SOSOK SANG DEWI PENOLONG

Setelah kepergian Jiang Xia Yan, Chi Ang Bei tak bisa tidur. Pemuda tersebut masih terbayang sosok cantik bagaikan dewi yang telah menolong mengobati penyakit anehnya itu.

Pada saat semua orang angkat tangan dan tak memiliki harapan, sosok gadis muda yang mengobatinya tentu saja menjadi matahari yang menyinari kegelapan yang sudah satu minggu ini Chi Ang Bei rasakan.

Meski dia tak bisa melihat dengan jelas wajah dewi penolongnya itu karena tertutup cadar, tapi dia sangat yakin jika gadis itu pastilah sangat cantik.

Bulu mata yang sangat panjang dan lentik. Bola mata yang seperti almond, mirip seekor kucing waktu menatapnya.

Meski sorot matanya terlihat tajam, tapi ada kehangatan disana. Itulah kesan yang didapatkan oleh Chi Ang Bei malam ini.

Chi Ang Bei yang larut dalam pikirannya tiba – tiba mencium bau busuk yang sangat menyengat dari tubuhnya.

“ Bau apa ini ?...kenapa sangat busuk sekali ?....”, gumannya sambil menutup hidungnya dengan telapak tangannya.

Seketika dia kembali mengingat ucapan dewi penolongnya yang mengatakan jika sisa racun didalam tubuhnya akan keluar melalui keringatnya.

“ Kurasa ini sisa racun yang keluar dari tubuhku….”, guman Chi Ang Bei pelan.

Diapun segera membersihkan tubuhnya agar bau busuk tersebut segera hilang. Begitu selesai, Chi Ang Bei merasa jika tubuhnya terasa lebih segar daripada sebelumnya.

Meski merasa telah sehat namun Chi Ang Bei tak ingin bayak bergerak dulu karena kondisinya masih lemah setelah hampir seminggu ini hanya sedikit makanan yang bisa masuk kedalam tubuhnya.

Diapun  memilih untuk duduk diatas sofa yang ada dikamarnya sambil menyandarkan kepalanya di bagian atas sofa karena ranjangnya berbau terkena darah dan keringatnya tadi.

Chi Gun Lin yang setiap pagi selalu mendatangi kamar putra sulungnya itu dibuat terkejut waktu dia tak mendapati pemuda tersebut diatas ranjang.

“ Dimana dia ?...kenapa tidak ada ditempat tidur….”, batin Chi Gun Lin panik.

Baru saja dia hendak berteriak memanggil pengawal yang berjaga, kedua matanya melotot sempurna melihat anak sulungnya itu tertidur diatas sofa.

“ Apa itu anakku ?....”

“ Kenapa dia tertidur di sofa ?...”

“ Dan wajahnya lebih segar daripada sebelumnya ?....”

“ Apa yang telah terjadi sebenarnya ?....”

Banyak pertanyaan melintas dalam benak Chi Gun Lin saat ini. Untuk memastikan semuanya, diapun perlahan berjalan mendekat kearah sofa dimana terlihat putranya itu tertidur pulas.

Hal yang sudah lama tidak dia lihat karena selama seminggu ini dia selalu menyaksikan jika putranya tertidur dengan gelisah karena merasakan sakit di tubuhnya.

Merasa ada seseorang yang mendekatinya, Chi Ang Bei pun mulai membuka kedua matanya dan berguman pelan “ Ayah….”.

Chi Gun Lin tak bisa menyembunyikan rasa harunya waktu mendengar putra sulungnya itu memanggilnya dengan  wajah  lebih segar tak sepucat sebelumnya.

“ Anakku….kamu sudah sembuh…..”, ucap Chi Gun Lin bahagia.

Diapun langsung memeluk Chi Ang Bei dengan penuh kebahagiaan. Ayah dan anak itupun saling berpelukan meluapkan rasa bahagia yang ada.

Enhua yang  lewat di depan kamar sang putra terlihat mengkerutkan kening cukup dalam waktu mendengar suara tawa suaminya.

“ Apa yang terjadi hingga suamiku tertawa bahagia seperti itu ?....”, batin Enhua penasaran.

Diapun segera berjalan menuju pintu kamar Chi Ang Bei, membuka sedikit untuk mengintip apa yang terjadi didalam ruangan.

Disamping ranjang, dia hanya mendapati dua pelayan yang terlihat sibuk mengganti sprei tanpa ada putranya disana membuatnya semakin binggung.

Dengan langkah ragu, diapun membuka pintu kamar dan melangkah masuk. Enhua langsung terbelalak waktu melihat suaminya sedang bercengkerama hangat dengan sang putra di sofa.

Diapun bergegas melangkahkan kakinya dengan cepat mendekat kearah sofa dimana suami dan anaknya berada dengan air mata yang mengenang dipelupuk mata.

“ Putraku…kamu sudah sembuh….”, ucap Enhua menangis haru.

Diapun langsung  memeluk tubuh Chi Ang Bei dengan erat sambil menangis tersedu – sedu. Enhua langsung menangkup wajah sang putra dengan kedua tangannya dan melihat jika Chi Ang Bei sudah tak pucat seperti kemarin.

“ Ibu….”, ucap Chi Ang Bei bahagia.

Enhua sangat bahagia waktu putra sulungnya itu memanggil namanya dan tersenyum lebar, memperlihatkan semburat merah diwajahnya.

Sementara itu, Chi Bian Cheung yang turun hendak sarapan menghentikan langkah kakinya waktu melihat pintu kamar sang kakak terbuka dan ada suara kedua orang tuanya disana.

Bocah kecil lelaki dengan tubuh gendut itupun segera berlari untuk mengetahui apa yang terjadi didalam kamar sang kakak sekalian melihat kondisinya.

Chi Bian Cheung tak bisa untuk tak terkejut. Dengan kedua mata melotot sempurna dan bibir terbuka lebar diapun segera berlari menuju dimana kakak dan kedua orang tuanya saling berpelukan bahagia.

“ Kakak…kamu sudah sembuh….”, Chi Bian Cheung pun langsung menghambur memeluk tubuh sang kakak sambil menangis bahagia.

Seluruh keluarga terlihat sangat bahagia melihat tuan muda pertama Chi tersebut telah sembuh dari penyakitnya.

“ Ini semua berkat Bing 'er  aku bisa sembuh….”, ucap Chi Ang Bei tersenyum lebar.

Kedua orang tuanya terlihat sangat terkejut waktu putra sulungnya itu mengatakan jika dia sembuh berkat putra bungsunya.

“ Apa maksudmu ?....”, tanya sang ayah penasaran.

“ Bing'er telah membawa seorang dewi penolong untuk menyembuhkanku….”, ucap Chi Ang Bei menjelaskan.

Chi Bian Cheung yang sudah berjanji kepada Jiang Xia Yan untuk tak membuka identitasnya terlihat sangat gugup waktu sang ayah hendak menginterogasinya.

“ Kurasa aku harus pergi sekarang…aku sudah terlambat….”, ucap Chi Bian Cheung langsung keluar dari kamar sang kakak dengan terburu – buru.

“ Hufff…aku selamat. Hampir saja ketahuan….”, ucap Chi Bian Cheung sambil mengelus dadanya berulang kali setelah berada didalam kereta.

Setelah kepergian putra bungsunya itu, Chi Gun Lin yang masih penasaran dengan ucapan putra pertamanya segera menginterogasi pemuda tersebut.

Chi Ang Bei  pun menceritakan semuanya kepada sang ayah. Tentang adiknya yang menyelinap masuk kedalam kamar dan meletakkan pouch wewanggian di sekililing tempat tidurnya hingga dia bisa bernafas dengan lega tidak sesesak biasanya.

Sampai ada sosok gadis muda yang datang malam harinya, sesuai dengan ucapan adiknya Chi Ang Bei yang awalnya sedikit curiga tentang datanganya sosok gadis asing didalam kamarnya pada malam hari berusaha untuk mempercayainya, sesuai dengan janjinya kepada sang adik.

“ Siapa gadis itu ?....kemampuan medisnya sangat hebat. Bahkan tabib Ryu saja tak mampu mengobatimu….”, ucap Chi Gun Lin penasaran.

" Aku juga tak tahu ayah....Yang jelas dia sudah menolongku hingga bisa sembuh seperti sekarang....", ucap Chia Ang Bei pelan.

Bukan hanya kedua orang tuanya yang sangat penasaran mengenai siapa sebenarnya sosok dewi penolong tersebut tetapi dirinya juga.

Setelah terdiam sejenak, Chi Ang Bei kembali teringat beberapa kata yang diucapkan oleh dewi penolongnya tersebut tersirat sebuah pesan untuknya.

“ Dia juga memperingatkanku akan suatu hal ayah….”, ucap Chi Ang Bei dengan wajah serius.

Chi Ang Bei pun menceritakan peringatan yang diberikan oleh dewi penolongnya itu sebelum dia pergi dari kamarnya.

“ Apa ini ada kaitannya dengan masalah pembelian kuda militer….jika itu permasalahannya, sebaiknya kabar mengenai kesembuhanmu untuk sementara akan ayah sembunyikan dulu hingga situasi aman….”, guman Chi Gun Lin resah.

Chi Ang Bei tampak sependapat dengan sang ayah, jika ini berkaitan dengan penemuannya mengenai biaya pembelian kuda militer yang mencurigakan maka akan banyak orang hebat terlibat didalamnya dan tentu saja hal itu sangat membahayakan karirnya didalam istana.

Setelah berdiskusi dengan Chi Ang Bei, Chi Gun Lin pun segera menyuruh anaknya itu untuk beristirahat agar kondisinya bisa cepat pulih kembali.

Selanjutnya, dia akan segera bertindak dengan membungkam mulut  semua orang yang ada didalam kediamanannya untuk menutup rapat – rapat  kabar jika tuan muda pertama Chi tersebut telah sembuh.

Dia tak ingin membuat siapapun yang hendak mencelakai putranya itu waspada dan kembali mencelakai putranya dengan cara yang lebih kejam daripada sebelumnya jika mereka menyadari tindakannya kali ini telah gagal.

“ Jika ini berkaitan dengan masalah pembelian kuda militer, banyak orang besar terlibat didalamnya. BUkan hanya karirnya akan terancam bahkan nyawa putraku berada dalam bahaya…”

“ Apakah kaisar Ming Qin ada dibelakang ini semua ?....”

“ Kurasa mundur adalah cara yang terbaik….”, batin Chi Gun Lin bermonolog.

Chi Guan Lin akan menggunakan alasan sakitnya Chi Ang Bei agar anaknya tersebut bisa mundur dari posisinya saat ini.

Lagipula keluarganya tidak akan terpengaruh dalam hal apapun jika anaknya tersebut tak lagi menjabat di istana.

Baginya, keselamatan Chi Ang Bei sebagai penerus keluarga Chi dan keluarga besarnya lebih penting daripada sebuah jabatan yang tak seberapa itu.

Setelah memutuskan hal tersebut, Chi Guan Lin pun mulai bertindak dengan cepat sebelum semuanya terlambat untuk dilakukan.

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

keren ortu nya chi Ang Bei tegas dan bijak trus sayang sama keluarganya 👏👏😘😘

2025-01-02

1

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

bagus2 ..kereennn..ey...

2024-03-23

6

beybi T.Halim

beybi T.Halim

makin bertambah kekuatan ini nantinya

2024-03-09

0

lihat semua
Episodes
1 KECELAKAAN
2 KEMATIAN YANG TRAGIS
3 KEBERUNTUNGAN GANDA
4 TAMU TAK DIUNDANG
5 SKAK MAT
6 KEJUTAN
7 PEMBALASAN KECIL
8 FENG MO TIAN
9 PENUH TANDA TANYA
10 HUKUMAN UNTUK GUI MOMO
11 AKSI
12 PERBINCANGAN IBU DAN ANAK
13 PENYAKIT ANEH CHI ANG BEI
14 HANCURNYA SEGEL
15 MEMBANTU
16 MENGOBATI
17 SOSOK SANG DEWI PENOLONG
18 PENASARAN
19 DIA LAGI......
20 CURIGA
21 UNDANGAN
22 PESTA PERJAMUAN MUSIM GUGUR
23 UNJUK BAKAT
24 MEMBALIKKAN KEADAAN
25 GEGER
26 MEMECAH KONSENTRASI
27 KEJUTAN
28 DILUAR EKSPETASI
29 MEMBUNGKAM MULUT SEMUA ORANG
30 UJI NYALI
31 SENJATA MAKAN TUAN
32 RENCANA LICIK
33 PENGAWAL PRIBADI
34 MAWAS DIRI
35 KUIL GUANDONG
36 JEBAKAN
37 MALAM PANAS
38 MALAM MENCEKAM
39 DRAMA PAGI INI
40 PEMBALASAN DENDAM DIUMULAI
41 RASA SAKIT YANG DALAM
42 GERAM
43 MURKA
44 ADU ARGUMEN
45 HUKUMAN
46 PERTENGKARAN
47 HUKUMAN BAGI PELAYAN YANG LALAI
48 NASIB GUI MOMO
49 SALAH PREDIKSI
50 KABAR MENGEJUTKAN
51 RENCANA PERTUKARAN PERNIKAHAN
52 KEBAKARAN
53 KADO ULTAH NYONYA BESAR JIANG
54 KECEWA
55 HOT NEWS
56 MENCARI DUKUNGAN
57 PERHATIAN
58 KETIDAK PUASAN
59 PESTA PENYAMBUTAN
60 ADU STRATEGI
61 JATUH KE PERANGKAP SENDIRI
62 TERBONGKAR
63 DALAM GENGGAMAN
64 CATUR PERANG
65 SHENTAN SHE
66 MENJUAL INFORMASI
67 PENYERANGAN
68 BERTEMU DUA BERSAUDARA DONG
69 RENCANA CERDIK
70 RENCANA BESAR
71 PERSELISIHAN
72 SALING SINDIR
73 DIPERMALUKAN
74 PEMUSNAHAN
75 BADAI
76 RUANG RAHASIA
77 TERTANTANG
78 KETEGANGAN
79 GALAU
80 KEKEJAMAN JIANG YONG
81 BERDUKA
82 FESTIVAL LENTERA
83 PENCULIKAN
84 KEKAISARAN RU
85 KEPERCAYAAN
86 KESENANGAN YANG TERHENTI
87 MEMINTA IJIN
88 INSIDEN
89 MISI
90 PENASARAN
91 PERCAKAPAN TENGAH MALAM
92 RENCANA BUSUK JIANG YONG
93 PENYAMARAN
94 MEMBUJUK
95 PERTEMUAN TAK TERDUGA
96 MASA LALU HAN SHAN YANG
97 MELOBBY
98 TAK BISA DITEBAK
99 MENJALANKAN RENCANA
100 DRAMA DIPESTA PERJAMUAN
101 TAK BISA BERKUTIK
102 RENCANA PEMISAHAN DIRI
103 PENGANGGU
104 BERTUKAR PIKIRAN
105 TAK PUAS
106 TINDAKAN
107 EKSEKUSI
108 TERKEJUT
109 KUNJUNGAN
110 MISI TERSELUBUNG
111 MURKA
112 HEBOH
113 PENJELASAN
114 MENJADI TARGET
115 RENCANA LANJUTAN
116 MUNCULNYA SIHIR KUNO TERLARANG
117 PETUNJUK PART 1
118 PETUNJUK PART 2
119 TEKA - TEKI TERSEMBUNYI
120 SALING TERKAIT
121 BUKU PEMINDAH JIWA
122 DILUAR PREDIKSI
123 PEMBUKTIAN
124 RITUAL
125 FAKTA MENCENGANGKAN
126 DISKUSI
127 RISAU
128 CEMBURU
129 PERTEMUAN
130 BATU PERMATA HITAM
131 MENYUSUN RENCANA BARU
132 SEPENGGAL KISAH MASA LALU
133 API KEMARAHAN
134 KEKHAWATIRAN
135 GONCANGAN RUMAH TANGGGA KETIGA
136 RAGU
137 MASUK PERANGKAP SENDIRI
138 KEHANCURAN JIANG XIALUN
139 KEMALANGAN RUO XINXIN
140 MENGUMPULKAN KEKUATAN
141 TERUNGKAP
142 SERANGAN FAJAR
143 GONCANGAN
144 PENDERITAAN
145 SETITIK INFORMASI
146 KEMALANGAN
147 PUAS
148 MISI
149 MASUK KEDALAM JEBAKAN
150 PREDIKSI
151 PENGALIH PERHATIAN
152 KEBERADAAN API SUCI
153 PEMBERONTAKAN PART 1
154 PEMBERONTAKAN PART 2
155 RENCANA MENGISI POSISI YANG KOSONG
156 HANCURNYA KEKAiSARAN MING
157 ASA YANG ADA
158 PILIHAN
159 PERMAINAN HATI
160 MENCOBA TENANG
161 KEPUTUSAN
162 JALAN MASING - MASING
Episodes

Updated 162 Episodes

1
KECELAKAAN
2
KEMATIAN YANG TRAGIS
3
KEBERUNTUNGAN GANDA
4
TAMU TAK DIUNDANG
5
SKAK MAT
6
KEJUTAN
7
PEMBALASAN KECIL
8
FENG MO TIAN
9
PENUH TANDA TANYA
10
HUKUMAN UNTUK GUI MOMO
11
AKSI
12
PERBINCANGAN IBU DAN ANAK
13
PENYAKIT ANEH CHI ANG BEI
14
HANCURNYA SEGEL
15
MEMBANTU
16
MENGOBATI
17
SOSOK SANG DEWI PENOLONG
18
PENASARAN
19
DIA LAGI......
20
CURIGA
21
UNDANGAN
22
PESTA PERJAMUAN MUSIM GUGUR
23
UNJUK BAKAT
24
MEMBALIKKAN KEADAAN
25
GEGER
26
MEMECAH KONSENTRASI
27
KEJUTAN
28
DILUAR EKSPETASI
29
MEMBUNGKAM MULUT SEMUA ORANG
30
UJI NYALI
31
SENJATA MAKAN TUAN
32
RENCANA LICIK
33
PENGAWAL PRIBADI
34
MAWAS DIRI
35
KUIL GUANDONG
36
JEBAKAN
37
MALAM PANAS
38
MALAM MENCEKAM
39
DRAMA PAGI INI
40
PEMBALASAN DENDAM DIUMULAI
41
RASA SAKIT YANG DALAM
42
GERAM
43
MURKA
44
ADU ARGUMEN
45
HUKUMAN
46
PERTENGKARAN
47
HUKUMAN BAGI PELAYAN YANG LALAI
48
NASIB GUI MOMO
49
SALAH PREDIKSI
50
KABAR MENGEJUTKAN
51
RENCANA PERTUKARAN PERNIKAHAN
52
KEBAKARAN
53
KADO ULTAH NYONYA BESAR JIANG
54
KECEWA
55
HOT NEWS
56
MENCARI DUKUNGAN
57
PERHATIAN
58
KETIDAK PUASAN
59
PESTA PENYAMBUTAN
60
ADU STRATEGI
61
JATUH KE PERANGKAP SENDIRI
62
TERBONGKAR
63
DALAM GENGGAMAN
64
CATUR PERANG
65
SHENTAN SHE
66
MENJUAL INFORMASI
67
PENYERANGAN
68
BERTEMU DUA BERSAUDARA DONG
69
RENCANA CERDIK
70
RENCANA BESAR
71
PERSELISIHAN
72
SALING SINDIR
73
DIPERMALUKAN
74
PEMUSNAHAN
75
BADAI
76
RUANG RAHASIA
77
TERTANTANG
78
KETEGANGAN
79
GALAU
80
KEKEJAMAN JIANG YONG
81
BERDUKA
82
FESTIVAL LENTERA
83
PENCULIKAN
84
KEKAISARAN RU
85
KEPERCAYAAN
86
KESENANGAN YANG TERHENTI
87
MEMINTA IJIN
88
INSIDEN
89
MISI
90
PENASARAN
91
PERCAKAPAN TENGAH MALAM
92
RENCANA BUSUK JIANG YONG
93
PENYAMARAN
94
MEMBUJUK
95
PERTEMUAN TAK TERDUGA
96
MASA LALU HAN SHAN YANG
97
MELOBBY
98
TAK BISA DITEBAK
99
MENJALANKAN RENCANA
100
DRAMA DIPESTA PERJAMUAN
101
TAK BISA BERKUTIK
102
RENCANA PEMISAHAN DIRI
103
PENGANGGU
104
BERTUKAR PIKIRAN
105
TAK PUAS
106
TINDAKAN
107
EKSEKUSI
108
TERKEJUT
109
KUNJUNGAN
110
MISI TERSELUBUNG
111
MURKA
112
HEBOH
113
PENJELASAN
114
MENJADI TARGET
115
RENCANA LANJUTAN
116
MUNCULNYA SIHIR KUNO TERLARANG
117
PETUNJUK PART 1
118
PETUNJUK PART 2
119
TEKA - TEKI TERSEMBUNYI
120
SALING TERKAIT
121
BUKU PEMINDAH JIWA
122
DILUAR PREDIKSI
123
PEMBUKTIAN
124
RITUAL
125
FAKTA MENCENGANGKAN
126
DISKUSI
127
RISAU
128
CEMBURU
129
PERTEMUAN
130
BATU PERMATA HITAM
131
MENYUSUN RENCANA BARU
132
SEPENGGAL KISAH MASA LALU
133
API KEMARAHAN
134
KEKHAWATIRAN
135
GONCANGAN RUMAH TANGGGA KETIGA
136
RAGU
137
MASUK PERANGKAP SENDIRI
138
KEHANCURAN JIANG XIALUN
139
KEMALANGAN RUO XINXIN
140
MENGUMPULKAN KEKUATAN
141
TERUNGKAP
142
SERANGAN FAJAR
143
GONCANGAN
144
PENDERITAAN
145
SETITIK INFORMASI
146
KEMALANGAN
147
PUAS
148
MISI
149
MASUK KEDALAM JEBAKAN
150
PREDIKSI
151
PENGALIH PERHATIAN
152
KEBERADAAN API SUCI
153
PEMBERONTAKAN PART 1
154
PEMBERONTAKAN PART 2
155
RENCANA MENGISI POSISI YANG KOSONG
156
HANCURNYA KEKAiSARAN MING
157
ASA YANG ADA
158
PILIHAN
159
PERMAINAN HATI
160
MENCOBA TENANG
161
KEPUTUSAN
162
JALAN MASING - MASING

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!