"Tadi ada keributan di sini, Apakah kau baik-baik saja?" Tanya sampai rawat yang merasa bingung kalau ia melihat bahwa heriyani hanya sendirian saja duduk di tempat tidurku sementara seorang perempuan yang ada di ruangan itu malah terlihat sedang tidur.
💢💢💢
Clarissa yang mendengarkan pertanyaan perawat terus berpura-pura pingsan, sementara heriani kemudian mencibir ke arah perempuan yang berpura-pura pingsan.
"Ibu mertuaku datang kemari membuat keributan, dan baru saja perawat membuka pintu kamar, ibu mertua saya langsung berpura-pura pingsan," ucap heriani sembari memberi kode pada sang perawat agar melihat ke arah Clarissa yang berpura-pura pingsan di atas kursi.
"Apa?!" Sang perawat terkejut dengan ucapan heriyani, hingga perempuan itu pun mendekati Clarissa untuk memeriksa Apakah perempuan itu benar-benar pingsan atau tidak.
Heriani hanya diam saja memperhatikan sang perawat yang kini menepuk-nepuk lengan Clarissa.
"Anda tolong bangun," ucap perawat itu diabaikan oleh Clarissa dan dia hanya tetap diam di tempatnya sembari memejamkan matanya namun hati perempuan itu terus mencibir heriani sebab Dia merasa begitu kesal pada heriani.
Sementara perawat yang melihat kelakuan Clarissa, dia mengangkat kepalanya lalu kembali menoleh ke arah heriyani dan heriyani pun hanya mengangkat bahunya.
Hal itu membuat sang perawat tersenyum, lalu dia pun pergi dari ruangan itu dan menutup pintu.
Baru saja pintu tutup, Clarissa langsung duduk di tempatnya lalu dia menatap heriyani dengan marah sembari berkata, "kau,, kau tidak tahu dengan siapa kau berurusan, tapi lihat saja nanti aku akan membuatmu ditendang oleh Putraku sendiri!!!"
Heriani hanya terdiam mendengarkan ucapan perempuan itu, bersamaan dengan pintu yang kemudian terbuka dengan sang perawat yang langsung melototi Clarissa yang hendak berpura-pura pingsan namun perempuan itu tidak jadi berpura-pura pingsan sebab Dia melihat bahwa sang perawat telah melihatnya.
"Tolong anda keluar, di sini membutuhkan kenangan untuk pasien memulihkan diri," ucap perawat tersebut.
Clarissa yang mendengarkan itu menggertakan giginya sembari berdiri menatap sang perawat dengan tatapan kesalnya.
"Aku adalah ibu mertuanya, jadi aku tidak akan pergi dari sini sebelum aku mau pergi dari sini!!" Tegas Clarissa.
Sang perawat yang mendengarkan itu benar-benar tersanjung dengan perempuan yang ada di hadapannya, di sebab Dia baru saja mendengar Bagaimana perempuan itu berkata kasar pada heriyani, dan sekarang tidak mau pergi meninggalkan haryani?
Padahal, kenyamanan pasien di rumah sakit tersebut adalah tanggung jawabnya sehingga perawat itu kemudian berkata, "Tolong pergi sebelum Saya memanggil satpam untuk membawa anda keluar dari sini."
Ucapan perawat benar-benar membuat Clarissq merasa kesal dan dia masih hendak berbicara ketika heriyani mendahuluinya berbicara.
"Sebaiknya Ibu pergi atau Ibu mau suamiku datang kemari dan melihat ibu diusir oleh satpam rumah sakit?" Tanya heriani pada Clarissa langsung membuat Clarissa menggertakan giginya.
Meski Clarissa merasa kesal untuk menuruti ucapan haryani, tetapi ketika dia berpikir lagi bahwa apa yang dikatakan oleh heriyani itu benar, maka perempuan itu mau tidak mau pun mengambil tasnya Lalu dia melangkahkan kakinya untuk keluar dari kamar tersebut.
Namun, perempuan itu belum keluar dari kamar ketika heriyani kembali lagi berbicara, katanya, "kembalikan kartu ATM ku!!"
Ucapan heriyani benar-benar membuat kesal Clarissa, sebab Dia belum sempat menarik uang dari rekening heryani sebab dia berpikir akan menggunakannya pada dua hari berikutnya.
Oleh sebab itu, Clarissa berkata, "akan Ibu kembalikan nanti!!"
"Ahh, baiklah, terserah Ibu saja," ucap heryani sembari tersenyum melihat perempuan itu meninggalkan kamarnya sebab sebuah rencana telah tersusun rapi dalam otaknya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 282 Episodes
Comments
Djuliana Helmee
balas dendam...bagus Her..teruskan. aku puas.
2024-09-27
0
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣 yah ke gep malu ku malu ,kesal ihhh aku kesal 🤣🤣🤣
2024-08-24
0
elvie
auto tambah keselll
😜😜😜😜
2023-03-18
0