"Benar! Kau selalu berkata seperti itu pada kami!!! Ibuku mana berani menarik uang dari rekeningmu? Dia kan sudah punya uang sendiri, dia mendapatkan uang dari putranya dan juga suaminya, Jadi uang yang dikirimkan Kakak aku padamu tidak mungkin diambil lagi oleh ibu!!!" Tegas Kesya.
⚡⚡⚡
"Benarkah?" Tanya heriani sembari menoleh ke arah Ibu mertuanya, "benarkah Ibu tidak pernah menarik uang dari rekeningku?"
"Tentu saja tidak!! Sekalipun tidak pernah!!!" Tegas Clarisa.
"Ah, benarkah?" Heriyani tersenyum mengejek dengan perempuan di depannya, "lalu Siapa yang menarik uang dari rekeningku ketika aku berada di rumah sakit bersama-sama dengan suamiku? Bahkan sampai mengetahui sandi ATM ku."
Ucapan Hariani langsung membuat Clarisa mengerutkan keningnya dan Dito pun yang ada di sana juga merasa kesal dengan pembicaraan ini, sebab Ibunya sudah jelas-jelas menarik uang pada hari dimana istrinya masuk rumah sakit, tetapi Ibunya tetap saja berbohong dan tidak ingin mengakui hal tersebut.
Kalau bukan ibunya, bagaimana bisa ATM itu berakhir di tangan ibunya??
Tetapi karena saat itu mereka sedang ada di meja makan, maka Dito tidak ingin menghancurkan suasana makan siang tersebut sehingga dia berkata, "sudahlah, tidak perlu memperdebatkan masalah ini. Tapi karena Ibu sudah mengambil semua uang yang kukirimkan untuk istriku, maka selamat setengah tahun ke depan aku tidak akan memberikan uang pada ibu dan semua jatah ibu akan kuberikan pada istriku, sebab selama setengah tahun terakhir ibu terus mengambil uang milik istriku."
"Apa?!!"
"Apa?!!"
Wasti dan Kesya sama-sama berteriak tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Kakak mereka.
Bagaimana bisa Kakak mereka lebih membela istrinya ketimbang ibunya?
Tetapi Clarissa yang ada di sana tahu bahwa dia tidak mungkin memperpanjang perdebatan ini atau putranya akan semakin marah, sehingga perempuan itu hanya bisa berkata, "Baiklah, terserah saja padamu. Meskipun Ibu hanya mengambil uang miliknya satu kali saja karena untuk keperluan mendesak, tetapi Ibu tidak akan memperpanjang masalah ini lagi."
Ucapan perempuan di depannya benar-benar membuat Heriani ingin bertepuk tangan pada perempuan itu, tetapi dia tetap menahan diri dan hanya mencibir dalam hati saja.
Bagaimanapun, dia tidak ingin membuat dirinya terlihat begitu jahat di depan mata suaminya ketika dia terus memojokkan Ibu dari suaminya apalagi di saat acara makan seperti itu.
Jadi perempuan itu memutuskan untuk mengakhiri masalah itu di situ saja.
Oleh karena itu, makan siang berlanjut lagi dengan damai sampai mereka selesai makan siang lalu heriyani diantar oleh suaminya berjalan-jalan di sekitar kompleks perumahan mereka.
Karena kompleks perumahan mereka sangatlah mewah sebab tempat itu dikelilingi oleh rumah-rumah mewah, maka mereka berjalan-jalan dengan tenang dan melihat satu persatu rumah mewah yang terletak di kompleks tersebut.
"Aku berharap suatu saat nanti aku bisa membelikanmu salah satu rumah termewah di kompleks ini, dan kita tidak perlu lagi tinggal di Rumah belakang." Ucap Dito yang sebenarnya merasa sedih bahwa dia harus membuat istrinya hidup tidak layak dengan tinggal di Rumah belakang dari rumah keluarga utama mereka.
Padahal, seluruh sepupunya dan ipar-ipar sepupunya tinggal di rumah yang sangat mewah, yaitu di kediaman utama, tetapi karena satu kesalahan yang dilakukan oleh ayahnya sehingga mereka harus tinggal di Rumah belakang Di mana rumah tersebut sudah kecil dan memiliki fasilitas yang tidak memadai.
"Hm, Aku juga berharap suatu saat nanti aku bisa memberikanmu sebuah rumah yang lebih baik daripada semua rumah yang ada di tempat ini." Ucap heriyani yang mana perempuan itu mengatakan kata-katanya tersebut dengan sungguh-sungguh hingga membuat Dito tersenyum dengan ucapan istrinya.
"Baiklah, kalau begitu ayo kita berjuang bersama-sama," ucap Dito.
"Ya,,," jawab heriani sembari terus melangkahkan kakinya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 282 Episodes
Comments
vj'z tri
semangat Dito heriani 🤩🥳🥳😘🥳🥳
2024-08-24
0
Meigha
senyaman nyamanx hidup lebih baik d rumah sendiri walau pun kecil..
2023-05-11
1
Yoni Hartati
semoga begitu beli rumah tdk usah tinggal dgn mertua. mertua seperti iblis gitu.
mesti nya ATM itu ganti pin nya
2023-05-06
0