"Mau apa?"
Agny menggeleng cepat kala Justin menghimpit tubuhnya hingga membentur tembok. Pria itu berhasil membuat Agny yang sejak tadi takut kini semakin takut, dia menangis bahkan berusaha mendorong dada Justin sekuat tenaga.
"Masih bertanya? Kita hanya berdua, aku pria dewasa dan kamu di sini bekerja ... seharusnya sudah paham tanpa perlu aku jelaskan," bisiknya seakan sengaja membuat Agny menjerit ketakutan, dia bahagia melihat anak itu ciut luar biasa bahkan ketika dia berusaha mengecup bibirnya secara paksa Agny menangis sejadi-jadinya.
"Shuut jangan berisik, aku tidak akan menyakitimu jika kamu patuh," ungkapnya terkekeh pelan dan ini sudah membuat Justin persis pria cabbul yang Agny maksudkan.
"Lepaskan aku!! Om jahat, messum, tukang cab_"
"Hmmppp."
Justin membungkam mulut Agny dengan kecupan lembut untuk pertama kali. Ini adalah kesempatan yang Justin manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Justin tersenyum menang, dia meraba bibir Agny yang kini basah akibat ulahnya.
"Cabbul? Kamu mau lihat aku secabbul apa? Aku tunjukkan malam ini."
Agny merinding, demi Tuhan ini adalah pria paling gila yang pernah memaksanya. Dia berontak seraya memukul punggung Justin sekuat tenaga demi mempertahankan dirinya, persetan dengan surat perjanjian kerja atau apapun itu. Detik ini, yang Agny pikirkan hanya dirinya.
Brugh
Justin menghempas tubuh Agny sekasar itu ke tempat tidur. Ya, meskipun empuk tetap saja itu menakutkan, dia menggeleng persis korban peleccehan. Tidak menyerah sampai di sana, Agny melemparkan bantal bahkan kalau bisa ranjang tersebut dia lemparkan ke wajah Justin. Akan tetapi, sayang sekali tenaga wanita itu habis sia-sia karena pada nyatanya Justin kembali berkuasa dan membuatnya pasrah dalam kungkungan pria gagah itu.
"Jangan terlalu banyak menghabiskan tenaga, aku khawatir kamu tidak bisa mengimbangiku," ucap Justin yang kini mengunci tubuhnya sebelum kemudian melummat bibirnya paksa.
Ini melelahkan, Agny terpejam dengan sisa tenaga yang masih dia gunakan untuk melawan. Demi apapun, dia ingin menyerah tapi hati nuraninya tidak rela jika harus ternoda.
"Lepaskan aku, ppfftt Mama!!"
Baru kali ini ada yang memberikan reaksi semacam itu ketika Justin megecupnya. Padahal, meski dia sedikit memaksa akan tetapi pria itu melekaukannya dengan amat lembut.
"Calmdown, nikmati ... kamu pasti akan menyukainya," ungkap Justin tidak menyerah meski menjinakan wanita ini hampir sama seperti Zavia, tenaganya cukup membuat Justin kewalahan.
Dia masih berontak walau tenaganya seakan habis kala Justin melepas paksa hodienya. Menyebalkan sekali, kenapa juga dia harus menggunakan pakaian semacam ini, pikir Justin. Tidak punya baju lain atau bagaimana.
"Astaga, banyak sekali bajumu," omel Justin kala menyadari setelah hodie masih ada baju kaos dan tampaknya perlindungan terhadap asetnya begitu baik sekali.
Dia hanya berucap, bukan berarti berhenti. Pria itu kembali membuka lapisan yang lain dengan kesabaran yang kian menipis. Setakut itu Agny hingga dia berlindung dengan cara itu, akan tetapi naluri laki-laki Justin tidak peduli jika dan menepis perasaan iba pada gadis itu.
"Oh ... God!! Seksi."
Justin terperangah kala dia berhasil melepaskan seluruh lapisan yang Agny kenakan. Hanya menyisakan bra yang begitu pas menutup dua gundukkan tepat di dadanya, Justin menelan salivanya kemudian menatap wajah Agny yang kini tampak basah dengan air mata.
"Dont cry baby girl, aku tidak akan menyakitimu."
Bibirnya berucap semanis itu, akan tetapi hatinya tidak sama sekali. Pria itu girang luar biasa bahkan dia ingin sekali membanggakan hal ini pada dua sahabatnya. Terlebih lagi, gadis ini adalah seseorang yang menjadi sebab dia kembali mengutuk kaum perempuan beberapa waktu lalu.
"Kamu milikku malam ini, akan kubuat kau percaya jika uangku lebih berkuasa."
.
.
.
- To Be Continue -
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 128 Episodes
Comments
Arni Umha
agni mmg pelacur kelas kakap ka knp pamanny pasang harga mahal
2025-03-12
0
Halimah As Sa'diyah
bangga banget Justin kek menang lotere
2025-01-22
0
citra marwah
😂😂😂😂😂😂😂😂🙄🙄😬
2024-10-01
0