4.

Setelah Jasmine selesai mandi dan selesai berganti pakaian, perempuan itu langsung mendapati pintu yang diketuk lalu dia membuka pintu dan mendapatkan seorang pelayan datang mengantarkannya makanan.

Jasmine langsung mengambil makanan itu dan memberikan satu set makanan untuk suaminya lalu dia sendiri makan makanan yang lain.

Sambil makan, Jasmine melihat ke arah suaminya, "suamiku, Bagaimana menurutmu kalau nanti kau sembuh kita pergi jalan-jalan ke pantai? Di sana kita bisa bermain air sepuasnya dan aku akan memperlihatkanmu kerang-kerang cantik yang ada di pantai. Kau pasti akan menyukai mereka semua karena mereka terlihat sangat cantik dan unik," ucap Jasmine sambil tersenyum lalu perempuan itu terus makan sambil menceritakan apa saja yang akan mereka lakukan jika suatu saat suaminya sembuh.

Setelah sarapan, di Jasmine tidak melakukan apapun tidak memiliki kegiatan karena dia dikurung di dalam kamar, jadi perempuan itu pergi ke balkon mendapatkan cahaya matahari untuk tubuhnya lalu kembali masuk menatap suaminya.

"Aku baru saja pergi keluar, dan bunga mawar yang ada di taman telah bermekaran. Mereka terlihat sangat indah dengan kelopak bunga mereka yang warna-warni memenuhi taman. Nanti jika aku sudah diizinkan lagi oleh ibu untuk keluar dari kamar, maka aku akan pergi memetik beberapa bunga mawar untuk diberikan padamu." Ucap Jasmine sembari mencium tangan suaminya yang Bahkan dia juga sudah lupa Sejak kapan dia mulai berani mencium tangan dan pipi pria itu.

Tetapi, dia sangat bersyukur karena setelah dijual oleh keluarga angkatnya, dia akhirnya memiliki seorang pria yang selalu di sampingnya.

Maka beberapa saat kemudian Jasmine kembali naik ke tempat tidur dan berbaring memeluk suaminya, "Apa kau ingat kapan pertama kali aku memelukmu? Sepertinya itu seminggu yang lalu," ucap Jasmine malu-malu mengingat ketika dia pertama kali memeluk suaminya hingga perempuan itu menyembunyikan wajahnya di lekuk leher pria itu.

Sementara itu, di luar kamar tersebut semua orang yang berada di kediaman sedang sibuk menyiapkan pesta ulang tahun tuan besar yang akan digelar pada keesokan harinya.

Mereka semua menyiapkan dekorasi makanan dan juga ruangan ruangan yang akan menjadi tempat tamu yang datang menginap.

Lalu, seorang dokter yang selama ini bertugas memeriksa tuan muda kesembilan pun datang.

Nyonya besar yang bernama Puput langsung menyambut dokter tersebut lalu mereka berbasa-basi sebelum mengantar dokter ke kamar tuan muda kesembilan.

Clek.

Begitu pintu terbuka, Puput langsung menghentikan langkahnya ketika dia melihat putranya yang sedang terbaring di tempat tidur sedang dipeluk oleh Jasmine yang ikut tertidur lelap di samping pria itu.

"Jasmine!!" Puput memanggil perempuan itu langsung membuat Jasmine tersentak kaget lalu dia segera turun dari ranjang ketika melihat kedua orang itu memasuki kamar.

Puput menatap Jasmine dengan tatapan tidak senangnya, tetapi sesaat kemudian dia merubah pandangannya lalu dia menatap sang dokter sambil tersenyum.

"Dia adalah istri dari Putraku, namanya Jasmine," ucap Puput memperkenalkan Jasmine.

"Halo Dok," ucap Jasmine yang baru kali itu dia bertemu dengan dokter yang merawat suaminya karena setiap kali dokter tersebut memeriksa, biasanya Jasmine tidak berada di kamar sebab disuruh untuk pergi melakukan sesuatu.

Bagaimanapun, keluarga Barada tidak ingin sang dokter memberikan penilaian yang buruk terhadap mereka ketika ada seorang perempuan yang menikah dengan Putra ke-9 mereka.

Karena jelas saja semua orang akan berpikir bahwa perempuan yang menikah dengan pria itu adalah perempuan paling tidak beruntung di dunia, karena dipaksa menikahi seorang pria vegetatif yang tidak memiliki harapan.

Tetapi karena tadi Puput melihat Jasmine begitu terlelap di samping putranya, maka dia berpikir bahwa sang dokter tidak akan memikirkan hal aneh tentang keluarga mereka sebab Jasmine terlihat senang dengan pernikahan itu.

"Halo," ucap sang dokter tersenyum pada Jasmine.

"Silakan periksa putra saya," ucap Puput langsung diangguki oleh sang dokter lalu dokter itu kemudian mulai memeriksa tanda-tanda vital pria yang ada di sana dan kemudian menulis hasil pengamatannya di sebuah dokumen yang telah Ia siapkan.

"Dia baik-baik saja," ucap sang dokter langsung diangguki oleh Puput yang merasa tenang bahwa putranya masih dalam keadaan baik-baik saja.

"Kalau begitu dok, biarkan saya menjamu dokter sebelum dokter meninggalkan kediaman kami karena sekaligus Saya ingin mengatakan sesuatu pada dokter." Ucap Puput langsung diangguki oleh sang dokter lalu sang dokter memberi kode pada Jasmine bahwa dia akan pergi dari situ.

Jasmine menganggukan kepalanya sambil tersenyum, lalu dia kemudian menutup pintu dan kembali naik ke tempat tidur memeluk lengan suaminya.

"Suamiku, entah kenapa hari ini Aku merasa sangat senang," ucap Jasmine yang entah kenapa dia merasa tenang bahwa ternyata hari itu dia tidak disuruh untuk pergi dari kamar ketika suaminya akan diperiksa.

@info

Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!

Terpopuler

Comments

Bzaa

Bzaa

wow.... keren bangettt...

2024-03-13

0

💮Aroe🌸

💮Aroe🌸

wah, udah bertahan sebulan lebih dan tetep positive thinking ya😇 hebat

2022-11-02

0

Nur Yanah

Nur Yanah

Lanjut thor semangat

2022-11-02

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!