bab 7 Makan siang

" Tunggu aku nantha!." kata alex sembari berlari menyusul gadis itu. "gak mau".kata nantha ketus. Alex mengikuti nantha dari belakang sambil tersenyum.

Anantha!!!

teriak seseorang dari belakang.

Stella??... Jawab anantha sembari melihat seseorang yg mamanggilnya. "Ya ini aku. Kamu sombong sekali tidak menyapa aku." ucap stella cemberut. Anantha langsung tersenyum dan memeluk stella sahabatnya. " apa kabar ste?". Kata anantha.

ehm!!!

Anantha dan stella menoleh alex secara bersamaan dengan wajah datar. " apakah kalian tidak lapar? Bagaimana kalau kita makan siang bareng sembari bercerita, lihat lah perut ku sudah rata akibat kelaparan". Rengek alex.

" Huft! Dasar manja! ".kata nantha. Aku belum lapar alex, kamu dan stella aja gimana ? Aku sangat lelah mau pulang dan ingin istirahat." ucap nantha berbohong sembari menatap alex. Anantha tidak mau makan siang bersama alex dan stella, karna dia tidak ingin mereka mengetahui kalau dia tidak memiliki uang lebih buat makan siang direstoran. Uangnya hanya cukup buat makan di warung kaki lima dan buat ongkos naik angkot. Memang sih, meskipun mereka makan siang bareng, alex gak akan biarin nantha ngeluarkan uang sama seperti waktu pacaran dulu. Tapi anantha takut kalau lebih lama bersama alex, pria itu akan tahu sepak terjalnya selama satu bulan ini. Dan nantha tidak mau itu terjadi.

" Ayolah nan, please!!!!.ucap alex memohon. Jujur dia masih ingin bersama gadis nya ini, karna alex masih sangat merindukan anantha.

Lama anantha terdiam dan akhir nya dia setuju. Mereka bertiga berjalan bersama ke parkiran dimana mobil alex berada.Nantha dan stella sudah siap untuk membuka pintu belakang dan masuk ke mobil, tiba tiba alek memegang tangan nantha dan membuka pintu depan mobil sembari menyuruh anantha masuk, sedangkan stella hanya menggeleng kepala nya melihat perlakuan alex kepada nantha.

Alex menjalankan mobilnya sembari bertanya " Kita makan di resto mana"? Resto jepang, korea, atau cina?" kata alex.

"Terserah lex, kami ngikut aja. Iya kan nan?" dan nantha pun menganguk. "Tidak bisa gitu donk sayang, kamu kok terlihat pasrah aja sama stella, pasti kamu mau makan seseuatu, ayo kasih tau aku biar ku kabul kan." kata alex melihat nantha sembari tidak menggubris stella.

"Alex, aku sedang tidak mau apapun sekrang, mau makan dimana pun aku ngikut kalian aja. Lagi pula kamu kira aku ngidam apa, sampe kamu bilang mau ngabuli permintaan ku segala lagi." ujar anantha. Stella langsung tertawa terbahak bahak mendengarkan perkataan anantha sedangkan alex hanya cengengesan. Dan pada akhirnya, disini lah mereka berapa direstoran yang menyajikan makanan korea. Alex membawa kedua gadis itu ke restoran dimana menu nya adalah menu favorit sang pujaan hati.

Alex memesan semua menu favorit nantha tanpa bertanya terlebih dahulu kepada nantha. Nantha dan stella tercengang melihat menu yang diatas meja mereka.

"Alex apa apaan ini? Kamu mau ngundang satu kampung tuk makan bersama kita disini?" Tanya nantha bingung sambil melihat menu makanan yang sangat banyak di meja mereka. Padahal mereka hanya bertiga sedangkan makanan yang disajikan menurut nantha buat makanan dua puluh orang pun cukup. "hahahaha kamu lucu dengan wajah begitu, menggemaskan". Kata alex sembari mencubit pipi gembul nantha. " benar kata nantha lex, makanan ini terlalu banyak buat kita bertiga, mubajir tahu." sambung stella. " Udah ah ngobrolnya, nikmati aja. Kalo gak habis bisa dibungkus buat anak jalanan kan. Jadi gak usah khawatir. Ayo makan, aku sangat lapar". Ujar alex sembari menatap makanan didepan nya dengan semangat.

