bab 10 Rumah Sakit

Deg!!!

Anantha mengangguk dan tersenyum dengan manis mendengar pernyataan suaminya. Walau hatinya sakit, ia tidak ingin menunjukan kesedihannya didepan suami nya. " aku akan bertahan menerima sikap mu sampai jiwa dan raga ini tidak bernyawa lagi kak, karna alasan ku bertahan bukan semata mata hanya karna kita sepupu kak tapi yang utama adalah karna janji suci kita di hadapan Tuhan kak." ucap nantha dalam hati sembari melihat wajah david yang datar.

" ibu anantha mateo". Panggil seorang suster dari depan ruangan pemeriksaan.

" ayo sekarang giliran kita" kata david sambil menarik tangan istrinya masuk kedalam.

" selamat sore pak, bu.. Ada yang bisa saya bantu?". Tanya dokter kandungan tersebut.

" sore dok, saya ingin mengecek keadaan istri saya dok, apakah istri saya sudah hamil atau belum dok. Karna saya sudah tidak sabar menjadi seorang daddy dok".ujar david bercanda untuk menutupi tujuan utamanya melakukan itu kepada istri nya.

" memang nya usia pernikahan bapak sudah berapa lama pak?

" satu bulan lebih dok".

" baiklah kita USG dulu ya pak agar lebih jelas, tetapi jika belum tumbuh apapun dalam rahim ibu jangan sedih ya. Masih banyak kesempatan kedepannya. Semangkin berusaha saja lagi pak, buk." ujar dokter kepada sepasang suami istri itu yang menganggukan kepala tanda mereka mengerti.

" baiklah, mari kita kebangkar ya bu untuk melakukan USG".

Suster yang di dalam ruangan itu ikut serta membantu dokternya untuk menyiapkan semua peralatan yang dibutuhkan dan mengoleskan jell ke perut rata anantha.

" bagaimana dok?" tanya david tidak sabaran setelah pemeriksaan selesai. Karna dia tidak tahu apa2 melihat layar monitor nya.

" selamat pak, buk, sesuai harapan kalian berdua ibu anantha sedang mengandung. Kandungan ibu anantha sudah memasuki 5 minggu." ujar dokter tersebut sambil tersenyum.

jduarr!!!

Sepasang suami istri itu kaget mendengar keterangan dokter tersebut. " Tapi dok, 3 hari yang lalu tamu bulanan saya datang dok meskipun tidak selancar biasanya, bagaimana mungkin itu terjadi?". Tanya nantha bingung sedangkan david masih shock mendengarkan pernyataan dokter tersebut.

" itu bisa saja buk, sebenarnya itu bukan tamu bulanan melainkan flag. Itu berpotensi terjadi pada ibu yang hamil muda yang sedang tertekan atau stress. Jadi saya sarankan agar ibu agar menjaga pola makan sehat, banyak makan sayur, dan hindari stress ya buk. Saya akan meresepkan vitamin untuk ibu." jelas dokter tersebut.

David akhirnya terdasar dari keterkejutannya dan dia pura2 mengambil ponselnya dari saku celana untuk membaca pesan seseorang. setelah itu tiba2 david bertanya " dok, saya mendapat pesan dari sepupu saya untuk bertanya apakah bisa melakukan tes DNA pada janin yang masih di kandungan? maklum lah dok anak muda." ujar david berbohong. Anantha tahu suaminya sedang berbohong tapi dia diam saja.

Dokter yang sedang meresepkan vitamin untuk nantha sejenak terdiam dan langsung tersenyum dan berkata " sebenarnya bisa, tetapi usia kandungan nya harus minimal 4 bulan tetapi tidak saya saran kan, karna itu bisa beresiko mengganggu tubuh kembang nya janin. Jika mau dilakukan tes DNA saya ajurkan setelah bayi lahir.:" jelas dokter.

" baiklah dok, kami permisi".kata david sambil menarik tangan istri nya tidak lupa mengambil resep dokter tersebut.

" ehm anak muda". Ujar dokter menatap pasangan suami istri tersebut dengan tersenyum.

Sesaat kemudian.

" anak siapa itu?". Kata david setelah mereka di dalam mobil.

" maksud kakak?. Tanya nantha bingung.

" berhubung karna bukan aku saja yang meniduri mu, aku jadi ragu kalau itu anak ku". Sarkas david.

" dia bukan anak kakak, ini adalah anak ku sendiri jadi kakak tidak usah merasa bertanggung jawab untuk anak ini." ujar nantha menahan sesak di dada nya. " semurahan itukah aku dimatamu kak? ." kata nantha dlam hati.

Dalam perjalanan mereka diam dengan pikiran masing masing. tiba2 david berkata " aku akan memulangkan semua pembantu kerumah mommy, sebagai gantinya kamu yang akan mengerjakan tugas mereka. Dan mulai sekarang kamu akan tidur di kamar lain tetapi pakaian mu tetap dikamar ku agar jika tiba2 mommy ato mama yang datang mereka tidak merasa curiga. Tugasmu sekarang menurut sama ku, selebihnya aku akan mengurus semuanya. Karna aku yakin anak yang di dalam kandungan mu itu bukan anak ku. bersyukurlah kamu tidak ku ceraikan, karna aku masih menghargai kamu sebagai sepupu ku tapi tidak sebagai istri ku." ucap david

Anantha sangat terpukul dengan perkataan david yang bagaikan pisau belati sedang menusuk hati nya paling dalam. Tapi dia tetap tersenyum dan menganggukan kepala dan berkata " baiklah kak, semua urusan keluarga ku serahkan padamu".

Sesampai nya dirumah tepatnya dikamar mereka david langsung menghubungi mommy nya dan ingin mengutarakan keinginannya.

" hallo nak?" .ujar mommy jesi.

" hallo mom, david boleh minta tolong sesuatu?". Tanya david ragu.

" ada apa nak? Apakah kalian sakit? kalian memiliki masalah? Katakan saja pada mommy pasti akan mommy tolong." ujar mommy jesi khawatir.

" hehehe jangan sekhawatir itu mom, kami berdua baik baik saja, hanya butuh pertolongan mu sedikit." kata david sambil cengengesan.

" mommy serius david, ada apa ? Jangan berbelit belit." jawab mommy jesi kesal.

"hehehe sebenar kami mau mengembalikan ART mu mom kerumah, soalnya david ingin merasakan hidup berdua bersama mantu mu yang manis itu mom, kalo ada ART dirumah ini kami merasa tidak bebas mom, apa lagi kamar di rumah david tidak kedap suara. Mommy taulah kehidupan pengantin baru apa lagi masih muda kayak kami." ujar david sambik tertawa cekikikan.

" dasar anak gak tau malu, kenapa anak mommy jadi mesum gini? . Tanya mommy jesi geli karna tidak habis pikir dengan kelakuan anak nya itu.

" haleh, mommy kayak mudanya nyogok aja, udah lah mom, gak seru ngomong sama mommy, lebih seru david ngerjai istri david lagi. Bye." kata david berbohong.

"ee...tunggu. jadi kapan rencana mu kembalikan mereka? biar mommy suruh jemput sopir."

" besok". Kata david datar

" besok? Tapi...." ucapan mommy jesi terpotong

" sudahlah mom, jangan ganggung pengantin baru kita, mereka ingin bebas berdua. Mommy kayak gak pernah aja." timpal daddy mateo yang mendengar percakapan anak dan istrinya itu.

" akhirnya penyelamat ku datang, thank you dad love you and bye mom". kata david sambil memutuskan telponnya.

" anak edan........" kata mommy kesal sambil meneriaki ponselnya yang mati.

" mommy jangan ganggung mereka terus, mommy gak mau ya cepat dapet cucu? " kata daddy mateo

" iya mau lah dad masak gak?"

" nah itu mau, kalau mau cepat jangan ganggung mereka biar mereka bebas". Kata daddy mateo dan mommy jesi hanya mengangguk pasrah.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!