"Apakah aku sudah tidak dianggap lagi di keluarga ini sehingga tidak mengetahui apapun yang terjadi dalam keluarga?!!" Kesal Agus melampiaskan amarahnya hingga membuat Dito pun mengerutkan keningnya.
🏖️🏖️🏖️
Bagaimana bisa Ibunya dan kedua saudara perempuannya tidak memberitahukan masalah tersebut pada ayahnya?
Sementara Clarissa yang mendengarkan ucapan suaminya, dia menjadi semakin kesal saja di tempatnya, "hah,, Aku kan sudah bilang, kalau selama ini saat posisimu diturunkan di perusahaan utama, kau selalu bekerja siang dan malam, jadi aku tidak mungkin menambah beban pikiranmu dengan masalah keluarga. Aku berusaha keras menempatkan diriku sebagai seorang istri dan ibu untuk melindungi semua orang, tapi kenapa selalu saja aku yang disalahkan?!!" Kesal Clarissa sembari menghembuskan nafasnya lalu perempuan itu kemudian membuka jendela untuk mendapatkan angin sejuk dari luar.
Sementara Agus yang melihat istrinya, dia benar-benar kesal terhadap perempuan itu, "Apa masalahnya kalau kamu memberitahuku? Mulai sekarang, jika ada sesuatu yang terjadi di rumah kau tidak boleh menyembunyikan apapun dariku!!! Jangan bersikap sok bijak kalau kau hanya membuat semua orang menderita!!!" Kesal Agus pada Istrinya
Saat ini dia menjadi terlihat seperti seorang mertua yang buruk karena bahkan menantunya yang masuk rumah sakit pun, dia tidak mengetahuinya, dan juga anaknya yang kembali dari desa pun tidak diberitahukan padanya!!!
Sedangkan Wasti yang melihat ibunya di pojokkan oleh ayah dan kakaknya sendiri benar-benar kesal, sehingga perempuan itu kemudian berkata, "jangan terus memojokkan ibu, dia berusaha menjaga keluarga kita semua!!! Hanya kakak ipar saja yang tidak tahu diri, dia ber--"
Ucapan perempuan itu langsung berhenti ketika Kesya yang duduk di sampingnya langsung membekap mulut perempuan itu agar tidak lanjut lagi berbicara.
Clarissa yang ada di depan juga sangat terkejut hingga langsung menoleh ke belakang, dan perempuan itu bisa bernafas dengan lega saat melihat Kesya sudah membekap mulut Wasti.
'Dasar anak tidak berguna, bisa-bisanya dia hampir membocorkan rahasia yang tidak perlu diungkapkan!!' kesel Clarissa dalam hati sembari berbalik menatap ke depan.
Perempuan itu baru akan berbicara untuk mengalihkan pembicaraan ketika tiba-tiba saja heriyani yang duduk di samping suaminya pun mendahului perempuan itu berbicara.
"Apa maksud adik ipar?" Tanya perempuan itu langsung membuat wasti kini mengatup erat-erat giginya dan tentunya dia sadar bahwa dia tidak boleh berkata apapun di depan Ayah dan Kakak pertamanya.
"Dia hanya asal bicara saja, Tidak perlu mendengarkannya!" Ucap Clarissa yang duduk di samping kursi kemudian sembari tangannya terkepal kuat dan merasa begitu kesal terhadap suasana pada pagi hari itu.
Namun, perempuan itu sekali lagi harus menahan kekesalannya saat Dito yang duduk di samping heriyani kemudian berkata, "tidak mungkin asal bicara saja." Dito menoleh ke arah belakang di mana wasti sedang duduk, "Apa maksudmu mengatakan kalau Kakak iparmu tidak tahu diri? Bukankah tadi kau masih ingin melanjutkan ucapanmu? Cepat katakan sekarang dan biarkan semua orang mendengarnya!!!"
Ucapan Dito benar-benar membuat wasti mati kutu, dan perempuan itu bahkan tidak berani lagi menghembuskan nafasnya, sebab dia terlalu takut bahwa satu gerakan saja akan membuatnya mati di bawah tetapan semua orang.
Kesya yang melihat wasti tidak mampu berkata-kata lagi kini menghela nafas dan menatap kakak laki-lakinya, "kak, jangan terlalu memojokkannya, dia sudah seringkali berbuat masalah karena salah berbicara. Dia hampir dikeluarkan dari kampus karena salah berbicara di depan dosen hingga ibu harus pergi ke kampus untuk menyelesaikan masalah itu." Ucap Kesya benar-benar berharap bahwa kakaknya akan mempercayai ucapannya.
Apa lagi, ibunya memang pernah membicarakan tentang masalah dia yang pergi ke kampus karena tidak sengaja berbicara tidak sopan terhadap dosennya.
"Benar, dia memang selalu salah berbicara, Jadi jangan terlalu dimasukkan ke hati," ucap Clarissa mempertegas ucapan putrinya.
Meski heryani masih belum puas, tetapi perempuan itu menahan diri untuk tidak berbicara dan membiarkan masalah tersebut sebab dia berpikir bahwa masih ada banyak cara untuk membuat ketiga perempuan itu mendapatkan ganjaran atas kelakuan mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 282 Episodes
Comments
vj'z tri
ya ya ya mengelak lahk ... sebelum anda anda sekalian tidak bisa mengelak lagi 😏😏😏
2024-08-24
0
kutu kupret🐭🖤🐭
trio sundal bolong belatung beracun semoga mati mengenaskan 🖕☠️🦛🖕
2023-04-30
0
atmawilaga
siap2 aj kaliannn
2023-02-09
0