entah apa motif, Aldo mengikuti mereka dari tadi, namun Hani dan Dion tetap tenang dan biasa saja
tak ada pikiran buruk sedikit pun di hati mereka, karena Hani tau siapa orang yang telah mengikuti mereka
'' kenapa sih mbak, dari tadi kok ngikuti kita terus..ucap Dion
'' biarin aja Yon.. mungkin dia juga mau ke atas..jawab Hani singkat, tak mau ambil pusing dengan Aldo
tak terasa mereka pun sudah sampai di atas dengan udara dingin yang menyengat tubuh mereka berdua
'' udah sampai atas, makin dingin aja ya..Yon...ucap Hani, mengusap telapak tangan nya yang kedinginan
'' mbak sih...gak mau pakai jaket tadi..ketika mau naik...ucap Dion
ia pun membuka jaket yang di kenakan nya, dan memakai kan ke tubuh Hani
'' maaf ya..mbak,.. ucap Dion meminta izin untuk mengenakan jaket ke tubuh Hani
Hani pun hanya mengangguk saja sebagai ia setuju dengan ucapan Dion, dan mereka pun mencari tempat duduk yang nyaman
'' kamu gak apa, kalau jaket nya di saya...? tanya Hani
'' gak apa mbak, saya gak tega melihat mbak yang menggigil...ucap Dion
'' enak nya duduk disana kayak nya Yon..ucap Hani menunjuk sebelah kanan mereka
'' wah..iya, mbak, duduk di sini sekaligus bisa melihat danau buatan papa..ucap Dion
'' iya ya... gak sia-sia kita kemari..ucap Hani
'' iya..mbak..ucap Dion mereka pun mengobrol kesana kemari
sedang kan Aldo yang mengikuti mereka merasa bosan sendiri, ia pun memutus kan kembali ke villa yang di tempati Aldo
'' ngapain gua ngikutin mereka, makin sakit gua, melihat mereka ...ucap Aldo menggerutu sepanjang perjalanan nya turun ke bawah
sedang kan Hani dan Dion, pukul sebelas siang baru lah mereka berdua turun dari tempat mereka menikmati pemandangan, yang tak pernah bosan di lihat
'' lelah gak mbak turun nya...ucap Dion ketika melihat Hani kecapekan
'' lumayan sih... tapi masih jauh..ucap Hani
'' kita istirahat sejenak aja Dulu mbak..ucap Dion
'' iya Yon.. aku mau ambil nafas dulu..ucap Hani yang mana membuat Dion terkekeh
'' emang nya dari tadi, mbak, gak nafas...saut Dion yang masih terkekeh
'' ya..nafas sih.. kalau gak nafas mana mungkin aku sampai di sini..ucap Hani
'' mana tau bukan mbak yang di sini..ucap Dion
'' jadi? kalau bukan aku, maksud kamu, hantu gitu...tanya Hani melotot atas perkataan Dion
'' bisa jadi..ucap Dion meledek dan berlari meninggal kan Hani dengan emosi nya
'' kamu ya..ucap Hani mengejar Dion yang sudah berlari meninggal kan nya seorang diri
'' awas kamu nanti, ucap Hani yang mana membuat Dion tertawa lepas
dan akhir nya dengan tidak sadar nya mereka sudah berada di depan villa mereka
Hani pun masih saja mengejar Dion yang terus meledek nya, Tampa menyerah, akhir nya Dion pun habis dengan tangan Hani yang memukuli Dion Tampa ampun
di sisi lain Aldo yang mendengar keributan dari luar, ia pun keluar kamar menuju balkon dan melihat pemandangan Hani yang tengah mengejar Dion sambil tertawa lepas
menambah kesan sesak di dada Aldo yang semakin menumpuk sakit dan linu
'' lihat lah pa.. Hani begitu terhibur dengan ada nya Dion...ucap ana ketika mereka melihat anak mereka baru saja pulang dengan saling kejar
'' iya..ya, ma, ada untung nya juga Dion papa bawa kemari..ucap Alan
