Seekor laba-laba raksasa dengan enam mata menatap Theo dengan pandangan lapar
Artog langsung menerjang dengan keenam kakinya menyerang Theo tetapi berhasil dihalangi oleh Gort
"Serang" perintah Theo
Tim Gotcha menyerang dari samping kiri dan tim Gobiru dari samping kanan
Mereka menyerang dengan membabi buta tetapi bisa ditahan oleh kaki Artog yang tajam dan keras seperti baja
Whushh
Tiga tembakan beruntun dari Scand berhasil melukai Artog meskipun hanya membuat sedikit luka
Saat Gornage datang menyerang Artog melompat tinggi dan menembakan jaring kepada tim Gotcha dan Gobiru tetapi mampu ditebas oleh Gotcha dan timnya
[Goblin tidak bisa bergerak]
[Goblin tidak bisa bergerak]
Dua goblin dari tim Gobiru terjebak dalam ikatan jaring putih sementara Gobiru berhasil menghindar
Tim Gowan dan Scand memberikan tembakan beruntun diudara dimana dapat dihindari oleh Artog dengan melompat dan bergelantungan menggunakan jaringnya
"Gornage" sambil menunjuk Artog Theo memberikan perintah
"Tomahawk"
Sebuah kapak raksasa terbang menuju Artog yang menghindari dengan mudah dan melewatinya tetapi terlihat sasarannya bukanlah Artog melainkan benang yang digunakan Artog untuk bergelantungan
Benang terputus Artog terjun bebas dengan cepat dan terjatuh dengan bunyi keras dimana sudah dihadang tim Gotcha sementara Gobiru masih membebaskan temannya
"Blitzsting"
Scand menembakan skillnya
Artog yang meronta ronta terkena stun dan diserang bertubi tubi oleh tim Gotcha
"Slash"
"Smash"
Dua goblin telah memiliki potensi penuh dan diberikan skill oleh Theo dan merobek robek tubuh Artog
Berikutnya dari belakang Gornage menerjang setelah membuang mana potion yang telah diminumnya dan mengeluarkan skill andalannya
"Leap Crush"
Hantaman kapak Gornage Axe sangat keras membuat Artog terpuruk membuat tanah disekitarnya retak namun sayangnya Artog masih hidup dan memasuki mode Rage (Mode saat darah dibawah 50%)
Tubuh Artog berwarna merah gelap mengayunkan kaki kaki tajamnya berhasil melukai tim Gotcha untungnya Gotcha masih dapat menghindar dengan kelincahannya
Artog bergerak dengan cepat kali ini memanfaatkan jaringnya dengan menembakan racun kearah tim Gort
[Gort terkena racun]
[Goblin terkena racun]
[Goblin terkena racun]
Dan berikutnya menembakan jaring dan racun kepada tim Gotcha
Gotcha dapat menghindarinya tetapi tidak timnya
[Goblin tidak bisa bergerak]
[Goblin terkena racun]
[Goblin tidak bisa bergerak]
[Goblin terkena racun]
Scand dan tim Gowan menembaki Artog tetapi hanya mengenai udara bahkan benang yang menjadi targetnya putus tetapi Artog dengan cepat mengeluarkan benang baru
"Theo sepertinya cara yang sama tidak mempan kepadanya apakah ada ide lain" tanya Scand dengan nada panik
"Aku sedang memikirkannya" jawab Theo enteng
"Kau apa... Cepatlah kalau tidak monstermu akan mati semua"
Kali ini yang menjadi bulan bulanan Artog adalah Gornage yang mengaktifkan Taunt setelah meminum mana potion lagi sepertinya perutnya penuh dengan mana potion
"Taunt"
Tetapi sayangnya tidak ada efek sama sekali karena jaraknya jauh Skill Taunt tidak dapat menjangkaunya dan justru mendapatkan serangan bertubi tubi
[Gornage tidak bisa bergerak]
[Gornage terkena racun]
Gobiru yang baru berhasil membebaskan satu temannya menjadi target Artog yang turun ke tanah
Gobiru dan satu goblin menusuknya dan ditangkis dengan mudah oleh kaki depan Artog tetapi sasarannya adalah tim Gobiru yang masih terikat yang ditebas berkali kali dengan salah satu kakinya
[Goblin telah mati]
Scand yang melihatnya semakin panik tetapi Theo masih dengan tenang manganalisa
Saat Gotcha datang membantu, Artog sudah naik ke atas lagi dan kali ini menuju tim Gotcha yang terikat
Sepertinya strategi Artog adalah setelah melumpuhkan lawannya baru membunuhnya
[Goblin telah mati]
Artog membunuh satu tim Gotcha saat akan membunuh lainnya Gotcha dan Gobiru sudah datang sehingga memilih pergi
Kali ini Artog tidak langsung menyerang tetapi memilih bersembunyi di ketinggian gua dan detik berikutnya sebuah benda berbentuk bola penuh dengan lendir berwarna hijau dan ternyata adalah telur dari Artog jatuh satu persatu
saat menyentuh tanah telur tersebut pecah dan munculah laba laba hitam yang langsung menyerang party Theo
Belum juga menemukan solusi datang lagi kemalangan berikutnya
Saat ini yang bisa dilakukan Theo hanya membuat formasi bertahan dan goblin paling kecil berusaha membantu membebaskan Gornage setelah menyeretnya kedalam formasi
"Theo ayolah keluarkan idemu" kali ini Scand benar benar panik
"Kau punya tembakan elemen api yang cukup kuat ke arah sana" ucap Theo dengan menunjuk ke arah langit langit
"Ada skill terkuatku"
"Baiklah lakukan"
"Tapi perlu waktu untuk melakukannya"
"Berapa waktu yang kau perlukan"
"Sekitar satu menit"
"Baiklah lakukan sekarang"
Scand mulai mengambil kuda-kuda menembak dan dari ujung panahnya muncul cahaya redup semakin lama semakin terang
Kawanan laba-laba mulai menyerang meskipun tidak sebanyak diawal Memasuki gua tetapi cukup merepotkan dimana Artog terus menjatuhkan telur-telur itu
Tim Gort menahan depan sementara Tim Gotcha dan Gobiru di samping kanan dan kiri yang jadi masalah dibelakang Gornage yang masih terikat belum ada tanda akan bebas dari goblin kecil jadi hanya ditahan oleh tim Gowan dan Theo dengan Crossbownya
"Scand apakah sudah selesai"
"Sebentar lagi"
"Berapa lama lagi" tanya Theo mulai panik karena banyak laba-laba yang mulai berdatangan dari arah belakang
"Sebentar"
"Dasar pemanah gila" umpat Theo
Theo melihat pertahanan Bagian belakang mulai tertembus dan Gornage masih berusaha lepas dari ikatannya
"Spell Scave"
Theo mengambil sebuah perisai yang dijatuhkan tanker dari party Freedom
"Shield Bash"
Beberapa Laba-laba langsung terlempar menjauh
Shield Bash
rank : E
Deskripsi : memukul dengan perisai membuat lawan terlempar
Efek : memberikan damage 150% kemungkinan menyebabkan Stun
Cost mana : 9
Cooldown : 3 menit
[Peringatan anda tidak dapat menggunakan perisai]
Seorang summoner tidak dapat memakai senjata lain selain belati dan panah kemungkinan dapat memakainya hanya pada saat menggunakan skill pinjaman saja
"Theo sudah selesai"
Sebelum memberi aba aba Theo melihat sekitar
"TEMBAK SEKARANG"
"Brahm Cannon"
Sebuah cahaya merah terang di ujung panah meluncur dengan kekuatan dahsyat seperti meriam dan menghancurkan batuan, jaring, telur serta tempat Artog berpijak
"Lari ke arah sana!" Theo memerintahkan partynya berpindah ke tempat yang dia perhatikan tadi
Artog yang terkejut kebingungan dengan apa yang terjadi sehingga tidak menemukan tempat berpijak atau menembakan jaring
Theo yang berhasil menghindar dengan membantu goblin kecil menyeret Gornage memperhatikan Artog yang jatuh bersama bebatuan yang menimpanya dan membunuh anak-anaknya
Artog si Laba-laba raksasa hanya bisa meronta ronta berusaha melepas beban di punggungnya tetapi usaha yang dilakukannya sia-sia
Theo melihat banyak cairan hijau di sekitar tubuh Artog menandakan dia telah sekarat dan memberi perintah terakhir
"Gotcha"
Seolah menjawab panggilan itu Gotcha berlari menuju Artog dan memberikan tebasan akhir
[Artog telah mati]
[Level Up]
[Mendapatkan agi +1]
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 240 Episodes
Comments
Zoelf 212 🛡⚡🔱
sayang MC naik level lambat
2024-05-23
3
Abc Def
bagus bagus
2023-08-05
2
Buana Lukman
bagus
2023-07-28
0