Rangga tidak tau sama sekali jika selama ini Jasmine sering mendapat bullyan dari Chika dan teman temannya. Bukan karena Rangga tidak mencari tau, tapi Chika membullynya disaat Rangga berada di lapangan dengan segala aktivitasnya, sedangkan Jasmine tidak mungkin membiarkan usaha ayahnya hancur begitu saja, mengingat papa Chika adalah orang yang cukup berpengaruh di kota itu.
Rangga dan Jasmine kini masih saling menatap, Mata gadis cantik itu sembab karena dirinya sempat menangis di depan Rangga,
"Tapi ini tetap gak bisa di biarkan!" batin Rangga menatap wajah Jasmine yang terlihat sendu.
"Kita pulang ya" ucap Rangga dan gadis itu mengangguk
Kemudian keduanya keluar dari apartemen, menaiki motor Rangga menuju ke rumah Jasmine. Meski Jasmine melarangnya untuk memberi membalas perbuatan Chika, tapi Rangga tidak akan diam saja. Dia akan melakukan sesuatu kepada Chika dan teman temannya tanpa sepengetahuan Jasmine. Tapi Rangga tidak ingin gegabah, mengingat siapa orang tua Chika.
"Besok,, berangkat sama siapa?" tanya Rangga
"Kak Aby" jawab Jasmine
"Besok aku jemput!" ucap Rangga
"Gak usah kak, besok aku bareng kak Aby aja. Aku tidak ingin memperburuk semuanya" ucap Jasmine
Rangga tidak menjawab lagi, karena percuma Jasmine akan menolak.
Beberapa menit kemudian keduanya sudah sampai di rumah Jasmine, saat mereka sampai di depan rumah ada Dinda yang sedang menyapu teras
"Assalamualaikum bunda" ucap Jasmine
"Wa'alaikumsalam" Dinda kaget saat melihat Jasmine pulang bersama Rangga
Lalu Jasmine mencium tangan Bundanya dan Rangga mengikutinya
"Assalamualaikum bunda" ucap Rangga
"Wa'alaikumsalam, kalian,, pulang bareng?" tanya Dinda
" Iya bun, tadi sekalian pulang dan Jasmine mau naik taksi, jadi Rangga ajak bareng" ucap Rangga memberi alasan
"Ohh,,, ayo masuk dulu" ucap Dinda pada Rangga
"Rangga langsung pulang aja bun, Jasmine juga pasti capek mau istirahat" ucap Rangga
"Ya sudah kalau gitu, hati hati ya" ucap Dinda
"Makasih kak" ucap Jasmine
Rangga mengangguk lalu dia pamit pulang kepada Dinda. Dinda tersenyum dan berfikir, pasti keduanya sudah berbaikan, karena semenjak perjodohan mereka batal, Rangga tidak pernah lagi kerumah itu, meski saat keluarganya berkunjung.
"Udah baikan?" tanya Dinda pada Jasmine saat gadis itu akan masuk
"Memangnya sejak kapan kami berantem bun?" jawab Jasmine
"Oohh,, gak berantem,, oke oke,, " kekeh Dinda
"Jasmine ke kamar dulu ya" ucap Jasmine dan Dinda mengiyakan.
"Bagus deh kalau sudah baikan,, sukur sukur makin akur!" kekeh Dinda. Lalu Dinda mengambil ponselnya dan memberi tahu pada Zara jika Rangga mengantarkan Jasmine pulang.
**
Ke esok harinya,,,
Jasmine keluar dari kamar dan berjalan menuju ke meja makan untuk makan bersama keluarga. Gadis itu menyapa bunda, ayah dan juga kedua kakaknya, setelah itu duduk dan ikut sarapan.
"Yah,, apa benar resto dapet surat dari Dinas?" tanya Fatih
Deg!
Jasmine yang baru akan menyuapkan nasi goreng kedalam mulutnya mendadak terhenti
"Iya,, Izin pendirian usaha akan di tinjau lagi" jawab Dika
"Memangnya ada yang salah? aku tau dari Bayu semalam,,," ucap Fatih, karena 2 hari dia berada di Bintaro.
"Ayah memang belum cerita sama kamu, rencana ayah baru hari ini kita bahas di resto" jawab Dika
"Kenapa harus di tinjau ulang yah?" tanya Jasmine ingin tau
"Katanya ada dokumen yang tidak Valid, dan mereka akan meninjau ulang resto kita. Tadi Ayah juga sudah menelfon Oma dan Opa untuk datang ke resto, karena bagaimana pun resto itu dulu mereka yang bangun" ucap Dika
"Kalau,, warung ayah?" tanya Jasmine takut takut
"Baik baik saja, kenapa Jasmine bertanya itu?" tanya Dika
"Gak papa yah, tapi ayah sudah punya izin resmi kan?" tanya Jasmine
"Punya, semuanya sudah lengkap," jawab Dika
Jasmine mengangguk lalu kembali menikmati sarapannya.
"Semoga aja Chika gak minta papa nya buat cabut surat izin usaha ayah" batin Jasmine.
Saat sedang sarapan, terdengar suara motor berhenti di depan rumah, dan tak lama terdengar ketukan pintu dan ucapan salam dari luar
"Siapa tamu pagi pagi?" ucap Dinda lalu beranjak dan melihat siapa yang datang
"Loh Rangga,,?" ucap Dinda kaget melihat Rangga sepagi itu sudah berada di depan rumah
"Assalamualaikum bunda, Saya mau jemput Jasmine" ucap Rangga dengan tersenyum manis tak lupa mencium tangan Dinda
"Wa'alaikumsalam,, jemput Jasmine yah?,, sebentar ya,, kamu duduk dulu, eh sudah sarapan belum? ayo ikut sarapan bareng" ucap Dinda
"Tadi sudah sarapan bun, Rangga tunggu disini saja" Jawab Rangga
"Loh, kak Rangga?!" ucap Jasmine kaget saat Rangga sudah ada di rumahnya
"Udah siap kamu?" tanya Dinda
"Udah, ini mau berangkat bareng kak aby" jawab Jasmine
"Maaf dek, pagi ini kakak gak langsung ke kampus, mau ke rumah Putra dulu ambil tugas dia. Jadi tadi Kakak telfon Rangga biar bisa sekalian berangkat bareng" sahut Aby
"Ya udah Jasmine bareng sama kak Fatih aja " ucap Jasmine
"Kakak gak bisa Jasmine, kan kakak mau pergi sama ayah, kalau anter kamu, nanti telat" jawab Fatih
Jasmine terlihat bingung, jika dirinya ke sekolah bareng Rangga, tentu akan memancing kemarahan para kekasih Rangga. Jasmine tidak tau saja jika Rangga sudah memutuskan semua kekasihnya.
"Udah bareng Kak Rangga aja yah, kan kak Rangga juga sudah ada disini. Cepetan gih berangkat, nanti kalian terlambat" ucap Dinda mendorong Jasmine sedikit.
Sepertinya tidak ada pilihan lain, akhirnya Jasmine terpaksa berangkat ke sekolah bersama Rangga. Jasmine tidak tau saja, jika semalam Rangga sudah menghubungi Abyan dan Fatih. Setelah berpamitan Rangga dan Jasmine langsung berangkat ke sekolah bersama.
.
.
.
.
Jasmine di kibulin 🤣
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 98 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Kenapa perannya Jasmine jadi cewek lemah thor ckk😌😌
2024-01-13
2
Zeplin Radison
bikin se real kehidupan uni😀
2023-03-14
1
Rinjani
bukan nya Rangga usianya lbh tua dr Jasmin kok satu sekol yaa klu ma Abyan sama yaa
2023-02-13
0