selesai makan siang kami semua pun hendak pulang ke rumah, karena tidak ada lagi kegiatan yang lain lagi
'' sampai.. jumpa besok..,,? ucap ku melambai kan tangan pada mereka bertiga
'' oke..ucap mereka berdada ria dengan ku
Dion pun melajukan mobil dengan perlahan, tidak ada lagi pembicaraan diantara kami berdua, aku hanya menikmati perjalanan kami dengan memejam kan mata,
'' sudah sampai mbak..ucap Dion tiba-tiba membuat ku terkejut dan terbangun dari tidur ku
'' udah sampai aja kita..ucap ku, aku pun turun dari mobil Dion
dan aku pun masuk kedalam rumah, kulihat sekeliling, tapi aku tidak menemukan mama ku, mungkin belum pulang kerja
sedang kan Dion, ia kembali putar arah setelah mengantar kan ku kembali, ia akan menyusul papa dan mama yang sedang bekerja
ku hempas kan tubuh ku ke atas tempat tidur ku mencari tempat ternyaman untuk menghilangkan rasa lelah ku
sedang kan dari sudut yang berbeda Aldo tengah memperhati kan Hani dan Dion yang baru saja pulang dari kuliah,
'' siapa sebenar nya Dion ini..? mengapa sekarang dia selalu ada di rumah Hani..ucap Aldo seorang diri sambil memperhati kan hani yang masuk kedalam rumah nya seorang diri, dengan Dion putar balik dan pergi lagi
keadaan Aldo kini tengah membaik, atas nasehat mama dan papa nya, ia kini tengah memulih kan stamina nya, agar ia bisa mengejar Hani kembali, bukan lagi Hani yang akan mengejar nya tetapi ini akan kebalikan nya
***
pagi ini dengan semangat nya aldo memulai misi nya, untuk mendapat kan kembali hati Hani
kali ini, ia yang akan berjuang untuk mendapatkan Hani, setelah ia menyesali atas kesalahannya dan kebodohan yang telah ia perbuat
'' mau kemana do..? tanya Ella ketika melihat anak nya sudah rapih dan akan bergabung dengan mereka untuk sarapan pagi
'' mau kuliah ma.. mungkin sepulang kuliah nanti, kalau sempat, aku akan ke kafe..ucap Aldo sekalian meminta izin
'' apa sudah sehat kamu do..kali ini Alang yang bertanya kepada putranya
'' lumayan lah pa...Aldo bosan? kalau di rumah terus..ucap Aldo
mereka pun sarapan bersama dengan diam, setelah selesai sarapan, Aldo pun pamit kepada kedua orang tua nya, untuk berangkat kuliah
namun ketika ia sudah sampai depan, bukan nya masuk kedalam mobil nya, ia malah melangkah kan kaki nya ke rumah Hani
'' assalamualaikum'' ucap Aldo, dan berketepatan mama ana sedang berada di ruang tamu, ia akan ke belakang setelah menaruh tas kerja suami nya di ruang tamu
'' waalaikumsallam'' ucap ana, karena ia yang mendengar salam dari Aldo
'' ehh..nak Aldo, sudah sehat kah..dan ada apa kemari..tanya ana ketika melihat Aldo sudah berdiri di depan pintu rumah nya sedang bertamu
'' Alhamdulillah lumayan Tan,..tan? Hani nya ada..tanya Aldo
heemm
'' Hani nya ada,, tapi lagi sarapan di belakang, mari masuk sarapan bareng..? ucap ana menyuruh Aldo masuk
'' terimah kasih Tan, saya sudah sarapan tadi Tan.. tolong bilangin Hani nya aja, kalau saya nunggu di sini..? ucap Aldo
'' gak masuk aja Al..tawar ana lagi
'' gak usah deh tan, Al..nunggu di sini saja..ucap Aldo lagi
'' ya.. sudah kalau begitu, bentar ya..Tante panggilan dulu Hani nya..ucap ana,
ia pun berlalu ke belakang untuk memberi tahukan Hani, sekalian ia juga hendak sarapan
'' ada Aldo, di depan Han..dia lagi nyariin kamu..? ucap ana ketika ia baru duduk di bangku
'' mau apa ma..tanya ku dengan kening yang berkerut heran
tumben sekali ia mencari ku, biasa nya aku yang selalu mencari nya, tapi bodo amat lah, perduli sekali dengan nya
aku pun sengaja memperlambat makan ku, dengan berharap ia tak lagi mencari ku atau sudah pergi
'' ayo mbak,, ucap Dion mengajak ku berangkat kuliah
'' iya..tunggu sebentar..ucap ku, aku pun menghabis kan susu ku, dan setelah nya aku pun berpamitan dengan papa mama, begitu juga dengan Dion
'' assalamualaikum'' ucap ku dan aku pun mengambil tas ku lalu berjalan ke luar
'' waalaikumsallam'' saut mama papa ketika sudah berjalan
'' Yon.. nanti pulang kuliah, kamu jangan menyusul papa..ucap papa ketika aku sudah di ruang tamu
'' kenapa pa..biasa nya aku selalu menyusul,, atau aku di pecat kah..?tanya Dion bingung dan juga heran, begitu juga dengan ku
'' bukan di pecat, tapi. bawa mama mu kemari, rumah yang di belakang kini sudah siap untuk di huni...ucap papa sambil terkekeh melihat wajah Panik nya Dion
'' Dion kira, papa sudah bosa. dengan ku,, ucap Dion bernapas lega, karena perkiraan nya salah
'' mana mungkin papa mu bosan, papa mu malah bersyukur, ada kamu yang selalu membantu papa mu, dan mama tidak terlalu capek..jawab mama ana cepat
'' ya..sudah sana, nanti kalian terlambat..ucap papa kemudian
kami pun mengangguk dan berjalan ke depan rumah dengan bernapas lega, aku pun tadi tidak kala panik nya mendengar ucapan papa, karena aku kini telah nyaman bersama nya,
kini aku ada teman untuk bercerita dan ada teman ku untuk berangkat kuliah juga!
'' bang.. sudah lama menunggu..ucap Dion,
'' lumayan lah..kalian mau kemana....? tanya Aldo
'' mau ngampus bang..saut dion
'' aduuh.. ucap ku sambil memegang kening ku, yang Tampa sengaja aku menubruk Dion dari belakang, karena aku tadi menunduk dan tak melihat Dion berhenti di depan ku
'' mbak.. aduh, kenapa bisa nabrak aku sih..mana yang sakit..?tanya Dion, aku pun menunjuk kan kening ku, ia pun dengan sigap mengusap kening ku yang sakit
Aldo yang melihat pemandangan di depan mata nya begitu sakit dan panas hati, ingin rasa nya ia menari Hani dari tangan Dion, namun itu tak mungkin ia lakukan saat ini
'' biar Hani nya bareng dengan ku saja..ucap Aldo ketika ia bisa mengendalikan diri nya sendiri
aku dan Dion pun menoleh kepada nya, apa yang ia katakan itu adalah benar, apa aku yang salah mendengar, karena baru saja kepala ku terbentur punggung Dion
'' tapi bang..
'' tak apa, saya hanya ingin mengantar kan saja, sekalian saya pun hendak ke kampus..ucap Aldo yang memotong protes Dion
''baik lah,, kalau begitu, Dion berangkat terlebih dahulu..ucap dion pamit sebelum ia pergi, aku melotot tak percaya, ia akan meninggal kan ku begitu saja dengan Aldo
'' tunggu Yon..aku ikut dengan mu..ucap ku menolak ajakan Aldo,
aku pun hendak mengejar nya, aku tak ingin pergi bersama Aldo, namun na'as nya, tangan ku di cekal Aldo dengan kuat nya
walau pun aku menghentak kan tangan ku, namun belum juga terlepas kan
'' duluan saja Yon..biar aku yang akan membawa nya..ucap Aldo dengan santai nya kepada Dion,
Dion pun meninggal kan ku, setelah Aldo menyakinkan nya, dan melajukan mobil nya berlalu pergi
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments