Byuuuuurrrrrrr
"Chikaaaaa!"
Terdengar teriakan dari teman teman Chika karena pada akhirnya mereka yang terkena air comberan itu sementara Jasmine yang sebelumnya meronta dengan sekuat tenaga menarik teman teman Chika hingga berbenturan.
"Hah?!" Chika kaget sampai menganga mulutnya saat melihat dia salah sasaran.
Sementara itu, Rangga yang saat itu melintas di depan toilet Cewek, dia mendengar dengan jelas teriakan keras dari dalam toilet yang tertulis di sana 'Toilet Sedang Rusak' ,
"Um,, bauk apa ini?!" ucap Rangga saat mencium bau got berasal dari dalam toilet itu. Rangga penasaran lalu berjalan sedikit dan membuka pintu toilet itu
"Jasmine?!" Rangga begitu kaget saat Jasmine berada di belakang gadis gadis yang saat ini rupa meraka sudah hitam dan sangat bau. Perhatian Rangga teralih saat melihat Baju seragam Jasmine basah, bukan hanya bajunya tapi dari ujung rambut sampai kaki ikut basah.
"Rangga?!" Dari dalam anak anak perempuan didalam kaget melihat Rangga, begitu juga dengan Chika
"Ada apa ini hah?! kalian ngapain Jasmine?!" Teriak Rangga
Teman teman Chika menyingkir saat Rangga masuk dengan menatap penuh amarah ke arah mereka.
"Kamu gak papa?!" Tanya Rangga pada Jasmine dan gadis itu mengangguk
"Gak papa" jawab Jasmine
"Rangga,,," ucap Chika
"Diem Lu!" Jawabnya dengan kasar
Rangga melihat pakaian Jasmine membentuk tubuhnya, lalu pemuda itu melepas tasnya dan setelah itu melepas seragamnya dan memakaikan pada Jasmine sedangkan dirinya masih memakai kaos putih miliknya
"Pakai ini, tubuhmu terlihat" ucap Rangga dan Jasmine tidak menolak
"Kalian semua bakal berurusan sama aku! inget itu!" Setelah memberi peringatan pada Chika dan teman temannya, Rangga mengajak Jasmine untuk keluar dari toilet itu
"Aaaagghh!" teriak Chika karena merasa sangat marah.
Jasmine dan Rangga tidak ada yang bicara lagi sampai di parkiran. Lalu Rangga mengambil motornya
"Naik,," ucap Rangga
Jasmine terlihat ragu karena pakaiannya basah, tapi gadis itu tetap naik ke atas motor Ninja Rangga karena pemuda itu terus menatapnya. Setelah Jasmine naik, Rangga menjalankan motornya meninggalkan sekolah.
Masih dalam mode diam, keduanya tidak ada yang bicara, Saat di tengah jalan Rangga menghentikan motornya di sebuah toko pakaian sekolah, lalu dia membeli pakaian yang sama dengan yang mereka pakai menyesuaikan ukuran badan Jasmine. Setelah itu Rangga kembali menjalankan motornya, tapi tidak langsung pulang ke rumah Jasmine, melainkan ke Apartemen papanya Rangga.
" Kak,, ini bukan jalan pulang" ucap Jasmine
"Ngikut aja, jangan protes!" sahut Rangga
Jasmine diam dan sampai lah mereka di parkiran apartemen. Kemudian Rangga mengajak Jasmine untuk kedalam
"Kak,, kita ngapain kesini?!" Tanya Jasmine dengan rasa takut
"Kamu gak mungkin kan pulang dengan pakaian basah kayak gitu?! pasti bunda dan ayah kamu bakal nanyain" ucap Rangga
"Tapi,, ini di mana?" tanya Jasmine merasa asing di tempat itu
"Apartemen papa,," Keduanya sudah sampai di dalam apartemen Angga, Jasmine terlihat semakin takut, takut saja karena didalam hanya ada mereka berdua dan bisa saja, Rangga berbuat mesum padanya
"Ganti baju gih, aku tunggu disini" ucap Rangga memberikan paperbag bunga bunga kepada Jasmine
Perlahan Jasmine mengambil paper bag itu
"Masuk kedalam kamar itu, nanti di dalam ada kamar mandi" ucap Rangga
Jasmine mengangguk lalu melangkahkan kakinya masuk kedalam, sementara Rangga berjalan ke dapur, membuatkan teh hangat untuk Jasmine.
Tak lama Jasmine sudah keluar dari kamar dengan pakaian yang kering, gadis itu dapat melihat Rangga yang sedang menonton TV.
"Duduk" Rangga menepuk sisi sofa di sebelahnya
"Gak,, duduknya jauhan aja" jawab Jasmine merinding saja , siapa tau Rangga modus.
"Sini Jasmine,,, aku gak akan makan kamu kok!" cetus Rangga
Jasmine duduk di samping Rangga namun mengambil jarak aman.
" Diminum, Aku buatkan teh hangat" ucap Rangga
"Ya ampun,, kak Rangga baik banget sih?! padahal selama ini aku selalu ketus sama dia?!" batin Jasmine menatap Rangga diam diam, sedang yang di tatap pura pura menonton TV
"Aku tau, aku ganteng, jangan di tatap terus, ntar ngiler!" ucap pemuda itu dan Jasmine langsung melengos
"Ck! siapa juga yang natap?! aku mau pulang kak" ucap Jasmine
"Diminum dulu" jawab Rangga
Jasmine tidak ada pilihan, gadis itu mengambil gelas yang berisi teh hangat
"Gak ada racunnya kan?!" tanya Jasmine
"Gak lah,," sahut Rangga menoleh ke arah Jasmine. Lalu Gadis itu meminum teh buatan Rangga
"Makasih,, sekarang ayo pulang" ucap Jasmine meletakan gelasnya lagi di meja.
"Oke, kita pulang, tapi setelah kamu jawab pertanyaan ku!" ucap Rangga
"Apa?" tanya Jasmine sedikit deg deg an
"Sejak kapan kamu di bully Chika dan teman temannya?!" tanya Rangga menatap Jasmine dengan serius
Deg!
Jasmine diam,
"Sejak,, sejak,, kita baru masuk kelas 2 SMA " jawab Jasmine dengan terbata bata
"What?! dan kamu diem aja?!" Tanya Rangga dengan sangat tidak percaya
Jasmine diam dengan masih menatap Rangga dengan tatapan nanar
"Kenapa kamu gak cerita sama aku hah?!" Rangga gusar,
"Bagaimana aku bisa cerita, jika,, itu karena kakak!" Jawab Jasmine sedikit meninggi
"Aku?!" Rangga kaget
"Ya! Chika suka sama kakak sejak kecil! dan dia gak suka kakak deket deket sama aku! itu alesan dia sering bully aku!" jawab Jasmine
"Anak itu benar benar!! aku harus kasih pelajaran pada anak itu!" Rangga terlihat sangat marah, rahangnya mengeras dengan tangan mengepal kuat.
Rangga sudah berdiri namun ditahan oleh Jasmine
"Jangan kak!" ucap Jasmine mencengkram kuat tangan Rangga
"Kenapa Jasmine?! dia sudah keterlaluan! dan aku yakin karena Chika kamu nolak perjodohan kita! iya kan?!" ucap Rangga saat mereka saling menatap
Deg!
Jasmine kembali terdiam
"Sudah ku duga!" ucap Rangga dan Jasmine sepertinya tidak mengelak dan berarti itu benar.
"Ayo kita temui Chika!" ucap Rangga yang sudah tidak sabar menghentikan perbuatan Chika yang keterlaluan
"Jangan kak!" ucap Jasmine lagi
"Kenapa lagi Jasmine?! kamu mau di bully terus terusan hah?!" ucap Rangga merasa sangat geram
"Jangan kak, Chika anak nya nekat. Dia,, dia akan meminta papanya untuk mencabut surat izin usaha ayah,, aku mohon kak,, jangan,,, aku tidak mau usaha yang sudah ayah bangun dari 0 itu harus tutup" ucap Jasmine dengan mata yang sudah berkaca kaca, bahkan bibirnya sudah bergetar menahan tangis
.
.
.
.
.
Kalau gak setuju dengan jalan ceritanye, kalian bisa buat novel sendiri yak 😪
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 98 Episodes
Comments
Lia Fitria
Keluarga besar Rangga juga punya harta & kuasa.Kaya nya lebih kaya keluarga Rangga dari pada keluarga Chika.Keluarga Rangga selain punya rumah sakit juga punya sekolah elit kn
2024-01-01
3
adning iza
minta bntuan mama zara ngga
2023-05-26
1
Sumarni vicky
apaan si Author. siapa sih yang usil karya Author? suruh dia tulis karyanya sendiri.
2023-05-07
0