MENGOBATI

“ Tidak…ini masih belum cukup…”, guman Jiang Xia Yan sambil memasukkan kembali tanaman obat yang telah didapatkannya dikantong bajunya.

Sepulang dari akademi dia berniat untuk mampir sebentar ke toko obat guna membeli beberapa bahan yang masih kurang.

Tampaknya, pemilik tubuh asli ini cukup hemat. Meski hanya mendapatkan uang saku sedikit, tapi jumlah simpanan uangnya lumayan banyak membuatnya sangat bangga.

Kiew hanya bisa menatap nona mudanya tersebut dengan cemas. Dia sudah mendengarkan cerita dari Lin jika sudah dua hari ini nona mudanya itu menyuruhnya merebus obat penambah energy.

Dan kali ini, sebelum pulang ke kediaman nona mudanya itu minta diantar ke toko obat untuk membeli beberapa tanaman obat yang dibutuhkannya.

“ Apa nona benar – benar memiliki penyakit parah tapi dia tak mau memberitahukannya kepada semua orang ?....”, Kiew terlihat cemas waktu menyadari jika beberapa bahan obat yang dibeli oleh nona mudanya tersebut adalah tumbuhan yang langkah dan tentunya memiliki khasiat tinggi.

Setelah semua bahan yang dibutuhkan ada, Jiang Xia Yan segera mengajak pelayannya pribadinya tersebut untuk pulang.

Begitu sampai di kediaman, Jiang Xia Yan langsung mengurung diri didalam kamar dan memberi perintah kepada para pelayannya agar tak ada siapapun yang boleh masuk dan mengganggunya.

Meski dia tak pernah membuat racikan obat, tapi di kehiduapnnya terdahulu didunia modern dia memiliki teman seorang apoteker.

Setiap dia sakit, temannya itu lah yang meracikkan obat untuknya. Jadi sedikit banyak, Jiang Xia Yan tahu prosesnya.

Berdasarkan pengamatannya dimasa lampau dan buku yang tadi sempat dia baca, Jiang Xia Yan mulai meracik obat yang akan dia berikan kepada tuan muda pertama Chi nanti malam.

Selain meracik obat, Jiang Xia Yan juga menyiapkan jarum perak yang akan dia gunakan sebagai alat akupuntur.

Kebetulan dia cukup ahli dalam ilmu akupuntur yang sudah cukup lama dia pelajari dari seorang kenalannya dalam kehidupannya dahulu.

Jika perkiraannya tak salah, berdasarkan ingatan sang pemilik tubuh, selain terkena racun tuan muda pertama Chi ini juga menderita penyakit Balck Death yang sempat menghebohkan dunia dimasa lampau.

Itu adalah hasil ingatan yang didapatkan dari memori pemilik tubuh asli. Jiang Xia Yan berharap tebakannya kali ini tidak salah.

Setelah semua racikan obat selesai dibuat, diapun segera membersihkan diri dan bersiap untuk pergi kekediaman Chi tengah malam nanti.

Sambil menunggu waktu, setelah makan malam diapun langsung mematikan seluruh penerangan yang ada didalam kamar sehingga para pelayannya berasumsi jika nona mudanya itu sedang beristirahat.

Tanpa ada yang tahu, Jiang Xia Yan kini sudah duduk dengan posisi lotus. Dia berusaha untuk meningkatkan kultivasinya.

Berkat kekuatan besar yang dimiliknya, hanya dalam waktu singkat dirinya sudah berhasil menembus level bumi tingkat empat.

“ Kurasa cukup untuk hari ini….”, batin Jiang Xia Yan perlahan membuka kedua matanya.

Dengan kekuatannya ini, dia bisa mempergunakan ilmu peringan tubuh yang dimilikinya dan menggunakan tenaga dalam jika berhadapan dengan musuh.

Kekuatan tenaga dalam digabung dengan ilmu beladiri yang dimilikinya tentunya sangat bermanfaat untuknya saat ini.

“ Sayang dijaman kuno ini tak ada pistol, jika ada ini akan lebih efektiv dan mempersingkat waktu….”, batinnya sedikit kecewa.

Sebagai ganti pistol, Jiang Xia Yan menyiapkan belati kecil sebagai senjatanya. Jika ada waktu senggang, dirinya mungkin akan belajar berpedang.

Karena masih belum bisa menggunakan pedang, belati dia rasa sudah cukup sebagai senjatanya malam ini untuk beraksi.

Begitu waktu yang ditunggu sudah tiba, Jiang Xia Yan segera melesat keluar melalui jendela kamarnya. Gerakannya yang gesit dan lincah mampu mengelabui para penjaga yang bertugas di kediaman keluarga pertama Jiang.

Tanpa membuang waktu lagi, Jiang Xia Yan segera melesat pergi ke kediaman keluarga Chi dan menuju ke kamar Chi Ang Bei seperti apa yang tergambar dalam peta.

Jiang Xia Yan sedikit mengecoh para penjaga yang ada didepan kamar Chi Ang Bei. Setelah dirasa aman, diapun segera masuk kedalam ruangan.

Chi Ang Bei yang mengetahui kedatangannya segera saja membuka mata dan melotot tajam waktu menyadari ada orang asing menyelinap kedalam kamarnya.

Belum sempat dia berteriak untuk memanggil penjaga Jiang Xia Yan sudah lebih dulu mentotok tubuhnya sehingga tak bisa bergerak dan mengeluarkan suara.

Hanya kedua matanya saja yang bergerak dan menatap tajam kearah Jiang Xia Yan yang saat ini sedang fokus memeriksa denyut nadinya.

“ Seperti yang kuduga….”, batin Jiang Xia Yan tersenyum puas karena prediksinya benar.

Setelah memastikan bahwa putra pertama Chi tersebut menderita penyakit langkah Black Death, diapun segera mengeluarkan jarum untuk akupuntur.

“ Sebaiknya aku mengeluarkan racunnya terlebih dahulu agar pengobatanku nantinya bisa maksimal….”, guman Jiang Xia Yan sambil mengeluarkan jarum perak dari balik lengan bajunya.

“ Apa dia bilang…racun ?....”

“ Bagaimana bisa ?....”

“ Apa dia bisa mengobatiku ?....”

“ Apa dia seorang tabib ?....”

“ Tapi siapa dia ?....”

“ Kenapa dia mau menolongku ?....”

Berbagai macam pertanyaan mulai berkecamuk didalam pikiran Chi Ang Bei mengenai sosok gadis yang ada dihadapannya itu.

Sementara Jiang Xia Yan sama sekali tak menanggapi pelototan tajam yang diberikan oleh tuan muda pertama Chi tersebut dan tetap fokus pada tugasnya untuk mengobati pemuda itu.

Dia harus segera menyelesaikan pekerjaannnya sebelum matahari terbit agar dia bisa segera pergi sebelum ada seseorang anggota keluarga Chi muncul.

Chi Ang Bei tiba – tiba memuntahkan darah hitam yang cukup banyak waktu jarum akupuntur selesai dicabut dari atas tubuhnya.

“ Racunmu telah keluar….”, ucap Jiang Xia Yan sambil membersihkan mulut Chi Ang Bei dari darah yang mengandung racun tersebut dengan saputangan miliknya.

“ Besok, kamu harus menyuruh orang membersihkan tubuhmu karena sisa racun akan keluar melalui keringat….”, ucap Jiang Xia Yan berpesan.

Meski tak bisa bersuara, namun dari sorot matanya Jiang Xia Yan tahu jika Chi Ang Bei mengerti setiap kata yang diucapkan oleh gadis itu.

Merasa jika tubuhnya mulai membaik setelah racun yang ada didalam tubuhnya dimuntahkan tadi, Chi Ang Bei tak bisa untuk tidak terkejut.

Pasalnya sudah banyak tabib yang memeriksanya dan tak ada satupun yang bisa menyembuhkannya. Bahkan mereka tak ada yang tahu jika ada racun didalam tubuhnya.

Tapi gadis muda ini, begitu dia memeriksa denyut nadinya, dia langsung bisa menebak jika dalam tubuh Chi Ang Bei terdapat racun.

Saat putra pertama keluarga Chi tersebut kembali berkutat pada pikirannya, Jiang Xia Yan sudah muali mengolesi beberap bagian tubuh yang terlihat membengkak akibat gigitan kutu hewan penggerat yang diindikasi telah membuatnya terkena penyakit Black Death ini.

“ Sebaiknya mulai sekarang kamu harus lebih berhati – hati lagi, terutama untuk makanan dan minumanmu….”, ucap Jiang Xia Yan membuat lamunan Chi Ang Bei langsung buyar.

“ Dan jangan terlalu kritis terhadap pemerintah itu akan mengancam keberlangsungan keluargamu….”, Jiang Xia Yan kembali mengingatkan.

“ Sebaiknya mundur sebelum berperang daripada mati konyol hanya demi sebuah penghargaan….”, pesan Jiang Xia Yan sebelum akhirnya terdiam.

Setelah mengucapkan kalimat terakhir, Jiang Xia Yan mulai fokus meracik ramuan obat untuk tuan muda pertama Chi agar bisa segera diminum.

Dengan telaten, Jiang Xia Yan pun segera membantu Chi Ang Bei meminum obat yang telah diraciknya tersebut dengan sabar.

Aroma harum yang keluar dari tubuh Jiang Xia Yan membuat obat yang diminum oleh putra pertama keluarga Chi tersebut terasa manis.

“ Minum ramuan obat ini tiga kali setelah makan….”, ucap Jiang Xia Yan sambil meletakkan kantong obat diatas meja kecil disamping tempat tidur Chi Ang Bei.

Setelah menotok tubuh Chi Ang Bei agar bisa kembali bergerak, Jiang Xia Yan segera melesat pergi melalui jendela kamar pemuda tersebut.

“ Siapa dia sebenarnya ?....”, guman Chi Ang Bei sambil menutup kembali jendela kamarnya.

Setelah diberi akupuntur dan luka gigitan yang tadinya membengkang telah lenyap, Chi Ang Bei merasa jika tubuhnya berangsur - angsur telah pulih sehingga dia bisa bangun dari tempat tidur dan berjalan untuk menutup jendela karena udara dini hari yang dingin mulai masuk kedalam ruangan.

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

ruang dimensi nya dimana thor apa gak punya 🤔🤔

2025-01-02

1

azka aldric Pratama

azka aldric Pratama

punya ruang dimensi GK Thor 🤔🤔🤔

2024-07-30

2

Elok Pratiwi

Elok Pratiwi

sebenar nya cerita nya menarik tapi terlalu banyak kata pengantar / penjelasan seakan cerita ini ditulis hanya utk dibaca penulis itu sendiri kurang dialog nya

