HUKUMAN UNTUK GUI MOMO

Setelah pelajaran selesai, Jiang Xia Yan segera berjalan menuju kereta kuda milik keluarga pertama Jiang yang sudah menunggunya di depan pintu gerbang akademi.

Kiew membantu membawakan tas milik nona mudanya tersebut dengan wajah riang. Hati pelayan pribadi Jiang Xia Yan tersebut terlihat bahagia waktu dia tak sengaja mendengar beberapa rumor yang mengatakan jika hari ini nona mudanya tersebut belajar dengan serius.

Dan yang membuatnya sangat terkejut sekaligus terharu adalah rumor yang mengatakan jika nona mudanya membalas perbuatan orang yang selama ini membullynya dengan balasan yang setimpal.

Bahkan keberanian yang ditunjukkan oleh nona mudanya tersebut akhirnya membuat semua orang tak akan berani lagi untuk menganggunya jika tak ingin mendapatkan masalah.

“ Silahkan masuk nona….”, ucap Kiew sopan.

Diapun segera membantu Jiang Xia Yan naik keatas  kereta untuk kembali ke kediaman. Langit sudah gelap waktu kereta kuda memasuki halaman keluarga pertama Jiang.

Baru saja kaki Jiang Xia Yan menyentuh tanah, tiba – tiba ada seorang wanita tua datang menghampirinya sambil tersenyum lebar.

Dapat Jiang Xia Yan ingat, wanita tua tersebut adalah Gui Momo. Perempuan yang telah merawat dirinya semenjak kecil hingga sekarang.

“ Nona muda ketiga, akhirnya kamu kembali. Pelayan tua ini mendengar jika nona muda ketiga baru saja jatuh kedanau dan merasa sangat khawatir. Apalagi pelayan tua ini juga mendengar jika nona muda ketiga bersikeras untuk belajar di akademi meski kondisi nona muda ketiga masih belum cukup baik….”, ucapnya dengan wajah dibuat sesedih mungkin.

“ Cihhh….munafik….”, batin Jiang Xia Yan sinis.

“ Bagaimana bisa Jiang Xia Yan tertipu dengan mudah wajah licik seperti ini….”, Jiang Xia Yan kembali mencemoh kebodohan sang pemilik tubuh asli sebelumnya.

Sebagai CEO wanita yang sudah bertemu dengan banyak orang dengan berbagai macam karakter, hanya dengan melihat cara mereka berbicara dan berekspresi dapat dia lihat apakah orang  tersebut benar – benar tulus atau hanya bersandiwara dihadapannya.

Seperti wanita tua ini, dalam wajahnya sama sekali tak menampakkan ketulusan meski ada setitik air mata yang keluar dari sudut matanya.

Jika ini adalah Jiang Xia Yan sang pemilik tubuh asli, melihat air mata yang keluar dari sudut mata wanita tua tersebut dirinya akan merasa sangat terharu dan langsung akan memberinya beberapa tael uang sebagai imbalan karena dianggap pelayan tersebut sangat perhatian dan setia kepadanya.

Menyadari kebodohan dan kenaifan yang dilakukan oleh pemilik tubuh asli, dalam hati Jiang Xia Yan tertawa miris.

Namun, saat kembali mengingat jika dimasa depan wanita tua tersebut membawa masuk cucu perempuannya dan membuat jebakan untuk sang kakak dengan menaruh obat tidur didalam minuman sang kakak dan menuduhnya telah merusak kepolosannya sehingga dengan sangat terpaksa Jiang Chen pun menikahinya karena tak ingin merusak reputasi keluarganya membuat Jiang Xia Yan merasa snagat geram terhadap wanita tua yang ada dihadapannya tersebut.

Padahal selama ini kedua orang tuanya selalu memperlakukan pelayan wanita tua itu dengan sangat baik dan tulus. Tapi yang didapat keluarganya justru pengkhiatan.

Apalagi tanpa Jiang Xia Yan sadari, Gui Momo ini telah berkerja sama dengan nyonya kedua, Qianyi dibelakangnya demi uang.

