Marcho mempunyai tiga sahabat,Andre,Steve Lons dan Anto.
Mereka sangat kompak,dan sudah menjadi sahabat sejati,mereka di besarkan dari lingkungan keluarga yang harmonis.Mereka sekolah dari Sd selalu sama,sampai kuliah di Harvard pun mereka selalu berbarengan.
Steve mengambil gelar kedokterannya dan mengambil spesialisnya kandungan.
Andre mengambil jurusan Hukum,
Anto mengambil jurusan kedokter dan mengambil spesialis bedah dan penyakit dalam.Sedangkan Marcho sendiri,mengambil jurusan Hukum dan bisnis.
Mereka memiliki orang tua yang milioner.Kedua teman Marcho sudah berkeluarga, dan Anto akan menikah akhir bulan ini,menyisakan Marcho yang belum punya pacar dan komplit belum menikah.
Andre menikahi pacarnya semasa kuliah,dan sudah memiliki anak perempuan bernama Fani berusia 3tahun,istri Andre bernama Sinta Swith.Istri Andre lagi mengandung anak ke dua.
Steve sudah menikah ,tepatnya istrinya lagi mengandung 3 bulan,bernama Margaret,pernikahan mereka berkisar satu tahunan.
Anto akan menikah akhir bulan ini.Menikahi seorang seketaris papanya.Calon istri Anto, bernama Sarah.
Marcho masih jomblo.Dan alasan Marcho, sangat di ketahui ke tiga temannya,karena mereka paling tau,hati seorang Marcho hanya mencintai seorang wanita,dan wanita itu selalu dia perjuangkan sampai saat ini,dan belum ada titik terang.
Lamunan Marcho buyar,saat Juan mendaratkan diri di samping nya.
"Cho,kamu tau,Sanny baru keluar,malahan ngebut dengan memakai fortuner ."
"Apa?ujar Marcho.Marcho mengusap wajahnya."
"Sepertinya,dia pakai mobil Hans,coba kamu tanya Cho."
"Marcho pun mengambil kunci mobilnya serta jaketnya."
"Juan,kamu ikut denganku,ujar Marcho".
Sepanjang koridor hotel,Marcho tergesa gesa menuju lift hotel.Mereka pun menuju ruangan Hans.
Marcho mengetuk pintu ruangan Hans.
Hans menatap Marcho.
"Ada keperluan apa tuan?tanya Hans".Panggil Marchi saja,ujarnya."
"Sanny biasanya kemana?dan apa dia memakai mobil mu?berapa plat mobilmu?ujar Marcho dengan pertanyaan bertubi tubi".
"Aku jawab satu satu,ujar Hans."
"Yah Sanny memakai mobilku,platnya XXXX,Sanny biasanya mencari kuliner di daerah perkotaan.Tidak terlalu jauh dari sini.Sekitar lima belas menitan,karena daerah ini tempat wisata,ujar Hans"
"Tidak usah panik,Sanny sudah terbiasa dengan daerah ini,bahkan dulu kalau liburan kuliah selalu kesini.Walau pembangunan hotel ini belum berlangsung.Sanny memiliki sebuah Mansion ,jalannya dari samping hotel,ujar Hans."
Trima kasih Hans,lalu Marcho dan Juan menuju mobil mereka.
"Biar saya saja yang bawa Cho,ujar Juan"
"Juan dan Marcho pun melaju,membelah jalan malam.Mereka pun menyusuri jalan- jalan kota,dan Marcho dengan sigapnya melihat plat mobil Hans"
"Juan.....Marcho menepuk pundak Juan,kemudian menunjukkan mobil yang sedang terparkir disana."
"Kamu tunggu aku disini aja,ujar Marcho.Aku akan mencari Sanny,ujar Marcho".
Juan pun mengangguk.
Marcho menyusuri tempat itu,memasuki beberapa restoran dan mencari keberadaan Sanny.
Kemudian mata nya memandang Sanny lagi duduk dan mengumpulkan beberapa anak,mereka makan di sebuah meja besar.
Marcho memperhatikan Sanny,menyuap beberapa anak kecil,mengitari mereka.menanyakan mereka mau pesannapa lagi.
"Salah satu anak berujar,mbak....mbak makan juga,nanti udangnya gak hangat lagi,mbak kan suka udang,ujar mereka."
"Baiklah,mbak akan sama dengan kalian makan,ujar Sanny".
Sanny makan sangat sedikit,dan hanya makan lebih banyak udang dari pada nasinya.
Marcho sudah mengetahui ,kebiasaan Sanny yang memang sangat sulit makan,dari Wa papa Sanny, yang beberapa menit lalu diterima Marcho.
Marcho duduk di samping Sanny,setelah mencuci tangannya di westafel restoran tersebut.Mengambil satu sendok nasi,kemudian mengupas beberapa udang,dan Marcho tau,dari kecil Sanny tidak memakan ikan.
Marcho menyuapi Sanny.
Sanny hanya diam saja.Saat Sanny menolak,Marcho tetap ngotot memaksa Sanny makan.
Semua anak -anak di meja tersenyum meperhatikan Marcho dan Sanny.
Wajah Sanny pun merah seperti tomat.
Marcho mencuci tangannya,kemudian membayar di kasir sejumlah tagihan makanan meja Sanny,Marcho pun mengambil kunci mobil Sanny yang terletak di meja.
Marcho menelepon Juan ,agar duluan pulang.
Ketika Sanny menuju Kasir,kasir menginfo bahwa makanan sudah di bayar Marcho.
"Marcho....jumlah tagihan makanan ini,biar aku yang bayar,ujar Sanny menatap tajam Marcho"
"Tidak,aku saja....ujar Marcho".
"Tapi aku yang mengajak anak -anak makan,ujar Sanny".
"Aku juga senang, melihat kamu makan lumayan banyak,dan aku memang mau mentraktir kalian semua,ujar Marcho debgan senyuman teramat manis dan tulus."
Sia -sia melawan manusia kepala batu seperti Marcho,dalam hati Sanny.
Sanny pun membuka udang,menyuapkannya pada Marcho.
"Manis kan?ujar Sanny".
"hmmm......sangat enak,ujar Marcho."
"Sanny mengupas beberapa dan menyuapi Marcho,Sanny tau,Marcho sudah mencuci tangannya,jadi Sanny pun menyuapi Marcho,agar tangan Marcho tidak kotor lagi."
Marcho memberi handphonenya kepada seorang anak,mengkode anak itu agar mengambil foto moment ketika Sanny menyuapi Marcho.
Sanny tidak tau,karena Sanny sibuk mengelupas beberapa udang.
Ketika Sanny menyuapi Marcho,anak remaja itupun beraksi beberpa kali mengabadikan moment itu.dan Marcho pun sangat senang.
Setelah selesai makan,Sanny memeluk anak anak tersebut,dan mereka pun berpisah.
Sanny mengajak Marcho menyusuri pantai,angin bertiup sangat kencang,membawa udara asin yang sangat segar.Marcho menggenggam erat tangan Sanny.
"Kamu kenapa kesulitan makan?tanya Marcho".
"Dulu .....aku selalu makan disuapi mami.Sejak kecelakaan mami,aku sangat trauma,ujar Sanny,aku melihat darah berceceran di ruangan mami di rawat,aku hanya bisa diam dan menangis.Papa sibuk mengurus mami.
Dari situ aku selalu merindukan mami berada di ruangan makan,bisa bermanja dengannya.Aku membenci berbagai makanan,membenci rumah sakit,ujar Sanny".
"Setiap aku makan,selalu kepikiran mami".
⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Jangan lupa like ,vote dan koment.
happy reading guys.🙏🙏🙏🙏🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 120 Episodes
Comments
titik trisnawati
sunny bukannya msh SMA knapa hans bilang sejak kuliah...koreksi aja thor...
2021-08-10
1
Bunda Melsa
ketiga temennya, tapi kok ada 4 nama 😀
2020-09-09
0