Didalam perpustakaan, lagi – lagi Jiang Xia Yan mendapati semua orang terbelalak melihat kedatangannya disana.
“ Apa yang membuat gadis bodoh ini masuk kedalam perpusatakaan ?….”
“ Kudengar otaknya sedikit bergeser setelah jatuh kedalam danau….”
“ Mungkin dia merasa akan menjadi pintar setelah membaca buku….”
“ Apa ini taktik untuk menarik perhatian pangeran kedua dengan terlihat menjadi terpelajar….”
Jiang Xia Yan terus mendengar bisik – bisik mencemoh dirinya sepanjang perjalanan. Tapi dia tak ambil pusing dan mencari di dalam rak – rak buku mengenai apa yang menjadi tujuan utamanya kesini.
Begitu berada dijajaran buku sihir dan kultivasi diapun segera mencari buku yang bisa dia jadikan acuan untuk membuka segel yang ada dalam dirinya.
Setelah mendapatkan beberapa buku yang dianggap bisa membantunya, Jiang Xia Yan pun segera membawanya menuju bagian administrasi peminjaman.
Karena dia adalah murid yang memiliki prestasi buruk, maka dia hanya bisa meminjam satu buku saja. Menyadari fakta tersebut, Jiang Xia Yan pun memutuskan untuk membaca buku yang dia inginkan didalam perpustakaan.
Lagipula memori ingatan yang dimiliknya cukup bagus sehingga dia bisa mempelajari semuanya dengan cepat.
Jiang Xia Yan tak membaca buku tersebut secara keseluruhan dan hanya membaca point – point pentingnya saja.
Gadis yang ada didepannya hanya menatap sinis waktu melihat Jiang Xia Yan hanya membolak – balikkan buku yang ada dihadapannya dengan cepat dan merasa jika dia ke perpustakaan hanya untuk sekedar mencari perhatian.
Padahal tanpa gadis itu sadari, point – point penting dalam buku tersebut sudah berhasil didapatkan oleh Jiang Xia Yan yang sudah memperajari dan menerapkan cara membaca cepat pada jaman kehidupannya dahulu.
Dengan metode ini dan kejeniusan otaknya maka dia bisa menyerap ilmu dan mempelajari semua hal dengan cepat jika dibandingkan dengan teman sebayanya.
Itulah yang membuat dirinya menjadi wanita nomor tiga paling perbengaruh didunia. Banyak uang yang bisa dia raup dalam waktu singkat karena bisa memutuskan sesuatu yang penting dan menguntungkan dalam waktu singkat.
“ Untung saja otak jeniusku tetap melekat pada ragaku saat ini. Jika tidak, mungkin aku akan memerlukan waktu yang lama untuk mempelajari banyak hal di zaman kuno ini…. ”, batinnya bermonolog.
Namun ketenangan yang dirasa oleh Jiang Xia Yan sedikit terusik karena tiba – tiba hampir semua murid yang berada didalam perpustakaan berlarian mendekat kearah jendela perpusatakaan.
Tak lama kemudian teriakan histeri dari para gadis mulai terdengar. Para penjaga perpustakaan hanya bisa mengusir gadis – gadis tersebut agar tak menganggu ketenangan para pengunjung lainnya.
Sementara para siswa yang masih tenang tetap diijinkan untuk melihat pemandangan dibawah oleh petugas perpusatakaan selama kegiatan mereka tak menganggu yang lainnya.
Jiang Xia Yan yang penasaran dengan apa yang dilihat oleh semua orang mulai bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menuju jendela.
Dapat dia lihat jika dibawah ada seorang pemuda tampan dengan wajah arogan sedang menunggang kuda berwarna hitam mengkilap masuk kedalam akademi.
Pemuda tersebut tak bisa melanjutkan perjalanannya menuju kedalam karena dihadang oleh segerombolan siswa yang didominasi oleh para gadis yang menatapnya dengan penuh kekaguman.
“ Fang Mo Tian !!!...kamu sungguh gagah dan tampan !!!...”, teriak para gadis histeris.
Jiang Xia Yan sedikit mengkerutkan keningnya sambil mengingat sesuatu dalam memorinya mengenai lelaki yang membuat para gadis histeris tersebut.
“ Sangat tampan…tapi sayangnya mati mengenaskan dimedan perang….”, guman Jiang Xia Yan pelan.
Dalam ingatannya, sang pemilik tubuh tak pernah ada interaksi apapun dengan lelaki bermarga Feng tersebut.
Dia mengetahui kematian pemuda tersebut sewaktu dirinya sudah menjadi permaisuri Ming. Feng Mo Tian yang mengantikan sang ayah memimpin perang terbunuh dalam pertempuran tersebut dan pasukan yang dipimpinnnya juga mengalami kekalahan yang parah.
Terbunuhnya Feng Mo Tian dalam peperangan yang dipimpinnya tersebut ada campur tangan sang suami yang memang ingin menyingkirkan keluarga Feng sebagai orang terkuat didalam kekaisaran Ming karena dianggap meresahkan selain keluarga Jiang dan keluarga Gyo.
