Bab 3

Bel sekolah berbunyi, semua siswa masuk ke dalam kelas.

Jasmine duduk di bangku no 2 dari depan sebelah kanan sedangkan Rangga duduk di belakang didekat dinding no 2. Dari tempat duduknya Rangga bisa melihat Jasmine dengan begitu jelas. Tak lama Ibu Sulastri masuk kedalam kelas bersama dengan seorang murid baru

"Selamat pagi anak anak" ucap Ibu Sulastri

"Pagi bu,," jawab semua murid

"Pagi ini kalian kedatangan murid baru, pindahan dari Bogor, ayo kenalkan diri kamu" ucap Ibu Sulastri

"Baik bu" jawabnya

"Halo, kenalin nama aku Diandra Ayunda, di panggil Ayu, senang berkenalan dengan kalian,," ucap Ayu dengan begitu ramah.

Melihat anak baru Rangga hanya cuek saja, tidak cantik, meski tampilannya terlihat seperti orang kaya. Rangga pun hanya menutup wajahnya dengan buku.

"Baiklah Ayu, sekarang kamu duduk sama Jasmine ya,, itu bangku kosong di dekat Jasmine" ucap Ibu Sulastri

"Baik bu" lalu Ayu berjalan mendekat kepada Jasmine, gadis itu tersenyum lalu duduk di sebelahnya

"Hai, aku Jasmine," ucap Jasmine dengan ramah

"Ayu,, " jawab Ayu dengan tak kalah ramah.

Setelah itu pelajaran di mulai, dan semua siswa fokus pada pelajaran mereka. Jika para siswa rajin mencatat pelajaran yang di terangkan oleh guru, beda dengan Rangga yang sangat malas untuk mencatat. Tapi meski begitu otaknya terus bekerja untuk menyimpan di memori ingatannya. Bukannya mencatat, pemuda itu menggambar sketsa seseorang yang saat ini fokusnya terarah ke depan. Rangga masih sangat penasaran kenapa Jasmine menolak dirinya tanpa memberikan alasan.

Bel istirahat sudah berbunyi, semua murid berhamburan keluar dari kelas untuk melakukan aktivitas lain di jam istirahat.

"Jasmine, mau ke kantin gak?" tanya Ayu

"Boleh, ayo ke kantin" jawab Jasmine

Lalu kedua gadis itu beranjak dari tempat duduk dan keluar dari kelas. Terdengar di telinga mereka riuh teriakan gadis gadis mengeluh eluhkan Rangga yang sedang bermain basket.

Jasmine dan Ayu melihat ke arah lapangan yang terlihat sangat ramai di kerumuni banyak gadis

"Ada lomba ya? kok rame banget di lapangan" ucap Ayu

"Gak ada, udah biasa kayak gitu,, anak anak cuma latihan basket aja" jawab Jasmine

"Oohhh,,,,"

Lalu kedua gadis itu melenggang ke kantin dan disana mereka memesan makanan. Keduanya terus berbincang sambil menunggu pesanan.

Tak lama makanan sudah terhidang dan mereka langsung menyantapnya.

"Jasmine,,,,, itu siapa???" Tanya Ayu terpesona saat melihat seorang pemuda tampan dengan beberapa temannya memakai pakaian basket seperti sedang berjalan ke arah mereka. Jasmine menoleh ke belakang dan melihat Rangga berjalan bersama teman teman basketnya dan di belakang di ikuti banyak gadis.

Jasmine tidak menjawab dan kembali fokus pada baksonya.

Ayu terkejut saat Rangga langsung duduk di samping Jasmine dan melihat Jasmine yang sedang makan. Sementara yang lain mengambil duduk di tempat lain. Jasmine menengok dan melihat Rangga yang sedang menatapnya.

"Kak,,ak siapa?!" tanya Ayu dengan tergagap

"Kamu gak kenalin aku ke temen kamu?!" ucap Rangga pada Jasmine

"Ngapain nyuruh aku?! kan tinggal ngomong aja" jawab Jasmine dengan suara ketus

"Lagian ngapain duduk disitu? kan masih banyak tempat yang lain" ucap Jasmine lagi

"Kok kamu marah marah sih Jas?" tanya Ayu

Jasmine menghela nafas, lalu kembali memilih makan saja tanpa memperdulikan Rangga yang duduk di sampingnya.

"Aku Rangga,," jawab nya santai tapi penuh wibawa

Ayu semakin di buat kagum, melihat pemuda tampan yang bernama Rangga itu, pemain basket lagi, keren banget!. Rangga melihat sepertinya ayu tertarik padanya,

"Ck! sama saja dengan yang lain!" batinnya.

Rangga menatap Jasmine sekilas dan gadis itu benar benar acuh pada kehadirannya. Mungkin di sekolah itu, hanya Jasmine yang menolak Rangga. Rangga merasa kesal, lalu mengambil Es teh Jasmine yang masih setengah dan menyedot dengan menggunakan pipet yang sama. Jasmine dan Ayu melotot kaget sementara di belakang banyak gadis histeris tertahan saat melihat Rangga yang minum bekas Jasmine tanpa rasa canggung. Setelah menghabiskan minuman Jasmine, dengan santainya Rangga berdiri dan akan pergi.

"Ger, Jun, fan, ayo kita ke lapangan lagi" ucap Rangga memberi instruksi pada ketiga temannya. Sementara Jasmine dan Ayu masih di buat menganga.

"Ya ampunnn Jas,,, kak Rangga minum bekas kamu?! itu artinya secara gak langsung kalian,,,," ucap Ayu dengan begitu gemass

"Apa sih?! gak usah lebay deh!" sahut Jasmine dengan wajah memerah. Sumpah demi apa, dia sangat malu sekarang.

"Tapi,, tapi,,, beneran,, kalian itu secara gak langsung,," ucapan Ayu terpotong saat tiba tiba seorang gadis menggebrak meja mereka

Braaaakkk!

"Heh Jasmine!"

Ayu terjingkat sedangkan Jasmine hanya menoleh ke samping

"Apa?!" jawab nya ketus

"Kamu yah!" Gadis bernama Chika itu menatap Jasmine dengan tatapan tak suka. Chika adalah teman Jasmine dan Rangga dari mereka TK dan gadis itu sangat menyukai Rangga meski Rangga tidak pernah membalas cintanya. Jasmine sangat malas meladeni Chika dan juga gadis gadis yang menyukai Rangga.

Dengan sangat kasar Chika menarik baju Jasmine karena gadis itu sudah berani menatapnya dengan tajam

"Aku harus bilang berapa kali sama kamu?! jangan dekati Rangga! susah yah ngomong sama kamu!" ucap Chika dengan mata melotot sudah seperti akan keluar

"Apa sih? siapa yang deketi Rangga?! dia sendiri yang duduk di sini!" jawab Jasmine sambil menunjuk kursi yang sempat di duduki Rangga

"Sok kecantikan!" ucap kekasih Rangga yang lain

"kamu lupa dengan apa yang sudah pernah aku katakan hah?!" ucap Chika penuh ancaman

"Dasar anak tukang mie ayam! harusnya kamu itu ngaca!" ucap Chika mendorong Jasmine sampai dia mundur 1 langkah kebelakang.

"Kasih pelajaran aja dia kak!" seru gadis yang lain di belakang Chika

"Aku...... !" jawab Jasmine belum selesai

Byuuurrrrrr

Wajah Jasmine sudah basah karena siraman es teh Ayu yang dilakukan oleh Chika.

"Biar kamu selalu ingat ucapanku!"

Braakk!

Chika meletakkan gelas Ayu kembali dengan kasar . Setelah itu Chika pergi bersama teman temannya

Jasmine mengepalkan kedua telapak tangannya dengan sangat kuat. Dia tidak menangis tapi merasa begitu kesal dengan dirinya sendiri yang tidak bisa berbuat apa apa.

"Jas,, kamu gak papa?" tanya Ayu dengan wajah khawatir

"Aku gak papa,, Yu aku boleh minta tolong gak?" tanya Jasmine

"Apa?" tanya Ayu

"Tolong ambilkan pakaian olahraga ku di dalam loker, ini kuncinya. Aku tunggu di toilet ya yu" ucap Jasmine

"Oke!" jawab Ayu

Lalu Ayu pergi mengambil pakaian olahraga Jasmine sementara Jasmine berjalan ke toilet dan menunggu Ayu. Tak lama kemudian Ayu datang dan memberikan pakaian kepada Jasmine.

" Kamu punya masalah apa sama Chika?!" tanya Ayu saat Jasmine sudah berganti pakaian

"Gak ada, udah ayo ke kelas" ucap Jasmine.

Lalu Ayu dan Jasmine keluar dari toilet dan berjalan ke kelas untuk mengikuti pelajaran selanjutnya.

Saat sampai di kelas, ternyata mereka berbarengan dengan pak Bimo yang akan mengajar di jam itu

"Jasmine, kamu kenapa pakai baju olahraga?! ini bukan jam olahraga" ucap pak Bimo menegur Jasmine dan semua siswa menatap Jasmine termasuk Rangga

"Maaf pak, baju saya basah jadi saya ganti pakai baju ini" jawab Jasmine

"Makanya jangan main air,, ya sudah sana duduk" ucap pak Bimo

Kemudian Jasmine dan Ayu duduk di tempatnya.

"Kenapa baju Jasmine bisa basah?!" batin Rangga saat menatap Jasmine dari kejauhan.

.

.

.

.

.

Makasihh yang sudah mampir yahhhh😍

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Kenapa Jasmine gak melawan Chika beneran sih,Cuman gitu doang yg ada Chika dgn yg lain akan membully kamu terus..

2024-01-13

3

adning iza

adning iza

babang rangga gmna sihh

2023-05-26

1

Rinjani

Rinjani

ooo ada intervensi dr Chika teman TK sampai SMA ya kenapa dgn tukang mie haha Dika aneh kok di kasih Resto juga

2023-02-13

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!