KEHAMILAN

Kanaya pulang ke rumah melewati pintu utama tidak biasa Kanaya akan lewat sana Karena biasanya ia akan lewat ke samping karena Kanaya yang tidak ingin bertemu dengan Karan namun kali ini Kanaya sengaja lewat pintu depan

" Selamat sore Non " sapa Pelayan

" Mbak, apa Tuan Karan ada? " tanya Kanaya kepada Pelayan itu

" Ada Non, di ruang kerjanya "

Kanaya tersenyum " Oh baiklah, terimakasih " Jawab Kanaya Yang langsung ke ruang kerja Karan

Sebelum masuk Kanaya membuang napasnya terlebih dahulu ia ingin menguatkan hatinya

Tok..

tok..

Tok...

" Masuk "

Kanaya Langsung membuka pintu ruangan Karan

Karan yang melihat siapa yang datang langsung menghentikan pekerjaannya " Ada Apa kamu ke sini? " Tanya Karan heran.

Kanaya menaruh tes kehamilan di meja kerja Karan " Aku hamil " Ucap Kanaya dingin

Karan yang awalnya tidak tau alat apa yang di berikan oleh Kanaya, Ia langsung tersenyum dan langsung memeluk Kanaya

" Kamu hamil? " tanya Karan dengan Antusias

" Sebahagia itukah kamu mendengar aku hamil, Andai saja jika kamu adalah suamiku yang seutuhnya mungkin aku akan ikut bahagia " Gumam batin Kanaya ia meremas pakaian bawahnya

" Ini Adalah kabar yang sungguh membahagiakan " ucap Karan

" Selamat Tuan karena Anda dan Nyonya Wenda akan segara memiliki seorang anak " Ucap Kanaya dengan sekuat hati

Ucapan yang seharusnya untuk Kanaya dan Karan, tapi malah menjari milik Wenda dan Karan.

" Hahaha... Terimakasih kalo begitu aku akan segara menyuruh istriku untuk pulang " Ucap Karan yang langsung mengambil handphone miliknya

" Tunggu Tuan "

" Ya ada apa lagi? "

" Karena Aku sudah hamil berati Tuan tidak boleh menyentuhku lagi " Kata Kanaya dengan tatapan yang tajam

Karan menaruh handphone nya kemabli " Kamu tenang saja, aku tidak akan menyentuh mu lagi karena sekarang kamu sudah hamil dan Istriku pun akan kembali ke rumah ini " Kata Karan " ada lagi? " tanya Karan

" Tidak Ada, Kalo begitu saya permisi Tuan " Pamit Kanaya

" Eh Tunggu " Cegat Karan

" Ada apa Tuan "

" Selama kamu hamil, kamu tidak di perbolehkan masuk ke rumah utama Dan Selama kamu hamil kamu harus lewat pintu belakang karena aku tidak mau jika Kedua orang tua ku tau jika kamu sedang hamil, Kamu pun jangan pernah menampakkan dirimu di depan keluargaku karena Nanti Wenda lah yang akan hamil " Kata Karan dengan tegas

Kanaya tersenyum getir " Tuan tenang saja, Aku tidak Kana menampakkan diriku di depan kalian semua Lagian Aku ini hanya penampung " Jawab Kanya yang langsung keluar dari ruangan Karan

Sakit itulah yang di rasakan Kanaya, Hatinya sungguh sakit mendengar penuturan dari Karan, Yang seharusnya ini adlah kabar bahagia untuk dirinya juga tapi kini malah terasa sesak bahkan untuk bernapas pun terasa sulit.

Di Paviliun Kanaya langsung masuk kedalam kamarnya ia benar-benar merasakan sesak di dada Adai saja dirinya orang kaya mungkin ini semua tidak akan pernah terjadi

" Hiks... Kamu tega Tuan " Kanaya duduk di lantai sambil memegang perutnya " Nak, Maafkan Mamah hiks... "

Ibu mana yang akan tega memberikan Anaknya kepada orang lain Dan Ibu mana yang akan kuat mendengar anaknya akan memanggil orang lain dengan sebutan Mamah.

Tok..

tok..

Tok...

Kanya menghapus air mata nya lalu ia membukakan Pintu " Ada apa? "

" Maafkan saya karena sudah menganggu Nona, Namun saya ke sini membawa seorang Dokter yang akan memeriksa kandungan Nona " Ucap Bams

Kanaya tersenyum Getir mendengar ucapan Bams " Terimakasih " Jawab Kanaya dingin

Dokter Langsung masuk kedalam kamar Kanaya ia langsung memeriksa keadaan kehamilan Kanya " Kandungannya Cukup baik, Nanti jangan terlalu lelah ya dan jangan melakukan aktivitas yang berat-berat "

Kanaya hanya tersenyum ia menganggukkan kepalanya " Kalo begitu saya permisi dulu ya, Nanti saya akan kasih resep vitamin untuk nona Dan calon Bayi nya "

" Terimakasih Dok "

" Sama-sama "

Setelah kepergian Dokter, Bams langsung menghampiri Kanaya yang sedang menyandarkan Tubuhnya ke ujung tempat tidur

" Ada apa Lagi? " Tanya Kanaya

" Begini Nona, Karena Nona saat ini sedang hamil Maka Anda tidak di ijinkan untuk pergi ke kampus Anda akan kuliah melalui Jalur Online " Ucap Bams

" Apa sekarang Hidupku benar-benar telah di rengut olehnya? Bahkan aku tidak di perbolehkan untuk kuliah " Protesnya

" Bukan tidak Boleh, hanya saja Nona akan melakukannya Lewat Online " Ralat Bams

" Terserah kalian saja, Hidupku sudah di beli oleh Tuan mu jadi Aku bisa apa? " ucap Kanaya yang membuang pandangannya kearah lain

" Baiklah kalo begitu saya permisi nanti akan ada orang yang membawakan keperluan Anda di sini " Kata Bams yang langsung pergi meninggalkan Kamar Kanaya

" Cobaan Apa lagi ini, Bahkan sekarang aku sudah tidak bisa kemana-mana Aku seperti Burung di dalam sangkar " Kanya menutup wajahnya dengan kedua tangannya ia benar-benar merasa tidak bisa memilih jalan hidupnya lagi.

Di ruangan Karan. Karan tidak henti-hentinya memandangi Alat tes kehamilan yang di berikan oleh Kanaya tadi, Raut wajah yang bahagia bahkan saking Bahagia dia Upload Foto tes kehamilan di Aplikasi Chat miliknya

" Tuan "

" Apa Pekerjaan mu sudah beres? "

" Sudah Tuan, tapi apa ini tidak keterlaluan Tuan? " Tanya Bams

" Apa maksud mu? "

" Maafkan saya Tuan, Hanya saja saya merasa tidak tega jika harus melihat Nona Kanaya yang tidak bisa kemana-mana bahkan untuk bersosialisasi bersama teman-temannya pun Nona Kanaya tidak bisa " Kata Bams sambil menunduk

" Jadi Menurut mu keputusan saya salah begitu? " tanya Karan dengan Nada dingin " Jika aku membiarkan dia berkeliaran di luar sana bagai mana Jika ada yang melihat dia sedang hamil dan bagai mana Jika kedua orang tuaku mengetahuinya "

" Maafkan saya Tuan "

" Lagian ini sudah ada dalam perjanjian Jika dia harus menurut dengan apa yang Aku perintahkan "

Bams masih menunduk Ia tidak berani untuk menjawab apa lagi Karan sepertinya tidak suka dengan ucapan Dirinya

" Jangan ikut campur lebih baik kamu kerjakan tugas yang aku suruh " kata Karan dengan tegas " dan satu lagi, Besok pagi Istriku sudah sampai di bandara jadi kamu jemput lah dia " Ucap Karan

" Baik Tuan, kalo begitu saya Permisi " Kata Bams yang langsung pamit dan meninggalkan ruangan Kerja Karan.

Di Paviliun Kanaya sedang Membaringkan tubuhnya dengan tangan yang masih mengelus perut yang masih rata " Nek, Kanaya hamil nek tapi Anak Kanaya akan di ambil oleh Tuan Karan hiks... Maafkan Kanaya yang sudah menjual Anak Kanaya kepada Tuan Karan "

" Non " Pelayan yang biasa menemani Kanaya langsung duduk di ujung tempat tidur ia mengelus punggung Kanaya dengan lembut " Yang sabar ya non, Mudah-mudahan suatu saat nanti Tuan Karan berubah pikiran dan mau menerima Nona dengan tulus "

" Semua itu tidak akan terjadi Mbak, Tuan Karan sangat mencintai istrinya "

" Tidak ada yang tidak mungkin Non, jika Allah sudah berkehendak maka nona dan taun pasti akan bersatu dan Membesarkan calon anak kalian bersama-sama "

