" rupa nya, ada masalah di antara mereka berdua..ucap Adam, yang baru menyadari kenapa putra nya tiba-tiba jatuh sakit dan mengurung diri nya sendiri selama mereka berada di villa, dan Aldo pun tak pernah mau buka suara kepada siapa pun, termasuk diri nya
" iya,, aku pun tak menyangka..anak ku begitu nekat, mengungkap kan perasaan nya..namun di tolak oleh Aldo...ucap Alan yang juga bingung dengan anak nya
'' maksud mu apa..tanya Adam heran
'' Hani menyukai Aldo sudah sejak lama, namun anak mu selalu dingin dan masa bodo..ucap Alan.
yang mana perkataan Alan, membuat Adam di buat shok, dan tak percaya dengan semua perkataan Alan barusan
'' jangan asal bicara lan.. tanya Adam mencoba mencari kebenaran
ia pun melihat ekspresi wajah istri nya dan juga ana dan Alan, mereka bertiga menghela nafas berat, ketika Adam tidak percaya atas apa yang di ucap kan oleh Alan
'' suami ku tak asal bicara dam.. aku sudah mencoba membuat anak ku melupa kan Aldo, namun kini mungkin,, Aldo sudah membuka hati nya, di saat anak ku sudah menutup hati nya..ucap ana menyela perkataan suami nya
'' sungguh,, aku masih tidak percaya dengan semua ini...ucap Adam
'' aku pun, tidak menyangka..putri ku,, akan menurun dengan sikap ku dulu...ucap ana menghela nafas panjang
'' nama nya, juga anak mu..saut Ella
'' aduh gimana ini...lanjut Ella lagi ketika ia baru ingat putra nya yang mengamuk dengan melukai diri nya sendiri
'' apa nya yang gimana...tatap ana heran dengan kepanikan Ella
'' bagai mana dengan putra ku..ucap Ella kemudian
'' itu salah putra mu sendiri...sok jual mahal dengan putri ku.. kini putri ku meninggal kan ny, baru lah sadar, dan menangis...ucap ana dengan nada cuek
'' kenapa kalian yang berdebat,, bukan nya mencari solusi..ucap Alan heran dengan kelakuan para wanita
'' sekarang baru Ella rasakan anak nya menangis karena anak ku..kemarin, aku yang pusing melihat anak ku berbulan-bulan mengurung diri nya di kamar nya karena anak nya...ucap ana mengeluar kan kekesalan dalam hati nya selama ini yang ia rasa kan
'' sudah-sudah.. kalian kok malah bertengkar sih...pusing saya..ucap Adam pula, dan Alan hanya geleng kepala melihat istri dan sahabat nya berdebat di depan nya
sedang kan Hani kini, tengah berada di taman kota bersama dengan dion, mereka berdua kini tengah duduk dengan Dion yang mencoba untuk menenang kan Hani
Hani menumpah kan segala kekesalan di dalam hatinya, ia tidak menyang ka akan seperti ini jadi nya
ia pun tidak menyangka setelah ia mencoba menutup pintu hati nya rapat-rapat untuk Aldo, namun sekarang malah berbanding terbalik
apakah aku harus senang dengan semua ini, semua datang dengan tiba-tiba, dan aku pun tidak menyangka. pertemuan terakhir kami di villa membawa Aldo jatuh sakit dan terbaring lemas di rumah sakit,
bukan kah semua itu mau nya, dan bukan kah ini yang di ingin kan oleh nya, namun kenapa bisa ia yang jatuh sakit dengan aku melupakan semua cinta ku pada nya,
sungguh miris hidup ku, dulu aku terlalu mengejar nya, dan sekarang aku ingin melupan kan nya, dan ia dengan mudah nya untuk aku harus berada di sisi nya
'' sudah dong mbak,, malu di lihat orang..ucap Dion yang mana aku baru tersadar kami tengah di taman
aku pun terdiam sejenak dan perlahan menghapus air mata ku, karena aku pun merasa malu, melihat begitu banyak nya pengunjung berada di sini
'' kita pulang yok mbak..ucap Dion ketika di rasa Hani mulai tenang
sedang kan aku tak mau menjawab, lucu rasa nya ketika kita menangis dan tiba-tiba kita berbicara, aku hanya mengangguk saja, menyetujui permintaan Dion, yang berada di samping ku
'' naik sini aja mbak.. biar nanti mobil nya Yon jemput kembali...ucap Dion
'' biar mbak bawa sendiri aja lah Yon.. lagian mbak gak mabuk kok...ucap ku pada nya
'' mbak udah gak papa nih..tanya Dion lagi, memasti kan keadaan ku
'' gak papa Yon..mbak masih sanggup kok, untuk bawa mobil nya..ucap ku, untuk meyakin kan nya
Dion pun kemudian mengangguk paham, atas permintaan ku, ia pun membiar kan aku melaju terlebih dahulu, baru ia kemudian
sesampai nya aku di rumah, ku biar kan begitu saja mobil ku terparkir di teras rumah, tanpa memasuk kan nya ke dalam garasi
'' tolong masuk kan ke garasi ya..Yon..ucap ku pada nya dan menyerah kan kunci mobil nya pada Dion, dan aku pun masuk kedalam kamar ku sendiri
aku ingin mengistirahat kan sejenak tubuh dan pikiran ku, agar esok segar kembali seperti sedia kala
tak terasa pagi pun menyambut dengan sinar matahari yang begitu menyilau kan, namun tidak dengan hati ku yang tengah bimbang
'' pagi sayang...ucap mama ana ketika ia melihat anak nya sudah turun untuk sarapan pagi
'' pagi juga ma..pa.? ucap ku menyapa kembali kedua orang tua ku, yang sudah duduk di meja makan
'' mau masuk kuliah..tanya papa ku
'' iya nih..pa,? hari pertama setelah libur..ucap ku
'' yang..giat belajar nya..? kamu sebentar lagi akan lulus...ucap Alan
'' itu pasti pa..jawab ku sekena nya
karena akhir ini pikiran ku tengah kacau balau, dan aku pun tak bisa berpikir terlalu jauh
aku pun menghabis kan sarapan ku, tak lupa aku juga bersalaman kepada orang tua ku, dan bergegas pergi ke kampus, tak mungkin hari pertama masuk, aku terlambat setelah liburan panjang
'' mau berangkat mbak..tanya Dion ketika aku sudah ada di depan rumah
'' iya Yon..? ucap ku apa ada nya
'' kata papa, bareng aku aja mbak..ucap Dion
'' kamu mau Kamana rupa nya.. tanya ku pada nya
'' aku juga mau ke kampus mbak,,? ucap Dion
'' ya..udah deh..terserah kamu..ucap ku,
dan Dion pun kemudian membukakan pintu mobil nya, mempersilah kan aku untuk masuk kedalam mobil yang sering ia bawa
'' emang nya, kamu gak temenin papa kerja,, tanya ku heran
'' nanti..setelah aku pulang kuliah.. .ucap nya
'' kamu kuliah..tanya ku dengan wajah heran
'' iya mbak,, di kampus yang sama dengan, mbak juga...ucap Dion
'' sejak kapan..tanya ku kemudian
'' sejak kemarin sih.. tapi papa memindah kan aku ke tempat yang sama dengan mbak Hani..ucap Dion
dalam perjalanan kami tak terasa sudah sampai di parkiran kampus dengan Dion langsung memarkir kan mobil nya
aku pun keluar dari dalam mobil, dan ketika aku melihat sekeliling, ternyata semua mata tengah memperhatikan ku dan juga Dion
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments