sudah dua bulan lebih, Hani tak lagi mengganggu Aldo dan juga bertamu kepada mama Aldo
ia sengaja menjauh dan bersembunyi ketika Ella mencari nya, ia hanya menyapa sekedar nya, ketika berketepan dengan Ella
'' pagi sayang.. mau ngampus ya.. tanya ana ketika anak nya turun dari lantai dua
'' iya ma, pagi ini aku harus ujian...ucap Hani
'' yang giat belajar nya..ucap papa Alan
'' tentu dong pa...ucap Hani
kini Hani pun, mencoba melupa kan Aldo sedikit demi sedikit, agar ia tidak tersiksa dengan rasa nya tersebut
sudah hampir dua bulan ini, mama nya membantu nya mencari kan teman pria yang cocok untuk Hani
...'' apa anak gadis, papa ini mau menikah..tanya Alan kepada putri nya tersebut...
'' kalau ada yang cocok pa...ucap Hani ?,
''selesai kuliah kan bisa..ucap Alan
ia masih berat melepas kan anak satu-satu nya kepada pria lain, yang belum tentu tulus menyayangi putri nya tersebut
'' ini kan, masih rencana aja pa, belum tentu juga Hani cocok..ucap ana menyela perkataan suami nya
'' terserah mama aja deh..ucap Alan tak mau ambil pusing masalah anak nya, karena pada akhir nya ia pun akan kalah dengan istri nya
'' nanti, kalau Hani sudah liburan semester.. mau main kemana pa..tanya Hani
'' kemana yang kamu mau aja, papa selalu meluang kan waktu untuk kamu dan mama kamu..ucap Alan
Alan tak pernah mau mengecewa kan anak dan istri nya, ia selalu menuruti apa keinginan anak dan istri nya selagi ia mampu, karena anak dan istri nya lah, sumber rezeki dan kekayaan nya
'' kalau kita ke villa, gimana pa? tanya Hani
'' menarik juga, udah lama soal nya kita gak kesana..ucap ana menipali
'' mama atur aja lah.. waktu yang tepat..papa pasti akan ikut..
'' Yee.. senang nya..jadi gak sabar pengen cepat-cepat libur?... kalau begitu Hani mau pamit berangkat dulu..ucap Hani dan menyalami ke dua nya mengucap kan salam sebelum pergi
Hani pun mengeluar kan mobil nya dari garasi dan memanasi nya terlebih dahulu, sebelum berangkat
'' mau berangkat kuliah Han..? tanya Ella ketika ia melihat Hani berada di dalam garasi mobil di dekat garasi nya, karena garasi mereka pun bersebelahan
'' eh...iya Tante..ucap Hani sekena nya saja
'' kapan kita bisa ke mall lagi..tanya Ella kepada Hani
'' lain waktu aja deh tan..soal nya, akhir-akhir ini, Hani sangat sibuk..ucap Hani menolak secara halus, takut menyinggung ella
'' oh..begitu ya..kalau gitu Tante duluan ya...ucap Ella
'' iya Tan.. hati-hati di jalan..ucap Hani
'' iya kamu juga, '' assalamu'alaikum''
'' waalaikumsallam'' ucap Hani
Ella pun berlalu pergi, dan Tampa sengaja Hani melihat tatapan Aldo kepada nya begitu mengerikan, bagai kan menyirat kan kebencian Aldo yang bertambah kepada nya
Hani hanya bisa memutus kan tatapan mereka dengan cepat dan merunduk sedih,
Hani tak menyangka, bahwa Aldo amat sangat membenci diri nya, Hani tak mengira sebenci itu Aldo kepada diri nya
'' kenapa Al, semakin aku menjauhi mu, semakin bertumpuk rasa di hati ini, semakin aku mengikis jarak di antara kita, semakin memupuk tinggi rasa cinta ku kepada mu Al.? ya Allah, ampuni hamba mu ini, yang terlalu berharap kepada manusia ciptaan mu.. ucap Hani dengan wajah sedih nya melihat kepergian mobil Aldo yang ada di depan nya
ia pun melaju kan mobil nya ketika di rasa mobil Aldo sudah agak menjauh dari depan nya
sesampai nya di kampus, Hani pun memulai mata pelajaran nya dengan diam, akhir-akhir ini, ia banyak diam dan menghindar dari keramaian
sudah segala macam cara di lakukan ke tiga sahabat Hani, namun hingga kini, masih saja belum ada perubahan sama sekali
Hani masi saja murung dan diam kepada siapa saja, ia jarang merespon siapa saja yang mengajak nya berbicara
'' Han...kamu tak seperti biasa nya? ada apa dengan mu...tanya Wina si kepo berita
'' iya han.. sebenar nya ada apa dengan mu..tanya Debi pula
'' aku gak apa-apa kok.. mungkin aku hanya kelelahan saja, dan juga kurang tidur...ucap Hani mencoba untuk berbohong sesekali
'' bener nih...kamu gak apa-apa.. tanya Diana dengan kepo nya
'' iya, jangan terlalu menghawatir kan ku..ucap Hani
'' bagai mana kami tidak hawatir kepada mu, dengan kamu selalu diam dan jarang bicara..tidak seperti biasanya Han..? ucap Debi
'' iya han? kamu banyak berubah... sambung Diana kemudian
'' kalian terlalu berlebihan.? ucap Hani lagi untuk menutupi yang sebenar nya
'' ya..sudah kalau begitu..kita mau ke kantin, kamu mau ikut gak..? atau hanya seperti biasa nya...tanya Wina
'' aku di sini saja, kalian pergi lah...ucap Hana menolak ikut
'' tapi kami hawatir dengan mu, kalau terjadi apa-apa dengan mu gimana..ucap Diana
'' pergi lah..aku tidak apa-apa sendiri di sini...tenang saja... kan aku bisa menghubungi kalian, nanti ny ... ucap hani untuk menenangkan ke tiga teman nya
ketiga teman Hani pun berlalu pergi dan meninggal kan hani seorang diri berada di dalam ruangan kampus'
setelah semua mata pelajaran selesai. mereka pun akan kembali pulang ke rumah mereka masing-masing seperti biasa nya
'' ehh.. Minggu ini kita akan ada libur panjang nih...kalian akan kemana..tanya Diana melihat teman-teman nya
''kalau aku sih.. mau balik ke kampung.. udah lama gak pulang..ucap Wina
'' aku di ajak mama ke Singapura..ucap Debi lesu
'' enak dong jadi kamu..kenapa mesti lesu begitu...ucap Diana
'' apa nya yang enak, kesana gak ada enak nya tau...ucap Debi sambil merenggut sendiri
'' kalian semua enak.. bisa pergi berlibur, sedang kan aku harus membantu ayah dan ibu ku terlebih dahulu,...ucap diana
'' tetap semangat saja...tak usah mengeluh atau bersedih.. begitu ...nanti kita-kita kalau sudah pulang liburan, kita bawakan oleh-oleh nya dari sana...ucap Wina menyemangati sahabat
'' terimakasih banyak.. karena kalian masih mau berteman dengan ku..ucap Diana
'' kita bebas mau berteman dengan siapa saja, selagi itu nyaman untuk kita...ucap Hani
'' iya..karena kita, tak pernah memilih siapa saja yang mau menjadi teman kita..ucap Debi
mereka ber empat berpelukan. sebelum berpisah, karena mereka akan berjumpa dua Minggu yang akan datang
Wina dan Diana adalah anak yang kurang beruntung seperti Hani dan Debi, orang tua Wina hanya seorang petani di kampung halaman nya
sedang kan Diana, ia anak seorang pemilik warung kecil-kecilan dan berdagang di pasar untuk mencukupi ke kurang nya mereka
Hani dan Debi tidak pernah memandang tahta dan jabatan untuk bisa berteman dengan mereka berdua, selagi bagi mereka nyaman dan senang, mereka akan berteman baik pula
perjalanan menuju rumah mereka masing-masing pun sangat lah melelah kan, sehingga Hani begitu merasa lelah hari ini,
di tambah ia tak mengisi perut nya di siang hari ini, perut nya serasa mau ada yang demo di dalam nya
'' assalamu'alaikum.. salam nya ketika masuk kedalam rumah, namun rumah dalam keadaan sepi
ia hanya memandangi semua penjuru rumah dan sekitar nya, ia tidak menemukan seorang pun
dengan terpaksa, Hani pun membanting berat badan nya di atas sofa yang ruang tamu
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 142 Episodes
Comments