Terpopuler

Comments

Elizabeth Yanolivia

Elizabeth Yanolivia

taun = tuan

2024-10-03

0

Elizabeth Yanolivia

Elizabeth Yanolivia

Pemberian spasi bisa memberikan arti yang berbeda.
Apa lagi merupakan kata tanya.
Apalagi merupakan kata penghubung

2024-10-03

0

Elizabeth Yanolivia

Elizabeth Yanolivia

bagai mana = bagaimana
bagai mana = bagaimana

2024-10-03

0

lihat semua
Episodes
1 AWAL MULA
2 NENEK MASUK RUMAH SAKIT
3 BANTUAN ORANG ASING
4 HARI PERTAMA
5 PERJANJIAN
6 GIBAH MAJIKAN
7 SEEKOR ANAK KUCING
8 MOL
9 HARI PERTAMA KULIAH
10 BINGUNG
11 KEHAMILAN
12 KEPULANGAN WENDA
13 KEHAMILAN SIMPATIK
14 KESEDIHAN WENDA
15 MALAM BERSAMA
16 MASUK KAMPUS
17 MASIH DI KAMPUS
18 RUJAK EKSTRIM
19 SORE BERDUA
20 KANAYA MASUK RUMAH SAKIT
21 JANJI
22 ACARA EMPAT BULANAN
23 GENGSI
24 MALAM BERSAMA
25 KEBENARAN I
26 KEBENARAN KE II
27 MERTUA BAIK
28 SATU BULAN KEMUDIAN
29 MENGETAHUI
30 NGIDAM
31 SEPERTI MELIHAT KARAN
32 Karan datang
33 Pulang kampung
34 CEMBURU
35 CERITA DI BALIK IKAN ASIN BAKAR
36 KARAN YANG MASIH TIDAK INGIN JUJUR
37 MANGGA MUDA
38 KEDATANGAN WENDA
39 INGIN MENYUDAHINYA
40 NAYA MASUK RUMAH SAKIT
41 APARTEMEN
42 MENCOBA MENERIMA
43 BERTEMU TEMAN BARU
44 KEDATANGAN WENDA
45 KENZO PRATAMA
46 WANITA ASING
47 WENDA KEMBALI
48 WASPADA
49 KANAYA DATANG KE KANTOR
50 LARAN MASUK RUMAH SAKIT
51 SEMBUH
52 Pulang kampung
53 RUMAH NENEK
54 BERBIKAN
55 RUMAH NENEK
56 BEBERAPA TAHUN KEMUDIAN
57 S2. NARAYA
58 S2. VEBBY YANG MATI KUTU
59 S2. BERTEMU LAGI
60 S2. Jessica Kirana
61 S2. GADIS MALANG
62 S2. SIKSAAN UNTUK JESICCA
63 S2. 10 TAHUN YANG LALU
64 S2. JESICCA PINGSAN
65 S2. MASAKAN JESI
66 S2. JESI MASUK RUMAH SAKIT
67 S2. PERUBAHAN JESICCA
68 S2. SETITIK PERHATIAN
69 S2. LIBURAN
70 S2. MINTA MAAF
71 S2. MEMINTA IJIN
72 S2. Villa
73 S2. RENCANA MENIKAH
74 S2. KEKESALAN RIRI
75 S2. ANCAMAN VEBBY
76 S2. FITNAH
77 S2. HINAAN
78 S2. KANTOR
79 S2. PENCULIKAN
80 S2. PENYELAMATAN
81 S2. KEDATANGAN BU ERINA
82 S2.HARI BAHAGIA
83 S2. MENYERAHKAN DIRI
84 S2. Beti
85 S2. VEBBY YANG MASIH TIDAK BISA MENERIMA
86 S2. PENDERITA RIRI
87 S2. KOTA B
88 S2. JESSICA TERSIRAM AIR PANAS
89 S2. SEAFOOD
90 S2. ROMANTIS ALA KENZO
91 S2. MEMBASMI HAMA
92 S2. RINDU SAMBEL TERASI
93 S2. RAMEN
94 S2. RENCANA LIBURAN PAPAH DAN MAMAH
95 S2. GERAM KEVIN
96 S2. DUFAN
97 S2. KEVIN
98 S2. MiKO
99 S2. BARBEQUE
100 S2. PISANG GORENG
101 S2. KEMBALINYA LAURA
102 S2. KEVIN
103 S2. TWINS
104 S2. TIDAK ADA RESTU
105 S2.SATU BULAN KEMUDIAN
106 S2. INFO! INI ADALAH CERITA NARA YANG SUDAH MENJADI SEORANG GADIS
107 S2. AKAL BULUS KENZO
108 S2. KEBERANIAN NARA
109 S2. HARI NARA
110 S2.HARI-HARI NARA
111 S2 KOTA B
112 S2. BERTEMU LAGI
113 S2 TEMAN BARU
114 S2. BIOSKOP
115 S2. MENJADI DEKAT
116 S2. SEMAKIN DEKAT
117 S2. JUNO PATAH HATI
118 S2. NARA KECELAKAAN
119 S2 NONTON
120 S2. ISI HATI BRIAN
121 S2 MAKAN MALAM
122 S2. KESALON
123 S2. PERGI KE ACARA
124 S2. PESTA
125 S2. JADIAN
126 S2 KE KANTOR
127 S2. BRIAN NAKAL
128 S2. GOSIP
129 S2.
130 S2. HANCUR DALAM SEKEJAP
131 S2. JALAN-JALAN
132 S2. KLARIFIKASI
133 S2. SELALU ADA DRAMA
134 S2. MBAK RANI TERTANGKAP
135 S2. MASIH DI RUMAH SAKIT
136 S2. KETAHUAN
137 S2. LAMARAN
138 S2.FLASHBACK
139 S2. MERAJUK
140 S2. KEHANCURAN LUNA
141 S2. NARA PULANG
142 S2. MOOD YANG KURANG BAIK.
143 S2. HIBUR NARA
144 S2.
145 S2. KEDATANGAN SILVIA
146 S2. MAKAN MALAM
147 S2. BERTEMU
148 S2. DI GADAI
149 S2. OOO KETAHUAN
150 S2. KEPUTUSAN
151 S2. SAH
152 S2. PENGANTIN BARU
153 S2. BEBERAPA HARI KEMUDIAN.
154 S2. RESEPSI
155 S2. BULAN MADU
156 S2. MASIH LIBURAN
157 S2. TENTANG JESSY.
158 S2. BALI
159 S2. KETEMU FABIAN
160 S2. KEDATANGAN ORANG TUA BRIAN
161 S2. TENTANG ERLANGGA
162 S2. MAKAN SIANG MENUJU SORE
163 S2. MENGHINDAR
164 S2. KEDATANGAN ERINA.
165 S2. KEDATANGAN RIANTI
166 S2. KABAR DUKA
167 S2. TANDA-TANDA
168 S2. POSITIF
169 S2. BERTEMU KEVIN.
170 S2. ERINA
171 S2. KESIALAN ERINA.
Episodes

Updated 171 Episodes

1
AWAL MULA
2
NENEK MASUK RUMAH SAKIT
3
BANTUAN ORANG ASING
4
HARI PERTAMA
5
PERJANJIAN
6
GIBAH MAJIKAN
7
SEEKOR ANAK KUCING
8
MOL
9
HARI PERTAMA KULIAH
10
BINGUNG
11
KEHAMILAN
12
KEPULANGAN WENDA
13
KEHAMILAN SIMPATIK
14
KESEDIHAN WENDA
15
MALAM BERSAMA
16
MASUK KAMPUS
17
MASIH DI KAMPUS
18
RUJAK EKSTRIM
19
SORE BERDUA
20
KANAYA MASUK RUMAH SAKIT
21
JANJI
22
ACARA EMPAT BULANAN
23
GENGSI
24
MALAM BERSAMA
25
KEBENARAN I
26
KEBENARAN KE II
27
MERTUA BAIK
28
SATU BULAN KEMUDIAN
29
MENGETAHUI
30
NGIDAM
31
SEPERTI MELIHAT KARAN
32
Karan datang
33
Pulang kampung
34
CEMBURU
35
CERITA DI BALIK IKAN ASIN BAKAR
36
KARAN YANG MASIH TIDAK INGIN JUJUR
37
MANGGA MUDA
38
KEDATANGAN WENDA
39
INGIN MENYUDAHINYA
40
NAYA MASUK RUMAH SAKIT
41
APARTEMEN
42
MENCOBA MENERIMA
43
BERTEMU TEMAN BARU
44
KEDATANGAN WENDA
45
KENZO PRATAMA
46
WANITA ASING
47
WENDA KEMBALI
48
WASPADA
49
KANAYA DATANG KE KANTOR
50
LARAN MASUK RUMAH SAKIT
51
SEMBUH
52
Pulang kampung
53
RUMAH NENEK
54
BERBIKAN
55
RUMAH NENEK
56
BEBERAPA TAHUN KEMUDIAN
57
S2. NARAYA
58
S2. VEBBY YANG MATI KUTU
59
S2. BERTEMU LAGI
60
S2. Jessica Kirana
61
S2. GADIS MALANG
62
S2. SIKSAAN UNTUK JESICCA
63
S2. 10 TAHUN YANG LALU
64
S2. JESICCA PINGSAN
65
S2. MASAKAN JESI
66
S2. JESI MASUK RUMAH SAKIT
67
S2. PERUBAHAN JESICCA
68
S2. SETITIK PERHATIAN
69
S2. LIBURAN
70
S2. MINTA MAAF
71
S2. MEMINTA IJIN
72
S2. Villa
73
S2. RENCANA MENIKAH
74
S2. KEKESALAN RIRI
75
S2. ANCAMAN VEBBY
76
S2. FITNAH
77
S2. HINAAN
78
S2. KANTOR
79
S2. PENCULIKAN
80
S2. PENYELAMATAN
81
S2. KEDATANGAN BU ERINA
82
S2.HARI BAHAGIA
83
S2. MENYERAHKAN DIRI
84
S2. Beti
85
S2. VEBBY YANG MASIH TIDAK BISA MENERIMA
86
S2. PENDERITA RIRI
87
S2. KOTA B
88
S2. JESSICA TERSIRAM AIR PANAS
89
S2. SEAFOOD
90
S2. ROMANTIS ALA KENZO
91
S2. MEMBASMI HAMA
92
S2. RINDU SAMBEL TERASI
93
S2. RAMEN
94
S2. RENCANA LIBURAN PAPAH DAN MAMAH
95
S2. GERAM KEVIN
96
S2. DUFAN
97
S2. KEVIN
98
S2. MiKO
99
S2. BARBEQUE
100
S2. PISANG GORENG
101
S2. KEMBALINYA LAURA
102
S2. KEVIN
103
S2. TWINS
104
S2. TIDAK ADA RESTU
105
S2.SATU BULAN KEMUDIAN
106
S2. INFO! INI ADALAH CERITA NARA YANG SUDAH MENJADI SEORANG GADIS
107
S2. AKAL BULUS KENZO
108
S2. KEBERANIAN NARA
109
S2. HARI NARA
110
S2.HARI-HARI NARA
111
S2 KOTA B
112
S2. BERTEMU LAGI
113
S2 TEMAN BARU
114
S2. BIOSKOP
115
S2. MENJADI DEKAT
116
S2. SEMAKIN DEKAT
117
S2. JUNO PATAH HATI
118
S2. NARA KECELAKAAN
119
S2 NONTON
120
S2. ISI HATI BRIAN
121
S2 MAKAN MALAM
122
S2. KESALON
123
S2. PERGI KE ACARA
124
S2. PESTA
125
S2. JADIAN
126
S2 KE KANTOR
127
S2. BRIAN NAKAL
128
S2. GOSIP
129
S2.
130
S2. HANCUR DALAM SEKEJAP
131
S2. JALAN-JALAN
132
S2. KLARIFIKASI
133
S2. SELALU ADA DRAMA
134
S2. MBAK RANI TERTANGKAP
135
S2. MASIH DI RUMAH SAKIT
136
S2. KETAHUAN
137
S2. LAMARAN
138
S2.FLASHBACK
139
S2. MERAJUK
140
S2. KEHANCURAN LUNA
141
S2. NARA PULANG
142
S2. MOOD YANG KURANG BAIK.
143
S2. HIBUR NARA
144
S2.
145
S2. KEDATANGAN SILVIA
146
S2. MAKAN MALAM
147
S2. BERTEMU
148
S2. DI GADAI
149
S2. OOO KETAHUAN
150
S2. KEPUTUSAN
151
S2. SAH
152
S2. PENGANTIN BARU
153
S2. BEBERAPA HARI KEMUDIAN.
154
S2. RESEPSI
155
S2. BULAN MADU
156
S2. MASIH LIBURAN
157
S2. TENTANG JESSY.
158
S2. BALI
159
S2. KETEMU FABIAN
160
S2. KEDATANGAN ORANG TUA BRIAN
161
S2. TENTANG ERLANGGA
162
S2. MAKAN SIANG MENUJU SORE
163
S2. MENGHINDAR
164
S2. KEDATANGAN ERINA.
165
S2. KEDATANGAN RIANTI
166
S2. KABAR DUKA
167
S2. TANDA-TANDA
168
S2. POSITIF
169
S2. BERTEMU KEVIN.
170
S2. ERINA
171
S2. KESIALAN ERINA.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!