Setelah memasuki gua selama setengah jam beberapa laba-laba mulai menyerang dan berhasil diatasi hanya dengan tim Gotcha dan ternyata di depan, mereka bertemu lagi dengan party Freedom
Theo dan Scand menghentikan langkahnya dan mengamati di balik batu dimana terlihat party Freedom sedang dikepung kerumunan laba-laba
"Tanker jaga bagian depan apa yang kau lakukan"
"Kau tidak lihat aku sudah menahannya tapi mereka terlalu banyak"
Sementara Freedom dan Thief menyerang bagian kanan mage menyerang dengan bola api yang cukup efektif tetapi sayang cooldownnya lama
"Priest cepat sembuh....oh tidak"
Saat Priest akan menyembuhkan mereka bertiga yang terluka terjadi sergapan dari belakang yang membuat priest mati seketika
"Firewall"
Sebuah dinding api dirapalkan oleh mage dan cukup efektif tetapi itu hanya menahan sementara setelah efeknya habis para laba-laba kembali mengeroyok
"Tidaaakkkk..."
Karena tidak ada yang menyembuhkan mereka yang terluka sedikit demi sedikit akhirnya ikutan mati tinggal tersisa Tank yang menunggu ajal dan tidak sengaja si Tanker melihat Theo
"Tolong aku kumohon" pinta si Tanker yang tenggalam oleh laba-laba
Tetapi Theo dan Scand meresponnya dengan lambaian tangan dan senyuman
"Ayo!" ajak Theo
"Hei mau kemana?"
"Tentu saja mengambil drop dan hancurkan para penjaring itu"
"Kau tidak lihat mereka berlima terbantai bagaimana dengan kita ber.."
"Aku tahu" ucap Theo dengan tersenyum sembari berlari
"Sudahlah terserah kau saja"
"Gitu dong"
Theo mulai mengatur formasi
"SERANG"
[Title Insect Repellent aktif]
Mengurangi semua stat monster jenis serangga 10 %
Tim Gort menuju paling depan menahan laba laba dari depan dan dua anggotannya melindungi dari kedua sisi
Sementara tim Gotcha dan Gobiru dari sisi sebelah kanan dan kiri mampu bertahan dengan tusukan dan tebasannya
Yang paling mengerikan Gornage dari belakang dengan satu ayunan mampu membunuh beberapa laba-laba dibantu dengan tim Gowan dan Scand menembaki laba laba yang akan menembus pertahanan
Meskipun terluka sedikit demi sedikit tetapi monster Theo masih mampu bertahan dengan bantuan skill First Aid milik Theo
"Kenapa masih banyak laba labanya" ucap Theo dengan sedikit cemas tetapi Scand malah tertawa
"Ternyata kau bisa khawatir juga"
"Arrow rain"
Scand menembakan panah keatas dan tiba tiba puluhan anak panah jatuh menghujani laba-laba disekitarnya
[Laba-laba telah mati]
[Laba-laba telah mati]
[Laba-laba telah mati]
"Mantap sekali" puji Theo dengan bersemangat
Tapi itu masih tidak mengurangi laba-laba yang datang
"Sekarang giliranku" ucap Theo
"Gowan"
Gowan merespon panggilan Theo dan dari tangan kanannya mulai muncul cahaya merah
"Rapid Shoot"
Tembakan beruntun dari tangannya menembakan anak panah berkali kali dengan cepat menewaskan banyak laba-laba
[Laba-laba telah mati]
[Laba-laba telah mati]
[Laba-laba telah mati]
Rapid Shoot
Rank : E
Deskripsi : menembakan banyak panah dengan cepat selama 10 detik
Efek : memberikan damage 70% kepada tiap target
Cost mana : 7
Cooldown : 5 menit
Theo membeli banyak Skill untuk Summonnya yang membuatnya menghabiskan seluruh uangnya
"Lumayan" puji Scand
"Tapi lihatlah ini...Rapid Shoot"
Kali ini Scand yang menembakan panah dengan kecepatan yang lebih dari Gowan sepertinya skillnya lebih tinggi
"Aku akan menyelesaikannya" kata Theo dengan optimis
"Gornage"
Gornage menganggukan kepala dan mengeluarkan skillnya
"Taunt"
Taunt
Rank : E
Deskripsi : semua akan mendendam padanya
Efek : musuh dalam radius 10 meter akan menyerang pengguna
Cost mana : 5
Cooldown : 6 menit
Tubuh Gornage bercahaya hijau sebentar dan semua laba-laba dalam radius 10 meter melihatnya dan tiba-tiba hendak menyerang Gornage
"Whirlwind Cleave"
Gornage berputar seperti gangsing dengan kapaknya dan cairan hijau berterbangan di sekitarnya, meskipun begitu para laba-laba masih berusaha menyerangnya dan menunggu ajalnya
[Laba-laba telah mati]
[Laba-laba telah mati]
[Laba-laba telah mati]
Scand yang melihatnya hanya bisa tercengang bagaimana Theo bisa menemukan ide ini, pantas saja dia begitu percaya diri menyelesaikan dungeon ini
Theo memberikan Gornage yang talentnya sudah penuh dengan skill Taunt milik Warrior sesuai job dari Gornage dan sangat cocok untuk serangan AOE
Sisanya dihabisi oleh tim Gotcha dan Gobiru dari belakang
"Selesai" ucap Theo dengan senyum tipis
"Kau gila bagaimana bisa dungeon Artog lair bisa semudah ini" kata Scand dengan menepuk punggung Theo
Menurut perhitungan Theo sebenarnya sederhana monster di Artog Lair tidak begitu kuat tetapi hanya berjumlah banyak, makanya party Freedom tidak dapat bertahan meskipun memiliki skill kuat tetapi jumlah orang sedikit dan skill AOE terbatas, ketika masuk sama saja dengan menggali kubur sendiri, berbeda dengan Theo yang memiliki banyak monster dan skill AOE ditambah title Insect Repellent membuat laba-laba seperti tahu
"Ini ambilah" Theo melemparkan sebuah mana potion ke arah Scand
"Whoaa hati hati...huh.."
Scand memperhatikan potion dan benar saja ini potion langka untuk membelinya harus antri dulu
"Kau hebat juga bisa membelinya padahal stoknya terbatas"
"Aku tidak membelinya"
"Lalu apa! ada orang baik yang memberikanmu" ejek Scand
"Aku membuatnya" ucap Theo santai
"Kau apa?" Scand menoleh pada Theo berpikir pendengarannya agak rusak tetapi Theo hanya menganggukan kepala
Bak tersambar petir Scand berteriak histeris
"K-kau permainan apa yang kau mainkan kau sungguh gila"
"Nanti akan aku ceritakan asal aku boleh memilih drop itu" Theo menunjuk drop yang telah dijatuhkan Freedom dan kawan-kawannya
Setelah mengembalikan kesehatan monsternya dengan potion Theo dan Scand mengambil drop dari monster laba-laba serta dari party Freedom
"Woah Theo Lihat ini" seru Scand dengan menunjukan sebuah pedang sepertinya pedang yang dijatuhkan Freedom
"Tampaknya dia telah kehilangan pedang kesayangannya" ucap Scand dengan terkikik
Theo memperhatikan pedang tersebut dengan bilahnya yang tipis mengkilap dan terdapat 3 cakaran seperti kuku binatang buas serta gagang dengan ukiran indah berwarna perak dengan bulatan dibawah gagangnya
Theo melihat deskripsinya
Silver Scar
(Rare)
Syarat : Swordman level 10
Deskripsi : pedang milik pendekar pedang Willem yang mampu menahan panasnya api naga
Efek : meningkatkan Str + 15 , memberikan efek Bleeding
'Efeknya lumayan gila pantas saja Freedom sangat menyayanginya'
"Pedang ini di pasaran bisa laku dua puluh juta pasti dia menangis meratapi nasibnya" kata Scand yang masih tertawa
"Theo tidak percaya dengan yang didengarnya harga pedang dua puluh juta bisa membayar sedikit hutangnya"
"Theo kau ambilah pedang itu bisa kau gunakan untuk Gotcha, lagipula tidak berguna untukku"
"Kau yakin padahal kau bisa menjualnya"
"Tidak perlu, buat kau saja dari wajahmu kau sangat menginginkannya bersihkan dulu air liurmu" kata Scand
"Hah.. apa..tidak.. sialan kau"
Mereka tertawa
Scand memberikan ketiga item drop pada Theo, dia hanya mengambil satu item dan satu Skill Core dan langsung memakainya
"skill apa itu?" tanya Theo penasaran
"Wind Step skill milik Thieft tapi sepertinya bisa dipakai Archer juga"
"Ayo semangat di depan sudah ada bosnya " ucap Theo
Beberapa menit mereka berjalan akhirnya tiba ditempat lapang dan sepertinya sudah jalan akhir
Sebuah gua besar dengan bebatuan dan diatasnya banyak monster terbalut dengan benang putih penuh cairan lendir menjijikan sepertinya digunakan untuk makanan
Theo dan Scand mengawasi dengan waspada darimana serangan akan datang
"Scand gunakan pandangan elangmu" saran Theo
"Sudah kucoba tetapi tidak ada apa apa hanya batuan kecil yang jatuh dari atas"
"Hah! Dari atas"
Mereka berdua menoleh ke atas dan terlihat sebuah capit raksasa hendak memangsa mereka
"MENGHINDAR"
Theo dan Scand menghindar bersamaan dan muncullah sesosok laba laba Raksasa seukuran gajah dewasa sedang menatap dengan capit penuh lendir
"Mari bertarung" ucap Theo dengan seringai lebar
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 240 Episodes
Comments
Vinnie Alder
laba-laba bukan serangga.... sebagai orang yang fobia laba-laba dan serangga
2025-03-07
0
Zoelf 212 🛡⚡🔱
mantap
2024-05-23
1
Sugiarto Handojo
keren
2024-01-04
2