mereka pun terus melihat kelakuan anak nya dari teras villa, dengan duduk santai sambil menikmati es teh manis dingin
'' udah mbak...aku nyerah...ucap Dion sudah tidak sanggup lagi untuk berlalu dari kejaran Hani
'' bilang Apun gak..ucap Hani yang mulai keluar sifat kekanak-kanakan
'' iya..ampun mbak..Dion udah kalah..ucap Dion pasrah
yang mana di satu sisi membuat Aldo semakin bertambah sakit dengan ke akrab pan dua sejoli yang di anggap Aldo sepasang kekasih
ia pun masuk kedalam kamar nya kembali, karena tidak sanggup melihat mereka berdua
'' hai..kalian.?.masuk mandi dan sholat..ucap papa Alan memanggil Hani dan juga Dion
'' mbak.. kita di panggil tuh..ucap Dion kepada Hani
'' iya pa.. ucap mereka berdua,
mereka berdua pun berjalan beriringan mendekat ke arah ke dua orang tua mereka
'' kalian dari mana, jam segini baru pulang...tanya mama ana ketika anak nya sudah mendekat
'' kita habis dari atas ma..ucap Hani
'' masuk gih..mandi sholat makan..suruh mama ana lagi
'' iya ma..ucap Hani
'' Yon..besok kita ke puncak sebelah sana? ada pekerjaan papa yang harus papa tanganin besok.? kamu temani papa...ucap Alan sebelum Dion masuk ke dalam
'' siap pa..ucap Dion, ia pun masuk kedalam setelah menyanggupi permintaan papa angkat nya
pagi ini seperti apa yang di pinta papa Alan, Dion ikut papa Alan untuk melihat pekerjaan yang mau di kerjakan
'' mah...Dion kemana ya...tanya Hani ketika ia keluar dari kamar nya pagi ini tidak menemukan Dion di mana pun berada
'' Dion ikut papa mu kerja...ucap ana
'' yah...padahal aku mau ngajak dia jalan-jalan lagi, pagi ini...ucap Hani
'' besok kan bisa..atau ngajak Aldo sana..ucap ana
'' males banget, kalau harus ngajak Aldo..gak seru..ucap Hani lesu
ia tak tau kalau hari ini Dion di ajak papa nya kerja, padahal rencana sudah ia susun demikian rupa
'' aku keluar sendiri aja deh...ucap Hani
'' mau kemana..tanya mama ana
'' mau keliling dekat sini aja ma..ucap Hani
'' hati-hati ya..pesan mama ana
'' iya ma..? ucap Hani singkat
ia pun berdiri dari duduk nya, dan keluar dari villa, dan menulusuri jalan mengarah ke bawah villa, mana tau ada yang lebih menarik
sedang kan Hani tidak sadar di perhatikan oleh Aldo, kali ini Aldo heran kenapa Hani keluar rumah hanya seorang diri saja, tak seperti biasa nya, kemana teman atau kekasih nya itu pergi,
'' hemm..kesempatan yang menarik...ucap Aldo terseyum miring
ia pun berjalan turun ke lantai bawah, dan tidak menghirau kan panggilan dari mama nya yang bertanya ia hendak kemana
dengan cepat, Aldo sudah menyusul Hani dari belakang, ia pun hanya mengikuti Hani dari jauh saja, karena ia takut ketahuan oleh Hani
'' kayak nya ke danau yang semalam enak nih ..ucap Hana seorang diri
ia pun menelusuri jalan mengarah ke danau buatan papa nya semalam. semalam ia sempat memperhati kan di mana letak jalan mau ke danau dari atas bukit yang mereka datangi
'' wah..ternyata aku benar, untung gak ke sasar aku..ucap Hani seorang diri
ia pun mencari tempat duduk yang nyaman untuk menikmati indah nya danau buatan papa nya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments