'' ini kenal kan..Dion, ia yang akan menerus kan semua usaha ku nanti bersama Hani...ucap Alan,
ia tidak mengatakan bahwa Dion itu anak angkat nya berserta supir pribadi Mereka
yang mana membuat Aldo salah sangka atas apa yang di ucap kan oleh Alan, apakah Dion pacar nya Hani, atau malah sudah jadi calon suami Hani
yang mana membuat Aldo menatap Hani dengan tidak percaya nya, semudah itu kah berpaling dari nya, semudah itu kah, Hani melupakan diri nya
'' om..Tante...saya dion...ucap Dion dengan ramah nya dan menyalami tangan Ella dan juga Adam, tak lupa pula dengan Aldo
'' saya Adam...dan ini istri saya Ella, ini anak saya Aldo...ucap Adam memperkenal kan semua pada Dion
Dion hanya bisa mengangguk saja sebagai jawaban, dan mengerti apa yang tengah di ucap kan oleh Adam
'' saya permisi dulu om.. mau lanjut lagi..ucap Dion sopan
'' iya..silah kan..? ucap Adam mereka pun kembali berbincang-bincang
sedang kan Aldo yang melihat kepergian Dion tadi, ia melihat dengan jelas, Hani ada bersama dengan dion
entah mengapa, begitu melihat Dion dan juga Hani begitu dekat seperti ada hati yang sesak di dada nya
namun, entah hati siapa, apa kah diri nya kini tengah cemburu, tapi tidak mungkin itu terjadi, karena ia kan sangat membenci Hani
sedang kan Hani masih bersanda Gurau dengan Dion, mereka seperti sepasang kekasih yang begitu romantis, tapi sebenar nya, Hani hanya merasa nyaman dan nyambung saja ketika berbicara dengan Dion
yang mana menambah kesan atas kecurigaan Aldo bertambah, yang membuat Aldo jadi dilema dan serba salah
'' akhir nya, semua telah selesai...ucap Dion
'' siapa dulu...Hani gitu loh,, ucap Hani, membanggakan diri sendiri
yang mana membuat Dion terkekeh geli melihat tingkah laku Hani yang terlalu percaya diri
'' mbak terlalu percaya diri sekali...ucap Dion apa ada nya
'' kamu terlalu jujur sekali..ucap Hani menekuk wajah cemberut
'' jangan ngambek dong, mbak..aku hanya mengatakan apa ada nya..ucap Dion
'' aturan nya kamu berbohong..pinomat sedikit saja untuk menyenang kan aku...ungkap Hani
'' aku tak bisa berbohong mbak, alangkah enak nya kalau aku itu jujur, dari pada aku berbohong, nanti nya akan membuat mbak, semakin sakit hati kepada ku...ucap Dion
'' terserah kamu saja lah..aku Betek dengan mu...ucap Hani berlalu pergi dari hadapan Dion, sambil membawa sepiring daging bakar
ia membawa nya kehadapan ke dua orang tua nya, dan meletak kan di hadapan mama nya
Hani belum menyadari di sekitar nya sudah ada Aldo yang melihat nya begitu intens nya
'' apa kabar Hani...ucap Ella membuka suara, menanyakan kabar
Hani pun menoleh seketika ke arah sumber suara yang menanyakan nya kabar tersebut
'' kabar Hani baik Tante..ucap Hani dengan senyum kaku nya
ia juga melihat di sekeliling nya, sudah ada Aldo yang menatap nya dengan wajah tidak suka nya, seketika Hani pun langsung menunduk kan kembali wajah nya
'' mbak.. ini gimana sih...main tinggal aja...ucap Dion menyusul di belakang Hani sambil mengomel
'' maaf kan aku, apa masih ada lagi di sana...tanya Hani kepada Dion
'' masih mbak, untuk mang Dadang..ucap Dion
'' ya.. sudah, biar saya saja yang mengantar kan nya ke dapur...ucap Hani bergegas pergi dari sana
