4 bulan kemudian.
Empat bulan telah berlalu, kehidupan anantha masih sama seperti dulu, bekerja mejadi buruh cuci dan menjadi pembantu sekaligus nyonya dirumah suami nya itu tanpa diketahui oleh kedua keluarga besar mereka.
Pada suatu malam didalam kamar nya yang sangat kecil itu, nantha sedang memecahkan satu celengan nya yang sudah penuh.
Plak....
Suara pecah barang terdengar menggema di dalam kamar tersebut.
" seratus, dua ratus, tiga ratus,.......". Guman nantha pelan sambil menghitung uang yang terdapat dicelengan tersebut. " Satu juta dua ratus ribu rupiah, kurasa cukup. Membeli susu hamil, membeli satu daster, sisanya membeli perlengkapan mau lahiran nanti, baju popok dan sebagainya. Semoga cukup ya Tuhan."
" oiya, biaya tes DNA lagi, berapa itu yah? Cukup gak yah? Ahh di tanya aja dulu kali ya pada pihak RS biaya nya. Siapa tahu cukup." lanjut anantha lagi.
Disisi lain, david masih sama seperti empat buat yang lalu, selalu mual hanya pada waktu pagi hari saja. Dan bahkan lebih parah, david sekarang terlihat kekurangan banyak berat badan. Kurang lebih 6 sampai 7 kilo dari biasanya.
Gimana tidak, david hanya dapat mengkonsumsi makan makanan tertentu. Seperti susu, salad, dan mangga. Selebihnya david akan mengeluarkan isi perut nya jika dia memakan makanan yang tidak terdaftar diatas. Itu sebabnya dia kehilangan banyak BB. Bahkan David tidak dapat memakan nasi sama sekali.
Tapi malam ini agak berbeda, dikantor david bertambah satu keluhan dari biasanya, yaitu pusing. Ketika david ingin pulang tiba tiba kepalanya seakan ingin pecah, penglihatannya kabur. Dan.....
Bruk!!!
David jatuh dilantai ruangan nya tidak sadarkan diri. Mendengar ada suara jatuh dari ruangan boss mereka, freedom dan sekretaris david langsung berlari kecil untuk memastikan nya.
cklek.....
Setelah pintu dibuka, betapa terkejutnya meŕeka melihat boss nya tersebut berbaring tidak sadarkan diri di lantai.
" sel, telpon supir kantor untuk siapkan mobil, aku akan menggendong bos ke parkiran mobil. Cepat, aku takut terjadi sesuatu kepada bos". Kata freedom kepada sella sekretaris david.
" baik pak." kata sella sambil bergegas mengambil ponselnya dan menggubungi sopir kantor.
Tiba dirumah sakit, david langsung dimasukan ke Ruang IGD untuk di observasi.
" sell, kamu tunggu disini aku keluar sebentar. Aku akan menghubungi keluarga bos." kata freedom sembari keluar. Sella pun mengangguk cepat.
tut...tut...tut...
" Hallo". Kata nantha
Ya, orang pertama yang di hubungi freedom adalah nantha istri bos nya.
" hallo nyonya, saya asisten tuan david nama saya freedom. Saya hanya ingin memberitahukan kepada anda jika saat ini tuan david sedang berada di IGD RS internasional. Tuan david ditemukan pingsan dalam ruangannya. Saya harap nyonya segera datang kemari". Jelas freedom panjang lebar.
Jduar!!!
"Apa? Ba..bagaimana bisa? " Tanya nantha khawatir.
" Nanti saya jelaskan nyonya, tapi saya harap nyonya secepatnya kemari." kata freedom
" Baiklah. Aku akan segera kesana." kata nantha sembari memutuskan sambungan telepon nya sepihak.
Ditinggalkannya serpihan celengan yang pecah tadi dan bergegas ke rumah sakit sembari menelepon kedua orang tua mereka.
Tiba di rumah sakit nantha pun menghubungi nomor freedom untuk menanyatakan dimana ruangan david sekarang.
" hallo, freedom jemput saya sekarang di luar." kata nantha to the point.
" baik nyonya". Jawab freedom
Setelah freedom bertemu nantha di luar, mereka langsung menuju ruang VVIP dimana david dirawat.
" kak, kamu kenapa? Kok bisa begini? ". Tanya nantha khawatir.
" aku baik baik saja". Jawab david sembari menarik tangan istrinya agar mendekat. Dipeluknya istrinya tersebut, dicium nya dalam dalam aroma istrinya. Sembari nenenggelamkan kepalanya di tekuk leher istri nya untuk mencari kenyamanan.
" Ini yang aku cari, aroma dan pelukan hangat ini satu satunya yang mampu membuat ku nyaman. Jangan jangan...". Kata david dalam hati.
Deg!
"Aku harus melakukan Tes DNA itu, aku merasa bahwa anak yang di dalam rahim nantha adalah anak ku. Aku merasa berbeda saat kami dekat begini. Pasti ada yang tidak beres. Aku harus selesaikan secepat nya masalah ini." batin david.
" david!!!" teriak mommy jesi.
Ya, setelah mendapat kabar dari nantha, kedua orang tua mereka langsung menuju RS yang nantha katakan, ketepatan mommy jesi dan dad mateo sedang berada dirumah besannya, yaiutu papa abraham dan mama nita sekaligus adik dan adik ipar nya tersebut.
" kamu tidak apa apa nak? Kok bisa begini sayang? " lanjut mommy jesi.
David pun menceritakan kronologinya mulai dari 4 bulan lalu yang sering muntah muntah dipagi hari sampai tidak bisa memakan apapun kecuali susu, mangga, dan salad hingga hari ini tanpa terlewarkan satupun.
Semua terkejut termasuk nantha.
"Apa?" tanya mereka semua serentak.
sedetik kemudian.
Mereka langsung menatap nantha dan perut buncitnya. Dan Tiba tiba
" hahahahahaha". keempat orangtua itu tertawa secara bersamaan.
Semua yang berada didalam bingung melihat mereka, termasuk david dan nantha.
" mommy sama mama kenapa? Ini lagi daddy dan papa juga ikutan!. Tanya david kesal
Mommy jesi langsung mendekat kearah putra nya itu. Tiba tiba dia menjewer telinga david dengan gemas sehingga menimbulkan kemerahan.
" Anak nakal ya, istri lagi hamil gak mau ngasih tau sama orang tua, jadi kena karma kamu kan ". Kata mommy jesi kesal.
" apa hubungannya aku sakit sama kehamilan istri aku? ". Tanya david tidak terima karna dikatakan kena karma.
" Ya ada hubungan nya dong sayang, kamu sakit ini karna mengalami simpatik syndrom akibat kehamilan istri mu". Sambung mama nita
" menurut cerita mu tadi yang muntah hanya dipagi hari saja, kemungkinan besar kamu mengalami morning sickness. Biasanya kalau suaminya yang mengalami simpatik syndrom itu berarti suami nya sangat mencintai istri nya melebih cinta istrinya terhadap suami nya loh." lanjut mama nita menggoda menantu nya.
Kedua mata pasutri itu membulat dan mulut mereka terbuka lebar karna sangat terkejut dengan ucapan mama rita.
" kamu lihat saja lah, jika sebentar lagi dokternya visit pasti penyakit dari keluhan kamu tidak ada dan palingan juga dokter menyatakan kamu masuk angin atau asam lambung". Sambung daddy meteo santai
" Dan kenapa kami bisa tahu nak? itu karna daddy mu dulu pernah merasakanya". Sambung papa abraham sambil tertawa melihat kakak ipar sekaligus besannya tersebut.
" hahahahaha". keempat orang tua mereka kembalu tertawa.
Kekhawatiran yang melanda orangtua mereka tadi hilang seketika diganti raut wajah mereka yang sangat bahagia setelah dokter menyatakan yang sama.
" aku harus tes DNA sekarang untuk membuktikan ucapan nya." batin david.
Akhirnya setelah david dinyatakan tidak memiliki penyakit parah oleh dokter, semua orang yang diruangan tersebut memutuskan untuk pulang karena sudah larut malam kecuali nantha.
Nantha akan menjaga david, selain tidak enak melihat keluarga mereka, david juga tidak mau lepas dari pelukan dia.
David selalu menggenggam erat tangan nantha dan memeluknya sampai nantha merasa pinggangnya mau patah karna diposisi yang kurang nyaman.
" kak, bisa lepasin sebentar tangan ku? nantha mau izin ketoilet sebentar. Boleh ya? Ucap nantha memohon.
" aku ikut". Tegas david.
" apa? Kenapa kamu jadi aneh begini kak?"Tanya nantha.
Karna nantha sudah tidak tahan ingin ke toilet, nantha menarik tangan nya tanpa menunggu jawaban dari suami nya itu. Setelah berhasil dia bergegas berlari kecil ke toilet menuntaskan panggilan alam nya.
Tapi tiba keruang dari toilet, nantha dikejutkan dengan pemandangan yang teraneh di sepanjang hidupnya. Sang suami lagi duduk memeluk lututnya dan menenggelamkan kepalanya sambil menangis terisak seperti anak kecil lagi ngambek.
Nantha langsung berlari kecil menuju suaminya dan langsung memeluk nya dari samping agar tidak mengenai perut buncitnya.
" kak, kamu kenapa? kok nangis begini? Nangisnya kok seperti anak kecil sih?" kata nantha sambil menahan tawanya.
" Kamu sih mengganggu ketenangan jiwa ku, kamu merampas semuanya dari aku. Ketenangan ku, pikiran ku, jiwa, semua telah kamu rebut". Ucap david semangkin terisak.
" cup...cup...cup...anak mami yang pintar, udah ya jangan menangis lagi. Nanti mami kasih ice cream". Ucap nantha bercanda sambil tertawa.
" benarkah? Tapi ice cream yang besar ya. ice cream yang 8L dan aku gak mau besok, aku mau nya sekarang titik." ucap david dengan menampilkan wajah gemasnya kepada nantha seperti anak kecil memohon.
" cobaan apalagi ini tuhan?. Batin nantha
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments