'' apa-apaan sih..kamu do..lihat kan, aku jadi di tinggal kan oleh Dion..ucap ku marah pada nya,
aku mencoba menghempas kan tangan ku sekali lagi, namun tak kunjung terlepas kan juga, tak semudah yang ku bayang kan, tangan ku begitu kuat ia penggang
'' mulai saat ini, aku yang akan, mengantar dan menjemput mu..? ucap aldo seenak jidat nya
'' enak saja, dalam rangka apa..lepas kan tangan ku, biar aku naik mobil ku sendiri..ucap ku menolak ajakan Aldo kepada ku
'' tidak semudah itu..ucap Aldo, dan seketika ia menarik ku dan memaksa ku masuk ke dalam mobil nya, dengan ia pun masuk kedalam dan mengemudikan mobil Nya
'' apa sebenar nya yang kau ingin kan dari ku, kemarin kau menyuruh ku untuk menjauhi mu, dan sekarang..dengan rangka apa kau memaksa ku harus bersama mu..ucap ku marah dan sedih, atas perlakuan nya yang membuat ku bimbang terhadap nya
ia tak menjawab atas pertanyaan ku, yang mana aku semakin sebal pada nya, ia hanya diam saja, dan melaju kan mobil nya perlahan
aku pun tak bertanya lagi pada nya, aku pun diam saja, dan aku pun tak mau melihat nya, kemarin-kemarin ia meminta ku menjauh, dan sekarang, dengan mudah nya ia meminta ku selalu dekat dengan nya dan mendatangi ku
'' jangan cemberut gitu dong..pinta nya pada ku, sedang kan aku tak mau merespon ucapan nya
tak berselang lama kami pun sampai, ternyata dion pun baru sampai juga, aku rasa ia sengaja menunggu kami, aku rasa ia khawatir kepada ku
'' loh..? ternyata kita sama sampai nya..ucap Dion kepada ku denga. aku hanya cemberut melihat nya
'' iya...jawab ku singkat, aku masih sebal pada nya, ia begitu tega meninggal kan aku begitu saja dengan Aldo, awas saja nanti kau dirumah, aku akan membalas mu
aku pun menghentak kan kaki ku, pertanda bahwa aku tengah marah pada mereka dan protes ku, dan beranjak meninggal kan mereka berdua, namun aku melihat Aldo hanya terkekeh geli melihat tingkah ku
'' aduh mbak.! jangan marah dong..ucap Dion melihat ku, ia begitu panik nya ketika aku marah
'' bodo amat..saut ku sebal pada Nya
'' jangan gitu dong mbak.! maaf kan saya mbak..? ucap Dion lagi
namun tak ku gubris sedikit pu, aku melangkah kan kaki ku begitu lebar nya menuju ke kelas ku
setelah kurasa cukup jauh aku meninggal kan mereka, aku pun berhenti sejenak di lorong menuju kelas ku, aku membenahi penampilan ku dan juga sepatu yang ku pakai,
tak sengaja aku melirik kebalakang, ku kira yang mengikuti ku dari tadi Dion, dan tak menyang kan, teryanta bukan Dion orang nya, melain kan Aldo lah yang sejak tadi berada di belakang ku
'' kenapa sih dengan nya.. kenapa ia mengikuti ku..ucap ku dalam hati dan bergegas berdiri dan mencoba berlari, agar ia tak lagi mengikuti ku
'' awas jatuh..ucap nya, begitu cepat pula ia menarik ku
'' maka nya,, kau jangan menarik ku.! kalau bukan karena mu.. mungki aku tak kan jatuh ..? ucap ku marah pada nya, sedang kan Dion, rupa nya tak jauh dari belakang Aldo
'' kenapa sih..dari tadi marah melulu..ucap nya dengan senyum nya yang sengaja ia pamer kan kepada ku
'' kanapa senyum mu seperti itu, sengaja ingin membuat ku agar terpesona oleh mu..tanya ku padanya
'' bukan seperti itu.! tapi aku kan memang mempesona di mata mu,,? ucap nya sambil mengerling kan sebelah mata nya pada ku
yang mana membuat siapa saja melihat nya pasti terpesona, begitu juga dengan ketiga teman ku, yang kini sedang memperhati kan kami bertiga di ambang pintu kelas. karena kehebohan semua siswa
'' kesurupan Lo ya..? ucap ku marah pada nya, dan membuat Dion yang berada di belakang Aldo terkekeh kecil melihat ku dan Aldo yang tengah berdebat
dengan cepat aku melapas kan diri ku dari cekalan Aldo, setelah lepas, aku pun tak menyia-nyaikan keseptan ku, untuk melarikan diri ke dalam kelas, agar aku tak di ikuti lagi oleh Aldo
'' akhir nya sampai juga ke dalam kelas..ucap ku bernafas lega, dan aku menoleh sekilas kebelakan, namun ku lihat Aldo dan Dion putar arah, karena kami tak mengambil jurusan yang sama
namun kini malah di ganti kan oleh ketiga teman ku, mantap ku dengan intens dan kepo nya, kenapa aku bisa di kawal dengan dua pria sekaligus, terlebih lagi dua pria tersebut begitu tampan dan manis
'' kalian kenapa...? tanya ku pura-pura tak tahu apa yang mereka lihat tadi
'' buset dah..galak amat, seharus nya, kami yang bertanya.. kamu sedang apa..ucap Debi
'' iya..nih.. pagi-pagi, kita sudah melihat drama Korea..ucap Wina
aku pun tak menjawab pertanyaan mereka, aku pun berjalan ke bangku biasa tempat ku menimbah ilmu
'' iya..baru kali ini..! aku melihat Hani di ikuti oleh dua cowok sekaligus..ucap Diana
'' bicara apa sih kalian..ucap ku mengelak dari tuduhan mereka bertiga kepada ku
'' beneran deh..tadi itu drama apa..tanya Debi
'' gak tau ah..jangan di bahas..ucap ku pada ketiga nya
pasal nya mereka bertiga tidak ada yang tau kalau aku menyukai Aldo sejak lama, yang mereka tau, aku begitu cuek kepada Aldo bukan malah sebalik nya
'' beneran deh Han.! lebih baik kamu jujur saja, aku sudah lama mengagumi Aldo..ucap Debi
'' apa yang harus ku katakan..? tanya ku pula. selama ini pun mereka tidak pernah tau, bahwa aku bertetangga dengan Aldo sejak kecil
nasib keberutungan berpihak kepada ku kali ini, di saat Debi ingin bertanya kembali, dosen Masuk ke dalam kelas, itu sebuah penyelamatan bagi ku
materi pertama pun terlewat kan, begitu juga dengan kedua ketiga dan ke empat, kami tak ada waktu istirahat walau pun sejenak saja,
hingga selesai semua baru lah kami keluar dari dalam lokal dengan perut ku sudah demo minta di isi
'' heeh Lo..? cewek kecentilan..ucap seseorang begitu kami baru saja keluar dari dalam kelas
'' apa lagi sih ini..gak tau apa perut ku sudah sangat lapar..? ucap ku begitu sebal nya di henti kan seseorang yang mengatakan ku kecentilan
'' mau kemana Lo..ucap nya ketika aku hendak pergi dan tidak memperduli kan nya
'' mau makan lah.. mau ngapain lagi..? ucap Diana
diem Lo.? anak miskin, gua bukan ngomong sama Lo, mending Lo diam aja deh..dari pada Lo dalam masalah..? ucap tari begitu menyakit kan untuk di dengar oleh telinga ku
'' ngomong apa Lo barusan..? ucap ku berbalik badan mengarah kepada nya
'' apa..kan emang benar dia miskin, udah miskin sok berani menjawab perkataan ku pula..ucap tari lagi
plaaakkk
...****************...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments