Anantha......isak david diruangannya sambil memanggil nama istri nya.
Tiba tiba dia berdiri dari kursi nya dan bergegas pergi pulang kerumah nya. Freedom yang melihat tuan nya pergi mengikutinya dari belakang karna khawatir akan keadaan tuannya sekaligus penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi.
Sesampainya dirumah dia mencari istri nya di setiap sudut ruangan tapi tidak menemukannya. Dia berlari kekamar nya menuju nakas di samping tempat tidur karna ingat kalau ia meletakan kertas yang berisi nomor ponsel nantha yang di tulisnya beberapa hari yang lalu disitu.
Ditekannya nomor tersebut dan menghubunginya nya, tapi tidak ada jawaban dari istri nya. Berkalu kali dia terus mencoba menghubungi nya, tetapi tetap saja tidak ada jawaban.
Dia berjalan keluar rumah untuk mencari istrinya ke sekeliling komplek berharap bertemu istri nya sambil terus menghubungi ponsel istri nya.
Disisi lain di komplek sebelah, nantha sedang sibuk menjemur pakaian majikan nya di depan rumah. Memang ketika bekerja nantha sengaja meninggalkan ponsel nya didalam tas, karna takut akan mengganggu pekerjaan nya.
Sedangkan david terus keliling komplek untuk mencari istrinya. Tiba tiba dia takut terjadi sesuatu pada istrinya karna nantha tidak bisa dihubungi.
David terus berjalan menyusuri jalan komplek sampai akhirnya pandangan nya tertuju pada seorang wanita hamil yang sedang mengangkat cucian untuk dijemur.
Dilihatnya wanita yang membelakangi nya itu dengan seksama. Dari tampilan belakangnya dia tahu jika wanita hamil itu kelelahan dilihat dari pakaian yang dikenakan nya basah karena keringat.
Didekatinya wanita itu sambil memperhatikannya dari arah samping, betapa terkejut nya dia ketika dia tau kalau wanita itu adalah istri nya.
" Nantha ". Panggil david pelan.
Merasa dirinya dipanggil, nantha pun menoleh ke sumber suara. Betapa terkejutnya dia, karena ternyata yang memanggil itu adalah suaminya.
" kak david ngapai disini?". Tanya nantha terkejut.
" seharusnya aku bertanya, kamu ngapai disini?". Tanya david.
" aku sedang bekerja kak. Pulanglah dulu kerumah, pekerjaan ku belum selesai nanti majikan ku marah karena aku terlalu lama menjemur pakaian." kata nantha memohon
Jduar!!!!!
Mendengarkan kata majikan dari mulut nantha, david shock.
" baiklah ku tunggu di rumah, aku butuh penjelasan untuk ini." jawab david
" baiklah kak".kata nantha lagi sambil mengangguk
.
Dua jam kemudian
Dirumah david masih setia menunggu sang istri kembali. Dia selonjoran di sofa sambil terus memegang hasil test DNA itu. Tiba tiba dia mendengar kalau pintu utama dibuka seseorang dan david yakin jika itu adalah istrinya.
Dia bangkit dari posisinya berbaring untuk duduk disofa. Di pandangnya daster kusut istrinya itu basah karena keringat, wajah seperti kepiting rebus karna menahan panas dari triknya matahari dengan kaki yang membengkak.
" nantha". Kata david sembari berjalan menghampiri istrinya.
Anantha menoleh ke sumber suara. Dia melihat suaminya berjalan ke arah nya.
" Ya kak." jawab nantha.
" aku butuh penjelasan untuk semua ini." kata david sambil menatap istrinya sedih.
" nanti aku jelaskan ya kak, aku harus mandi dulu karna sekarang ini aku sangat bau badan. Tapi sebelumnya aku minta izin masuk kamar kakak dulu ya untuk mengambil pakaian dan bedak aku." ujar nantha hendak berjalan menuju kamar suami nya.
Tiba tiba david menyusul istrinya dari belakang dan langsung menggendong nya menuju kamar nya. Nantha kaget, karna tiba tiba tubuhnya melayang. Reflek tangan nantha melingkar dileher suaminya.
" Kak, kamu apa2an sih? turunin aku kak, badan ku bau dan lengket ini". Kata nantha memohon manja.
David tidak bergeming dan tetap menggendong istrinya sembari menaiki tangga menuju kamar.
" kak." kata nantha memohon manja.
Sebenarnya di dalam hati nya dia senang diperlakukan suaminya seperti itu. Tapi ia juga takut karna tiba tiba suaminya berlaku manis pada nya.
" buka pintu nya". Kata david setelah berada di depan pintu kamar nya.
Ceklek....
Setelah pintu terbuka, david membawa istri nya ke kamar mandi dan menurunkan nya di bathup.
" mandilah disini, aku akan menyiapkan pakaian mu dan aku menunggumu dibalkon". Kata david datar dan mendapat anggukan kepala dari nantha.
30 menit kemudian
Nantha keluar dari kamar mandi dengan memakai jubah mandi untuk mengambil pakaiannya. Setelah selesai berpakaian , nantha segera menemui suaminya di balkon.
" kak..." kata nantha lembut sembari menepuk pelan pundak suaminnya.
David yang sedang melamun pun kaget kecil dan menoleh istri nya.
" duduk lah." kata david sambil nyuruh istrinya dudum di kursi yang ada di samping nya. Nantha pun menurut.
" Kakak ingin penjelasan seperti apa dari ku?." kata nantha to the point sembari duduk dikursi yang disebelah suaminya.
" ngapai kamu di kompleks sebelah? kamu tahu aku panik mencari mu? Apalagi ponsel mu tidak bisa dihubungi. Jika terjadi apa2 sama kamu gimana?. Tanya david kesal.
" baiklah aku akan menjawab nya. Pertama aku bekerja dikomplek sebelah di tempat kita bertemu tadi sebagai buruh cuci. Kedua kenapa ponsel ku gak bisa dihubungi itu karna aku sedang bekerja, karna aku takut mengganggu pekerjaaan ku maka ponsel aku masukan ke dalam tas aku. Lagian kakak jam segini tumben sudah pulang dan mencari ku. Ada apa kakak mencari ku?." tanya nantha penasaran karna tidak biasanya suaminya itu mencari nya kalau bukan hal yang penting.
David mengeluarkan kertas hasil tes DNA itu dari saku nya dan diserahkan oleh nantha.
" surat apa ni?". Tanya natha sembari membolak balikan amplop itu.
" hasil testnya sudah keluar dan hasilnya positif". Jawab david dan langsung bersimpuh dikaki nya nantha.
Nantha langsung membuka dan membaca isi surat itu. Hasil analisis menunjukan bahwa tiga belas alal loci marka STR terduga ayah memilki kecocokan 99% dari alel paternal dari anak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ayah terduga merupakan ayah biologis sang anak. Begitu lah kira2 isi suratnya.
Tangis nantha pecah seketika membaca hasil test tersebut. Dipeluknya erat erat kertas itu sambil terisak. Beban yang dipikulnya selama empat bulan ini seketika terlepas dari pundaknya.
David yang melihat itu pun tidak tega dan langsung membawa nantha kedalam pelukan hangatnya sambil menangis.
" maafkan aku sayang, aku pria yang sangat bodoh". Kata alex menyesal disela tangisan mereka berdua.
Nantha yang mendengar itu pun semangkin terisak kencang. ditumpahkan semua air matanya di dekapan sang suami. Setelah agak tenang, nantha perlahan melepaskan diri dari pelukan sang suami.
" Tidak apa apa kak, gak usah sungkan begitu sama ku. Kita kan sepupu, lagi pula aku ikhlas kok menjalani skenario tuhan untuk hidup ku. Sudah gak usah menangis gitu, masak laki laki nangis sih?" kata nantha bercanda sambil membingkai wajah suaminya.
" Sudah ahh.....makan yok aku lapar. Aku tadi melewatkan jam makan siang ku karna harus cepat menyelesaikan pekerjaan ku dan pulang menemui kakak". Jawab nantha
Setelah mendapatkan anggukan dari david, mereka pun turun kebawah untuk makan siang, karna memang keduanya melewatkan makan siang mereka tanpa sengaja.
" sebentar ya kak, aku masak sebentar". Kata nantha sembari menyuruh suaminya duduk dimeja makan.
" kalau kamu belum masak tidak apa apa, kita bisa pesan online". Jawab david
" gak usah kak, makanan online itu mahal. aku gk lama kok. Tenang aja. Kasih aku waktu 15 menit. Tapi kalau kakak menginginkan nya kakak boleh kok pesan online." jawab nantha cepat sembari berjalan kedapur untuk berkutat dengan peralatan dapur nya.
Setelah sepuluh menit makanan pun sudah siap. Dia tinggal menghidangkan dimeja makan. Dengan telaten nantha menyajikan makanan tersebut dimeja makan sembari melihat suaminya yang tampak kaget dengan menu istrinya siang ini.
" kamu masak mie instan?". tanya david terkejut.
" iya kak, makanan kakak belum datang ya kak?" jawab nantha polos.
" jangan makan, sebentar lagi makanan kita sampai, aku tadi memesan dua porsi untuk kita." jawab david sambil sedih melihat istrinya itu.
" kakak aja makan nya, aku cukup makan mie ini di tambah dengan nasi kak, aku gam punya cukup uang untuk membayar nya kak. Aku belum gajian soalnya hehehe". Kata nantha cengengesan.
Mata david langsung mengembun menyadari kesalahan nya yang terlalu besar kepada istrinya. Dia juga baru ingat selama menikah tidak pernah memberikan uang bulanan kepada istrinya.
" bagaimana sebenarnya cara mu membiayai hidup mu selama ini? Kehidupan seperti apa sebenarnya yang ku suguhkan kepada istri ku tuhan?" batin david.
" jangan makan itu, sebentar lagi makanan kita akan datang, aku yang bayar, kamu gak usah mengeluarkan uang untuk makanan ini". kata david sambil menahan sesak didadanya melihat keadaan istrinya akibat ulahnya sendiri.
" sudah lah kak aku makan ini aja, lagian udah dimasak, kan sayang kalau tidak dimakan." jawab nantha sambil meniup kuah mie instanya yang menggugan selera nya.
david tidak bisa berkata2 lagi. Dilihatnya nantha memakan nya dengan lahap, hati nya sakit. Setelah test itu keluar dia baru menyadari akan kesalahannya selama ini.
" apakah aku masih bisa mendapatkan cintamu sayang?"......batin david
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments