Mempermainkannya

Mommy Diane mengetuk kamar Vivian dan memanggil namanya. Kedatangannya ingin memastikan sesuatu. "Vivian, ini Mommy."

Sebenarnya Mommy Diane merasa malas untuk bertemu dengan Vivian, mengingat kejadian kemarin. Ia harus meminta maaf pada Vivian. "Boleh Mommy masuk."

Vivian menoleh ke arah pintu, ia menutup bukunya yang ia baca, sebuah novel romansa yang berjudul Reinkarnasi Istri Presdir Kejam, ia menaruh buku itu kemudian membukakan pintu. "Masuklah Mom."

Mommy Diane merasa jengah dengan anak tirinya ini. "Em, Mommy ingin bertanya. Saat pesta pertunangan kau tidur di mana?"

Vivian tersenyum tipis, jika saja ia mengatakan kebenarannya mungkin ia akan melihat monster penjilat seperti mommy Diane. "Aku menunggu Feng Yan Mom, Feng Yan tidak ada, aku sudah menghubunginya, jadi aku memesan kamar lain, tapi kemana Feng Yan, adik Alena juga tidak ada?"

Mommy Diane mengangguk, "Oh Feng Yan mommy tidak tau. Tapi ya sudahlah, Mommy khawatir terjadi sesuatu pada mu. Ya sudah Mommy pergi dulu."

Vivian tersenyum sinis, ternyata kedatangannya ingin memeriksa sesuatu, tapi untunglah ia memiliki sesuatu. Ia akan memperlihatkannya setelah pesta pernikahan.

"Aku tidak sabar menantikannya." Vivian menyeringai, ia akan memberikan sebuah foto yang menjadi kenangan terindah bagi mereka.

Vivian merebahkan tubuhnya di atas kasur empuknya, banyak hal yang harus ia lakukan untuk mempermainkan mereka yang dulu mempermainkannya. Ia akan mengembalikan apa yang telah mereka lakukan padanya.

Mommy Diane dan Alena langsung menuju ke arah mobil begitu mereka mendapatkan jawaban. Mereka merasa ada yang tidak beres dan berniat menanyakan pada resepsionis. Apakah benar Vivian tidur di kamar lain atau justru tidur bersama Anderson?

"Mommy, aku merasa Vivian seperti orang yang berbeda." Alena merasakan kakak tirinya itu seperti orang berbeda, aura berbeda.

"Mommy juga begitu, makanya kita harus membuktikan kebenarannya."

Begitu mereka sampai di hotl kemarin, Mommy Diane dan Alena menanyakan kebenarannya pada pelayan kemarin yang ia perintahkan. Mereka mengajak pelayan itu ke depan gudang hotel itu.

"Kau,, melakukan pekerjaan yang tidak becus. Bagaimana bisa kau memasukkan orang yang salah?!" Mommy Diane murkan pada pelayan di depannya. Dia sudah memberikan uang dua kali lipat dari gajinya, tapi malah rusak total rencananya.

Pelayan wanita itu menunduk. "Maafkan saya Nyonya."

"Sudah Mom, semuanya sudah terlanjur, yang terpenting kita tanyakan intinya saja." Alena tidak ingin berlama-lama menemui wanita di depannya ini. "Tadi malam Vivian dan Anderson tidak masuk ke dalam kamar yang sama?"

Seketika pelayan itu menajam, ia teringat dengan Vivian yang menyuruhnya untuk menutup bibirnya dengan rapat jika tidak ingin menyesal. "Saya meninggal Nona Vivian di kamar lainnya."

"Saya mengantarkan tuan Anderson ke kamar yang Nyonya dan Nona perintahkan." Ia bersikeukeh kalau dirinya sudah melakukan semuanya dengan benar.

"Tapi kenapa yang bersama dengan putri ku bukan Anderson tapi pria lain? Jangan berbohong!"

"Saya tidak berbohong nyonya, tuan Anderson berhenti di depan kamar Nona, saya melihatnya sendiri."

Alena menghebuskan nafas kasaranya. "Mom, sebaiknya kita pergi, kita sudah mendapatkan jawabannya, berarti Vivian tidak berbohong." Alena menatap tajam pada pelayan wanita di depannya. "Jangan mengatakan pada siapapun, awas saja kalau kau mengatakannya."

Sementara itu, seorang pria tengah bersenang-senang di sebuh club, ia duduk termenung dengan wajah kesal. Bisa-bisanya pesona ketampanannya tidak mempan pada seorang wanita seperti Vivian. Selama ini ia bisa memikat wanita mana pun dengan ketampanannya.

"Kenapa?" tanya seorang pria. Dia pangkuannya ada dua wanita sexy.

"Tuan aku akan melayani mu," ujar seorang wanita berambut hitam dan menggunakan pakaian sexy selutut. Dia hendak duduk di pangkuan Anderson, namun pria itu menghentikannya.

"Pergi, jangan ganggu aku." Entah berapa banyak wanita yang ingin melayaninya tapi ia tolak.

"Sebenarnya ada apa?" tanya Dalton. Pria bule itu merasa aneh dengan sahabatnya. "Kau baru menggelar pertunangan mu seharusnya kau bersenang-senang."

"Aku tidak mood, ada seorang wanita yang menolak ku."

Seketika Dalton tertawa, perutnya terasa di gelitik saat mendengarkan seorang wanita menolak Anderson. Selama ini tidak pernah ada yang menolak pesonanya.

"Siapa wanita itu? Wah dia hebat, aku ingin bertemu dengannya."

"Jangan meledek ku, berani sekali dia mempermainkan aku, aku akan mempermainkannya."

Terpopuler

Comments

Wahyun Yuni

Wahyun Yuni

aku masih penasaran

2025-03-01

1

Tarmi Widodo

Tarmi Widodo

andronsn kaya kah

2024-05-24

0

rodiah

rodiah

apa anderson juga sama kaya fengyan🤔

2023-05-02

2

lihat semua
Episodes
1 Pengkhianatan
2 Pembalasan
3 Alena!!!
4 Kelicikan
5 Kau Bodoh Alena.
6 Feng Yan dan Alena
7 Bertanggung Jawab
8 Terjadi Sesuatu
9 Mempermainkannya
10 Kesepakatan
11 Perhatian Memalukan
12 Pertengkaran Mommy Diane
13 Permintaan Maaf
14 Apa Semua Ini?!
15 Istri Yang Patuh
16 Masa Lalu Anderson dan Vivian
17 Tidak Mungkin
18 Permohonan Nyonya Diane
19 Kurang Ajar
20 Elina dan Dixon
21 Nomor Tak Di Kenal
22 Sebatas Pernikahan Kontrak
23 Teman Dalam Pernikahan
24 Diremehkan
25 Meninggalkan Vivian
26 Tolong Aku
27 Pekerjaan Mendesak
28 Khawatir 2 perasaan
29 Vivian atau Elina
30 Vivian
31 Kemarahan Nenek Amel pada Elina
32 Keterdiamannya
33 Buket Bunga yang sama
34 Dinner yang Terganggu
35 Sebagai Ayahnya
36 Kue Untuk Lucy, tapi Untuk Vivian
37 Foto nomor Asing
38 Pembahasan Perceraian
39 Balas Dendam Dixon
40 Bodoh
41 Pertukaran Nyawa
42 Kesialan Ini Gara-gara dirimu
43 Lihatlah Istri Mu
44 Pikiran Berkecambuk
45 Novel Baru
46 Jadi Kau sudah menjadi Daddynya?
47 Kebahagiaan Ku?
48 Benar-benar Berakhir
49 Perceraian?
50 Queen Yang Tak Di Hargai
51 Mendatangi Anderson
52 Leon?
53 Surat
54 Edinburg
55 Sangat Penting
56 Itu Dia
57 Dia Putri Ku
58 Daddy Sangat Jahat
59 Aku Memang Pantas
60 Aku Membutuhkan Mu Vi
61 Gunakan Nyawa Mu
62 Ditinggalkan
63 Terima Kasih
64 Maafkan Nenek Leon
65 Syok
66 End
67 Jangan Pikirkan Orang Lain
68 Cerita Baru
Episodes

Updated 68 Episodes

1
Pengkhianatan
2
Pembalasan
3
Alena!!!
4
Kelicikan
5
Kau Bodoh Alena.
6
Feng Yan dan Alena
7
Bertanggung Jawab
8
Terjadi Sesuatu
9
Mempermainkannya
10
Kesepakatan
11
Perhatian Memalukan
12
Pertengkaran Mommy Diane
13
Permintaan Maaf
14
Apa Semua Ini?!
15
Istri Yang Patuh
16
Masa Lalu Anderson dan Vivian
17
Tidak Mungkin
18
Permohonan Nyonya Diane
19
Kurang Ajar
20
Elina dan Dixon
21
Nomor Tak Di Kenal
22
Sebatas Pernikahan Kontrak
23
Teman Dalam Pernikahan
24
Diremehkan
25
Meninggalkan Vivian
26
Tolong Aku
27
Pekerjaan Mendesak
28
Khawatir 2 perasaan
29
Vivian atau Elina
30
Vivian
31
Kemarahan Nenek Amel pada Elina
32
Keterdiamannya
33
Buket Bunga yang sama
34
Dinner yang Terganggu
35
Sebagai Ayahnya
36
Kue Untuk Lucy, tapi Untuk Vivian
37
Foto nomor Asing
38
Pembahasan Perceraian
39
Balas Dendam Dixon
40
Bodoh
41
Pertukaran Nyawa
42
Kesialan Ini Gara-gara dirimu
43
Lihatlah Istri Mu
44
Pikiran Berkecambuk
45
Novel Baru
46
Jadi Kau sudah menjadi Daddynya?
47
Kebahagiaan Ku?
48
Benar-benar Berakhir
49
Perceraian?
50
Queen Yang Tak Di Hargai
51
Mendatangi Anderson
52
Leon?
53
Surat
54
Edinburg
55
Sangat Penting
56
Itu Dia
57
Dia Putri Ku
58
Daddy Sangat Jahat
59
Aku Memang Pantas
60
Aku Membutuhkan Mu Vi
61
Gunakan Nyawa Mu
62
Ditinggalkan
63
Terima Kasih
64
Maafkan Nenek Leon
65
Syok
66
End
67
Jangan Pikirkan Orang Lain
68
Cerita Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!