Bab 12

Amel hari ini berangkat bekerja seperti biasanya. Bukan di rumah Alex,melainkan berangkat ke kantor tempatnya bekerja.

Setelah semalaman ia berfikir, tidak baik jika dia terlalu dekat dengan anak atasannya itu.

Makanya pagi ini dia memutuskan untuk ke kantor, kalaupun Alex akan marah dengan keputusan yang Amel ambil. Amel juga akan mengambil langkah lain untuk permasalahan ini.

"Pagi Mel" sapa Rudi teman kantornya

"Pagi rud"

"baru nyampe aja nih"

"iya ,kesiangan tadi dan pas jalanan macet"

Obrolan mereka terpisah karna Rudi harus berhenti dilantai yang berbeda dengan Amel.

Saat Amel sampai di ruangannya,dia melihat bahwa Alex dan Roy belum ada yang datang.

Dia membuka beberapa pekerjaan yang ia tinggalkan kemarin.

Tap..tap..tap

"Selamat pagi pak" sapa Amel dengan membungkukkan badan

"Kenapa kamu disini?" tanya Alex dingin

"Saya ingin kembali bekerja ditempat saya saja pak"

"Kamu masuk keruangan saya" Alex meninggalkan Amel yang sempat termangu atas ucapannya.

Tok..tok..tok

"permisi pak"

"duduk"

Amel mendudukkan diri di kursi depan Alex.

"Kenapa kamu tidak datang kerumah?"

"Saya sudah bilang pak, jika saya hanya ingin bekerja di kantor ini saja"

"Saya juga menggaji mu, bahkan 2x lipat"

"Maaf pak, bukannya saya menolak rezeki..tapi saya hanya ingin bekerja di kantor ini saja"

"Alasannya?"

"eoh?" Amel membeo

"Berikan aku alasan untuk keputusanmu ini"

"Saya hanya ingin bekerja dibidang yang saya inginkan pak dan pengasuh anak bukan bidang saya"

"Siapa yang menjadikanmu pengasuh?"

Amel diam.

"Saya bertanya dan kamu bisa menjawab kan?"

"Tidak ada yang menjadikan saya pengasuh pak"

"Trus? yang kamu katakan sebagai pengasuh tadi apa?"

"Itu hanya fikiran saya saja pak"

"Saya membawamu pulang kerumah karna saya melihat Aira menyukaimu bukan memberimu pekerjaan sebagai pengasuh, bahkan ketika kamu dirumah pun melihat sendiri jika disana ada mba asih yang sudah menjaga Aira" terang Alex

"iya pak, benar. tapi tidak baik jika saya terlalu dekat dengan Aira"

"Tidak baik dalam hal apa? Coba jelaskan ke saya"

Belum sempat Amel menjawab , tiba-tiba Roy masuk keruangan Alex.

"Maaf pak,saya tidak tau jika anda sedang mengobrol dengan amel"

"Ada apa Roy? apa ada hal penting?"

"Tidak pak, saya akan datang lagi kesini nanti pak. maafkan saya"

"Hmmm"

"Tadi pertanyaan saya belum kamu jawab, jelaskan apa maksud kamu tentang 'tidak baik?' "

"Tidak baik untuk psikis Airin pak. tidak papa jika Airin menganggap saya sebagai pengasuhnya. tapi,jika dia menganggap saya lebih dan dia akan terluka dengan kenyataan yang ada"

"Memangnya semalem kamu tidak mendengar apa yang saya katakan?"

"tentang aku menginginkan mu menjadi ibu utk anakku" lanjut Alex

"Maka dari itu saya menolak untuk berkunjung kerumah bapak setiap hari. karna saya tidak bisa menerima tawaran bapak"

"Shittt!! keluarlah" Ucap Alex dengan nada sedikit menahan marah

"Baik pak, permisi"

Entahlah apa yang harus Amel terima setelah kejadian ini. Diam-diam dia mencari informasi mengenai lowongan pekerjaan di sosial media. Jika pun rezeki di perusahaan ini sampai disini, setidaknya dia memiliki pandangan untuk bekerja di tempat lain.

.

.

Di tempat lain Airin yang menunggu Amel sampai pukul 10 pun tidak kunjung datang menangis sejadi-jadinya.

Karna seingat dia, Amel tidur disampingnya dan Amel berjanji untuk datang keesokan harinya

"Ada apa mba?" tanya mama Sandra ke mba asih

"Nona Airin menunggu non Amel yang tidak kunjung datang Bu"

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terpopuler

Comments

Mas Sigit

Mas Sigit

airany ko jd airin ya🤭

2023-11-21

0

NOiR🥀

NOiR🥀

Airin🤔

2023-11-03

1

Atik Marwati

Atik Marwati

kan kasihan airinnya

2023-10-08

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!