Menghadapi seseorang yang tidak setia, Jiang Xia Yan tentunya secara alami akan membereskannya agar tak lagi bisa merusak ketenangan keluarganya.

Saat berhadapan dengan anjing yang sudah lari ke halaman orang lain, lebih baik langsung membunuhnya daripada harus membesarkannya dan membiarkannya menggigit kita.

Melihat nona muda ketiga Jiang tersebut diam tak menanggapi ucapannya membuat Gui Momo merasa kebinggungan.

“ Kenapa nona muda ketiga hanya diam saja setelah melihat kekhawatiranku….”, batin Gui Momo mulai gelisah.

Kiew yang berada disamping Jiang Xia Yan mendengus pelan dan menatap Gui Momo dengan tatapan sinis serta merendahkan.

Wanita tua tersebut sering kali mengandalkan identitasnya sebagai perawat Jiang Xia Yan untuk bisa menguasai halaman keluarga pertama Jiang.

Jika sebelumnya nona mudanya tersebut sangat mudah terbujuk oleh kepalsuan Gui Momo dan selalu menuruti segala ucapan yang diberikan oleh wanita tua tersebut demi mempererat hubungan keduanya yang sudah lama terjalin.

Maka kali ini Kiew sangat berharap nona mudanya  bisa bersikap lebih tegas terhadap Gui Momo yang penuh kepalsuan agar tak kembali terbujuk.

Gui Momo yang tidak pernah diperlakukan dingin oleh Jiang Xia Yan berpikir jika suasana hati nona mudanya tersebut pasti sangatlah buruk.

Untuk itu, diapun kembali melancarkan aksinya dengan memberikan perhatian  agar nona mudanya tersebut kembali bersikap hangat kepadanya.

“ Pelayan tua ini sangat mengerti dan cukup paham jika hati nona muda ketiga pastilah sangat sedih. Dan sebagai pelayan yang sudah menemani dan membesarkan nona sejak bayi, sesedih apapun nona, anda tidak boleh mengabaikan kesehatan nona….”, ucap Gui Momo sambil meneteskan air mata.

Seoalah – olah dia ikut merasakan apa yang Jiang Xia Yan rasakan saat ini. Acting wanita tua tersebut membuat Jiang Xia Yan semakin merasa jijik.

Melihat tatapan Jiang Xia Yan tak sedingin tadi, Gui Momo pun kembali melancarkan aksinya dengan menyanjung dan membawa nama pangeran kedua Ming Shin dalam ucapannya karena dia sangat tahu jika nona muda ketiga Jiang tersebut akan langsung melupakan kesedihannya begitu mendengar nama lelaki yang sangat dicintainya itu disebut.

“ Nona muda ketiga sangatlah cantik, seperti bunga yang bermekaran dimusim semi. Yang Mulia pangeran kedua Ming Shin pasti tak mempermasalahkan apa yang telah terjadi kemarin. Bahkan saya sangat yakin jika pangeran kedua Ming Shin pasti akan…..”, belum sempat Gui Momo menyelesaikan ucapannya, Jiang Xia Yan yang sudah muak dengan acting wanita tua tersebut langsung memotongnya dengan kasar.

“ Lancang sekali !!!..."

" Berani – beraninya momo menodai kepolosanku seperti itu !!!..."

" Meski ayah dan ibu tidak berada didalam kediaman, aku tetaplah majikanmu disni !!!..".

" Nyonya pemilik kediaman ini !!!..."

" Bagaimana bisa momo mengatakan omong kosong seperti itu !!!....”, teriak Jiang Xia Yan penuh amarah.

Melihat kemarahan diwajah Jiang Xia Yan, tubuh Gui Moo membeku seketika. Dia sama sekali tak menyangka nona mudanya yang lemah dan mudah ditipu tersebut bisa marah kepadanya seperti ini.

“ Ba…bagaimana nona muda ketiga bisa berkata seperti itu ?...pelayan tua ini hanya bersimpati dengan keadaan nona dan semua perkataan yang saya ucapkan adalah demi kebaikan nona muda ketiga….”, ucap Gui Momo dengan tubuh bergetar.

“ Jadi…sekarang kamu menyalahkanku !!!....benar begitu momo !!!....”, Jiang Xia Yan masih berucap dengan nada tinggi penuh marah.

Gui Momo sama sekali tak menyangka jika dia akan menjadi pelampiasan amarah Jiang Xia Yan malam ini.

Wanita tua yang sudah terbiasa menjadi nyonya dikediaman keluarga  pertama Jiang karena bisa menghandle Jiang Xia Yan dengan baik, tentunya tak bisa menerima begitu saja dirinya dijadikan bulan – bulanan nona muda ketiga Jiang  yang terkenal lemah dan bodoh tersebut malam  ini.

“ Kata – kata yang nona muda ketiga ucapkan tadi seakan – akan pelayan tua ini adalah wanita yang jahat dan buruk. Pelayan tua ini dengan setia sudah mengikuti nona muda ketiga selama empat belas tahun. Dan sekarang nona muda ketiga berpikir jika pelayan tua ini berniat untuk mencelakai dan menyakiti nona muda ketiga…. ”, ucap Gui Momo dengan nada sedikit tinggi.

Kiew yang melihat wanita tua tersebut meninggikan suara dihadapan  nona mudanya merasa tak terima dan sakit hati.

“ Nona muda ketiga adalah nyonya dihalaman keluarga pertama Jiang. Beraninya Gui Momo berbicara dengan nada tinggi seperti itu dihadapan nona muda ketiga….”, ucap Kiew menegur.

Gui Momo yang biasanya selalu bermain cantik kali ini lepas kendali setelah Jiang Xia Yan memarahinya dihadapan semua pelayan yang ada dikediaman keluarga pertama Jiang hingga dia kehilangan muka.

Tapi kata – kata yang barusan dia ucapkan tak mungkin dia tarik kembali. Untuk itu, diapun mulai merubah ekspresi wajahnya dan berharap kali ini Jiang Xia Yan akan terbujuk dengan kata – kata manis yang diucapkannya seperti sebelumnya.

“ Nona muda ketiga, maafkan atas kelancangan pelayan tua ini. Saat ini hamba merasa sangat bersedih dan tertekan melihat kondisi nona muda ketiga yang seperti ini. Nona muda ketiga sudah pelayan tua ini anggap sebagai anak sendiri sehingga rasa sakit yang nona rasakan, pelayan tua ini juga ikut merasakannya….”, ucap Gui Momo sambil bersujud didepan Jiang Xai Yan dengan berlinang air mata.

“ Kurasa aku akan mengakhiri ini secepatnya…aku sungguh lelah….”, batin Jiang Xia Yan sambil memutar bola matanya dengan malas.

Tak ingin berlama – lama dengan wanita tua yang memuakkan itu, Jiang Xia Yan pun langsung mengambil tindakan tegas.

“ Karena Gui Momo sudah mengetahui kesalahannya, maka kali ini aku tidak akan menghukum momo dengan berat dan hanya memberi hukuman dengan potongan gaji selama tiga bulan….”, ucap Jiang Xia Yan tegas.

Mendengar ucapan gadis muda yang ada dihadapannya, kedua tangan Gui Momo terkepal kuat menahan amarah dalam hatinya.

Dia sama sekali tak menyangka jika Jiang Xia Yan akan menghukumnya seperti itu. Meski bukan hukuman cambuk seperti yang biasa diberikan oleh keluarga Jiang, tapi memotong gajinya selama tiga bulan itu artinya selama tiga bulan kedepan dia sama sekali tak mendapatkan bayaran atas kinerjanya disini.

Jing Xia Yan yang sudah kelelahan setelah seharian belajar di akademi segera meninggalkan Gui Momo yang masih setia bersujud dilantai begitu saja.

Baginya, ini hanya teguran awal bagi wanita tua itu. Jika dia kembali berbuat ulah, maka Jiang Xia Yan tak akan segan lagi untuk menghukumnya lebih keras bahkan mengusirnya dari kediaman.

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

kl bisa mah thor jngn ngulang lg cerita Agatha yg jd CEO karna jujur agak gimana gitu bacanya trus" ngulang pas Agatha msh jd CEO 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️

2025-01-02

0

Solekah

Solekah

nyimak dulu

2024-03-12

3

Ahsin

Ahsin

terlalu bertele2

2024-03-07

0

lihat semua
Episodes
1 KECELAKAAN
2 KEMATIAN YANG TRAGIS
3 KEBERUNTUNGAN GANDA
4 TAMU TAK DIUNDANG
5 SKAK MAT
6 KEJUTAN
7 PEMBALASAN KECIL
8 FENG MO TIAN
9 PENUH TANDA TANYA
10 HUKUMAN UNTUK GUI MOMO
11 AKSI
12 PERBINCANGAN IBU DAN ANAK
13 PENYAKIT ANEH CHI ANG BEI
14 HANCURNYA SEGEL
15 MEMBANTU
16 MENGOBATI
17 SOSOK SANG DEWI PENOLONG
18 PENASARAN
19 DIA LAGI......
20 CURIGA
21 UNDANGAN
22 PESTA PERJAMUAN MUSIM GUGUR
23 UNJUK BAKAT
24 MEMBALIKKAN KEADAAN
25 GEGER
26 MEMECAH KONSENTRASI
27 KEJUTAN
28 DILUAR EKSPETASI
29 MEMBUNGKAM MULUT SEMUA ORANG
30 UJI NYALI
31 SENJATA MAKAN TUAN
32 RENCANA LICIK
33 PENGAWAL PRIBADI
34 MAWAS DIRI
35 KUIL GUANDONG
36 JEBAKAN
37 MALAM PANAS
38 MALAM MENCEKAM
39 DRAMA PAGI INI
40 PEMBALASAN DENDAM DIUMULAI
41 RASA SAKIT YANG DALAM
42 GERAM
43 MURKA
44 ADU ARGUMEN
45 HUKUMAN
46 PERTENGKARAN
47 HUKUMAN BAGI PELAYAN YANG LALAI
48 NASIB GUI MOMO
49 SALAH PREDIKSI
50 KABAR MENGEJUTKAN
51 RENCANA PERTUKARAN PERNIKAHAN
52 KEBAKARAN
53 KADO ULTAH NYONYA BESAR JIANG
54 KECEWA
55 HOT NEWS
56 MENCARI DUKUNGAN
57 PERHATIAN
58 KETIDAK PUASAN
59 PESTA PENYAMBUTAN
60 ADU STRATEGI
61 JATUH KE PERANGKAP SENDIRI
62 TERBONGKAR
63 DALAM GENGGAMAN
64 CATUR PERANG
65 SHENTAN SHE
66 MENJUAL INFORMASI
67 PENYERANGAN
68 BERTEMU DUA BERSAUDARA DONG
69 RENCANA CERDIK
70 RENCANA BESAR
71 PERSELISIHAN
72 SALING SINDIR
73 DIPERMALUKAN
74 PEMUSNAHAN
75 BADAI
76 RUANG RAHASIA
77 TERTANTANG
78 KETEGANGAN
79 GALAU
80 KEKEJAMAN JIANG YONG
81 BERDUKA
82 FESTIVAL LENTERA
83 PENCULIKAN
84 KEKAISARAN RU
85 KEPERCAYAAN
86 KESENANGAN YANG TERHENTI
87 MEMINTA IJIN
88 INSIDEN
89 MISI
90 PENASARAN
91 PERCAKAPAN TENGAH MALAM
92 RENCANA BUSUK JIANG YONG
93 PENYAMARAN
94 MEMBUJUK
95 PERTEMUAN TAK TERDUGA
96 MASA LALU HAN SHAN YANG
97 MELOBBY
98 TAK BISA DITEBAK
99 MENJALANKAN RENCANA
100 DRAMA DIPESTA PERJAMUAN
101 TAK BISA BERKUTIK
102 RENCANA PEMISAHAN DIRI
103 PENGANGGU
104 BERTUKAR PIKIRAN
105 TAK PUAS
106 TINDAKAN
107 EKSEKUSI
108 TERKEJUT
109 KUNJUNGAN
110 MISI TERSELUBUNG
111 MURKA
112 HEBOH
113 PENJELASAN
114 MENJADI TARGET
115 RENCANA LANJUTAN
116 MUNCULNYA SIHIR KUNO TERLARANG
117 PETUNJUK PART 1
118 PETUNJUK PART 2
119 TEKA - TEKI TERSEMBUNYI
120 SALING TERKAIT
121 BUKU PEMINDAH JIWA
122 DILUAR PREDIKSI
123 PEMBUKTIAN
124 RITUAL
125 FAKTA MENCENGANGKAN
126 DISKUSI
127 RISAU
128 CEMBURU
129 PERTEMUAN
130 BATU PERMATA HITAM
131 MENYUSUN RENCANA BARU
132 SEPENGGAL KISAH MASA LALU
133 API KEMARAHAN
134 KEKHAWATIRAN
135 GONCANGAN RUMAH TANGGGA KETIGA
136 RAGU
137 MASUK PERANGKAP SENDIRI
138 KEHANCURAN JIANG XIALUN
139 KEMALANGAN RUO XINXIN
140 MENGUMPULKAN KEKUATAN
141 TERUNGKAP
142 SERANGAN FAJAR
143 GONCANGAN
144 PENDERITAAN
145 SETITIK INFORMASI
146 KEMALANGAN
147 PUAS
148 MISI
149 MASUK KEDALAM JEBAKAN
150 PREDIKSI
151 PENGALIH PERHATIAN
152 KEBERADAAN API SUCI
153 PEMBERONTAKAN PART 1
154 PEMBERONTAKAN PART 2
155 RENCANA MENGISI POSISI YANG KOSONG
156 HANCURNYA KEKAiSARAN MING
157 ASA YANG ADA
158 PILIHAN
159 PERMAINAN HATI
160 MENCOBA TENANG
161 KEPUTUSAN
162 JALAN MASING - MASING
Episodes

Updated 162 Episodes

1
KECELAKAAN
2
KEMATIAN YANG TRAGIS
3
KEBERUNTUNGAN GANDA
4
TAMU TAK DIUNDANG
5
SKAK MAT
6
KEJUTAN
7
PEMBALASAN KECIL
8
FENG MO TIAN
9
PENUH TANDA TANYA
10
HUKUMAN UNTUK GUI MOMO
11
AKSI
12
PERBINCANGAN IBU DAN ANAK
13
PENYAKIT ANEH CHI ANG BEI
14
HANCURNYA SEGEL
15
MEMBANTU
16
MENGOBATI
17
SOSOK SANG DEWI PENOLONG
18
PENASARAN
19
DIA LAGI......
20
CURIGA
21
UNDANGAN
22
PESTA PERJAMUAN MUSIM GUGUR
23
UNJUK BAKAT
24
MEMBALIKKAN KEADAAN
25
GEGER
26
MEMECAH KONSENTRASI
27
KEJUTAN
28
DILUAR EKSPETASI
29
MEMBUNGKAM MULUT SEMUA ORANG
30
UJI NYALI
31
SENJATA MAKAN TUAN
32
RENCANA LICIK
33
PENGAWAL PRIBADI
34
MAWAS DIRI
35
KUIL GUANDONG
36
JEBAKAN
37
MALAM PANAS
38
MALAM MENCEKAM
39
DRAMA PAGI INI
40
PEMBALASAN DENDAM DIUMULAI
41
RASA SAKIT YANG DALAM
42
GERAM
43
MURKA
44
ADU ARGUMEN
45
HUKUMAN
46
PERTENGKARAN
47
HUKUMAN BAGI PELAYAN YANG LALAI
48
NASIB GUI MOMO
49
SALAH PREDIKSI
50
KABAR MENGEJUTKAN
51
RENCANA PERTUKARAN PERNIKAHAN
52
KEBAKARAN
53
KADO ULTAH NYONYA BESAR JIANG
54
KECEWA
55
HOT NEWS
56
MENCARI DUKUNGAN
57
PERHATIAN
58
KETIDAK PUASAN
59
PESTA PENYAMBUTAN
60
ADU STRATEGI
61
JATUH KE PERANGKAP SENDIRI
62
TERBONGKAR
63
DALAM GENGGAMAN
64
CATUR PERANG
65
SHENTAN SHE
66
MENJUAL INFORMASI
67
PENYERANGAN
68
BERTEMU DUA BERSAUDARA DONG
69
RENCANA CERDIK
70
RENCANA BESAR
71
PERSELISIHAN
72
SALING SINDIR
73
DIPERMALUKAN
74
PEMUSNAHAN
75
BADAI
76
RUANG RAHASIA
77
TERTANTANG
78
KETEGANGAN
79
GALAU
80
KEKEJAMAN JIANG YONG
81
BERDUKA
82
FESTIVAL LENTERA
83
PENCULIKAN
84
KEKAISARAN RU
85
KEPERCAYAAN
86
KESENANGAN YANG TERHENTI
87
MEMINTA IJIN
88
INSIDEN
89
MISI
90
PENASARAN
91
PERCAKAPAN TENGAH MALAM
92
RENCANA BUSUK JIANG YONG
93
PENYAMARAN
94
MEMBUJUK
95
PERTEMUAN TAK TERDUGA
96
MASA LALU HAN SHAN YANG
97
MELOBBY
98
TAK BISA DITEBAK
99
MENJALANKAN RENCANA
100
DRAMA DIPESTA PERJAMUAN
101
TAK BISA BERKUTIK
102
RENCANA PEMISAHAN DIRI
103
PENGANGGU
104
BERTUKAR PIKIRAN
105
TAK PUAS
106
TINDAKAN
107
EKSEKUSI
108
TERKEJUT
109
KUNJUNGAN
110
MISI TERSELUBUNG
111
MURKA
112
HEBOH
113
PENJELASAN
114
MENJADI TARGET
115
RENCANA LANJUTAN
116
MUNCULNYA SIHIR KUNO TERLARANG
117
PETUNJUK PART 1
118
PETUNJUK PART 2
119
TEKA - TEKI TERSEMBUNYI
120
SALING TERKAIT
121
BUKU PEMINDAH JIWA
122
DILUAR PREDIKSI
123
PEMBUKTIAN
124
RITUAL
125
FAKTA MENCENGANGKAN
126
DISKUSI
127
RISAU
128
CEMBURU
129
PERTEMUAN
130
BATU PERMATA HITAM
131
MENYUSUN RENCANA BARU
132
SEPENGGAL KISAH MASA LALU
133
API KEMARAHAN
134
KEKHAWATIRAN
135
GONCANGAN RUMAH TANGGGA KETIGA
136
RAGU
137
MASUK PERANGKAP SENDIRI
138
KEHANCURAN JIANG XIALUN
139
KEMALANGAN RUO XINXIN
140
MENGUMPULKAN KEKUATAN
141
TERUNGKAP
142
SERANGAN FAJAR
143
GONCANGAN
144
PENDERITAAN
145
SETITIK INFORMASI
146
KEMALANGAN
147
PUAS
148
MISI
149
MASUK KEDALAM JEBAKAN
150
PREDIKSI
151
PENGALIH PERHATIAN
152
KEBERADAAN API SUCI
153
PEMBERONTAKAN PART 1
154
PEMBERONTAKAN PART 2
155
RENCANA MENGISI POSISI YANG KOSONG
156
HANCURNYA KEKAiSARAN MING
157
ASA YANG ADA
158
PILIHAN
159
PERMAINAN HATI
160
MENCOBA TENANG
161
KEPUTUSAN
162
JALAN MASING - MASING

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!