14.

"Ahh, kakek, untunglah Kakek datang, dia masuk ke gudang dan sepertinya melihat sesuatu yang membuatnya terkejut, jadi--"

"Diam!!!" Bentak Tuhan besar lalu dia menghampiri Jasmine dan membantu perempuan itu berdiri sehingga Jasmine akhirnya pergi dari tempat itu.

Tuan besar membawa Jasmine ke kamarnya dan melihat perempuan itu kemudian terisak dengan keras.

"Jangan khawatir, hal seperti tadi tidak akan terjadi lagi. Apa kau baik-baik saja?" Tanya tuan besar yang merasa cemas pada perempuan itu sebab Jasmine sedang hamil, dan jika pikiran perempuan itu terganggu apalagi mentalnya terganggu maka akan berpengaruh pada janin yang ada di kandungannya.

Meski Jasmine tidak baik-baik saja, namun dia memaksakan dirinya untuk menganggukkan kepalanya.

"Aku akan menyuruh kepala pelayan untuk datang kemari, kau tenangkan dirimu sebentar," ucap Tuan besar lalu pria itu segera keluar dari kamar.

Namun,, dia baru menutup pintu kamar itu ketika Feni berlari ke arahnya sambil membawa bayinya yang mana kulit bayi itu telah kemerah-merahan dan bayi itu menangis sekencang-kencangnya.

"Apa yang terjadi?" Tanya tuan besar sembari memperhatikan bayi kecil yang tampaknya tidak tenang di gendongan Ibunya dan apalagi kulit yang kemerahan itu membuatnya menjadi semakin cemas.

"Ini,, Aku tidak tahu apa yang terjadi padanya, tapi dia seperti ini setelah meminum susu yang dibuatkan oleh adik ke-9!" Ucap Feni sembari meneteskan air matanya dan dia merasa sangat cemas pada bayi kecilnya.

"Tunggu sebentar, kakek akan menelpon dokter," ucap Tuan besar hendak menelepon dokter ketika Feni menghentikannya.

"Aku sudah menelpon dokter Dan dokternya bilang sudah dalam perjalanan kemari, tapi apa yang harus kulakukan sekarang? Aku sangat takut terjadi apa-apa pada bayiku," ucap Feni sambil terisak dibarengi seorang dokter yang akhirnya tiba dan diantar oleh pelayan naik ke lantai 2.

Dokter itu langsung menemui tiga orang di atas dan Feni dengan cepat menyuruh sang dokter untuk memeriksa putranya.

Tuan besar yang ada di sana mengerutkan keningnya, tetapi pria itu tetap mengikuti semua orang ke dalam kamar Feni dan menyuruh kepala pelayan agar pergi ke kamar Jasmine untuk menenangkan Jasmine.

Di dalam kamar, sang dokter langsung memeriksanya dan menatap semua orang sambil berkata, "ini,, dia terkena alergi jadi sebaiknya kita cepat-cepat membawanya ke rumah sakit."

Ucapan sang dokter membuat semua orang menjadi cemas menjadi Feni dengan cepat mengambil bayinya lalu mereka kemudian menaiki mobil untuk pergi ke rumah sakit beserta dengan Puput yang juga ikut meski dia kebingungan dengan apa yang terjadi.

Sang pelayan yang membuatkan susu untuk anak kecil itu gemetar di tempatnya hingga membuat Tuan besar menatap ke pelayan itu.

"Kau yang bersamanya di kamar, apakah benar bahwa Jasmine yang membuatkan susu untuknya?" Tanya Tuan besar.

Pelayan itu mengganggukan kepalanya meski tubuhnya sangat gemetar karena dia takut kalau dia mengakui bahwa Sebenarnya dia yang membuatnya maka bisa jadi dia yang akan dibunuh.

"Iya, Nyonya muda kesembilan turun ke dapur membuat susunya, tetapi karena dia bilang ingin mencari udara segar maka Dia menyuruh saya untuk membawa susu itu ke kamar. Tapi saya sama sekali tidak menyentuhnya sampai menyerahkannya Padang Nyonya muda ke-5." Ucap pelayan itu masih dengan tubuh yang gemetar.

"Lalu, apa yang terjadi setelah itu?" Tanya Tuan Besar.

"Nyonya muda kelima memberikan susu itu untuk putranya tetapi beberapa saat kemudian tubuh bayinya menjadi kemerahan, oleh sebab itu dia langsung menggendong bayinya keluar kamar dan menemui tuan besar." Ucap pelayan itu diangguki oleh Tuan besar lalu tuan besar kemudian masuk ke dalam rumah dan langsung melihat Darson yang baru saja keluar dari kamarnya.

Melihat rambut pria itu basah, maka Tuan besar mengetahui bahwa pria itu baru saja mandi, lalu tuan besar berkata, "kau ikut denganku untuk berbicara!!!"

Darson kemudian mengikuti kakeknya, sementara sang pelayan yang melihat itu dia merasa seluruh tubuhnya menjadi lemas Jadi dia langsung mencari tempat sepi untuk menenangkan dirinya sendiri.

@info

Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️

Terpopuler

Comments

Cherry🍒

Cherry🍒

pantes ya dia pura" mati Mulu orang" rumah licik semua

2022-11-08

0

$uRa

$uRa

lebih seram dari rumah hantu

2022-11-06

0

💮Aroe🌸

💮Aroe🌸

nah nah, kena batunya yg mau jebak

2022-11-05

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!