"Hiks,,, hiks,,, suamiku,," Jasmine Langsung menangis dipelukan pria itu dan membiarkan air matanya membasahi seluruh baju Marcello karena berpikir bahwa mimpi itu tidaklah nyata, jadi air matanya tidak nyata membasahi pakaian suaminya.
Tetapi dia bisa mengeluarkan kemarahannya lewat mimpinya bertemu dengan suaminya.
Marcello menepuk-nepuk punggung perempuan itu sambil berkata, "ceritakan padaku apa yang membuatmu begitu khawatir."
🏔️🏔️🏔️
Mendengar ucapan suaminya, maka Jasmine berusaha menenangkan dirinya dan kemudian dia mengangkat wajahnya menatap wajah suaminya yang terlihat begitu nyata di hadapannya.
Marcello yang melihat wajah sembap istrinya merasa begitu sakit dalam hati, apalagi selama dia berpura-pura berada dalam keadaan vegetatif perempuan itu terus menangis menceritakan segala sesuatu buruk yang terjadi padanya.
"Matamu jadi bengkak begini," ucap pria itu merasa bersalah.
Tetapi Jasmine tersenyum meski air mata kembali menetes di pipinya, "aku tidak perduli mataku sembab, tapi senang masih bisa melihat suamiku yang begitu nyata di hadapanku," ucap Jasmine mengelus pipi suaminya dan dia merasa begitu senang melihat pria itu benar-benar saat nyata ketika ditatap maupun ketika disentuh.
"Aku juga senang bisa melihatmu seperti ini, tapi bisakah kau menceritakan apa yang terjadi hingga kau menangis lagi?" Tanya Marcello.
"Aku baik-baik saja,, hanya saja tadi siang aku berjalan-jalan bersama dengan kakak pertama lalu pria itu menarikku ke gudang, dan dia hendak melecehkan aku, hiks,, hiks,," Jasmine terisak lagi menyadari dirinya benar-benar tidak bisa mengendalikan emosinya ketika dia kembali mengingat apa yang terjadi tadi siang.
Sementara Marcello yang mendengar itu dia sangat terkejut dan merasa bahwa rumah itu sudah sangat tidak aman untuk istrinya.
"Tenanglah, mulai sekarang aku akan menjagamu dengan baik,,, Aku tidak akan lagi membiarkan siapapun menyakitimu." Ucap Marcello yang mana dalam hatinya dia berniat untuk berbicara pada kakeknya agar dia membawa istrinya keluar dari rumah itu.
"Hm,, aku tahu,,, jadi mulai sekarang aku akan tetap berada di kamar aku tidak akan meninggalkan kamar lagi. Aku ingin terus tidur supaya terus bermimpi bertemu denganmu," ucap Jasmine sambil memeluk erat suaminya dan dia merasa begitu tenang dan aman setiap kali berpelukan dengan pria itu.
Marcello pun merasa hangat dipeluk oleh perempuan itu, tetapi dalam hatinya begitu dingin membayangkan apa yang telah terjadi pada istrinya dan membayangkan apa yang hampir saja menimpa istrinya yang sedang hamil.
"Aku akan menemanimu sampai kau tertidur," ucap Marcello kemudian pelan-pelan membaringkan perempuan itu dan mendaratkan sebuah ciuman di bibir Jasmine sebelum memeluk Jasmine dengan erat dan menunggu perempuan itu kembali terlelap.
Tetapi, cukup lama dia menunggu perempuan itu terlelap namun Jasmine terus gelisah dalam pelukannya hingga membuat pria itu menjadi lebih cemas lagi.
"Apakah kau tidak bisa tidur?" Tanya Marcello.
Jasmine mendongak menatap suaminya, "aku takut kau akan hilang dari mimpiku dan aku akan sendirian lagi," ucap Jasmine membuat Marcello semakin sedih ketika melihat perempuan itu kembali lagi menangis.
"Jangan khawatir, aku tidak akan pergi," kata Marcello berusaha menenangkan perempuan itu.
Meski Jasmine tahu bahwa kata-kata itu hanyalah kata-kata yang tak akan bisa diwujudkan, tetapi Jasmine mengganggukan kepalanya lalu dia kembali memeluk suaminya dengan erat dan berharap supaya waktu berjalan dengan sangat lambat supaya dia lebih lama bermimpi.
Pada akhirnya, Marcello harus menunggu begitu lama sampai dia merasakan deru nafas teratur istrinya lalu pria itu kemudian pelan-pelan melepaskan pelukannya pada istrinya.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 90 Episodes
Comments
$uRa
ada.misi yang tersembunyi...
semoga ceritanya sampai tamat
2022-11-06
0
💮Aroe🌸
bangun tidur tetep ngilang gk tu😅
2022-11-06
0
fifid dwi ariani
trus bersyukur
2022-11-06
0