ia tak mau di salah kan lagi oleh Aldo, karena ia terlalu dekat dengan Ella
'' kenapa dengan Hani nya, ana..tanya Ella dengan heran
'' saya juga kurang tahu Ella..ucap ana
'' sudah tiga bulan ini Hani berubah, tak seperti biasa nya..ucap Ella sendu, yang melihat perubahan sikap Hani pada diri nya,
'' Hani kan memang selalu begitu..kayak kenal baru sehari saja kamu ell...ucap ana
'' sudahlah, jangan di pikir kan, bentar lagi pun ia akan berubah...ucap Alan
mereka ber'enam pun melanjut kan makan malam mereka dengan diam, Tampa menunggu Hani kembali kepada mereka
selesai makan, Dion pun ber'inisiatip menyusul Hani ke dalam villa, semenjak Hani mengatakan ia yang mengantar kan makanan tersebut hingga kini Hani pun belum kembali
'' aku mau susul Hani dulu ma..pa,..ucap Dion pamit dengan Alan dan juga ana, yang hanya di anggukin oleh mereka berdua
Dion pun bergegas meninggal kan semua yang ada di halaman belakang menuju dapur vila, karena Dion yakin Hani masih berada di sana Dangan mang Dadang dan juga istri nya
'' mbak Hani, mbak sebaik nya pindah dan bergabung dengan tuan dan nyonya...ucap tia asisten rumah tangga Hani yang berada di villa
'' apa sih.. mbak, saya mau nya di sini kok di usir...ucap Hani menolak
'' tapi saya jadi gak enak mbak, sama nyonya..ucap Tia lagi
'' gak enak apa sih...saya gak pernah membedakan siapa saja yang dekat dengan saya...ucap Hani lagi
yang mana Tia tak bisa berkata-kata lagi, ia hanya bisa menuruti permintaan majikan muda nya itu
alhasil, mereka bertiga pun makan bersama, Hani dengan di temani Dadang dan juga Tia
'' di cariin dari tadi, gak tau nya ada disini,,? ucap Dion
'' apa sih...Yon...aku pergi, hanya ke dapur saja, bukan kemana-mana...ucap Hani
'' saya pikir mbak, akan ke kamar Tampa makan...ucap Dion
'' aku tidak seperti itu...ucap Hani
'' saya hanya memastikan saja mbak...ucap Dion lagi
'' mari sini..kita duduk bareng..ucap Hani mengajak Dion bergabung bersama dengan mereka
mereka pun bercerita kesana kemari hingga larut malam, Hani pun masuk kembali ke kamar nya begitu juga dengan yang lain nya
pagi yang cerah dan sejuk nya pengunungan di villa tak membuat Hani kedinginan, justru pagi ini ia semangat bangun dan mandi, dan sarapan pagi.
lalu ia dengan semangat nya mengajak Dion berkeliling pagi hari ini, di sekitar villa, dengan senang hati, Dion pun menuruti permintaan hani
'' kita mau Kana mbak..tanya Dion ketika mereka sudah ada di teras villa
'' kita ke atas sana Yon...ajak Hani menunjuk ke arah atas pegunungan
'' kita naik mobil atau motor mang Dadang mbak..tanya Dion
'' kita jalan kaki saja Yon..ucap Hani
'' apa gak capek nanti nya mbak.. ucap Dion lagi mengingat kan Hani
'' gak akan...ucap Hani
mereka berdua pun berjalan mendaki bukit kecil di sekitar villa setelah mereka berdua tadi pamit
Tampa di sengaja, Aldo melihat mereka berdua dari atas balkon kamar nya, Aldo melihat Hani dan Dion pergi ke arah atas
ia pun bergegas turun ke bawah mengikuti kemana Hani dan Dion pergi nya
sedang kan sepanjang perjalanan mereka berdua, Hani selalu saja mengabadikan kebersamaan mereka berdua dengan berselfi
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments