF
169 S2. BERTEMU KEVIN.
170 S2. ERINA
171 S2. KESIALAN ERINA.
Episodes

Updated 171 Episodes

1
AWAL MULA
2
NENEK MASUK RUMAH SAKIT
3
BANTUAN ORANG ASING
4
HARI PERTAMA
5
PERJANJIAN
6
GIBAH MAJIKAN
7
SEEKOR ANAK KUCING
8
MOL
9
HARI PERTAMA KULIAH
10
BINGUNG
11
KEHAMILAN
12
KEPULANGAN WENDA
13
KEHAMILAN SIMPATIK
14
KESEDIHAN WENDA
15
MALAM BERSAMA
16
MASUK KAMPUS
17
MASIH DI KAMPUS
18
RUJAK EKSTRIM
19
SORE BERDUA
20
KANAYA MASUK RUMAH SAKIT
21
JANJI
22
ACARA EMPAT BULANAN
23
GENGSI
24
MALAM BERSAMA
25
KEBENARAN I
26
KEBENARAN KE II
27
MERTUA BAIK
28
SATU BULAN KEMUDIAN
29
MENGETAHUI
30
NGIDAM
31
SEPERTI MELIHAT KARAN
32
Karan datang
33
Pulang kampung
34
CEMBURU
35
CERITA DI BALIK IKAN ASIN BAKAR
36
KARAN YANG MASIH TIDAK INGIN JUJUR
37
MANGGA MUDA
38
KEDATANGAN WENDA
39
INGIN MENYUDAHINYA
40
NAYA MASUK RUMAH SAKIT
41
APARTEMEN
42
MENCOBA MENERIMA
43
BERTEMU TEMAN BARU
44
KEDATANGAN WENDA
45
KENZO PRATAMA
46
WANITA ASING
47
WENDA KEMBALI
48
WASPADA
49
KANAYA DATANG KE KANTOR
50
LARAN MASUK RUMAH SAKIT
51
SEMBUH
52
Pulang kampung
53
RUMAH NENEK
54
BERBIKAN
55
RUMAH NENEK
56
BEBERAPA TAHUN KEMUDIAN
57
S2. NARAYA
58
S2. VEBBY YANG MATI KUTU
59
S2. BERTEMU LAGI
60
S2. Jessica Kirana
61
S2. GADIS MALANG
62
S2. SIKSAAN UNTUK JESICCA
63
S2. 10 TAHUN YANG LALU
64
S2. JESICCA PINGSAN
65
S2. MASAKAN JESI
66
S2. JESI MASUK RUMAH SAKIT
67
S2. PERUBAHAN JESICCA
68
S2. SETITIK PERHATIAN
69
S2. LIBURAN
70
S2. MINTA MAAF
71
S2. MEMINTA IJIN
72
S2. Villa
73
S2. RENCANA MENIKAH
74
S2. KEKESALAN RIRI
75
S2. ANCAMAN VEBBY
76
S2. FITNAH
77
S2. HINAAN
78
S2. KANTOR
79
S2. PENCULIKAN
80
S2. PENYELAMATAN
81
S2. KEDATANGAN BU ERINA
82
S2.HARI BAHAGIA
83
S2. MENYERAHKAN DIRI
84
S2. Beti
85
S2. VEBBY YANG MASIH TIDAK BISA MENERIMA
86
S2. PENDERITA RIRI
87
S2. KOTA B
88
S2. JESSICA TERSIRAM AIR PANAS
89
S2. SEAFOOD
90
S2. ROMANTIS ALA KENZO
91
S2. MEMBASMI HAMA
92
S2. RINDU SAMBEL TERASI
93
S2. RAMEN
94
S2. RENCANA LIBURAN PAPAH DAN MAMAH
95
S2. GERAM KEVIN
96
S2. DUFAN
97
S2. KEVIN
98
S2. MiKO
99
S2. BARBEQUE
100
S2. PISANG GORENG
101
S2. KEMBALINYA LAURA
102
S2. KEVIN
103
S2. TWINS
104
S2. TIDAK ADA RESTU
105
S2.SATU BULAN KEMUDIAN
106
S2. INFO! INI ADALAH CERITA NARA YANG SUDAH MENJADI SEORANG GADIS
107
S2. AKAL BULUS KENZO
108
S2. KEBERANIAN NARA
109
S2. HARI NARA
110
S2.HARI-HARI NARA
111
S2 KOTA B
112
S2. BERTEMU LAGI
113
S2 TEMAN BARU
114
S2. BIOSKOP
115
S2. MENJADI DEKAT
116
S2. SEMAKIN DEKAT
117
S2. JUNO PATAH HATI
118
S2. NARA KECELAKAAN
119
S2 NONTON
120
S2. ISI HATI BRIAN
121
S2 MAKAN MALAM
122
S2. KESALON
123
S2. PERGI KE ACARA
124
S2. PESTA
125
S2. JADIAN
126
S2 KE KANTOR
127
S2. BRIAN NAKAL
128
S2. GOSIP
129
S2.
130
S2. HANCUR DALAM SEKEJAP
131
S2. JALAN-JALAN
132
S2. KLARIFIKASI
133
S2. SELALU ADA DRAMA
134
S2. MBAK RANI TERTANGKAP
135
S2. MASIH DI RUMAH SAKIT
136
S2. KETAHUAN
137
S2. LAMARAN
138
S2.FLASHBACK
139
S2. MERAJUK
140
S2. KEHANCURAN LUNA
141
S2. NARA PULANG
142
S2. MOOD YANG KURANG BAIK.
143
S2. HIBUR NARA
144
S2.
145
S2. KEDATANGAN SILVIA
146
S2. MAKAN MALAM
147
S2. BERTEMU
148
S2. DI GADAI
149
S2. OOO KETAHUAN
150
S2. KEPUTUSAN
151
S2. SAH
152
S2. PENGANTIN BARU
153
S2. BEBERAPA HARI KEMUDIAN.
154
S2. RESEPSI
155
S2. BULAN MADU
156
S2. MASIH LIBURAN
157
S2. TENTANG JESSY.
158
S2. BALI
159
S2. KETEMU FABIAN
160
S2. KEDATANGAN ORANG TUA BRIAN
161
S2. TENTANG ERLANGGA
162
S2. MAKAN SIANG MENUJU SORE
163
S2. MENGHINDAR
164
S2. KEDATANGAN ERINA.
165
S2. KEDATANGAN RIANTI
166
S2. KABAR DUKA
167
S2. TANDA-TANDA
168
S2. POSITIF
169
S2. BERTEMU KEVIN.
170
S2. ERINA
171
S2. KESIALAN ERINA.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!