Dan akhirnya mereka pun makan sambil berbincang sesekali tertawa riang tanpa di sadari ada sepasang mata melihat mereka dengan tajam seperti mau menerkam. "Sialan, siapa pria itu? Berani sekali nantha makan siang dengan pria lain, dasar wanita murahan.". gumam pelan alex. Ya, yang melihat mereka adalah David. David memang berada di restoran itu lebih dahulu dari nantha dan teman temannya. Pria itu sering makan direstoran itu dikala merindukan nantha. Ya sebenarnya dalam lubuk hatinya paling dalam pria itu sangat mencintai istrinya itu, tapi karna gengsi dan kekecewaan yang sangat mendalam terhadap istrinya itu, dia memilih membencinya dari pada memberinya kesempatan untuk menjelaskan nya. "Awas kamu nantha, tunggu hukuman mu dirumah, wanita sepertimu harus diberi pelajaran supaya jera." gumam david dalam hati menahan cemburu yang melanda dihatinya sembari berlalu dari tempat itu.

Disisi lain, rombongan anantha telah selesai makan siang, semua menu yang dipesan alex ternyata habis tak tersisa disantap ketiga anak manusia itu. Ketiga anak manusia itu makan besar tanpa memikirkan berat badan, kolestrol, dan lain lain. Mereka menikmatinya sampai mereka puas. Bisa dikatakan kalau ini adalah rekor pertama mereka dalam makan (seperti mukbag lah kata author hehehe). " ish aku kenyang sekali alex, sepertinya aku tidak sanggup lagi berjalan, pengennya langsung rebahan aja. Kamu sih ngajak kita berdua makan sambil cerita, jadi banyak kan makan nya." ujar anantha dengan muka cemberut yang langsung membuat alex gemas. " Itu sengaja ku lakukan agar kamu gemukan. Aku melihat kamu kurusan sekarang semenjak pertemuan kila satu bulan lalu." kata alex dengan muka cemberutnya. " Aku kurusan bukan karna kurang makan lex, aku sengaja diet biar berat badan ku ideal, kamu gak akan paham kalau masalah wanita, bagaimana BB itu sangat penting untuk wanita." ujar nantha kesal. " aku gak mau tahu, pokoknya kamu gam boleh diet titik gak pake koma." ketus alex. "Stop, kalian jangan bertengkar disini, gak malu apa lihat pengunjung lain, kayak anak kecil aja. Kalian gak pernah berubah dari dulu. Masalh kecil aja dibesar besar kan. Lagi pula kan makanan tadi kan kita bertiga menikmatinya, lah kok makanan habis jadi bertengkar?. Ujar stella ketus. "Maaf. Ndoro" kata alex dan nantha secara bersamaan sontak mendapat gelak tawa dari stella karna mendengar panggilan lucu dari sahabat dan sepupunya itu. " Udah ahh, yukk balik, bentar lagi jam makan siang segera selesai." ajak stella sambil memanggil pelayan untuk meminta bill nya. Sontak alex kaget dan berkata " tumben mau traktir kita, biasanya juga minta teraktir".kata alex usil sembari menahan tawanya. Karna alex tau stella hanya membantu memanggil pelayan tanpa niat membayar seperti yang sudah sudah.

"enak aja, siapa juga yang mau bayar, kamu kan yang pesan tadi, ya kamu lah yang bayar, masak kita berdua? Yang bener aja hahaha". Kata stella dengan gelak tawanya. " Dasar sepupu laknatttt!".kata alex bercanda sembari tertawa.

Setelah alex membayarnya mereka keluar dari resto untuk ke mobil alex. " tunggu". Kata nantha sembari menahan tangan alez yang akan membuka pintu mobil untuknya. " ada apa lago sih nan? ". Tanya alex bingung. " kalian kembali lah kekkantor, aku akan naik angkutan umum saya buat pulang. " kenapa kamu pulang? Kamu kan sekarang asisten aku. Ini kan belum jam pulang kantor nan." kata alex santai.

Apa?????

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!