Masih berkutat dengan pikirannya tentang Feng Mo Tian, mata Jiang Xia Yan menatap jika pemuda arogan tersebut menolak secara kasar setiap pernyataan cinta yang datang kepadanya.
Bahkan dia tak segan untuk menghancurkan bunga dan hadiah yang diberikan oleh para gadis kepadanya dengan menginjak – injak bunga dan hadiah tersebut dengan kaki kudanya hingga hancur tak berbentuk.
Meski mendapat penolakan kasar seperti itu, bukannya sedih dan menyerah para gadis justru semakin menggila dengan kelakuan Feng Mo Tian yang dianggap mereka sangat cool tersebut.
Jiang Xia Yan menatap jijik para gadis yang masih berteriak histeris karena mengingatkan pada tingkah laku menjijikkan sang pemilik tubuh aslinya.
Penolakan demi penolakan kasar yang diberikan oleh pengeran kedua Ming Shin kepada Jiang Xia Yan dimasa lampau justru membuat gadis tersebut semakin mencintai laki – laki busuk itu.
“ Membuang waktu saja….”, ucap Jiang Xia Yan mencibir.
Diapun kembali ke tempat duduknya dan melanjutkan membaca buku – buku yang masih tertumpuk disampingnya.
Pada saat Jiang Xia Yan baru saja mendaratkan pantatnya dikursi, Han Shan Yang masuk kedalam perpustakaan untuk menemui sahabatnya disana.
Han Sahn Yang melihat sahabatnya itu melamun sambil menatap kearah Jiang Xia Yan menepuk pundak penjaga perpustakaan tersebut hingga lelaki berkaca mata itu terkejut dan melempar buku yang sedang dipegannya.
“ Bukankah dia sangat berbeda sekarang ?....”, tanya Han Shan Yang dengan senyum sangat tipis diwajahnya.
Saking tipisnya, jika orang tak memperhatikan dengan seksama mereka tak akan bisa melihatnya. Bailin pun mengangguk setuju dengan ucapan sahabatnya itu.
Jika tak melihat sendiri perubahan yang ada pada diri Jiang Xai Yan dengan mata kepalanya, mungkin Bailin akan merasa rumor yang beredar saat ini sangat dilebih – lebihkan.
Meski semua orang menganggap jika Jaing Xia Yan hanya membalik balik buku yang ada dihadapannya tersebut tanpa minat, tapi hal itu tak berlaku padanya.
Bailin bisa melihat jika Jiang Xia Yan menyerap berbagai informasi penting dari buku yang ada dihadapannya tersebut dengan cepat.
Tentu saja hal tersebut membuat Bailin sangat terkejut pasalnya seperti yang beredar luas di masyarakat jika nona muda ketiga Jiang ini selain bodoh dia juga tak memiliki kekuatan spiritual apapun dalam tubuhnya.
Itulah yang membuat gadis berusia empat belas tahun tersebut tak terlalu dianggap dalam keluarga besar Jiang.
Bahkan ada yang menyangsikan jika gadis cantik itu adalah putri kandung dari Jiang shing dan Xiao Mei karena tak memiliki bakat apapun selain wajahnya yang cantik.
“ Apa dia menyembunyikan bakatnya itu dan menunjukkannya sekarang….tapi, untuk apa ?....”, itulah yang dipikirkan kedua sahabat tersebut waktu melihat keseriusan Jiang Xia Yan dalam membaca buku yang ada dihadapannya.
Dan buku yang sedang dibacanya itu bukanlah buku sembarangan melainkan buku mengenai ilmu sihir dan kultivasi.
Dan bagi Jiang Xia Yan yang bahkan tak bisa menyerap energy yin yang ada disekitarnya untuk apa membaca buku mengenai ilmu sihir.
Tentunya hal tersebut menjadi sia – sia saja karena tak mungkin bisa dia terapkan dalam tubuhnya yang lemah tersebut.
Meski terkejut jika Han Shan Yang diam – diam memperhatikannya, Jiang Xia Yan tetap auh seolah tak perduli denagn keberadaan lelaki tersebut.
Saat ini membuka segel dalam tubuhnya lebih penting meski mendapatkan Han Shan Yang untuk berada dikubunya secepatnya juga sama pentingnya.
Tapi prioritas utamanya sekarang adalah membuat dirinya kuat agar tidak mudah ditindas selama berada diakademi karena dia merasa jika kedepannya semakin banyak rintangan yang harus dilaluinya.
Dan untuk itu, dia membutuhkan kekuatan yang besar, ak cukup hanya mengandalkan seni bela diri yang telah dia pelajari dan kecerdikan otaknya saja.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
benar Jiang Xia Yan kamu skrng belajar dulu yg rajin biar kekuatanmu dpt kamu bangkitkan dr tubuh mu
2025-01-02
1
Fetty Marissa Chaniago
kok mirip dengan cerita di komik sih...
2024-09-05
1
kriwil
ini cerita balas dendam atau mengulang kehidupan kedua 😀
2024-08-15
0