2024-05-07

5

lihat semua
Episodes
1 KECELAKAAN
2 KEMATIAN YANG TRAGIS
3 KEBERUNTUNGAN GANDA
4 TAMU TAK DIUNDANG
5 SKAK MAT
6 KEJUTAN
7 PEMBALASAN KECIL
8 FENG MO TIAN
9 PENUH TANDA TANYA
10 HUKUMAN UNTUK GUI MOMO
11 AKSI
12 PERBINCANGAN IBU DAN ANAK
13 PENYAKIT ANEH CHI ANG BEI
14 HANCURNYA SEGEL
15 MEMBANTU
16 MENGOBATI
17 SOSOK SANG DEWI PENOLONG
18 PENASARAN
19 DIA LAGI......
20 CURIGA
21 UNDANGAN
22 PESTA PERJAMUAN MUSIM GUGUR
23 UNJUK BAKAT
24 MEMBALIKKAN KEADAAN
25 GEGER
26 MEMECAH KONSENTRASI
27 KEJUTAN
28 DILUAR EKSPETASI
29 MEMBUNGKAM MULUT SEMUA ORANG
30 UJI NYALI
31 SENJATA MAKAN TUAN
32 RENCANA LICIK
33 PENGAWAL PRIBADI
34 MAWAS DIRI
35 KUIL GUANDONG
36 JEBAKAN
37 MALAM PANAS
38 MALAM MENCEKAM
39 DRAMA PAGI INI
40 PEMBALASAN DENDAM DIUMULAI
41 RASA SAKIT YANG DALAM
42 GERAM
43 MURKA
44 ADU ARGUMEN
45 HUKUMAN
46 PERTENGKARAN
47 HUKUMAN BAGI PELAYAN YANG LALAI
48 NASIB GUI MOMO
49 SALAH PREDIKSI
50 KABAR MENGEJUTKAN
51 RENCANA PERTUKARAN PERNIKAHAN
52 KEBAKARAN
53 KADO ULTAH NYONYA BESAR JIANG
54 KECEWA
55 HOT NEWS
56 MENCARI DUKUNGAN
57 PERHATIAN
58 KETIDAK PUASAN
59 PESTA PENYAMBUTAN
60 ADU STRATEGI
61 JATUH KE PERANGKAP SENDIRI
62 TERBONGKAR
63 DALAM GENGGAMAN
64 CATUR PERANG
65 SHENTAN SHE
66 MENJUAL INFORMASI
67 PENYERANGAN
68 BERTEMU DUA BERSAUDARA DONG
69 RENCANA CERDIK
70 RENCANA BESAR
71 PERSELISIHAN
72 SALING SINDIR
73 DIPERMALUKAN
74 PEMUSNAHAN
75 BADAI
76 RUANG RAHASIA
77 TERTANTANG
78 KETEGANGAN
79 GALAU
80 KEKEJAMAN JIANG YONG
81 BERDUKA
82 FESTIVAL LENTERA
83 PENCULIKAN
84 KEKAISARAN RU
85 KEPERCAYAAN
86 KESENANGAN YANG TERHENTI
87 MEMINTA IJIN
88 INSIDEN
89 MISI
90 PENASARAN
91 PERCAKAPAN TENGAH MALAM
92 RENCANA BUSUK JIANG YONG
93 PENYAMARAN
94 MEMBUJUK
95 PERTEMUAN TAK TERDUGA
96 MASA LALU HAN SHAN YANG
97 MELOBBY
98 TAK BISA DITEBAK
99 MENJALANKAN RENCANA
100 DRAMA DIPESTA PERJAMUAN
101 TAK BISA BERKUTIK
102 RENCANA PEMISAHAN DIRI
103 PENGANGGU
104 BERTUKAR PIKIRAN
105 TAK PUAS
106 TINDAKAN
107 EKSEKUSI
108 TERKEJUT
109 KUNJUNGAN
110 MISI TERSELUBUNG
111 MURKA
112 HEBOH
113 PENJELASAN
114 MENJADI TARGET
115 RENCANA LANJUTAN
116 MUNCULNYA SIHIR KUNO TERLARANG
117 PETUNJUK PART 1
118 PETUNJUK PART 2
119 TEKA - TEKI TERSEMBUNYI
120 SALING TERKAIT
121 BUKU PEMINDAH JIWA
122 DILUAR PREDIKSI
123 PEMBUKTIAN
124 RITUAL
125 FAKTA MENCENGANGKAN
126 DISKUSI
127 RISAU
128 CEMBURU
129 PERTEMUAN
130 BATU PERMATA HITAM
131 MENYUSUN RENCANA BARU
132 SEPENGGAL KISAH MASA LALU
133 API KEMARAHAN
134 KEKHAWATIRAN
135 GONCANGAN RUMAH TANGGGA KETIGA
136 RAGU
137 MASUK PERANGKAP SENDIRI
138 KEHANCURAN JIANG XIALUN
139 KEMALANGAN RUO XINXIN
140 MENGUMPULKAN KEKUATAN
141 TERUNGKAP
142 SERANGAN FAJAR
143 GONCANGAN
144 PENDERITAAN
145 SETITIK INFORMASI
146 KEMALANGAN
147 PUAS
148 MISI
149 MASUK KEDALAM JEBAKAN
150 PREDIKSI
151 PENGALIH PERHATIAN
152 KEBERADAAN API SUCI
153 PEMBERONTAKAN PART 1
154 PEMBERONTAKAN PART 2
155 RENCANA MENGISI POSISI YANG KOSONG
156 HANCURNYA KEKAiSARAN MING
157 ASA YANG ADA
158 PILIHAN
159 PERMAINAN HATI
160 MENCOBA TENANG
161 KEPUTUSAN
162 JALAN MASING - MASING
Episodes

Updated 162 Episodes

1
KECELAKAAN
2
KEMATIAN YANG TRAGIS
3
KEBERUNTUNGAN GANDA
4
TAMU TAK DIUNDANG
5
SKAK MAT
6
KEJUTAN
7
PEMBALASAN KECIL
8
FENG MO TIAN
9
PENUH TANDA TANYA
10
HUKUMAN UNTUK GUI MOMO
11
AKSI
12
PERBINCANGAN IBU DAN ANAK
13
PENYAKIT ANEH CHI ANG BEI
14
HANCURNYA SEGEL
15
MEMBANTU
16
MENGOBATI
17
SOSOK SANG DEWI PENOLONG
18
PENASARAN
19
DIA LAGI......
20
CURIGA
21
UNDANGAN
22
PESTA PERJAMUAN MUSIM GUGUR
23
UNJUK BAKAT
24
MEMBALIKKAN KEADAAN
25
GEGER
26
MEMECAH KONSENTRASI
27
KEJUTAN
28
DILUAR EKSPETASI
29
MEMBUNGKAM MULUT SEMUA ORANG
30
UJI NYALI
31
SENJATA MAKAN TUAN
32
RENCANA LICIK
33
PENGAWAL PRIBADI
34
MAWAS DIRI
35
KUIL GUANDONG
36
JEBAKAN
37
MALAM PANAS
38
MALAM MENCEKAM
39
DRAMA PAGI INI
40
PEMBALASAN DENDAM DIUMULAI
41
RASA SAKIT YANG DALAM
42
GERAM
43
MURKA
44
ADU ARGUMEN
45
HUKUMAN
46
PERTENGKARAN
47
HUKUMAN BAGI PELAYAN YANG LALAI
48
NASIB GUI MOMO
49
SALAH PREDIKSI
50
KABAR MENGEJUTKAN
51
RENCANA PERTUKARAN PERNIKAHAN
52
KEBAKARAN
53
KADO ULTAH NYONYA BESAR JIANG
54
KECEWA
55
HOT NEWS
56
MENCARI DUKUNGAN
57
PERHATIAN
58
KETIDAK PUASAN
59
PESTA PENYAMBUTAN
60
ADU STRATEGI
61
JATUH KE PERANGKAP SENDIRI
62
TERBONGKAR
63
DALAM GENGGAMAN
64
CATUR PERANG
65
SHENTAN SHE
66
MENJUAL INFORMASI
67
PENYERANGAN
68
BERTEMU DUA BERSAUDARA DONG
69
RENCANA CERDIK
70
RENCANA BESAR
71
PERSELISIHAN
72
SALING SINDIR
73
DIPERMALUKAN
74
PEMUSNAHAN
75
BADAI
76
RUANG RAHASIA
77
TERTANTANG
78
KETEGANGAN
79
GALAU
80
KEKEJAMAN JIANG YONG
81
BERDUKA
82
FESTIVAL LENTERA
83
PENCULIKAN
84
KEKAISARAN RU
85
KEPERCAYAAN
86
KESENANGAN YANG TERHENTI
87
MEMINTA IJIN
88
INSIDEN
89
MISI
90
PENASARAN
91
PERCAKAPAN TENGAH MALAM
92
RENCANA BUSUK JIANG YONG
93
PENYAMARAN
94
MEMBUJUK
95
PERTEMUAN TAK TERDUGA
96
MASA LALU HAN SHAN YANG
97
MELOBBY
98
TAK BISA DITEBAK
99
MENJALANKAN RENCANA
100
DRAMA DIPESTA PERJAMUAN
101
TAK BISA BERKUTIK
102
RENCANA PEMISAHAN DIRI
103
PENGANGGU
104
BERTUKAR PIKIRAN
105
TAK PUAS
106
TINDAKAN
107
EKSEKUSI
108
TERKEJUT
109
KUNJUNGAN
110
MISI TERSELUBUNG
111
MURKA
112
HEBOH
113
PENJELASAN
114
MENJADI TARGET
115
RENCANA LANJUTAN
116
MUNCULNYA SIHIR KUNO TERLARANG
117
PETUNJUK PART 1
118
PETUNJUK PART 2
119
TEKA - TEKI TERSEMBUNYI
120
SALING TERKAIT
121
BUKU PEMINDAH JIWA
122
DILUAR PREDIKSI
123
PEMBUKTIAN
124
RITUAL
125
FAKTA MENCENGANGKAN
126
DISKUSI
127
RISAU
128
CEMBURU
129
PERTEMUAN
130
BATU PERMATA HITAM
131
MENYUSUN RENCANA BARU
132
SEPENGGAL KISAH MASA LALU
133
API KEMARAHAN
134
KEKHAWATIRAN
135
GONCANGAN RUMAH TANGGGA KETIGA
136
RAGU
137
MASUK PERANGKAP SENDIRI
138
KEHANCURAN JIANG XIALUN
139
KEMALANGAN RUO XINXIN
140
MENGUMPULKAN KEKUATAN
141
TERUNGKAP
142
SERANGAN FAJAR
143
GONCANGAN
144
PENDERITAAN
145
SETITIK INFORMASI
146
KEMALANGAN
147
PUAS
148
MISI
149
MASUK KEDALAM JEBAKAN
150
PREDIKSI
151
PENGALIH PERHATIAN
152
KEBERADAAN API SUCI
153
PEMBERONTAKAN PART 1
154
PEMBERONTAKAN PART 2
155
RENCANA MENGISI POSISI YANG KOSONG
156
HANCURNYA KEKAiSARAN MING
157
ASA YANG ADA
158
PILIHAN
159
PERMAINAN HATI
160
MENCOBA TENANG
161
KEPUTUSAN
162
JALAN MASING - MASING

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!